PDA

View Full Version : Printer terbaik tanpa resseter dan counter



harie_r
15-10-2010, 16:37
Printer jaman sekarang kebanyakan terkontrol oleh counter. Baik penghitung tinta maupun kertas (masa pakai). Akibatnya, printer bukannya rusak, melainkan minta ganti catrig baru atau minta reset ke "Nol"

Akibatnya biaya operasional jadi mahal.
Dulu aku pecinta printer epson, sayangnya nggak bisa diisi ulang, namun lama-lama bisa direfill apalagi ada teknik infus.

Dulu aku juga pemakai cannon, mudah dan murah karena tintanya bisa diisi ulang dan infus.

Namun kemudian: epson, cannon juga HP, jadi merepotkan karena sering nge'blink' minta direset ulang. Namun hal ini kemudian banyak beredar trik dan software untuk mereset ulang.

Lexmark awalnya juga tanpa reseter, namun ada kontrol tinta pada cattrig. Dengan catrig khusus bisa diisi ulang.

Namun, belakangan Lexmark pun dan yang Laser pun dibatasi dengan counter dan harus ganti Chip. Samsung Laser yang murah (harga 600an) juga demikian.

Ingin rasanya memiliki printer seperti jaman ketika tanpa repot harus gonta-ganti catrig atau status "blink" yang sebenarnya tidak rusak.

Printer merk dan jenis apakah yang demikian? masih adakah printer yang seperti ini??? yang nggak perlu repot...... adalah printer yang terbaik????

mirza_pku
15-10-2010, 20:09
ada tuh jenis printer yang bandel, gak perlu resetter dan infus, gampang direfill. yaitu dot matrik :D:D:D

sayangnya berisik:D

liandri
16-10-2010, 01:36
Setau gw yg gak perlu di reset sama ink counter cmn dot matrix sama printer laser yg bw cmiiw

TheDan
16-10-2010, 07:19
kalo untuk printer2 terbaru kayaknya sih gak ada bro kalo tanpa counter. paling adanya untuk printer2 tipe lama, kecuali dot matrix

cogie
18-10-2010, 08:35
Ingin rasanya memiliki printer seperti jaman ketika tanpa repot harus gonta-ganti catrig atau status "blink" yang sebenarnya tidak rusak.

Printer merk dan jenis apakah yang demikian? masih adakah printer yang seperti ini??? yang nggak perlu repot...... adalah printer yang terbaik????


"Katanya" sih ada bro, tapi rasanya anda sudah tahu (ane punya indra ke-6). Tapi gpp ane jawab, merek yang anda "mau" adalah B-R-0-T-H-E-R.

rinnofer
18-10-2010, 10:53
"Katanya" sih ada bro, tapi rasanya anda sudah tahu (ane punya indra ke-6). Tapi gpp ane jawab, merek yang anda "mau" adalah B-R-0-T-H-E-R.

Kalau dilihat dari "bahasa"nya...
Setuju sama yang diatas hehehe.:)

Tapi ya kita tidak tahu kedepan merk Brother akan "benar2 tanpa reset" atau hanya edisi2 awal saja ketika marketnya belum bisa menyamai merk2 lain.

peddy
18-10-2010, 13:54
kalopun skrg masih ada printer yg tanpa perlu direset/pake counter, kedepannya saya yakin semua pabrikan printer bakal nerapin strategi yang sama.
pihak produsen pasti juga ga pgn printer yg dijualnya bebas diisi ulang tintanya, mereka pasti pgn gimana2nya tinta yg sudah habis, wajib diisi ulang pake tinta/catridge originalnya.

benernya pake sistem reset susah2 gampang.
pengalaman saya pake sistem reset di printer epson tx111, juga bikin jengkel. dah bolak balik reset catridge, tapi tetep aja ngeblink warnanya. trus mpe muncul teknologi catridge baru, kali ini ga pake tombol reset, kl indikator habis, tinggal angkat catridge, trus pasang lagi, langsung indikator tinta full lagi de. alhamdulillah mpe saat ini blom ada mslh.

trus di kantor jg pake printer canon pixma ip1700, tiap hari dipake ngeprint puluhan lembar, pake sistem selang juga, sampe skrg juga ga ada mslh.

kalo pengen awet dan bebas trouble, ya sebaiknya pake yg original. tp kl kantong seperti saya, ya gmn cara kita ngakalinnya.

ya cuman pengen berbagi pengalaman aja.

harie_r
18-10-2010, 21:19
Baru-baru ini di media gencar promosi printer HP Deskjet 2050/1050. Lumayan catridnya murah, yg black 68rb bisa print 120lb.
Sebenarnya mau juga, tapi jangan-jangan butuh reseter jgua atau nge'blink' Ada yang sudah nyoba belum????

COLOR
19-10-2010, 00:57
Sepengetahuan saya, printer deskjet seperti yang mas tuliskan diatas tidaklah memerlukan reseter / adjustment program. Lain halnya bila terjadi kegagalan pada ink catridges atau mekanisme lainnya, tapi yang pasti printer multi fungsi brother malah membutuhkan reset ink counter dan "pemeliharaan" lainnya yang membutuhkan biaya pengeluaran yang tidaklah kecil (dengan catatan selama suku cadang tersebut ada tersedia)

Mohon dikoreksi bila saya salah menuliskan opini tersebut.

tomat_dog
29-10-2010, 06:02
Saya lihat mulai banyak yang jual printer merk brother, padahal setahu saya merk ini produksi mesin jahit dulunya.

Saya jadi ingin bertanya, kalau ada yg udah nyobain printer merk ini, kyknya sih bagus. Yg saya tahu ada di toko buku kota saya, tabung cartridgenya udah diganti sampai keluar dari dimensi printernya ( bukan infus di luar lho - yg ini ga pake selang sama sekali )
Tabungnya / cartrdigenya panjang banget, cocok untuk kantoran - ga akan habis2, jadi praktis untuk mengisi ulang.

tapi kurang tahu masalah ink counter, mestinya sih itu bukan cartridge asli jadi kemungkinan pakai chip yang autoreset.

Saya punya printer epson T11, awalnya sih minta di reset bahkan ven** system pun, mencoba mereset 2 - 3 kali dgn dibawa printer saya, katanya masih baru dia tidak bisa reset, dan dari mereka isinya tidak sampai 100 lembar udah abis lagi tintanya. Akhirnya saya beli yang cartridge infus tanpa selang ( ini ada di pasaran berbentuk cartridge epson biasa tapi warna transparant - saya beli liat iklan di site sebelah [ Ka**** ] Dgn chip autoreset sampai sekarang sudah saya isi ulang puluhan kali, masih belum penuh sih tangki pembuangannya, kalau penuh juga tdk tahu mesti diapain, apa ada softwarenya atau apa?

Dgn printer ini ada juga problem yang saya temui :
T11 kadang blinking, karena chip autoreset tidak menancap sempurna, mgkn krn plastik cartrdigenya jelek finishingya ( kasar )
Dan T11 sebagai printer paling murah merk epson, lambat banget utk ngeprint apalagi yang warna, jika di print dgn setting draft, warnanya tidak hitam ( utk text ) tapi cepat sekali sampai2 mengambil kertasnya pun cepat. Shg saya kuatir cepat rusak printernya dan biasanya setelah draft, waktu dinyalakan berikutnya, cartridge tidak terbaca shg harus di lepas dan ditancapkan ulang.

begitu info dr saya, semoga membantu.

harie_r
01-11-2010, 11:56
Di SCOMDEX20 yang diselenggarakan di Jatim Expo Surabaya saat ini berlangsung, dipamerkan printer Epson L100 dan L200.
Konon kata teknisi, bahwa epson ini serba original. Refill Tinta juga dengan ID, tanpa ID printer tidak dapat bekerja.
Sayangnya, resseter masih diperlukan setelah sekian kali print. Dan itu bisa dilakukan dengan membawa printer ke Epson Service Center.
Wah kan jadi ribet. harus bolak balik jember- surabaya (200 km) bisa seharian PP.
Padahal semua sudah original, kok ya masih pakai counter segala.
Harga nggak murah lho... 1.250.000 (harga pameran)
operasional cetak sih murah per lember katanya
tapi operasional berikutnya jadi dibatasi dengan counter dan resetter kan jadi mahal juga.
Bagaimana ini ... jadi nggak praktis kan. Jadi uang 1.250.000 itu untuk harga yang sebanding dengan apa?????

sutantoroy
01-11-2010, 18:40
Kalo Xerox Phaser 3124 gimana? Apa perlu reset dan ada counternya?

BTW kalo printer laser itu memang boros daya ya? Saya baca average ratingnya 390W, stand by 65W untuk phaser ini, gila boros banget ya listriknya :mad: Kasihan yang daya listrik rumahnya pas-pasan.

Kalo untuk laserjet yang kelas <=1.2jt tipe apa yang konsumsi dayanya paling minim

COLOR
02-11-2010, 01:30
Dear mas harier,


....Padahal semua sudah original, kok ya masih pakai counter segala.......tapi operasional berikutnya jadi dibatasi dengan counter dan resetter...Bagaimana ini ... jadi nggak praktis kan. Jadi uang 1.250.000 itu untuk harga yang sebanding dengan apa?????

Perkenankan saya menjawab nya :

Pembatasan counter dapat dimasukan dalam 2 kategory :

Pertama, Level tinta / Ink level adalah pembatasan atas jumlah tinta yang telah dipergunakan serta berapa "sisa" tinta yang masih dapat dipergunakan. Bukankah akan sangat mubazir bila printer terus saja mencetak tapi "sisa" tinta yang tersedia pada external reservoir tak mencukupi untuk pekerjaan yang sedang dikerjakannya ? untuk lebih jelas, telah saya ulas pada thread : http://forum.chip.co.id/f26-printer-scanner/95318-usul-all-about-inkjet-ink-13.html#post3142456 beberapa minggu lalu.

Kedua, Total ink counter, ini sangat berguna untuk menjaga "STAMINA" dari keseluruhan unit. Bukankah unit tersebut juga memiliki waste pad ? Berapa besar daya tampung waste pad tersebut ? Apakah tidak terlalu masgul bila counter kedua ini dihilangkan ? Apa akibatnya bila daya tampung waste pad sudah melampai kapasitasnya ? Apakah biaya sekitar +/- $ 3 yang akan dikenakan sebagai penganti biaya component saat "overhoul" akan terasa memberatkan ?

Mengenai besarnya "biaya" yang harus dikeluarkan, saya kira masih wajar dan sebanding dengan biaya produksi atas keseluruhan unit serta "layanan purna jual" yang disediakan atas unit tersebut. Apakah tidak lebih mubazir bila mengeluarkan "biaya" yang kira kira sama besarnya atas pembelian produk serupa yang tidak disertakan dengan layanan serta kesediaan suku cadangnya. Mungkin ini dapat dipertimbangkan pula mengenai besarnya suatu biaya. Type tersebut hanyalah suatu "Uji Coba / Test Market" disana yang mana beberapa type serupa akan segera diluncurkan pula guna "MENGANTIKAN" beberapa produk "konventional". Bukankah akan lebih mudah untuk memotong suatu mata rantai langsung pada produk hilirnya ?

Saya yakin, ini bukannya untuk memberatkan / membebankan pihak penguna akhir tapi ini semua akan membuat penguna akhir merasa nyaman dan terbebas dari beberapa kendala saat mengunakannya bila mana sesuai dengan design awalnya.

Akan lain akibatnya bila unit tersebut bukan sesuai dengan design / konstruksi awal dari keseluruhan system, eg. bila unit dipergunakan untuk aplikasi lainnya seperti pengunaan pewarna disperse atau lainnya. Bila ya, maka akan terasa menyulitkan pengunanya.


Salam,
Retired Ee

harie_r
02-11-2010, 18:08
counter maupun reseter apabila memang harus ada, cukuplah sebagai indikator. Tidaklah perlu adanya blink sehingga printer harus mati suri.
Kalaupun ada blink mestinya user cukup melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan sebuah buku manual. Isi tinta, atau bersihkan waste pad, bahkan yang lain.
Jadinya lucu, ketika dibawa ke service center yang dilakukan cuman reseter manual (juga software) tanpa bersihkan waste pad yg statusnya barangkali juga belum tentu overhoul.
Rupanya orang pinter mulai tidak sedikit..... bagaimana bisa dibohongi.

tOKO_KOMPUTER
03-11-2010, 12:14
counter maupun reseter apabila memang harus ada, cukuplah sebagai indikator. Tidaklah perlu adanya blink sehingga printer harus mati suri.
Kalaupun ada blink mestinya user cukup melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan sebuah buku manual. Isi tinta, atau bersihkan waste pad, bahkan yang lain.
Jadinya lucu, ketika dibawa ke service center yang dilakukan cuman reseter manual (juga software) tanpa bersihkan waste pad yg statusnya barangkali juga belum tentu overhoul.
Rupanya orang pinter mulai tidak sedikit..... bagaimana bisa dibohongi.


Justru yang penting cuman sofwer resetnya supaya printer yang mati suri nga perlu dibawa ketempat servis ama yang lebih penting lagi crak mobonya supaya tuh printer nga perlu masukin ID tintanya biar bisa minum tinta apa aja....

Kalo urusan wespad mah gampang tinggal ganti aja ama softex murah meriah dan gampang belinya disupermarket ngapin musti dibersihin segala cuman 100 ribu udah dapet saru troli :thumb: :runaway3:

mirza_pku
03-11-2010, 12:39
Justru yang penting cuman sofwer resetnya supaya printer yang mati suri nga perlu dibawa ketempat servis ama yang lebih penting lagi crak mobonya supaya tuh printer nga perlu masukin ID tintanya biar bisa minum tinta apa aja....

Kalo urusan wespad mah gampang tinggal ganti aja ama softex murah meriah dan gampang belinya disupermarket ngapin musti dibersihin segala cuman 100 ribu udah dapet saru troli :thumb: :runaway3:


Softex buat ganti wastepad printer ? :D:D:D

tomat_dog
05-11-2010, 14:42
Ya, saya setuju dgn komentar2 diatas.

Menurut saya, produsen printer seharusnya tidak pakai chip counter tinta. Kayak yang saya punya printer jadul, canon bjc3000, dia pakai sensor, di bawah tangkinya ( yang transparant ) bila habis, maka masih bisa dibuat print, tetapi ada pemberitahuan kalau sudah habis tintanya. Jika diisi ulang ( dengan cara dikeluarkan bola penutupnya dan disuntik tinta) maka otomatis, sensor akan mendeteksi bahwa tintanya sudah penuh dan bisa beroperasi seperti baru.
Mungkin produsen merasa terlalu mahal untuk menyertakan sensor tinta spt ini, dan mengganti dgn chip yang murah meriah juga mendatangkan untung bagi penjualan tinta aslinya.

Tentang waste ink pad, saya rasa produsen printer seharusnya menyediakan cara untuk membuka "kunci" dari tempat bantalannya ( manual cara membongkar printer yg sudah dibelinya )
agar bisa diganti sendiri dengan kapas atau sepon biasa, atau dijual terpisah sepon yang asli. Tanpa perlu ke service centernya.
pengalaman saya, merk canon yang bjc tersebut harus direset waste ink, entah diganti atau cuma dicuci biasa, yang saya tahu dan sesalkan, service center yang resmi malah merusakkan pintu printer untuk mengganti tinta ( engselnya patah dan di lem dengan alteco ) shg kali kedua saya buka, menjadi longgar dan lepas dari rumahnya.

Untuk produsen2 printer : maaf, service center resmi Anda tidak berjalan seperti yang kalian harapkan, karena personel nya kurang training atau tidak mengerti cara membuka dan memperbaiki yang benar. Lebih baik urusan sepele seperti reset2 diserahkan ke pembeli dan pengguna printer saja , karena mereka sudah membayar harga sehingga, lebih sayang pada barangnya sendiri, lebih hati2 untuk menservis sendiri.

jangkriknekat
05-11-2010, 15:31
Softex buat ganti wastepad printer ? :D:D:D
wkwkkwkw...idenya aneh2 aja....:)

harie_r
08-11-2010, 04:59
Konon printer Lexmark type Z735 dan Z1325 tanpa resseter dan tetap dilengkapi dengan counter tinta. Tetapi catright masih bisa di refil dan dimodif. Tidak berisik, aman deh. Hanya wastepadnya harus dibersihkan sendiri apabila sudah penuh. Wastepadnya pun tidak merusak hardware elektronik printer.
Sayang type ini sudah discontinyu beberapa bulan yang lalu.

hadihidayat
08-11-2010, 22:20
"Katanya" sih ada bro, tapi rasanya anda sudah tahu (ane punya indra ke-6). Tapi gpp ane jawab, merek yang anda "mau" adalah B-R-0-T-H-E-R.

kebetulan saya mau cari printer lagi buat gantiin TX111 infusan, 6 bulan dipake dah mati total nih.
brother Inkjet-Multifunction DCP-145C gimana bro ?
tahan diinfus ga? posisi motherboardnya gimana?
tempat langganan infus saya bilang ga sembarang tempat yang bisa infus brother, benarkah? lalu dimana bro?

mirza_pku
08-11-2010, 22:31
kebetulan saya mau cari printer lagi buat gantiin TX111 infusan, 6 bulan dipake dah mati total nih.
brother Inkjet-Multifunction DCP-145C gimana bro ?
tahan diinfus ga? posisi motherboardnya gimana?
tempat langganan infus saya bilang ga sembarang tempat yang bisa infus brother, benarkah? lalu dimana bro?

Sebenarnya kurang tepat juga istilah infus di printer Brother DCP 145. karena memang tidak ada penggunaan tabung tinta external dan selang yang jadi ciri khas infus.

Seri brother ini menggunakan cartridge non original yang kapasitas nya jauh lebih besar dari cartridge bawaannya dan bisa di refill tanpa membuka / menanggalkan cartridge dari printernya.

hadihidayat
08-11-2010, 22:36
Sebenarnya kurang tepat juga istilah infus di printer Brother DCP 145. karena memang tidak ada penggunaan tabung tinta external dan selang yang jadi ciri khas infus.

Seri brother ini menggunakan cartridge non original yang kapasitas nya jauh lebih besar dari cartridge bawaannya dan bisa di refill tanpa membuka / menanggalkan cartridge dari printernya.

jadi maksudnya printer ini tdk bisa diinfus yah bro.. hanya bisa direfill..
dan tintanya bukan botolan yah?
maaf nih bro.. nubi jd banyak tanya

mirza_pku
08-11-2010, 23:28
Printer Brother DCP 145 ini punya 4 cartridge seperti pada epson, posisinya berada di sebelah kanan depan, ditutup dengan cover cartridge nya. berbeda dengan kebanyakan printer dimana cartridenya bergerak bersama printhead. di Brother ini, cartridge ini posisinya statis

Aslinya cartridge ini sedikit isinya, yang disebut infus disini biasanya toko membrikan cartridge tambahan yang ukurannya lebih panjang sehingga volume tintanya jauh lebih banyak dari aslinya.

Karena lebih panjang posisi cartridge ini menjorok keluar sehingga tidak bisa ditutup oleh covernya. Di bagian yang menjorok keluar ini ada tempat untuk mengisi tinta di masing-masing cartridge tadi. sehingga ketika mengisi tinta cartridgenya gak perlu dilepas

hadihidayat
08-11-2010, 23:50
Printer Brother DCP 145 ini punya 4 cartridge seperti pada epson, posisinya berada di sebelah kanan depan, ditutup dengan cover cartridge nya. berbeda dengan kebanyakan printer dimana cartridenya bergerak bersama printhead. di Brother ini, cartridge ini posisinya statis

Aslinya cartridge ini sedikit isinya, yang disebut infus disini biasanya toko membrikan cartridge tambahan yang ukurannya lebih panjang sehingga volume tintanya jauh lebih banyak dari aslinya.

Karena lebih panjang posisi cartridge ini menjorok keluar sehingga tidak bisa ditutup oleh covernya. Di bagian yang menjorok keluar ini ada tempat untuk mengisi tinta di masing-masing cartridge tadi. sehingga ketika mengisi tinta cartridgenya gak perlu dilepas

owh gitu yah bro... jadi sebetulnya printer ini udah begitu dari sananya.. wah keren dong yah..
tintanya khusus ga sih bro?
bisa pake tinta infus lain yang dipasaran?

mirza_pku
08-11-2010, 23:58
owh gitu yah bro... jadi sebetulnya printer ini udah begitu dari sananya.. wah keren dong yah..
tintanya khusus ga sih bro?
bisa pake tinta infus lain yang dipasaran?
Sepertinya gak khusus, direfill dengan merk apa saja kelihatannya sih bisa.

harie_r
09-11-2010, 05:54
wah Brother DCP 145 menarik juga sih, dengan harga sekitar 800an ribu tanpa counter dan resetter.... Tapi pakai nambah biaya nggak ganti cartridge dengan volume lebih besar tadi???

mirza_pku
09-11-2010, 06:28
wah Brother DCP 145 menarik juga sih, dengan harga sekitar 800an ribu tanpa counter dan resetter.... Tapi pakai nambah biaya nggak ganti cartridge dengan volume lebih besar tadi???
biasanya tidak diganti, karena bawaan aslinya tetap disertakan. cartridge tambahan itu biayanya sekitar 100 rb.

c1tius
09-11-2010, 11:34
Daripada beli 145 mending beli 385c. Kemarib Beli di Indocomtect 990 rb plus ekstra cartridge 200 rb. hasilnya juga lumayan.

whaone34
09-11-2010, 13:36
belum pernah coba Brother sih, biasanya pake canon dan HP aja. ternyata gampang pemeliharaannya ya tu brother. sodara sih

hadihidayat
09-11-2010, 18:50
Daripada beli 145 mending beli 385c. Kemarib Beli di Indocomtect 990 rb plus ekstra cartridge 200 rb. hasilnya juga lumayan.

apa kelebihan 385C dibanding 145 bro?
review dong bro

rafy
11-11-2010, 11:33
kwalitas hasil cetaknya gimana yg 145 ?
tertarik juga baca penjelasan diatas .

harie_r
12-11-2010, 06:02
kwalitas hasil cetaknya gimana yg 145 ?
tertarik juga baca penjelasan diatas .

Yang penting lagi informasi biaya operasionalnya bagaimana
biaya cetak per lembar
biaya tinta
biaya maintenance

hadihidayat
12-11-2010, 23:26
jadi bingung neh... beli 145 atau L100?
keduanya kan udah sistem ink tank yah?

Sogeking D Usop
13-11-2010, 08:14
supaya kagak bingung langsung aja meluncur ke TKP, kalo udh liat barangnya and dijelasin orang toko, jadi gampang dah

hadihidayat
13-11-2010, 08:31
supaya kagak bingung langsung aja meluncur ke TKP, kalo udh liat barangnya and dijelasin orang toko, jadi gampang dah

masalahnya apakah orang toko bisa dipercaya bro? biasanya mereka paling getol ngejual barang yang paling banyak selisih keuntungannya..

lagipula knowledge product pengalaman member di forum jauh lebih valid daripada penjual bro

mirza_pku
13-11-2010, 08:42
masalahnya apakah orang toko bisa dipercaya bro? biasanya mereka paling getol ngejual barang yang paling banyak selisih keuntungannya..

lagipula knowledge product pengalaman member di forum jauh lebih valid daripada penjual bro
Setuju banget sama hal ini, apalagi kalau pramuniaga toko tahunya cuma merk sama price list. Kalau ditanya spec teknis dan keunggulan atau kelemahan merk/type tertentu jawabannya bisa aneh-aneh. Info yang jujur emang dari user yang sudah pernah menggunakan berbagai merk itu

hadihidayat
13-11-2010, 09:45
baca postingan member di chip. katanya Brother Inkjet-Multifunction DCP-145C sering ngejam yah kertasnya?
mohon konfirmasinya dong penggemar brother..
brother yang msukinya kertasnya berdiri tegak ada ga?
thanks

c1tius
13-11-2010, 09:55
apa kelebihan 385C dibanding 145 bro?
review dong bro

Sorry ane juga baru beli Brother. Jadi nga tahu perbandingan antara 145 sama 385. Yang memutuskan gua beli Brother 385 karena tintanya nga pake sistem infus terus pas ke pameran lihat hasil cetakan foto L200 kayaknya gelap banget jelek. Dulu pernah pake Epson diinfus di Acacia, baru pake 2 bulan sudah mampet dan hasil cetakannya ngelumer, jadi agak kapok pake epson dan di-infus.

Kenapa 385? karena katanya itu seri baru dan sudah ada ink tank-nya (nga semua tipe baru ada ink tank-nya) terus pas minta dicetakin hasilnya lumayan.

Sekarang baru pake sebentar nga gitu ada masalah, kertas nga nge-jam (pernah sekali sih waktu itu kertas glossy ditaruh di atas kertas plain paper jadi lengket nempel :D) tinta upgradenya belum dipake karena pikir mau habisin yang orinya dulu. Hasil cetakan foto ya sesuai dengan resolusi foto yang dicetak. Kalo bagus hasilnya lumayan, tapi kalo hasil jepretan hp vga ya jelek. so far no problem.

hadihidayat
13-11-2010, 10:14
Sorry ane juga baru beli Brother. Jadi nga tahu perbandingan antara 145 sama 385. Yang memutuskan gua beli Brother 385 karena tintanya nga pake sistem infus terus pas ke pameran lihat hasil cetakan foto L200 kayaknya gelap banget jelek. Dulu pernah pake Epson diinfus di Acacia, baru pake 2 bulan sudah mampet dan hasil cetakannya ngelumer, jadi agak kapok pake epson dan di-infus.

Kenapa 385? karena katanya itu seri baru dan sudah ada ink tank-nya (nga semua tipe baru ada ink tank-nya) terus pas minta dicetakin hasilnya lumayan.

Sekarang baru pake sebentar nga gitu ada masalah, kertas nga nge-jam (pernah sekali sih waktu itu kertas glossy ditaruh di atas kertas plain paper jadi lengket nempel :D) tinta upgradenya belum dipake karena pikir mau habisin yang orinya dulu. Hasil cetakan foto ya sesuai dengan resolusi foto yang dicetak. Kalo bagus hasilnya lumayan, tapi kalo hasil jepretan hp vga ya jelek. so far no problem.

headnya terpisah dengan catridnya ga bro?
cara pengisian tintanya dari tinta botolan atau suntikan bro?
ada buat masukin kertas yang tegak ga bro?
maaf nih bro.. nanya mulu... soalnya lagi bingung mau pilih yang mana..

c1tius
13-11-2010, 12:51
headnya terpisah dengan catridnya ga bro?
cara pengisian tintanya dari tinta botolan atau suntikan bro?
ada buat masukin kertas yang tegak ga bro?
maaf nih bro.. nanya mulu... soalnya lagi bingung mau pilih yang mana..

Headnya jelas terpisah dengan catridnya. Cara pengisian tinta seperti ngisi tinta infusan biasa aja. Kalo dipake dibuka tutupnya, selesai tutup lagi. bedanya nga pake selang.

Kalau masalah masukin kertas tegak nga tahu. cek aja ke website brother.

hadihidayat
13-11-2010, 13:07
tadi saya tanya ke tempat infus.. katanya brother yg diinfus tetap aja perlu resetter bro?
benarkah?
tambah bingung nih gue..:D:D

mirza_pku
13-11-2010, 13:25
tadi saya tanya ke tempat infus.. katanya brother yg diinfus tetap aja perlu resetter bro?
benarkah?
tambah bingung nih gue..:D:D

brother yang diinfus pun perlu resetter. sepertinya printer sekarang apalagi inkjet gak ada yang gak pake counter dan resetter

tOKO_KOMPUTER
13-11-2010, 16:06
tadi saya tanya ke tempat infus.. katanya brother yg diinfus tetap aja perlu resetter bro?
benarkah?
tambah bingung nih gue..:D:D

Emang bener bro, Brother juga perlu reseter ama yang lebih serem lagi tempat sampahnya / wespet ditaroh diatas mobonya yah udah kalo cuman ngeresetnya pake kombinasi tombol doang tapi softexnya nga diganti..... yah gitu deh....


Belom lagi kalo kena error 41... nga ada yang jual sparepartnya bro. Dilembiru tuh printer.

MK / BJ

hadihidayat
13-11-2010, 18:09
kalau gitu, saya tunggu L200 dipasaran dulu deh... gile nyari L200 dijakarta kok susah yah.. toko2 di m2m semuanya ga ada stock..
kl harga murah tapi barangnya langka.. berarti sama aja mahal..

Sogeking D Usop
13-11-2010, 18:11
pernah tanya ke tukang service printer, untuk printer dibawah 1 jt atau low end kagak ada sparepart nya, rusak.. ya dibuang, ada juga di kanibal mas kata mereka, belon yakin bawa sendiri ke tempat service resmi di jl. tanah abang paling mentok(parkir aja susah), sama jawabannya..kagak ada sparepart untuk printer low end.

tOKO_KOMPUTER
13-11-2010, 18:34
pernah tanya ke tukang service printer, untuk printer dibawah 1 jt atau low end kagak ada sparepart nya, rusak.. ya dibuang, ada juga di kanibal mas kata mereka, belon yakin bawa sendiri ke tempat service resmi di jl. tanah abang paling mentok(parkir aja susah), sama jawabannya..kagak ada sparepart untuk printer low end.


Kalo Canon ama Epson mah sparepartnya nga perlu kanibal bro,.. stoknya banyak...ada uang ada barang... kalo Hp emang beberapa type low end langsung 1 by 1 replacement (ganti 1 ke 1, 100 % baru) asal garansi masih laku gitu...


Kalo HP langsung aja kewisma danamon Lt 25, gampang banget bro.. nga betele tele

MK / BJ

hadihidayat
13-11-2010, 20:39
Kalo Canon ama Epson mah sparepartnya nga perlu kanibal bro,.. stoknya banyak...ada uang ada barang... kalo Hp emang beberapa type low end langsung 1 by 1 replacement (ganti 1 ke 1, 100 % baru) asal garansi masih laku gitu...


Kalo HP langsung aja kewisma danamon Lt 25, gampang banget bro.. nga betele tele

MK / BJ

ga juga bro.. printer epson saya mati total, kata montirnya mobo TX111 susah bro..
punya infonya beli dimana bro?
soalnya udah ga garansi, karena udah di pasang infus.

mirza_pku
13-11-2010, 21:13
ga juga bro.. printer epson saya mati total, kata montirnya mobo TX111 susah bro..
punya infonya beli dimana bro?
soalnya udah ga garansi, karena udah di pasang infus.

Kalaupun gak ada sparepartnya, dikanibal pun mobo printer type itu rasanya masih banyak lah bro, lebih gampang kalau punya kenalan teknisi printer, kalaupun gak langsung ada tunggu barang sebulan bisanya dapet juga

tOKO_KOMPUTER
13-11-2010, 21:16
ga juga bro.. printer epson saya mati total, kata montirnya mobo TX111 susah bro..
punya infonya beli dimana bro?
soalnya udah ga garansi, karena udah di pasang infus.


Stock mobo TX111 ada ready bro.

Coba aja dateng kesini : http://forum.chip.co.id/2986550-post51.html ato http://forum.chip.co.id/market-guide/154316-chipper-yang-buka-usaha-di-bidang-komputer-offline-online.html

MK / BJ

Buat sesama chipper harga chipper juga dehhhhhhhhhh

Sogeking D Usop
14-11-2010, 10:19
Kalo Canon ama Epson mah sparepartnya nga perlu kanibal bro,.. stoknya banyak...ada uang ada barang... kalo Hp emang beberapa type low end langsung 1 by 1 replacement (ganti 1 ke 1, 100 % baru) asal garansi masih laku gitu...


Kalo HP langsung aja kewisma danamon Lt 25, gampang banget bro.. nga betele tele

MK / BJ
Thx atas infonya, dulu mau beli epson yg udh bro infus, di puri mall katanya gak ready, disarankan langsung ke lippo karawaci aja (agak jauh), enaknya di puri tapi kalo gak salah minggu tutup. coba di pajangin satu printer yg udh di infus mungkin lebih menarik, customer yg lalu lalang di situ rame juga lho.

tOKO_KOMPUTER
14-11-2010, 14:17
Thx atas infonya, dulu mau beli epson yg udh bro infus, di puri mall katanya gak ready, disarankan langsung ke lippo karawaci aja (agak jauh), enaknya di puri tapi kalo gak salah minggu tutup. coba di pajangin satu printer yg udh di infus mungkin lebih menarik, customer yg lalu lalang di situ rame juga lho.

bener bro kalo dipuri emang nga ada stok untuk printer yang diinfus karena disana kami fokus stockist original software ama notebook sedangkan untuk printer semuanya (sales, service ama parts) difocuskan dilippo.

MK

hadihidayat
14-11-2010, 15:55
Stock mobo TX111 ada ready bro.

Coba aja dateng kesini : http://forum.chip.co.id/2986550-post51.html ato http://forum.chip.co.id/market-guide/154316-chipper-yang-buka-usaha-di-bidang-komputer-offline-online.html

MK / BJ

Buat sesama chipper harga chipper juga dehhhhhhhhhh

wah thanks banget nih bro,, saya segera meluncur

tOKO_KOMPUTER
14-11-2010, 16:14
wah thanks banget nih bro,, saya segera meluncur


Spare parts ada dikarawaci lippo bro.

MK / BJ

Ditungu yahhh

harie_r
22-11-2010, 07:26
Printer meskipun memerlukan resetter dibutuhkan jika batas maskimal digit counter sudah maksimal, seperti counter kertas yang sudah menunjukkan angka 999999. Counter sangat diperlukan bagi seorang pemilik atau manajer yang memantau penggunaan printernya dalam sebuah usaha (rental/warnet, kantor, dll)
Tapi, apabila counter dan resetter printer cuma sebagai akal-akalan perusahaan printer, nah ini yang jadi masalah!
Epson L100/200 lumayan, meskipun dilengkapi counter, tapi tinta ori untuk refill masih terbilang murah....
Cuman tinta ini masih susah dicari, apalagi di wilayah jawa timur bagian timur, coba call ke Surabaya juga belum ada. Entah sekarang??