PDA

View Full Version : Panduan UPS



Pages : [1] 2 3 4

zaqi98
13-11-2006, 22:54
Disclaimer:
Sebelum anda membaca panduan ini, perlu diketahui saya bukanlah insiyur elektro atau ahli elektronik yg mengerti 100% tentang UPS. Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatkan adalah semata untuk pertimbangan kesederhanaan dan kemudahan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan UPS. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining.
<Sori Bro Khurios, nyontek gpp ya?> :D




PRINSIP KERJA UPS

Setiap PC membutuhkan daya listrik. Kalau aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power nya tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan dengan aman, dan komputer dapat dimatikan dengan benar. Jadi fungsi UPS itu BUKAN agar user tetap dapat bekerja.

UPS memiliki dua sumber daya listrik : Primary Power Source dan Secondary Power Source. Salah satunya berasal dari main power (stop kontak / PLN), satunya dari baterai UPS. Di dalam UPS terdapat Switch yang mengatur sumber daya listrik mana yang digunakan untuk menyediakan suplai listrik ke beban (PC). Jika Primary Power Source tidak berfungsi, Switch akan mengaktifkan Secondary Power Source secara otomatis. Begitu juga sebaliknya jika Primary Power Source sudah kembali berfungsi.

PSU komputer membutuhkan arus listrik AC, sedangkan arus listrik dari baterai adalah DC. Oleh karena itu, di dalam UPS terdapat Inverter yang mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Di dalam UPS juga terdapat Rectifier yang mengubah arus AC dari main power menjadi arus DC untuk mengisi baterai pada saat main power bekerja.

http://img81.imageshack.us/img81/3922/resizeofgbr01bf7.png
Gambar 1 : Diagram paling simpel dari UPS


Udah pake UPS pas listrik mati kok PC tetep restart? Jangankan pas PLN mati, pas PLN hidup aja PC bisa restart sendiri.

Ada beberapa jenis gangguan suplai daya listrik ke PC antara lain :

1. Noise

Ini kalo tegangan (voltase) naik/turun tapi cuma sedikit (persentasenya kecil). Kalo standar 220 volt, sekitar 200 - 240 volt itu masih bisa dianggap noise. Kalopun selisih banyak, biasanya bertahap (gak langsung drop banget atopun tinggi banget). Noise yang macem begini biasa diatasi pake AVR. Tapi ya itu, AVR pun ada kelasnya. Ada yang cuma model sirkuit harga 50 ribuan, ada yang servo-motor harga 200 ribuan, ada yang ferro-resonant harga 700 ribuan (untuk 500VA semua loh). Ada harga ada rupa lah. PSU yang bagus juga biasanya sanggup ngatasi masalah Noise walopun gak pake AVR di luar PC.

http://img296.imageshack.us/img296/8526/resizeofgbr02jv4.png
Gambar 2 : Sinyal AC yang terganggu oleh Noise


2. Blackout

Ini kalo main power (PLN) tidak bekerja. Fungsi dasar UPS untuk mengatasi Blackout. Kalo mau ngetes fungsi UPS yang paling dasar ini ya cabut aja kabel power UPS nya dari stop kontak pas komputernya nyala. Tinggal diliat komputernya mati/restart gak.

3. Brownout / Sag

Ini kalo tegangan (voltase) dari main power turun (drop) dan naik lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Dropnya bisa nyampe separo dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Kita kadang bisa mendeteksi adanya Brownout ini ketika lampu di ruangan seperti berkedip.

Penyebab Brownout pada umumnya adalah karena ada tambahan beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya ada yang nyalain mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar. Tambahan bebannya itu gak harus di rumah / kantor kita lho, bisa aja tetangga kita yang nyalain mesin trus pengaruh ke listrik kita lewat jaringan PLN.

Brownout ini lebih berpotensi menimbulkan masalah dibanding Blackout. UPS murahan belum tentu bisa ngatasi masalah Brownout ini. Yang harus diingat, kemampuan UPS untuk mengatasi Brownout ini TIDAK BISA dites dengan cara memutus main power ke UPS & menyambungnya kembali walaupun dalam waktu yang sangat singkat. Dulu UPS yang kualitasnya kurang bagus saya colokin ke stavolt, komputernya dinyalain, trus power switch dari stavoltnya di-off & on-kan secepat mungkin, komputer gak mati / restart. Tapi pas lampu di ruangan kedip, komputernya tetep restart juga.

4. Surge & Spike

Kebalikan dari Brownout / Sag, ini kalo tegangan (voltase) dari main power melonjak dan turun lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Naiknya bisa nyampe puluhan kali dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Jadi kalo tegangan normal listrik kita 220 volt, surge ini bisa bikin jadi 2000 volt atau bahkan 10000 volt.

Penyebab Surge pada umumnya adalah karena ada berhentinya beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya pas mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar dimatiin. Surge juga bisa terjadi ketika main power kembali nyala setelah terjadinya Blackout.

Istilah Spike lebih sering dipake untuk lonjakan tegangan akibat petir (lightning strikes). UPS berkualitas tinggi biasanya juga dilengkapi dengan Surge Protector.



JENIS - JENIS UPS

Pada dasarnya, UPS cuma ada 2 jenis, yaitu OFFLINE dan ONLINE. Perbedaannya adalah pada sumber daya listrik mana yang jadi Primary Power Source, mana yang jadi Secondary Power Source.

Pada UPS jenis OFFLINE, sumber listrik primer adalah stop kontak / PLN, sumber listrik sekunder adalah inverter (dari baterai). Beberapa yang termasuk istilah lain ataupun varian dari OFFLINE UPS ini antara lain : Standby UPS, Ferroresonant-Standby UPS, Line-Interactive UPS, Voltage & Frequency Dependent (VFD) UPS, Voltage Independent (VI) UPS.

Karakteristik penting yang ada pada Offline UPS adalah adanya Switch Time atau Transfer Time, yaitu waktu yang diperlukan oleh Switch untuk pindah dari sumber listrik primer ke sumber listrik sekunder pada saat sumber listrik primer dianggap gagal berfungsi, sehingga ada jeda waktu dimana beban tidak mendapat listrik.

http://img451.imageshack.us/img451/3999/resizeofgbr03ge2.png

Gambar 3 : Offline UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder


Offline UPS generasi sekarang biasanya memiliki Transfer Time kurang dari 4 milidetik (4 ms). Cukupkah Transfer Time segitu? Tergantung PSU nya. Di PSU ada spesifikasi Hold Time atau Holdup Time yang menunjukkan berapa lama PSU masih bekerja sebelum benar - benar mati jika aliran listrik terputus.

Penjelasan soal Hold Time atau Holdup Time bisa dilihat di threadnya Bung Khurios2000 yang udah di-sticky. Yang penting Transfer Time nya UPS harus lebih kecil daripada Hold Time nya PSU. Adanya Transfer Time membuat sebagian orang tidak menganggap Offline UPS sebagai UPS karena tidak benar - benar "uninterruptible".

Sepanjang pengalaman saya, Transfer Time 4 ms biasanya cukup untuk PSU abal-abal sekalipun. Cara membuktikannya ya sama dengan cara membuktikan kemampuan UPS mengatasi Blackout seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Pada UPS jenis ONLINE, sumber listrik primer adalah inverter (dari baterai). Inverter bekerja terus - menerus menyediakan listrik dari baterai untuk beban (PC), sedangkan rectifier dari AC ke DC bekerja terus - menerus untuk mengisi baterai. Itu sebabnya juga disebut DOUBLE CONVERSION UPS atau DOUBLE CONVERSION ONLINE UPS. Kalau main power tidak berfungsi, hanya rectifier dari AC ke DC yang berhenti bekerja, sedangkan kerja inverter tidak berubah (tidak ada Transfer Time / Switch Time). UPS jenis ini juga disebut Voltage & Frequency Independent (VFI) UPS karena tegangan dan frekuensi outputnya tidak dipengaruhi oleh input.

Pada Online UPS juga terdapat Switch yang otomatis mengambil aliran listrik dari sumber listrik sekunder (langsung dari PLN) jika inverter / baterai tidak bekerja. Biasanya Switch ini juga bisa difungsikan secara manual (manual bypass) untuk maintenance baterai. Tidak adanya Transfer Time / Switch Time membuat sebagian orang menyebut Online UPS sebagai "True UPS".

http://img451.imageshack.us/img451/307/resizeofgbr04tp7.png

Gambar 4 : Online UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder




SPESIFIKASI UPS

Kalo milih UPS, ada spesifikasi yang bisa dibaca di box / manual / website nya. Di sini cuma dibahas beberapa spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

1. UPS Type / Topology

Jenis UPS ini yang paling penting. Intinya: ONLINE atau OFFLINE? Biasanya, kualitas inverter di Online UPS secara umum lebih baik daripada di Offline UPS. Hal ini karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi kalo kualitasnya gak persis ama listrik PLN ya dianggap gak terlalu berisiko merusak PC. Beda dengan Online UPS yang inverternya bekerja terus - menerus, jadi kualitas outputnya harus bener - bener bagus.

2. Load Rating (Capacity & Run Time)

Kapasitas UPS tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mau dipake berapa PC? Total daya berapa Watt? Yang harus diingat, kapasitas UPS (juga perhitungan beban) ini bisa dinyatakan sebagai Apparent Power, bisa juga sebagai True Power.

True Power = Power Factor x Apparent Power

Biasanya Apparent Power dinyatakan dalam satuan VA (Volt-Ampere), sedangkan True Power biasa dinyatakan dalam satuan Watt. Jadi ada UPS yang nulis spec Maximum Load-nya 600VA (480 Watt). Artinya Apparent Power = 600VA, True Power = 480Watt, Power Factor = 0,8. Kalo di spec UPS cuma ada Apparent Power (pake satuan VA), untuk amannya ambil Power Factor (faktor daya) = 0,6.

UPS yang bagus biasanya dia punya tabel / gambar Run Time seperti ini.

http://img218.imageshack.us/img218/7720/gbr06ko4.jpg

Tabel 1 : Run Time Chart


Artinya, kalo PLN mati pas baterai UPS nya penuh (100%), trus dipasang beban 600VA, UPS bisa menyediakan listrik selama 5,8 menit. Kalo bebannya 300VA, bisa nyala 14 menit. Yang pasti UPS gak akan bisa menyediakan listrik di atas beban maksimumnya. Kalo dari tabel di atas, bukan berarti UPS itu bisa nyala 3 menitan kalo bebannya 800VA, tapi malah gak nyala samasekali.
Sebagian UPS mungkin gak menyediakan Run Time Chart seperti itu, tapi menyebutkan Typical Run Time at Full Load dan Typical Run Time at Half Load.

3. Output Voltage & Frequency

Udah tau khan? Yang pasti harus sama dengan standar tegangan listrik untuk PC (di kita 220 volt, 50 Hz).

4. Electrical Waveform Output

Nah, ini yang sering kurang diperhatikan. Bentuk gelombang yang ideal untuk arus bolak - balik (AC) adalah Sinusoidal (Sinewave). Bentuk gelombang yang paling jelek adalah Squarewave. Tapi sampai saat ini belum ada Inverter murah yang bisa menghasilkan Sinewave Output.

Untuk menekan harga UPS biasanya pada Offline UPS digunakan Inverter yang menghasilkan Modified Squarewave. Bentuk gelombangnya dibuat mendekati (mirip) Sinewave. Ada yang menyebutnya "Stepped approximation to a sinewave", "Pulse-width modified squarewave", "Modified stepwave", atau "Modified sinewave".

http://img460.imageshack.us/img460/4093/resizeofgbr05up1.png

Gambar 5 : Electrical Waveform Type


Sekali lagi, karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat, bentuk gelombang yang bukan sinusoidal itu dianggap cukup aman untuk PC.

Cara gampang untuk ngetes bentuk gelombang output UPS adalah pasang lampu TL di UPS, trus cabut kabel power UPS nya dari stop kontak. Kalo lampunya kedip - kedip atau berdengung, itu tanda bentuk gelombangnya bukan sinusoidal. Tapi itu tergantung kualitas ballast & lampunya juga sih. Kalo mau pasti ya dites pake alat yang namanya oscilloscope.

Untuk ONLINE UPS udah hampir pasti menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal karena Inverternya bekerja terus menerus. Karena itu harga ONLINE UPS gak ada yang murah.

Btw saya belum pernah tau ada Offline UPS yang outputnya True Sinewave yang harganya di bawah Rp 2 juta (kurs Rp 9000/US$), bahkan untuk kapasitas cuma 500-750VA.

5. Transfer Time

Yang ini udah disinggung di atas tadi, cuma ada di Offline UPS. Yang penting angkanya lebih kecil daripada Hold Time nya PSU yang dipake.

6. Power Conditioning

Ini adalah kemampuan UPS untuk "memuluskan" aliran listrik dari main power sebelum diteruskan ke beban (PC). Ini terutama untuk OFFLINE UPS. Yang paling mendasar adalah Voltage Regulation (untuk mengatasi noise). Hampir semua Offline UPS sekarang udah built-in AVR (Automatic Voltage Regulator). Tapi ya seperti yang sudah disebutkan di atas, AVR yang ada di dalam UPS juga macem - macem kelasnya. UPS yang bagus biasanya bisa diatur tingkat sensitivitas dari AVR nya.

Fitur berikutnya yang ditambahkan biasanya adalah Surge Suppression (untuk mengatasi surge / spike).

Untuk ONLINE UPS, kualitas output samasekali lepas dari kualitas input (dalam kondisi beroperasi normal). Jadi untuk Online UPS, fitur Power Conditioning gak terlalu penting kecuali kalo di-bypass (gak pake baterai). Yang lebih penting adalah Output Voltage Regulation, karena kualitas keluaran baterai bisa berubah sesuai umur baterai.


Perlu diingat, sebagian besar penyebab masalah (hardware) pada komputer berhubungan dengan aliran listrik. Jadi, kalo mau bandingin UPS, yang penting bukan pertanyaan "UPS Anda bisa nyala berapa menit?"
Karena mau nyala berapa menit pake berapa komputer itu bisa dihitung (UPS sizing). Walopun kadang spec UPS ada yang bo'ong juga sih.

Yang penting adalah pertanyaan "Apakah UPS Anda sudah pernah gagal ?" (dalam arti kompie tetep mati / restart) ditambah pertanyaan :
- "Seberapa parah aliran listrik di tempat Anda?"
- "Berapa jam UPS & komputer Anda nyala setiap hari?"
- "Seberapa sering alarm UPS Anda bunyi?"
- "Udah berapa lama UPS itu Anda pake?"
dan yang gak kalah penting : "Komputer Anda pake PSU apa?"

Gak aneh kalo si A bilang dia pake UPS anu tapi komputer tetep mati / restart pas PLN mati, sedangkan si B pake UPS yang sama tapi gak merasa ada masalah. Yang bikin beda adalah kualitas aliran listrik di masing - masing lokasi.

Sebagai gambaran, kualitas listrik PLN di kantor Anda biasanya termasuk paling baik kalau kantor Anda ada di daerah perkotaan, pakai trafo sendiri (tiga fasa, daya terpasang di atas 200 KVA). Sedikit di bawahnya adalah yang tiga fasa tapi trafonya dipake rame - rame (daya terpasang 23 - 200 KVA). Di bawahnya lagi adalah yang instalasi PLN nya satu fasa (daya terpasang di bawah 23 KVA) tapi masih di daerah perkotaan. Yang paling parah kalo rumah Anda jauh dari kota, jauh dari jaringan tiga fasanya PLN. Masih mending kalo rumah Anda yang pertama narik kabel dari trafo satu fasanya (paling dekat ke trafo satu fasa).

Agak susah diprediksi kalo kantor Anda pake genset terus. Walopun kualitas aliran listrik dari PLN di negara kita belum terjamin, tapi masih ada standarnya lah. Pake genset sendiri lebih berpotensi menimbulkan masalah.

Sekedar sharing, kantor saya (toko retail) 12 jam kerja pake genset terus. Genset rakitan, seken pula (100 KVA). Walhasil banyak gangguannya seperti tegangan & frekuensi naik-turun. Komputer jadi sering mati / restart. Padahal semua udah pake Offline UPS yang untuk ukuran orang semarang termasuk "bermerk" dan "mahal" (600VA harga 900 ribuan). Yang paling gampang dilihat kalo pas pindah dari PLN ke genset atau sebaliknya, hampir pasti restart. Sama juga kalo pas lampu di ruangan keliatan kedip.

Mulai deh, PSU pada jebol (emang sih PSU abal - abal semua), harddisk gak kedetect, motherboard juga rusak. Awalnya saya kira kapasitas UPS kurang, jadi coba ganti yg kapasitas lebih gede (merk & tipe sama), ternyata gak ngaruh. Coba tipe lain, merk lain (yang setara), masih sama saja. Ditambah servo-motor AVR (abal - abal) juga sami mawon.

Akhirnya coba "merk internasional" yang "direkomendasikan", sampe sekarang udah lebih dari 2 tahun belum pernah bikin komputer restart apalagi mati kalo pas ada gangguan listrik. UPS nya masih yang jenis OFFLINE lho, juga outputnya masih "Stepped approximation to a sinewave". Harganya sekarang malah cuma 700 ribuan untuk 500VA. Kebetulan juga udah beberapa bulan ini kantor saya pake PLN terus, gensetnya standby ajah.

Peranan PSU jelas penting, karena arus listrik ke komponen - komponen PC itu diatur oleh PSU. Kesimpulannya, kalo mau ngetes kualitas UPS, cobalah di tempat yang kualitas jaringan listriknya paling jelek (biasanya di kampung / permukiman yang jauh dari pusat kota), pake PSU abal - abal yang paling murah. Baru ntar ketauan kualitas UPS nya.



UPDATE 6 MARET 2007


Menurut standar BS EN 62040-3:2001 ada tiga jenis UPS utama (istilah yg standar) :

1. VFI (Voltage and Frequency Independent)

Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output tidak dipengaruhi oleh tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Online UPS atau Double Conversion UPS.

2. VFD (Voltage and Frequency Dependent)

Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output dipengaruhi oleh (sama dengan) tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Standby UPS atau Offline UPS. Skema seperti gambar 3 diatas tapi tanpa filter.

3. VI (Voltage Independent)

Disebut demikian karena disertai filter/stabilizer/AVR sehingga tegangan output distabilkan, sedangkan frkuensi output nya tetap mengikuti frekuensi input. Menurut beberapa website UPS, ini yang disebut juga UPS Line-Interactive. Skemanya seperti gambar 3 diatas.

Sedangkan menurut website APC dan PC Guide, disebut UPS Line-Interactive bila dalam UPS tersebut konverternya hanya ada satu, sekaligus berfungsi sebagai Rectifier (AC-DC) dan juga Inverter (DC-AC). Skemanya seperti gambar dibawah ini.

http://img85.imageshack.us/img85/8175/resizeoflineinteractivetd4.jpg

Gambar 6 : Line-Interactive UPS (dengan single konverter menurut beberapa sumber)
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder


Adapun Ferroresonant-Standby UPS adalah Standby UPS yg transfer switch dan filter/stabilizer/AVR nya digantikan oleh sebuah ferroresonant transformer. Keuntungannya adalah Transfer Time yang lebih singkat (bisa diasumsikan 0 milidetik), karena bila arus listrik dari Primary Power Source putus tiba2, energi yg tersimpan di medan magnetik transformer tetap mensuplai listrik output sampai Secondary Power Source nya bekerja.

http://img337.imageshack.us/img337/9018/resizeofferroresonanthh3.jpg

Gambar 7 : Ferroresonant-Standby UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder


Saya berpendapat, Line-Interactive maupun Ferroresonant Standby UPS itu semua hanya varian dari Standby / Offline UPS, karena secara prinsip Primary Power Source nya adalah utility power (PLN). Tapi tentu saja penambahan fitur akan memperbaiki kinerja (kehandalan) UPS.

Baca juga :
- Tips Maintenance UPS (http://forum.chip.co.id/showpost.php?p=696432)
- Double-Conversion Online dan Delta-Conversion Online (http://forum.chip.co.id/showpost.php?p=834378)
- Tentang Receptacles (http://forum.chip.co.id/showpost.php?p=978802)


Referensi: http://www.pcguide.com, http://www.apc.com, http://www.riello-ups.co.uk

vob
14-11-2006, 08:39
Sticky

kebetulan, gua mau nanya
di rumah gua, voltasenya kalo hari minggu pagi bisa 240-250 Volt

kalo malam 220 - 230 volt

UPS gua APC 1000VA murni 600 watt
di tulis range voltase 190-260 volt

masalahnya power supply komputer gua merk enlight 400 watt, di tulisnya 220 Volt

Kira kira komputer gua bisa rusak ngak, kalo gua nyalain hari minggu pagi
soalnya bisa gua nyalain seharian.

Ini udah berlangsung hampir 1 tahun, selama ini sih, ngak masalah. :D

minta sarannya

kelelepdiairsusu
14-11-2006, 10:16
Sekedar sharing, kantor saya (toko retail) 12 jam kerja pake genset terus. Genset rakitan, seken pula (100 KVA). Walhasil banyak gangguannya seperti tegangan & frekuensi naik-turun. Komputer jadi sering mati / restart. Padahal semua udah pake Offline UPS yang untuk ukuran orang semarang termasuk "bermerk" dan "mahal" (600VA harga 900 ribuan). Yang paling gampang dilihat kalo pas pindah dari PLN ke genset atau sebaliknya, hampir pasti restart. Sama juga kalo pas lampu di ruangan keliatan kedip.

Mulai deh, PSU pada jebol (emang sih PSU abal - abal semua), harddisk gak kedetect, motherboard juga rusak. Awalnya saya kira kapasitas UPS kurang, jadi coba ganti yg kapasitas lebih gede (merk & tipe sama), ternyata gak ngaruh. Coba tipe lain, merk lain (yang setara), masih sama saja. Ditambah servo-motor AVR (abal - abal) juga sami mawon.
bro boleh tahu gak, ini yg di pake merek & type apaan?
(kalo takut mencemarkan suatu brand ttn, di PM juga gak papa kok)



Akhirnya coba "merk internasional" yang "direkomendasikan", sampe sekarang udah lebih dari 2 tahun belum pernah bikin komputer restart apalagi mati kalo pas ada gangguan listrik. UPS nya masih yang jenis OFFLINE lho, juga outputnya masih "Stepped approximation to a sinewave". Harganya sekarang malah cuma 700 ribuan untuk 500VA. Kebetulan juga udah beberapa bulan ini kantor saya pake PLN terus, gensetnya standby ajah.

yg ini juga pake merek & type apaan?
(kalo takut iklanin suatu brand ttn, di PM juga gak papa kok)
yg ini nih gw penasaran banget.

Gunawan_Y
14-11-2006, 10:36
Wew............
Panjang banget, hehehe, tp lumayan bermanfaat bwat aku...............
BTW, Bro zaqi88, mau tanya merk UPS yg "Merk Internasional" itu apa ya........
PM aku ya.......
Sama tolong tanya harga Online UPS dan Offline UPS bisa beda sampai berapa ya.....
Plz bls.....
Thanks.............

- inf3rn0 -
14-11-2006, 11:34
sama bro...tolong kasih tau gw merk yang bagus buat UPS tapi masih dibawah 1 jt...
FYI PSU gw TT pure power 680w 115-230v 10A....kira2 yang kuat pake UPS brp yah? makasih...

aw_kmy
14-11-2006, 13:25
Fuuh..panjang..info yang berguna:)

kebetulan, gua mau nanya
di rumah gua, voltasenya kalo hari minggu pagi bisa 240-250 Volt

kalo malam 220 - 230 volt

UPS gua APC 1000VA murni 600 watt
di tulis range voltase 190-260 volt

masalahnya power supply komputer gua merk enlight 400 watt, di tulisnya 220 Volt

Kira kira komputer gua bisa rusak ngak, kalo gua nyalain hari minggu pagi
soalnya bisa gua nyalain seharian.

Ini udah berlangsung hampir 1 tahun, selama ini sih, ngak masalah. :DBerarti aman;)

momokeke
14-11-2006, 13:49
Tergantung tipe upsnya bung...
untuk UPS yang ada AVRnya, ga masalah...

untuk Tipe UPS yang tidak ada build in AVRnya, maka biasanya saat terjadi over voltage, langsung backup ke battery...
(APC tipe tertentu tidak ada AVRnya)
jika ini terus terjadi maka lama kelamaan bisa merusak batere....
tapi apapun yang terjadi UPS akan berusaha membuat ouput voltage 220 +- toleransi dari jenis dan merk ups itu sendiri


jadi asal upsnya ga bolak balik pindha ke backup mode, ga ada masalah...

biasanya kalo pindah ke backup mode, switchnya bunyi dan indikator lampu UPS berubah...



Sticky

kebetulan, gua mau nanya
di rumah gua, voltasenya kalo hari minggu pagi bisa 240-250 Volt

kalo malam 220 - 230 volt

UPS gua APC 1000VA murni 600 watt
di tulis range voltase 190-260 volt

masalahnya power supply komputer gua merk enlight 400 watt, di tulisnya 220 Volt

Kira kira komputer gua bisa rusak ngak, kalo gua nyalain hari minggu pagi
soalnya bisa gua nyalain seharian.

Ini udah berlangsung hampir 1 tahun, selama ini sih, ngak masalah. :D

minta sarannya

momokeke
14-11-2006, 14:12
Masalah UPS offline restart bisa terjadi karena kesalahan pemilihan dari tipe dan spec UPS itu sendiri...

Dulu pernah mengalami problem yang sama...yakni begitu backup, computer restart...
setelah ditelusuri ternyata untuk UPS offline ada beberapa tipe spec...

walaupun output dari inverter ups offline tidak sinus, tapi tergantung dari spec upsnya, outputnya bisa dibagi menjadi
1. Square wave
2. Simulated step wave

Computer restart terjadi karena peak ouput voltage tidak mencukupi sehingga tidak dapat mencharge capacitor di komputer....(sekalipun rms valuenya mencukupi)
hasilnya adalah computer hang/ restart

hal ini terjadi pada ups dengan output square wave, karena peak square wave lebih rendah...

dimana untuk sinus, Peak = 1.4 x Rms
sedangkan untuk square wave peak = rms

nah, simulated step wave biasanya bisa mengobati masalah ini, karena walaupun tidak sinusoidal, tadi peaknya lebih tinggi dari square wave...

untuk ups online, masalah ini tidak akan pernah muncul...karena outputnya selalu sinus


Dulu soalnya sempat dapet pengalaman yang mirip...lalu setelah konsultasi dengan salah satu technical support pusat salah satu merk ups, disurvey, baru ketahuan penyebabya...

kalo berdasarkan pengalaman saya sich, pilih upsnya berdasar support dari ups itu sendiri...soalnya banyak tuh ups yang asal jual, tapi ga ngerti apa2x tentang ups itu sendiri...jadi asal jual aja...










bro boleh tahu gak, ini yg di pake merek & type apaan?
(kalo takut mencemarkan suatu brand ttn, di PM juga gak papa kok)


yg ini juga pake merek & type apaan?
(kalo takut iklanin suatu brand ttn, di PM juga gak papa kok)
yg ini nih gw penasaran banget.

log out
14-11-2006, 14:18
sama bro...tolong kasih tau gw merk yang bagus buat UPS tapi masih dibawah 1 jt...
FYI PSU gw TT pure power 680w 115-230v 10A....kira2 yang kuat pake UPS brp yah? makasih...

kalau merk ups yang termasuk bagus tuk di Ina gw masih tetap percaya APC.
Garansi 2 taon harga gak terlalu mahal.

aw_kmy
14-11-2006, 17:05
kalau merk ups yang termasuk bagus tuk di Ina gw masih tetap percaya APC.
Garansi 2 taon harga gak terlalu mahal.:iagree:

Tapi kalo di kantor wa smua kompi pake UPS merk ICA.

zaqi98
14-11-2006, 19:43
He he he, sebenernya saya udah pernah nyebut merk & tipe UPS nya di thread lain.

Oke deh. Ini tipe - tipe UPS yang saya anggap gagal mengatasi masalah listrik di kantor saya waktu kualitasnya masih parah - parahnya (pake genset full) :
- Sendon 500VA (harga sekarang 400 ribuan, tapi modelnya udah ganti)
- ICA CT 382B (Offline 600VA, harga sekarang 850 ribuan)
- ICA CT 682B (Offline 1200VA, harga sekarang 1,1 jutaan)
- ICA CT 602B (Offline 1200VA, harga sekarang 1,2 jutaan)

Walopun pake UPS itu, hampir pasti komputer restart pas listriknya dipindah dari PLN ke genset & sebaliknya. Padahal semua cuma dipake half-load. Saya gak bisa pastiin itu masalah Brownout atau Surge. Kalo pas lampu di ruangan kedip juga biasanya komputer restart. Tapi semua UPS itu gak bikin komputer mati / restart kalo dicabut kabel powernya dari stop kontak. Oiya, semua komputer kantor pake PSU abal - abal bawaan casing, paling banter PSU Simbadda yang 175 ribuan.

Saya gak bilang UPS merk ICA & Sendon jelek loh, mungkin tipe yang lain lebih bagus. Tipe - tipe itu pun mungkin sekarang udah banyak perbaikan (itu tahun 2003-2004). Lagipula, listrik di tempat Anda belum tentu separah di kantor saya waktu itu.

UPS "merk internasional" yang pertama saya beli adalah APC BR500i (Offline 500VA, harga waktu itu 900 ribuan, sekarang cuma 700 ribuan). Berikutnya nyoba APC SmartUPS SC620i untuk File Server (Offline 620VA, harga waktu itu 2,25 jutaan). Trus beli APC BR1000i dan sekennya APC SmartUPS VS1000 (Offline juga, tapi Pure Sinewave). Sampai sekarang semuanya belum pernah bikin komputer restart / mati. Memang ada PSU yang tau - tau mati (rusak), tapi itu emang udah dipake 3 tahunan.

Asal tau aja, di Semarang tuh UPS merk ICA udah "top banget". Mau cari yang merk APC atau Merlin Gerin, gak ada yang ready stock. Paling adanya APC BE-525 yang harga 400 ribuan. Apalagi yang namanya ONLINE UPS, bener - bener barang langka di Semarang. Semua UPS APC yang kantor saya punya harus order dari jakarta.

zaqi98
14-11-2006, 19:58
Sticky

kebetulan, gua mau nanya
di rumah gua, voltasenya kalo hari minggu pagi bisa 240-250 Volt

kalo malam 220 - 230 volt

UPS gua APC 1000VA murni 600 watt
di tulis range voltase 190-260 volt

masalahnya power supply komputer gua merk enlight 400 watt, di tulisnya 220 Volt

Kira kira komputer gua bisa rusak ngak, kalo gua nyalain hari minggu pagi
soalnya bisa gua nyalain seharian.

Ini udah berlangsung hampir 1 tahun, selama ini sih, ngak masalah. :D

minta sarannya


UPS punya bro yang tipe BR1000i ya? Kalo iya, itu udah cukup bagus. Saya belum banyak pengalaman soal PSU, tapi kayaknya kalo pake yang itu juga udah bagus. True Power nya UPS = 600W, maximum power nya PSU = 400W, tapi pasti gak kepake semua khan? Jadi dari sisi kapasitas UPS, sepertinya masih cukup.

Dari daftar pertanyaan saya, yang belum kejawab adalah "Seberapa sering alarm UPS nya bunyi?"

Kalo alarm UPS nya bunyi (beep), itu artinya Inverternya lagi kerja. APC seri RS seperti yang bro punya itu udah pake AVR & Surge Suppressor. AVR nya bisa diatur sensitivitasnya lewat software kok. Kalo mau aman ya pilih High Sensitivity. Batas kerja AVR nya juga bisa diatur kok (batas tegangan atas & batas tegangan bawah). Kalo tegangan PLN masih di dalam range itu, AVR nya yang kerja. Tapi kalo di luar range itu, Inverternya yang kerja.

Saya gak nyaranin untuk memperlebar range kerja AVR nya, ntar cepet rusak. Karena udah tau masalahnya adalah tegangan, mending pake AVR sebelum UPS. Pake yang servo-motor harga 100-200 ribuan aja cukup kok. Kalo emang parah banget paling - paling beberapa bulan sekali AVR yang luar itu mati, jadi harus servis. Kalo UPS nya harus RMA juga males khan?

Btw saya pribadi lebih suka UPS yang sering bunyi alarmnya (sering kerja inverternya) dibanding UPS yang tenang - tenang aja (di tempat yang sama). Karena keliatan itu berarti UPS nya bener - bener kerja.

zaqi98
14-11-2006, 20:14
Wew............
Panjang banget, hehehe, tp lumayan bermanfaat bwat aku...............
BTW, Bro zaqi88, mau tanya merk UPS yg "Merk Internasional" itu apa ya........
PM aku ya.......
Sama tolong tanya harga Online UPS dan Offline UPS bisa beda sampai berapa ya.....
Plz bls.....
Thanks.............


Sebagai gambaran, ini daftar harga dari website salah satu toko komputer di M2M.

APC BR1000i (Offline, Power Conditioning, Modified Squarewave) : Rp 1.385.000
APC SU1000i (Offline, Power Conditioning, Pure Sinewave) : Rp 3.865.000
APC SURT1000XLi (Online) : Rp 4.850.000

ICA CT682B (Offline, Power Conditioning, Modified Squarewave) : Rp 1.100.000
ICA ST531C (Online) : Rp 2.615.000

Itu semua 1000VA

zaqi98
14-11-2006, 20:26
:iagree:

Tapi kalo di kantor wa smua kompi pake UPS merk ICA.

Lhah, di atas khan udah ditulis. Yang penting adalah pertanyaan :
- "Seberapa parah aliran listrik di tempat Anda?"
- "Berapa jam UPS & komputer Anda nyala setiap hari?"
- "Seberapa sering alarm UPS Anda bunyi?"
- "Udah berapa lama UPS itu Anda pakai?"
dan yang gak kalah penting : "Komputer Anda pake PSU apa?"

Tipe UPS nya juga belum disebutin.
Ayo, semua boleh sharing. Tapi yang lengkap ya.

M0b1us
15-11-2006, 01:12
Nice thread....GRP meluncur....:)

M0b1us
15-11-2006, 01:14
Btw, yg mantep tuh kmr gw liat Merlin Gerin Pulsar tipe terbaru.
Dah true-online.....dan power factornya 0.9......mantep nian.
Cm sayang kykny blm msk di Indo :( Pengen.......:(

Liknya: http://www.mgeups.com/products/pdt230/smallups/pulsar/featben.htm

momokeke
15-11-2006, 03:47
Pengalaman pake:

UPS kecil:
1.UPS Laplace MPX 1000 Online , LCD display online ups
-> kualitas top, harganya cuma agak mahal...
2. Phasor 600 va, sempet pake, cuma sekarang udha diganti yang online
-->Budget UPS offline terbaik dari segi harga dan kualitas

3. MGE pulsar 1200va

4.Socomec Enterprize 1000va

5.APC Smart 1000va...tapi lupa tipenya...
ups oke, software monitoringnya sip punya...cuma sayang harganya mencekik leher...
6. Prolink & Nexus 600va....wow ga berani coba lagi deh....udah kualitas barang ga karuan, yang jualnya sendiri juga ga tau apa2x tentang ups..


UPS sedang:
1. Laplace H series 6KVA, online ups


Ups gede
-MGE Galaxy PW 20KVA
-Socomec Delphys 80KVA

dari semua ups yang pernah saya pake, semuany abandel dan tahan lama...kecuali prolink & nexus

Secara garis besar, menurut pendapat saya pribadi, dari segi kualitas, MGE dan Socomec paling TOP....Kalo diantara 2 ini saya pilih Socomec karena technical supportnya jauh lebih bagus dan meyakinkan...
sayangnya untuk ups premium ini , serie ups kecilnya harganya tidak begitu kompetitif

APC upsnya oke...cuma lama2x saya beralih ke Laplace, karena untuk harga yang sama, bisa dapet kualitas ups serie yang lebih bagus...

saran saya sich kalo beli ups jangan ngasal...kalo belinya asal murah doank, upsnya mahalan bisa jadi mubazir...

terutama buat kantoran, konsiderasi yang cukup penting dalam memilih ups adalah service centernya....technical support yang kuat bakalan sangat membantu...terutama buat kantoran....bakalan susah deh kalo after sales servicenya jelek...

beli ups sama aja kaya beli asuransi...butuh butuh ga butuh...

fungsinya baru keliatan kalo ada ancaman datang...hehehe

zaqi98
15-11-2006, 06:18
Btw, yg mantep tuh kmr gw liat Merlin Gerin Pulsar tipe terbaru.
Dah true-online.....dan power factornya 0.9......mantep nian.


Pengen juga. Harganya pun pasti manteb nian. :p

zaqi98
15-11-2006, 07:22
Very nice, bro Momo. Trims juga untuk masukan sebelumnya.

Yang Prolink, adek saya pake untuk kamar kos di Jogja juga gak nyampe setaun udah gak berfungsi.

Laplace Phasor 600VA sekarang harganya berapaan ya?
Trus kalo liat harga di bhinneka, kayaknya MGE malah lebih mahal daripada APC ya untuk kelas yang kira2 sama.

Kalo untuk skala sedang & besar saya gak bisa ikutan sharing. Gak ada pengalaman babar blas.

Saya cenderung pake 1 UPS untuk 1 kompie, maksimal 2 kompie lah. Pendapat saya, kalo dibebani macem2, antar beban itu bisa saling mempengaruhi. Maksudnya UPS nya cuma mengcondition listrik dari input, tapi gak mengcondition antar output. Setau saya antar output receptacles di UPS itu gak independen. Pendapat bro Momo gimana?

Btw kayaknya aliran listrik di tempat bro Momo kayaknya gak parah ya? Pake PLN 3 fasa?



saran saya sich kalo beli ups jangan ngasal...kalo belinya asal murah doank, upsnya mahalan bisa jadi mubazir...

terutama buat kantoran, konsiderasi yang cukup penting dalam memilih ups adalah service centernya....technical support yang kuat bakalan sangat membantu...terutama buat kantoran....bakalan susah deh kalo after sales servicenya jelek...

beli ups sama aja kaya beli asuransi...butuh butuh ga butuh...

fungsinya baru keliatan kalo ada ancaman datang...hehehe

Setuju banget. Cost dari produktivitas yang hilang bisa gede banget (pengalaman sih, he he).

Sayang di kantor sekarang pake PLN terus, trafonya 3 fasanya cuma dipake berdua. Gensetnya jarang nyala, test-drive UPS nya jadi gak maksimal.

vob
15-11-2006, 10:18
UPS punya bro yang tipe BR1000i ya? Kalo iya, itu udah cukup bagus. Saya belum banyak pengalaman soal PSU, tapi kayaknya kalo pake yang itu juga udah bagus. True Power nya UPS = 600W, maximum power nya PSU = 400W, tapi pasti gak kepake semua khan? Jadi dari sisi kapasitas UPS, sepertinya masih cukup.

Dari daftar pertanyaan saya, yang belum kejawab adalah "Seberapa sering alarm UPS nya bunyi?"

Kalo alarm UPS nya bunyi (beep), itu artinya Inverternya lagi kerja. APC seri RS seperti yang bro punya itu udah pake AVR & Surge Suppressor. AVR nya bisa diatur sensitivitasnya lewat software kok. Kalo mau aman ya pilih High Sensitivity. Batas kerja AVR nya juga bisa diatur kok (batas tegangan atas & batas tegangan bawah). Kalo tegangan PLN masih di dalam range itu, AVR nya yang kerja. Tapi kalo di luar range itu, Inverternya yang kerja.

Saya gak nyaranin untuk memperlebar range kerja AVR nya, ntar cepet rusak. Karena udah tau masalahnya adalah tegangan, mending pake AVR sebelum UPS. Pake yang servo-motor harga 100-200 ribuan aja cukup kok. Kalo emang parah banget paling - paling beberapa bulan sekali AVR yang luar itu mati, jadi harus servis. Kalo UPS nya harus RMA juga males khan?

Btw saya pribadi lebih suka UPS yang sering bunyi alarmnya (sering kerja inverternya) dibanding UPS yang tenang - tenang aja (di tempat yang sama). Karena keliatan itu berarti UPS nya bener - bener kerja.

Terima kasih atas informasinya bro
tapi gua mau nanya lagi bolehkan :D

1. typenya memang BR1000i, cuma kepakai 260 watt kalo lagi maen game.
2. UPS nya jarang bunyi ( sebulan cuma bunyi sekali dua kali ), kadang
kadang aja.
gua colokin analog voltmeter ke UPS, di voltmeternya
tertulis 240-250 volt kalo hari minggu pagi.
Kalo gua coba pake tenaga baterenya tertulis 230volt.

Jadi bingung, kenapa ya UPSnya ngak bisa menstabilkan voltasenya
padahal di menunya tertulis AVR sensitivitas 190-260 volt :confused:

3. Kalo di bilang butuh AVR tambahan sebelum UPS, jadi maksudnya AVR
yang terintegrasi dari UPS kurang bagus ya :confused:

dulu sebelum gua ganti APC, gua pernah kejadian UPSnya meledak (ledakan ringan disertai percikan api), gara gara voltasenya rumah sering drop (190 volt) , tapi sekarang voltase rumah malah over :confused:

terima kasih sebelumnya

zaqi98
16-11-2006, 09:08
1. typenya memang BR1000i, cuma kepakai 260 watt kalo lagi maen game.
2. UPS nya jarang bunyi ( sebulan cuma bunyi sekali dua kali ), kadang
kadang aja.
gua colokin analog voltmeter ke UPS, di voltmeternya
tertulis 240-250 volt kalo hari minggu pagi.
Kalo gua coba pake tenaga baterenya tertulis 230volt.

Jadi bingung, kenapa ya UPSnya ngak bisa menstabilkan voltasenya
padahal di menunya tertulis AVR sensitivitas 190-260 volt :confused:

3. Kalo di bilang butuh AVR tambahan sebelum UPS, jadi maksudnya AVR
yang terintegrasi dari UPS kurang bagus ya :confused:

dulu sebelum gua ganti APC, gua pernah kejadian UPSnya meledak (ledakan ringan disertai percikan api), gara gara voltasenya rumah sering drop (190 volt) , tapi sekarang voltase rumah malah over :confused:

terima kasih sebelumnya

Perlu diingat, standar tegangan UPS APC = 230 volt. Mungkin semua UPS merk internasional standar tegangannya segitu, bukan 220 volt kayak di Indonesia (of course, kecuali yang versi 110 volt). PSU Enlight nya walopun ditulis 220 volt, saya yakin toleransinya cukup besar.
Kalo 230 volt sih pasti masuk. PSU laen banyak yang 230 volt kok.

So, kalo tegangan PLN 240-250 volt saya rasa masih masuk range normalnya UPS APC. Moga-moga juga masih masuk range normalnya PSu Enlight.

Tapi supaya lebih yakin, di software PowerChute menu Configuration - Voltage, angka High Transfer Voltage (If AC utility voltage goes above) nya diset paling rendah (paling dekat 230 volt), angka Low Transfer Voltage (If AC utility goes below) nya diset paling tinggi (paling dekat 230 volt).

Trus di menu Configuration - Sensitivity, yg ada pilihan Low/Medium/High, pilih yang High. Tambah AVR servo motor sebelum UPS.

Saya yakin AVR internalnya APC cukup bagus. Tapi ya itu, yg mungkin sedikit jadi masalah standarnya 230 volt (terbukti khan kalo pas inverternya kerja). Sedangkan PSU nya 220 volt, jadi kalo untuk APC tegangannya masih oke, untuk Enlight mungkin gak oke. Selain itu, AVR internalnya pasti jenis relay (sirkuit).

AVR relay / sirkuit biasanya emang gak terlalu sensitif. Misalnya dia baru bereaksi kalo perubahannya 10 persen. Baca deh di manual APC nya, kalo gak salah default 12 persen. Tapi kalo yg servo motor, perubahan sedikit aja (mungkin 5 volt) udah menyesuaikan (kedengeran suara motornya kok).

Dulu waktu saya kos di bandung, kalo sore tegangan PLN turun ampe 170 volt. Saya pake AVR servo motor harga 100 ribuan. Tiap 2 bulan sekali AVR nya tewas, harus servis abisnya 30 ribu.

Oiya, khan katanya sebulan UPS nya cuma bunyi alarmnya paling 2 kali. Coba deh sekali - sekali liat di menu Monitor System - Performance. Juga di menu Monitor System - Current Status (yg ada Last transfer to battery was caused by). Ntar bisa tau di tempat bro sebenernya masalah listriknya apa.

Seperti kata bro Momokeke, monitoring software nya APC sip punya. ;)

radio
16-11-2006, 09:32
@TS & all

ane sdh punya UPS prolnk pro 600va dr thn 2k4. {taukan tipe ini?? :)}
skrg pc make psu real 360w+CRT 17 yg 120w yg dicolok smua ke UPS!
1. ampe skrg psu masih OK, tp jk ane mau ganti psu ke real 400/430watt, masih kuat gak sih ups ane?
ato mestu ganti UPs ke 1200va???
2. di temen, make ups tipe+merk sama, tp dia make psu real 400w+ CRt 17 120w, upsnya sdh megap2, kok bs ya??? akibatnya colokan CRT dipindah ke stabilizer, jadinya tiap kali listrik down/mati, CRT nya ikut mati.
3. daya total watt di rumah sdh maximal 2000watt, dgn 4 sekring.
dgn sistem ane sekarang, kok listrik mudah mati ya? pdhal tetangga yg lain tak masalah dgn listrik?? :(
4. sori jd berbahasa "listrik" banget...?! :D

vob
16-11-2006, 17:25
@zaqi98
terima kasih atas semua infonya yang lengkap :)
baru saja saya mendapatkan info dari teman saya, yang mengatakan, kerja AVR dan UPS sebenarnya sangat maksimal jika total watt yang ada di rumah kita lebih kecil dengan total watt yang di dukung AVR atau UPS yang kita pakai. :rolleyes:
Untuk tips yang memberitahukan agar melihat monitor system, pasti saya kerjakan,
terima kasih sekali lagi :D

@radio
setahu gua 600VA , murninya sekitar 360 watt.
120 watt monitor CRT itu hanya saat awal startnya aja, mungkin dalam pemakaian realnya sekitar 100 watt ( CMIIW)

kalo PSU 360 Watt, maksudnya maksimal kekuatannya 360 watt.
Dalam hal ini tergantung total komponen yang ada dalam komputer anda
dan watt akan meningkat saat anda menggunakan program yang "berat" contohnya game "modern saat ini.

Dengan kata lain , selama total energi yang di perlukan komputer tidak melebihi kapasitas watt PSU, maka termasuk normal.
coba googling , ada kok program yang bisa menghitung total watt dalam komponen pc kita ;)

kalo mau aman, saya sarankan, ganti UPS yang wattnya lebih tinggi.

coba periksa apa ada komponen listrik yang menggunakan daya listrik yang kuat saat anda menggunakan komputer. ( AC, TV, RIceCooker, dlll )
harus di hitung semuanya :)

mungkin yang lebih senior bisa menambahkan.

terima kasih, semoga membantu

zaqi98
17-11-2006, 05:47
Nah, itu udah dijawab ama bro vob. :)

Tapi saya ada yang binun nih.



baru saja saya mendapatkan info dari teman saya, yang mengatakan, kerja AVR dan UPS sebenarnya sangat maksimal jika total watt yang ada di rumah kita lebih kecil dengan total watt yang di dukung AVR atau UPS yang kita pakai. :rolleyes:

...
kalo mau aman, saya sarankan, ganti UPS yang wattnya lebih tinggi.

coba periksa apa ada komponen listrik yang menggunakan daya listrik yang kuat saat anda menggunakan komputer. ( AC, TV, RIceCooker, dlll )
harus di hitung semuanya :)


Maksudnya kalo di rumah pake PLN 2200VA (dan setelah diitung-itung ternyata hampir kepake semua), sebaiknya untuk komputernya pake UPS di atas 2200VA gitu? :confused:

vob
17-11-2006, 08:08
maksud gua,
kalo si bro radio ngak mau ambil resiko akibat UPSnya overload, mendingan beli UPS yang wattnya lebih tinggi, sehingga total watt PSU sama Monitor bisa di "cover" oleh UPS yang baru :)

kalo beli UPS yang 2200VA, bisa tekor :D

--------------------

kalo masalah tentang AVR atau UPS yang mempunyai total watt lebih tinggi dari watt rumah, maksudnya ( kata teman gua loh ) biar kerjanya lebih maksimal.

Soalnya dia (teman gua ) listrik di rumahnya 4400 watt, voltasenya sering turun (180-200 volt ), dulu dia pake beberapa AVR 500VA untuk PC dan alat electronik, namun masih belum bisa "ngangkat" voltase jadi 220-230 volt
Akhirnya dia beli AVR MATSUNAGA 5000 watt,

( langsung di sambung dari kepala listrik ) di baru bisa ngangkat ke 220 volt.

JAdi semua aliran listrik di rumah dia sangat stabil, Harganya AVRnya 4 jutaan loh :cool:

-----------

:):):)

bennix
17-11-2006, 08:51
Thank You bro, thread yang sangat membantu :thumb: for TS.

Btw, TS mau tanya kalau UPS APC gue colok langsung ke Stabilitator Matsunaga gue ada masalah ga?atau bagusan ngambil langsung dari PLN?karena klo ambil dari stavolt,gue rasa ada konfigurasi yang bakal bentrok.

Btw lagi, UPS Rackmount yang bagus apa yah?

momokeke
17-11-2006, 09:40
Perlu diingat, standar tegangan UPS APC = 230 volt. Mungkin semua UPS merk internasional standar tegangannya segitu, bukan 220 volt kayak di Indonesia (of course, kecuali yang versi 110 volt). PSU Enlight nya walopun ditulis 220 volt, saya yakin toleransinya cukup besar.
Kalo 230 volt sih pasti masuk. PSU laen banyak yang 230 volt kok.

Wah, UPS itu standar teganganya buat indo musti 220.....Distributornya mustinya ngeset jadi 220....bukan dibiarin tetep 230....apalagi merk international....musti tetep 220....kalo sampe terbengkalai tetep 230, itu tandanya technical supportnya payah...musti complain tuh sama yang jual!


ato bisa juga upsnya BM, jadi belon diset sesuai kondisi di indo

M0b1us
17-11-2006, 12:09
Thank You bro, thread yang sangat membantu :thumb: for TS.

Btw, TS mau tanya kalau UPS APC gue colok langsung ke Stabilitator Matsunaga gue ada masalah ga?atau bagusan ngambil langsung dari PLN?karena klo ambil dari stavolt,gue rasa ada konfigurasi yang bakal bentrok.

Btw lagi, UPS Rackmount yang bagus apa yah?
Pake MGE aj pak.....dan MGE setau gw outputnya itu bisa kita atur sendiri mo 220, 230, 240V semuanya bisa....tinggal di set aj.:)

radio
17-11-2006, 14:34
@zaqi98
terima kasih atas semua infonya yang lengkap :)
baru saja saya mendapatkan info dari teman saya, yang mengatakan, kerja AVR dan UPS sebenarnya sangat maksimal jika total watt yang ada di rumah kita lebih kecil dengan total watt yang di dukung AVR atau UPS yang kita pakai. :rolleyes:
Untuk tips yang memberitahukan agar melihat monitor system, pasti saya kerjakan,
terima kasih sekali lagi :D

@radio
setahu gua 600VA , murninya sekitar 360 watt.
120 watt monitor CRT itu hanya saat awal startnya aja, mungkin dalam pemakaian realnya sekitar 100 watt ( CMIIW)

kalo PSU 360 Watt, maksudnya maksimal kekuatannya 360 watt.
Dalam hal ini tergantung total komponen yang ada dalam komputer anda
dan watt akan meningkat saat anda menggunakan program yang "berat" contohnya game "modern saat ini.

Dengan kata lain , selama total energi yang di perlukan komputer tidak melebihi kapasitas watt PSU, maka termasuk normal.
coba googling , ada kok program yang bisa menghitung total watt dalam komponen pc kita ;)

kalo mau aman, saya sarankan, ganti UPS yang wattnya lebih tinggi.

coba periksa apa ada komponen listrik yang menggunakan daya listrik yang kuat saat anda menggunakan komputer. ( AC, TV, RIceCooker, dlll )
harus di hitung semuanya :)

mungkin yang lebih senior bisa menambahkan.

terima kasih, semoga membantu

ane pusingnya sejak make CRt 17 listrik di rumah bs padam mendadak, apalg pas main gem2 full 3D.
walhasil, gak bs main gem di malam hari...
rumah ane gak ada AC!!
daya trbesar rumah ya dr pc ane ini...

makanya tiap kali mau bl PSU real 400w, jd pusing sndiri...
mengingat watt rumah ngepas habis, apalg daya back up UPS ane... :(

pliz, help me, what should i do know/next???

vob
17-11-2006, 18:57
@radio

solusinya
1.kalo mau main game, coba matikan alat listrik yang tidak perlu
2. Pake notebook :D
3. Tambah daya listrik

zaqi98
18-11-2006, 13:42
@radio

solusinya
1.kalo mau main game, coba matikan alat listrik yang tidak perlu
2. Pake notebook :D
3. Tambah daya listrik

Alternatif laen (mungkin lho): ganti pake Online UPS yang kapasitasnya lebih tinggi. Karena Rectifier UPS hanya berfungsi untuk mencharge baterai UPS, sedangkan output ditangani oleh Inverter, pada saat baterainya udah penuh mestinya kuat arus yang diperlukan Rectifier bisa lebih kecil daripada kuat arus yang dihasilkan oleh Inverter.

Bener gak ya? :confused: Yang tau elektronika mungkin bisa bantu?:confused:

zaqi98
18-11-2006, 13:52
Setelah aduk-aduk archive CHIP Forum, baru tau ternyata bro Momokeke ini "veteran" soal UPS. Jadi ngerasa "ngelangkahin" nih, he he. Tapi jadi ada kesempatan untuk nimba ilmu nih.
Ini threadnya : http://www.chip.co.id/forum/showthread.php?t=1949

Tapi disitu penjelasannya masih sepotong - sepotong. Kenapa dulu gak di-sticky ama moderator ya? Ampe sekarang ada aja yg nanya soal UPS yang basic2. Saya juga dulu harus aduk2 website di luar negeri.

Bro Momo, pertanyaan saya yang di atas kok belum dijawab ? Sekalian ditambahin ya:
1. Saya cenderung pake 1 UPS untuk 1 kompie, maksimal 2 kompie lah. Pendapat saya, kalo dibebani macem2, antar beban itu bisa saling mempengaruhi. Maksudnya UPS nya cuma mengcondition listrik dari input, tapi gak mengcondition antar output. Setau saya antar output receptacles di UPS itu gak independen. Pendapat bro Momo gimana?
2. Kalo emang yang bikin PC tetep restart pada saat pindah ke battery backup itu adalah masalah peak voltage, kenapa PC gak restart kalo kabel powernya UPS dicabut manual dari stop kontak? :confused:
3. Apa memang penyesuaian output UPS dari 230 volt jadi 220 volt itu diperlukan? Mengingat alat2 elektronik sekarang (termasuk PSU, monitor, printer) pada umumnya punya spesifikasi "wide input voltage range". Saya sekarang punya PSU Silverstone Strider (bukan BM loh) juga tulisannya 230 volt. :confused:

Mohon pencerahannya. :)

zaqi98
18-11-2006, 14:04
Btw, TS mau tanya kalau UPS APC gue colok langsung ke Stabilitator Matsunaga gue ada masalah ga?atau bagusan ngambil langsung dari PLN?karena klo ambil dari stavolt,gue rasa ada konfigurasi yang bakal bentrok.

Maksudnya bentrok antara spec 220 volt & 230 volt? Kayaknya nggak deh. Stabilizer Matsunaga (yang asli) itu kalo dari cerita CHIPers laen khan termasuk berkualitas tinggi (dan juga berharga tinggi tentunya :D ) . Yang servo-motor khan? Jadi anggap aja outputnya bisa dijamin 220 volt. Walopun APC (punya ente yang BR1500i khan?) specnya 230 volt, tapi input 230 volt itu saya yakin masih masuk range normalnya.

Lagian tergantung spec PSU nya juga. Kalo input PSUnya diset 110 volt ya pasti jebol, he he :D


Btw lagi, UPS Rackmount yang bagus apa yah?
Wah, kalo yang ini saya gak ada pengalaman babar blas. Emang ente punya racknya?:p

smiling_man
19-11-2006, 02:53
Alternatif laen (mungkin lho): ganti pake Online UPS yang kapasitasnya lebih tinggi. Karena Rectifier UPS hanya berfungsi untuk mencharge baterai UPS, sedangkan output ditangani oleh Inverter, pada saat baterainya udah penuh mestinya kuat arus yang diperlukan Rectifier bisa lebih kecil daripada kuat arus yang dihasilkan oleh Inverter.

Bener gak ya? :confused: Yang tau elektronika mungkin bisa bantu?:confused:

maksudnya gimana sih? gw ga seberapa paham. Rectifier - Inverter kan bekerja secara terpisah. Ga terpengaruh satu sama laen :confused:.

Yang satu konverter AC-DC (Rectifier), yang laen konverter DC-AC (Inverter). Rangkaiannya terpisah, terus hubungannya apa dunk? :confused:

BTW, grp buat TS karena sudah bersusah payah mengumpulkan artikel yang bagus :thumb:

zaqi98
19-11-2006, 10:52
maksudnya gimana sih? gw ga seberapa paham. Rectifier - Inverter kan bekerja secara terpisah. Ga terpengaruh satu sama laen :confused:.

Yang satu konverter AC-DC (Rectifier), yang laen konverter DC-AC (Inverter). Rangkaiannya terpisah, terus hubungannya apa dunk? :confused:

Tadinya maksud saya gini :

Kerja Inverter khan terpisah dari kerja Rectifier. Secara kasar, Online UPS itu khan seperti power generator kecil.

Kalo di Offline UPS pada kondisi normal khan cuma meneruskan listrik PLN. Jadi kalo daya terpasang di rumah cuma 1300VA, gak mungkin ngidupin 5 kompie yang ngabisin daya 1500VA pake Offline UPS 1500VA.

Lha kalo pake Online UPS 1500VA (asal baterainya udah penuh baru dibebanin) kira2 bisa apa nggak? Khan dia nggak meneruskan listrik PLN, tapi mengkonversinya jadi DC untuk mencharge baterai.

Singkatnya :
Di Offline UPS beban 1500VA --> input = 1500VA
Di Online UPS beban 1500VA --> input < 1500VA kalo baterainya udah penuh

He he, setelah saya pikir2 tetep nggak bisa ya? Soale nanti baterainya abis.:o

Btw bro smiling_man nulis di thread sebelah gini :

Laplace Positron tu gelombangnya lebih sinus daripada Phasor. Konektornya universal. Ga pake software :p udah ada meterannya sendiri di UPSnya :)

Apa yakin lebih sinus? Kalo liat di websitenya Laplace, Positron itu kelas paling bawah (di bawahnya Phasor). Gak ada LCDnya pula. Jangan2 yang bro liat itu bukan tipe Positron.:confused:

zaqi98
19-11-2006, 11:54
Oiya, mungkin ada rekan2 CHIPers yang bisa bantu jawab pertanyaan2 saya di atas? Itu bukan cuma untuk bro Momo loh. :)

Mohon pencerahannya. :)

j2spirit
19-11-2006, 15:04
mo nanya apa yang terjadi kalo kita make daya lebih dari yang ditoleransi UPS.

misalnya punya UPS 600VA(360W, efisiensi 60%), tapi dipake buat rig yang kira2 ngabis >360W (termasuk monitor CRT soalnya).

M0b1us
19-11-2006, 15:41
mo nanya apa yang terjadi kalo kita make daya lebih dari yang ditoleransi UPS.

misalnya punya UPS 600VA(360W, efisiensi 60%), tapi dipake buat rig yang kira2 ngabis >360W (termasuk monitor CRT soalnya).
Ga napa2.....cm beda wkt battery modenya jd lbh singkat aj......kl biasanya tahan 5 menit....mgk jd cuma tahan 2-3 menit. Tp toh kan kl lampu mati....lu bisa buru2 save dan shutdown kompie......jd no probs at all....:)

zaqi98
19-11-2006, 15:49
mo nanya apa yang terjadi kalo kita make daya lebih dari yang ditoleransi UPS.

misalnya punya UPS 600VA(360W, efisiensi 60%), tapi dipake buat rig yang kira2 ngabis >360W (termasuk monitor CRT soalnya).

Koreksi dulu ya. Yang 60% (0,6) itu Power Factor. Setau saya efisiensi itu punya definisi yang lain. Mungkin yang paham elektro bisa jelasin.

Nah, sekarang soal overload. Tinggal jenis UPSnya, Offline atau Online?
Kalau Online UPS sih pasti nggak mau nyala kalau overload. Tapi kalo Offline UPS, harusnya juga nggak mau nyala. Paling nggak alarmnya ngasih warning. Nggak tau kalo UPS murahan. Masalahnya fitur Overload Protection itu nggak semua UPS punya.

Mungkin pertanyaannya, kalo pake Offline UPS tapi nekat overload (dan kebetulan UPS nya mau nyala) apa akibatnya? Kalo pas PLN mati (pake battery backup) harusnya komputer juga ikut mati wong baterainya nggak bisa mensuplai kuat arus yang diperlukan. Soal ngerusak atau nggak, tergantung UPS kualitas nya juga sih.

Oiya, yang bro Mobi bilang itu juga bener. Kalaupun tokh mau nyala, efek minimal adalah backup time nya lebih pendek. Orang di tipi bilang : "Don't try this at home !":D

zaqi98
19-11-2006, 16:50
Baru inget. Nambahin ya.

Kalo beban yang dipasang di UPS itu melebihi kapasitasnya, yang overload khan bukan cuma Inverternya, tapi juga AVRnya.

Walopun gak ada fasilitas Overload Protection, hampir pasti tiap UPS (juga AVR) punya circuit breaker untuk membatasi arus yang lewat. Kalo nggak ada ini ya parah banget tuh UPS. Circuit breaker nya bisa yang keliatan di luar, bisa di dalam. Bisa yang bentuknya kayak sekering mobil (kalo putus diganti), bisa juga yang resettable (kayak MCB di rumah tapi model tombol).

Kalo UPS APC seri RS & seri SmartUPS yang saya punya pake resettable circuit breaker untuk mencegah overload (fitur overload protection). Jadi kalo beban yang dipasang melebihi kapasitasnya, pasti mati. Tapi yang merk ICA (tipe CT-382B / CT-682B) pakai sekering biasa di luarnya. Saya gak ingat apakah ampere sekeringnya itu pas kapasitas UPS atau dilebihin.

Pendapat saya, lebih bagus UPS yang kalo overload nggak mau nyala (ada fitur overload protection), seperti yang udah dibahas di depan (tentang Run Time Chart). Karena itu berarti UPS nya berfungsi optimal. Kalo misalnya UPS APC yang saya pakai itu boleh overload trus di softwarenya bisa ngitung sendiri kuat berapa menit nyalanya khan lucu, he he. :D

Btw bro Mobi pakai MGE khan? Sharing juga dong.. :)

M0b1us
19-11-2006, 17:21
Skrg pake APC 500VA utk sementara.

MGE 750VA dah dijual ke bro Qwertii. Sewaktu pake MGE blm sempet mati lampu......

si_yoyo
19-11-2006, 17:34
Wow, panduan yg sangat bagus :thumb: GRP 4 TS ;)

to admin/supermod: Vote for sticky !

zaqi98
19-11-2006, 19:42
Skrg pake APC 500VA utk sementara.

MGE 750VA dah dijual ke bro Qwertii. Sewaktu pake MGE blm sempet mati lampu......

APC & MGE nya yang tipe apa ya? Mungkin bisa bandingin softwarenya?
Saya penasaran ama MGE nih. :)

@si_yoyo : trims :)

Robben
19-11-2006, 21:41
gw pake prolink pro600p 600 va dan voltage range 140-285v + stavol 1000w yang voltage range 110-220v...da pake 5 bln so far so good...man knapa ya kalo pln blackout my kompie restart beda bgt pas kalo steker stavol gw cabut malah kaga restart...bahkan kl tegangan nga kuat alias sikring turun juga kaga restart...binun gw:confused::confused::confused:

M0b1us
19-11-2006, 21:57
APC & MGE nya yang tipe apa ya? Mungkin bisa bandingin softwarenya?
Saya penasaran ama MGE nih. :)

@si_yoyo : trims :)
APC gw tipe BP 500......UPS jaman jebot 5 taon yg lalu.
MGE tipe ellipse ASR 750VA. Dua2nya ga pernah gw install softwarenya. Males....:D

radio
20-11-2006, 11:55
Baru inget. Nambahin ya.

Kalo beban yang dipasang di UPS itu melebihi kapasitasnya, yang overload khan bukan cuma Inverternya, tapi juga AVRnya.

Walopun gak ada fasilitas Overload Protection, hampir pasti tiap UPS (juga AVR) punya circuit breaker untuk membatasi arus yang lewat. Kalo nggak ada ini ya parah banget tuh UPS. Circuit breaker nya bisa yang keliatan di luar, bisa di dalam. Bisa yang bentuknya kayak sekering mobil (kalo putus diganti), bisa juga yang resettable (kayak MCB di rumah tapi model tombol).

Kalo UPS APC seri RS & seri SmartUPS yang saya punya pake resettable circuit breaker untuk mencegah overload (fitur overload protection). Jadi kalo beban yang dipasang melebihi kapasitasnya, pasti mati. Tapi yang merk ICA (tipe CT-382B / CT-682B) pakai sekering biasa di luarnya. Saya gak ingat apakah ampere sekeringnya itu pas kapasitas UPS atau dilebihin.

Pendapat saya, lebih bagus UPS yang kalo overload nggak mau nyala (ada fitur overload protection), seperti yang udah dibahas di depan (tentang Run Time Chart). Karena itu berarti UPS nya berfungsi optimal. Kalo misalnya UPS APC yang saya pakai itu boleh overload trus di softwarenya bisa ngitung sendiri kuat berapa menit nyalanya khan lucu, he he. :D

Btw bro Mobi pakai MGE khan? Sharing juga dong.. :)

berarti jk ane msh brtahan make prolnk pro 600va dipake tuk psu 400w+crt 120w, ngos2an/bahaya donk??? :eek:
duit gak cukup tuk beli ups 1200va/nambah daya listrik rumah...! :(

gimana nih...., pliz help.... :(

momokeke
20-11-2006, 12:45
Saya coba jawab yah pertanyaan bung zagi....

1. Load UPS tidak masalah jika dicampur macam2x...hanya perlu dingat saja agar tidak melebih kapasitas....untuk ups besar biasanya justru 1 ups dipakai untuk mengcover beberapa computer/server...
karakteristic load mungkin jadi lebih sulit untuk dianalisa,tetapi hal ini seharusnya tidak menganggu kinerja ups secara umum...

ada beberapa kasus tertentu mungkin, dimana sifat load mengurangi kinerja ups, akan tetapi biasanya tidak begitu signifikan untuk ups kecil...

Tapi harap diingat, sebaiknya beban2x yang penting saja yang dicover ke ups....printer dan kebutuhan2x lainnya yang kurang esensial bisa dihindari, untuk mengurangi kapasitas beban...
NOTE: Printer laser tarikan arus pertamanya besar sewaktu pemanasan/ mulai bekerja...sehinggi sebaiknya tidak dibackup dengan ups, sekalipun power rating averagenya cukup....kalo memang benar2x butuh, harus dikonsultasikan dengan vendor ups pilihan masing2x, agar dapat dipilihakan ups yang sesuai....


2. Masalah: Computer restart sewaktu terjadi blackout, tetapi sewaktu input pln dicabut, tidak restart

--> Masalah ini kemungkinan terjadi karena ups tidak dilengkapi avr.

Saat terjadi blackout, voltase listrik tidak drop drop 220 menjadi 0 langsung.....yang sering terjadi adalah voltase listrik turun secara bertahap, baru lalu menjadi 0.
Pada saat voltase drop secara bertahap, ada saatnya computer mengalami under voltage untuk sesaat, tetapi switch belum sempat tranfer ke batere, karena threshold voltage untuk tranfer belon tercapai...Hal ini yang biasanya menyebabkan computer restart...
untuk ups yang dilengkapi avr, hal ini tidak terjadi karena sewaktu terjadi drop voltase langsung diboost oleh ups..

Ditambah lagi jika kualitas ups yang kurang baik/ under spec, dimana peak output voltagenya rendah...hal ini juga bisa menambah masalah computer restart


Lain halnya sewaktu input pln dicabut, voltase listrik turun secara langsung...dari 220 menjadi 0 dalam waktu sangat singkat...sehingga Switch ups offline langsung mendeteksi untuk backup, dan computer mengalami under voltage untuk waktu yang lebih singkat....dalam hal ini hanya transfer time ups yang berpengaruh...


3. output ups sebaiknya diset berdasarkan standar voltase yang berlaku...hal ini untuk menhindari kejadian yang tidak diinginkan sewaktu load sensitif dicolok ke ups...untuk load yang sudah support wide voltage, ini tidak masalah....masalahnya seringkali load bisa gonta ganti...dan ini kita ga bisa jamin yang colokin beban ke ups tau, kalo upsnya diset 230...

masalahnya nominal boost & buck voltase dari avr ups itu biasanya berpegangan pada nominal ouput ups itu sendiri...jadi untuk amannya sebaiknya diset sesuai standar listik di indonesia, jika tidak ingin masalah yang aneh2x...

biasanya kesel aja, soalnya kalo upsnya masih diset 230, itu tandanya distro upsnya ngasal....karena mau maen gampang aja, ga mau repot2x set segala...padahal kan beli ups termasuk servisnya, bukan cuma barang doank...


4. Pertanyaan lainnya mengenai overload....
setiap ups biasanya ada overload protection....jadi tergantuk spec ups itu masing2x, biasanya bisa menghandle overload berapa besar...
namun jika terjadi overload, biasanya hanya bisa backup time menjadi sangat singkat sekali....jadi ini hanya bagian dari proteksi saja...

sebagai contohnya, kalo ga salah ups yang saya pakai(Laplace mpx 1000)
bisa 110% untuk 30 detik-an, tapi untuk overload 150% hanya bisa untuk sesaat saja...


Semoga bisa membantu menjernihkan pertanyaan2x yang ada.....cuma sebagai note, ini hanya berdasarkan pengalaman, eksperimen dan konsultasi dengan vendor2x ups yang saya pake...
kalo mau keterangan lebih jelas, tanya technical support ups masing2x biasanya yang sip deh...soalnya informasinya biasanya lebih detail...







Bro Momo, pertanyaan saya yang di atas kok belum dijawab ? Sekalian ditambahin ya:
1. Saya cenderung pake 1 UPS untuk 1 kompie, maksimal 2 kompie lah. Pendapat saya, kalo dibebani macem2, antar beban itu bisa saling mempengaruhi. Maksudnya UPS nya cuma mengcondition listrik dari input, tapi gak mengcondition antar output. Setau saya antar output receptacles di UPS itu gak independen. Pendapat bro Momo gimana?
2. Kalo emang yang bikin PC tetep restart pada saat pindah ke battery backup itu adalah masalah peak voltage, kenapa PC gak restart kalo kabel powernya UPS dicabut manual dari stop kontak? :confused:
3. Apa memang penyesuaian output UPS dari 230 volt jadi 220 volt itu diperlukan? Mengingat alat2 elektronik sekarang (termasuk PSU, monitor, printer) pada umumnya punya spesifikasi "wide input voltage range". Saya sekarang punya PSU Silverstone Strider (bukan BM loh) juga tulisannya 230 volt. :confused:

Mohon pencerahannya. :)

radio
20-11-2006, 14:06
@momokeke
gimana dgn kasus ane??? :)

smiling_man
20-11-2006, 14:32
Tadinya maksud saya gini :

Kerja Inverter khan terpisah dari kerja Rectifier. Secara kasar, Online UPS itu khan seperti power generator kecil.

Kalo di Offline UPS pada kondisi normal khan cuma meneruskan listrik PLN. Jadi kalo daya terpasang di rumah cuma 1300VA, gak mungkin ngidupin 5 kompie yang ngabisin daya 1500VA pake Offline UPS 1500VA.

Lha kalo pake Online UPS 1500VA (asal baterainya udah penuh baru dibebanin) kira2 bisa apa nggak? Khan dia nggak meneruskan listrik PLN, tapi mengkonversinya jadi DC untuk mencharge baterai.

Singkatnya :
Di Offline UPS beban 1500VA --> input = 1500VA
Di Online UPS beban 1500VA --> input < 1500VA kalo baterainya udah penuh

He he, setelah saya pikir2 tetep nggak bisa ya? Soale nanti baterainya abis.:o

Yap, tetep ga bisa. Sama aja dua duanya bakal layu sebelum berkembang :p.


Btw bro smiling_man nulis di thread sebelah gini :


Apa yakin lebih sinus? Kalo liat di websitenya Laplace, Positron itu kelas paling bawah (di bawahnya Phasor). Gak ada LCDnya pula. Jangan2 yang bro liat itu bukan tipe Positron.:confused:


Eh..iya2 sory. Itu ML series, Positron series yang ini:
http://www.laplaceups.com/v2/products.php?prod=POSITRON

zaqi98
20-11-2006, 16:44
Bravo untuk bro Momo!

Jadi untuk kasus 2, yang paling dicurigai AVR nya ya? Kalo penjelasannya seperti itu saya setuju. :)

Untuk kasus pasang laser printer di UPS, pendapat saya itu berhubungan dengan brownout. Tarikan printer yang besar & singkat itu berpotensi mengakibatkan penurunan tegangan (berarti juga peningkatan kuat arus yang lewat) secara tiba - tiba. Jadi ada brownout tapi gara2 load, bukan dari input, jadi UPS gak bisa menghandle.

Btw emang Laplace MPX gak ada resettable circuit breaker untuk overload protection ya? Saya pengen coba yang 1000VA tapi bukan untuk kompie.



gw pake prolink pro600p 600 va dan voltage range 140-285v + stavol 1000w yang voltage range 110-220v...da pake 5 bln so far so good...man knapa ya kalo pln blackout my kompie restart beda bgt pas kalo steker stavol gw cabut malah kaga restart...bahkan kl tegangan nga kuat alias sikring turun juga kaga restart...binun gw:confused::confused::confused:

Khan udah dibahas di depan. Udah diperjelas juga ama bro Momo tuh. :)
Intinya, kualitas UPS nya diragukan. Bro Momo ampe gak berani lagi pake yang merk itu. :D

zaqi98
20-11-2006, 16:58
berarti jk ane msh brtahan make prolnk pro 600va dipake tuk psu 400w+crt 120w, ngos2an/bahaya donk??? :eek:
duit gak cukup tuk beli ups 1200va/nambah daya listrik rumah...! :(

gimana nih...., pliz help.... :(

Wah, kalo mau murah tapi aman ya susah, bos! :D
Mungkin bisa dicoba beli alat yang untuk menghemat pemakaian listrik PLN (saya lupa namanya), atau beli alat yang untuk mengurangi tarikan pas nyalain alat2 listrik (saya juga lupa namanya) biar MCB nya gak gampang anjlok.

Atau yang gak keluar duit, kalo make komputer alat2 listrik yang laen dimatiin, juga monitornya jangan dilewatin UPS. :D
Monitor itu jarang jadi korban PLN kok, cuma ya shutdown komputernya sambil merem. :D

bennix
20-11-2006, 17:18
Sticky thread plis...:thumb:

radio
21-11-2006, 09:58
Wah, kalo mau murah tapi aman ya susah, bos! :D
Mungkin bisa dicoba beli alat yang untuk menghemat pemakaian listrik PLN (saya lupa namanya), atau beli alat yang untuk mengurangi tarikan pas nyalain alat2 listrik (saya juga lupa namanya) biar MCB nya gak gampang anjlok.

Atau yang gak keluar duit, kalo make komputer alat2 listrik yang laen dimatiin, juga monitornya jangan dilewatin UPS. :D
Monitor itu jarang jadi korban PLN kok, cuma ya shutdown komputernya sambil merem. :D

wah, bahaya bro!!! :(
ane sk main gem 3D, n tak smua gem2 tsb bs dimatiin scr cepat dgn ALT+F4!!! :(
solusi finalnya ya tekan terus tombol power, ya itu mah artinya = gak make UPS donk!!! :(

sebas
21-11-2006, 13:07
UPS itu kalo dalam keadaan tidak terpakai, sebaiknya dalam kondisi charge terus (kabel gak di un-plug dari colokan listrik) atau dalam kondisi off (kabel dicabut)? Thx.

zaqi98
23-11-2006, 07:56
UPS itu kalo dalam keadaan tidak terpakai, sebaiknya dalam kondisi charge terus (kabel gak di un-plug dari colokan listrik) atau dalam kondisi off (kabel dicabut)? Thx.

Itu sih tergantung tujuannya. Kalo UPS mau disimpen (gak dipake dalam jangka waktu lama, biasanya kalo lebih dari 1 minggu), lebih baik dicabut dari stop kontak. Tapi setiap jangka waktu tertentu (misalnya tiap 6 bulan) harus dicolokin lagi untuk ngecharge baterainya.

Kalo cuma sehari sih dicolokin terus aja biar baterainya penuh terus (siap pakai).

zaqi98
23-11-2006, 14:57
APC gw tipe BP 500......UPS jaman jebot 5 taon yg lalu.

BP500 itu seri Back UPS Pro ya? Kalo gak salah jagoan kawakan tuh. Sekarang diganti yang seri RS. Udah pake 5 taon khan? Pernah gagal gak bro Mobi?

Dulu di Bhinneka pernah ada sale BP650, tapi harganya masih lebih mahal daripada BR500i :D

M0b1us
24-11-2006, 11:53
BP500 itu seri Back UPS Pro ya? Kalo gak salah jagoan kawakan tuh. Sekarang diganti yang seri RS. Udah pake 5 taon khan? Pernah gagal gak bro Mobi?

Dulu di Bhinneka pernah ada sale BP650, tapi harganya masih lebih mahal daripada BR500i :D
Hehehe.....buat angkat rig Conroe gw yg pake Tagan 700W.....gatot......alias gagal total....:D

zaqi98
24-11-2006, 15:51
Hehehe.....buat angkat rig Conroe gw yg pake Tagan 700W.....gatot......alias gagal total....:D

Ya iya lah ... Jelas2 overload.:D

yi_shiang
24-11-2006, 17:40
Klo misalnya mo beli UPS untuk pengganti stabilizer aja, recommend merek dan model yg mana? untuk seri 600VA dan 1200VA...

dan apakah UPS seri murah, seperti Nexus, Kenika, Mentari, dll.. sudah ada AVRnya? atau hanya baterai saja?

Trims :D

M0b1us
24-11-2006, 19:31
Klo misalnya mo beli UPS untuk pengganti stabilizer aja, recommend merek dan model yg mana? untuk seri 600VA dan 1200VA...

dan apakah UPS seri murah, seperti Nexus, Kenika, Mentari, dll.. sudah ada AVRnya? atau hanya baterai saja?

Trims :D
Kl yg murah2 gitu rasanya blm ada AVR bro......

yi_shiang
24-11-2006, 21:16
Kl yg murah2 gitu rasanya blm ada AVR bro......



Jadi mending pakai UPS dan stabilizer?

zaqi98
25-11-2006, 05:42
Kalo niatnya jadi stabilizer mending beli stabilizer aja yang bagus. Yang servo motor, gitu. Kayak merk Matsunaga (yang ori loh). Harganya emang bisa lebih mahal daripada UPS murahan.

UPS yang murah juga banyak yang ngakunya pake AVR. Tapi ya seperti udah dijelasin di depan, AVR juga ada kelasnya. :)

macgyver
26-11-2006, 20:21
Ngomong2 kk gimana bisa tau kita punya ups bisa tahan berapa lama.
Wa sich pake casing simbada yang 380W[di kotaknya tertulis,processor pake AMD,trus monitor 17" LG CRT yang layar cembung.
Mohon bantuannya!

sebas
27-11-2006, 14:11
Itu sih tergantung tujuannya. Kalo UPS mau disimpen (gak dipake dalam jangka waktu lama, biasanya kalo lebih dari 1 minggu), lebih baik dicabut dari stop kontak. Tapi setiap jangka waktu tertentu (misalnya tiap 6 bulan) harus dicolokin lagi untuk ngecharge baterainya.

Kalo cuma sehari sih dicolokin terus aja biar baterainya penuh terus (siap pakai).

Ada pengaruh buruknya gak kl di-charge terus menerus tanpa terpakai untuk periode tertentu (max 3-4 hari gitu)? Thx ya. :)

kiraz
27-11-2006, 20:55
wah jadi initinya kalo ada budget 400 rebu an mendingan beli merk apa dunk??
wa kmaren ketemu merk aneh2 contohh : matrix 600va cuman 300 rebu ada pnangkal petir, stabilizer walau ga jelas bener2 ga tuh stabilizernya
worthhed ga tuh?

zaqi98
27-11-2006, 21:45
Ngomong2 kk gimana bisa tau kita punya ups bisa tahan berapa lama.
Wa sich pake casing simbada yang 380W[di kotaknya tertulis,processor pake AMD,trus monitor 17" LG CRT yang layar cembung.
Mohon bantuannya!

Step 1 : Hitung total pemakaian daya. Seperti udah disinggung ama rekan2 yg laen, PSU 380W belum tentu kepake 380W. Pake tools untuk ngitung total pemakaian daya. Kalo monitor sih yang tertulis di belakang itu biasanya sesuai.

Step 2 : Pake runtime chart dari UPS nya (udah disinggung di depan). Ntar bisa diitung UPSnya tahan berapa lama.

Tapi itu juga bukan jaminan. Tergantung spec UPS nya bisa dipercaya atau nggak, tergantung kondisi baterai, dll.

Sebagian UPS ada software yang bisa ngitung sendiri tahan berapa lama.

zaqi98
27-11-2006, 21:55
Ada pengaruh buruknya gak kl di-charge terus menerus tanpa terpakai untuk periode tertentu (max 3-4 hari gitu)? Thx ya. :)

Kalo cuma 3-4 hari sih gpp. Kabelnya tetep dicolokin tapi powernya dimatiin khan? Sebenernya, untuk UPS Offline, dinyalain & dimatiin itu sama aja untuk baterai. Maksudnya, sepanjang inverternya gak kerja, dikasih beban ataupun nggak, baterai khan cuma dibikin tetep penuh aja.

zaqi98
27-11-2006, 22:14
wah jadi initinya kalo ada budget 400 rebu an mendingan beli merk apa dunk??
wa kmaren ketemu merk aneh2 contohh : matrix 600va cuman 300 rebu ada pnangkal petir, stabilizer walau ga jelas bener2 ga tuh stabilizernya
worthhed ga tuh?

Weleh, beli UPS 600VA 300 rebuan?
Kembali ke pertanyaan paling dasar: "Separah apa listrik di tempat Anda?"
Kalo kualitas listrik PLN nya kayak di amrik sih mungkin UPS abal - abal juga cukup (khan hampir gak pernah berfungsi :D ).

Anyway, sejauh pengalaman saya, pake UPS murahan pun (asal semua masih berfungsi normal loh) masih lebih baik daripada gak pake UPS. Tapi ya jangan terlalu berharap bisa ngatasi semua masalah listrik.

Referensi dari bro Momo, coba Laplace Phasor 600VA, harganya gak nyampe 500 ribu. Tapi saya belum pernah pake :D . APC yang seri ES juga gak nyampe 500 ribu untuk 500VA. Yang ini juga saya belum pernah pake. Udah males coba2 UPS nggak jelas, terlalu banyak produktivitas hilang.

Kalo ada 700 ribuan mending ambil APC BR500i. Atau kalo nggak, coba tambah 100 ribuan untuk stabilizer servo motor (dipasang sebelum UPS, cukup banyak membantu kok). :)

kiraz
28-11-2006, 13:50
thx d kk, yauda simpen dolo d ampe 500

kacung_umum
28-11-2006, 21:20
waaah telat baca! Prolink jelek yah?:confused: baru aja beli prolink nih:o

zaqi98
29-11-2006, 11:23
Gpp bro, pake aja dulu. Baca ini nih:


Anyway, sejauh pengalaman saya, pake UPS murahan pun (asal semua masih berfungsi normal loh) masih lebih baik daripada gak pake UPS. Tapi ya jangan terlalu berharap bisa ngatasi semua masalah listrik.

zaqi98
04-12-2006, 11:25
Ada kasus baru nih. UPS ICA yg 1200VA (600W) sekarang saya pakai untuk nyalain lampu toko (kasian banget ya UPS nya :D ). Kemaren2 dipakai untuk 12 buah lampu lilin (swaballast) dengan daya masing-masing 25 watt (total 300 watt) gak ada masalah. Pas PLN mati bisa langsung berfungsi normal.

Baru2 ini, lampu yang dibebankan ke UPS itu ditambah jadi total beban 500 watt. Kalo PLN mati tiba2, UPSnya (dan lampu2nya) ikut mati. Tapi kalo kabel power UPSnya dicabut manual dari stop kontak, UPS & semua lampu tetep nyala. Kok bisa ya? Padahal ini lampu loh, bukan kompie. :confused:

Ada yang bisa kasih pendapat?

mastah
15-12-2006, 18:17
adoh,gw pake prolink pro 600va
knapa yah banyak yg bilang jelek?
ada yang kasih pendapat?
gw dah pake setaun, sekrg baterenya dah ga kuat ngangkat neh...T_T

zaqi98
16-12-2006, 02:16
adoh,gw pake prolink pro 600va
knapa yah banyak yg bilang jelek?
ada yang kasih pendapat?
gw dah pake setaun, sekrg baterenya dah ga kuat ngangkat neh...T_T

Walopun banyak yg bilang kurang bagus, tapi kalo listrik di tempat situ gak parah banget mungkin sudah sangat membantu. Lha selama dipake setahun gimana? Kalo pas listrik mati kompienya tetep mati / restart gak?

Soal baterai, mungkin emang baterainya udah perlu ganti. Coba dibuka UPS nya (garansinya udah abis khan). Liat aki keringnya berapa volt, berapa mAh. Coba tanyain harganya ke toko listrik (bawa aja). Dulu pernah beli untuk APC (kira2 kapasitasnya sama), sekitar 125 ribu di service centernya APC. Kalo di toko listrik umum mestinya bisa lebih murah.

Itu kalo emang baterainya doang yang bermasalah. Kalo ternyata inverternya yang bermasalah ya umur baterainya tetep gak akan lama.

si_yoyo
27-12-2006, 06:08
Oh iya ada pertanyaan yg lupa gue tanyain dulu:
1. Perlukan UPS dimatikan jika kompie off ? Atau hanya perlu sesekali saja ? atau sebaiknya on terus ?
2. Gimana sih cara mantenance UPS yg bener ?
3. Kalo mau beli UPS sebaiknya ditest pake alat apa ?
Kalo di tempat servis pake 3 bohlam 100 watt, tapi gue kurang yakin sampe akhirnya gue bawa PC gue :D

zaqi98
27-12-2006, 09:54
Oh iya ada pertanyaan yg lupa gue tanyain dulu:
1. Perlukan UPS dimatikan jika kompie off ? Atau hanya perlu sesekali saja ? atau sebaiknya on terus ?
2. Gimana sih cara mantenance UPS yg bener ?

Ini ada saran dari website Laplace



1.Beban/ komputer yang menggunakan UPS harus sesuai dengan kapasitas UPS.
2.Tidak dianjurkan untuk beban PRINTER LASER.
3.Paling tidak dilakukan 1 (satu) bulan sekali, pengetesan backup untuk memastikan battery masih berfungsi dengan cara mencabut input dari PLN (Stop kontak) selama 2 s/d 5 menit.
4.Jika beban / komputer tidak dipakai sebaiknya UPS juga dimatikan (kabel input tetap pada stop kontak), guna menghindari pemakaian battery pada saat PLN tidak ada.
5.Jika UPS tidak digunakan untuk waktu lama (lebih dari 1 minggu) sebaiknya kabel input dilepas dari stop kontak dalam kondisi battery penuh (paling tidak UPS dinyalakan 1 hari sebelum dilepas).
6.UPS yang baru atau setelah lama tidak digunakan, sebaiknya dinyalakan terlebih dahulu selama 8 s/d 12 jam sebelum dipergunakan.
7.Pada saat UPS dibebani, sebaiknya pada kondisi PLN ada.
Semuanya saya setuju. Soal angka2 sih tidak mengikat. Tambahan:
a. Jangan sering melakukan tes dengan cara membiarkan UPS bekerja tanpa main power (dicabut dari stop kontak) sampai baterainya habis. Cara ini SANGAT mengurangi umur baterai.
b. Kalo UPS nya disimpen ampe lamaaaa banget (bulanan), setiap beberapa bulan sekali (misal 2 bulan sekali) dicharge ulang (colokin ke PLN). Lebih pastinya baca user manual.

Maintenance yg laen kayaknya gak ada bro yoyo (maksudnya kayak "Cuci bagian dalam UPS dengan deterjen + pemutih seminggu sekali" :D ).


3. Kalo mau beli UPS sebaiknya ditest pake alat apa ?
Kalo di tempat servis pake 3 bohlam 100 watt, tapi gue kurang yakin sampe akhirnya gue bawa PC gue :D

Lha ini yang saya juga bingung. Ngetes apa dulu? Kalo mau akurat mestinya ngetes seperti yang saya sebutin di thread sebelah (http://forum.chip.co.id/showpost.php?p=693616).
Mungkin gak ya? Saya juga bukan insinyur elektro sih (apalagi tukang reparasi UPS :D )

Kalo UPS nya mau dipake nyalain lampu doang ya dites pake lampu gpp :D . Tapi kalo mau dipake nyalain PC ya paling nggak seperti yg bro yoyo lakuin itu udah bener. Saran saya (kalo besok mau gitu lagi), PSU nya diganti yg abal2 dulu, pake daya kira2 yg mendekati salah satu angka di runtime chart (misalnya half load). Baru cabut kabelnya dari stop kontak.

si_yoyo
27-12-2006, 12:48
Ini ada saran dari website Laplace



Semuanya saya setuju. Soal angka2 sih tidak mengikat. Tambahan:
a. Jangan sering melakukan tes dengan cara membiarkan UPS bekerja tanpa main power (dicabut dari stop kontak) sampai baterainya habis. Cara ini SANGAT mengurangi umur baterai.
b. Kalo UPS nya disimpen ampe lamaaaa banget (bulanan), setiap beberapa bulan sekali (misal 2 bulan sekali) dicharge ulang (colokin ke PLN). Lebih pastinya baca user manual.

Maintenance yg laen kayaknya gak ada bro yoyo (maksudnya kayak "Cuci bagian dalam UPS dengan deterjen + pemutih seminggu sekali" :D ).



Lha ini yang saya juga bingung. Ngetes apa dulu? Kalo mau akurat mestinya ngetes seperti yang saya sebutin di thread sebelah: http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=50936
Mungkin gak ya? Saya juga bukan insinyur elektro sih (apalagi tukang reparasi UPS :D )

Kalo UPS nya mau dipake nyalain lampu doang ya dites pake lampu gpp :D . Tapi kalo mau dipake nyalain PC ya paling nggak seperti yg bro yoyo lakuin itu udah bener. Saran saya (kalo besok mau gitu lagi), PSU nya diganti yg abal2 dulu, pake daya kira2 yg mendekati salah satu angka di runtime chart (misalnya half load). Baru cabut kabelnya dari stop kontak.
Sip, thanks buat tipsnya :thumb:

vob
27-12-2006, 14:54
Ada kasus baru nih. UPS ICA yg 1200VA (600W) sekarang saya pakai untuk nyalain lampu toko (kasian banget ya UPS nya :D ). Kemaren2 dipakai untuk 12 buah lampu lilin (swaballast) dengan daya masing-masing 25 watt (total 300 watt) gak ada masalah. Pas PLN mati bisa langsung berfungsi normal.

Baru2 ini, lampu yang dibebankan ke UPS itu ditambah jadi total beban 500 watt. Kalo PLN mati tiba2, UPSnya (dan lampu2nya) ikut mati. Tapi kalo kabel power UPSnya dicabut manual dari stop kontak, UPS & semua lampu tetep nyala. Kok bisa ya? Padahal ini lampu loh, bukan kompie. :confused:

Ada yang bisa kasih pendapat?

kalo masalah seperti itu gua kurang tau, harus di bawa ke servis center.
gua rasa ada masalah pada colokan inputnya

zaqi98
27-12-2006, 15:13
kalo masalah seperti itu gua kurang tau, harus di bawa ke servis center.
gua rasa ada masalah pada colokan inputnya

Colokan input? :confused: Maksudnya gimana bro?
Perbedaannya adalah antara mati dari PLN dengan dicabut kabel powernya dari stop kontak (sama2 kehilangan input). Kalo untuk kompie masih bisa beralasan macem2. Lha ini lampu lilin swaballast. Piye?:confused:

Perdana
27-12-2006, 17:42
Masih kurang mudeng nih..... :confused:
Maksudnya UPS yg online ama offline itu apa yach ? Bedanya secara teknis dimana and yg bagus yg mana ?

Thanx
PDN

zaqi98
27-12-2006, 20:02
Masih kurang mudeng nih..... :confused:
Maksudnya UPS yg online ama offline itu apa yach ? Bedanya secara teknis dimana and yg bagus yg mana ?

Thanx
PDN

Lho, udah baca yg di halaman depan masih kurang mudeng mas? :confused: Bedanya ya itu, mana yg jadi primary main power, mana yg jadi secondary main power. Khan ada gambarnya, cuma beda mana yg garis putus2, mana yg garis nyambung.

Soal bagus mana, secara umum pasti bagus yang offline (harganya juga bagus khan :D ). Karena kualitas output samasekali terpisah dari kualitas input.

smiling_man
28-12-2006, 12:37
Colokan input? :confused: Maksudnya gimana bro?
Perbedaannya adalah antara mati dari PLN dengan dicabut kabel powernya dari stop kontak (sama2 kehilangan input). Kalo untuk kompie masih bisa beralasan macem2. Lha ini lampu lilin swaballast. Piye?:confused:

PLN kan mati lampu bukan cuma karena pemadaman bro...kasusnya banyak banget yang bisa menyebabkan jaringan listrik down. Bisa jadi pas mati lampu itu karena kesambar petir :p UPS mendeteksi kenaikan tegangan tiba2 yang otomatis dimatikan :) ya..begitulah PLN kita :p

Ivan_R
28-12-2006, 17:42
Beli UPS pas makan siang di Mall Ambassador. Sore liat di Forum mengenai UPS. SHOCK!! :D Agak takut2 pas mau pasang UPS. Tapi ya sutra... Gue beli PowerCom 625VA yang depannya pake LCD. Gue baru engah kalo 625VA true wattnya cuman 375W!! :eek: Carry on... Gue takut dong kalo nanti overload!! Masalahnya PSU gue 560W + Monitor 45W. Nah loh?

Tapi sekarang gue bingung. Kok setelah semuanya dipasang tanda Overloadnya kok gak pernah muncul? Kenapa ya? Apa ada defect di UPS gue? Apa gimana ya? Tulung dong... :)

Perdana
28-12-2006, 18:25
Lha... gw beli ups APC BR500i (500VA), truenya cuman 300Watt. Cuman buat gw pasang di kompie branded (cpu dgn vga onboard + monitor lcd) jadi rasa2nya masih cukuplah.




Beli UPS pas makan siang di Mall Ambassador. Sore liat di Forum mengenai UPS. SHOCK!! :D Agak takut2 pas mau pasang UPS. Tapi ya sutra... Gue beli PowerCom 625VA yang depannya pake LCD. Gue baru engah kalo 625VA true wattnya cuman 375W!! :eek: Carry on... Gue takut dong kalo nanti overload!! Masalahnya PSU gue 560W + Monitor 45W. Nah loh?

Tapi sekarang gue bingung. Kok setelah semuanya dipasang tanda Overloadnya kok gak pernah muncul? Kenapa ya? Apa ada defect di UPS gue? Apa gimana ya? Tulung dong... :)

smiling_man
29-12-2006, 00:50
loh..loh kan daya tertera di PSU itu adalah kapasitas daya, maksudnya daya maksimum yang bisa di supplai PSU ke kompie. Jadinya ga nyampe 500 W lah kepakainya :)

zaqi98
29-12-2006, 08:07
PLN kan mati lampu bukan cuma karena pemadaman bro...kasusnya banyak banget yang bisa menyebabkan jaringan listrik down. Bisa jadi pas mati lampu itu karena kesambar petir :p UPS mendeteksi kenaikan tegangan tiba2 yang otomatis dimatikan :) ya..begitulah PLN kita :p

Nah, kalo ini jawaban yang sangat logis. Salut untuk bro smiling_man :thumb:
Tapi masih ada yang aneh. Kalo lampunya (bebannya) dikurangi, pas PLN mati gak pernah ikut mati. Piye jal?:confused:

zaqi98
29-12-2006, 08:17
Beli UPS pas makan siang di Mall Ambassador. Sore liat di Forum mengenai UPS. SHOCK!! :D Agak takut2 pas mau pasang UPS. Tapi ya sutra... Gue beli PowerCom 625VA yang depannya pake LCD. Gue baru engah kalo 625VA true wattnya cuman 375W!! :eek: Carry on... Gue takut dong kalo nanti overload!! Masalahnya PSU gue 560W + Monitor 45W. Nah loh?

Tapi sekarang gue bingung. Kok setelah semuanya dipasang tanda Overloadnya kok gak pernah muncul? Kenapa ya? Apa ada defect di UPS gue? Apa gimana ya? Tulung dong... :)

Yup, betul kata bro smiling_man. Daya yg kepake PSU pasti masih di bawah kapasitasnya. Apa LCD / softwarenya gak ada pengukur load? Kalo ada khan bisa ketauan kepake berapa. Kayak punya bro perdana tuh, cuma kepake 100W lebih dikit (liat di pic thread sebelah).

Btw bro Ivan_R, direview dong UPSnya. :)
Mungkin di awal bisa direview spec & fiturnya dulu, juga softwarenya. Ntar kalo udah agak lama direview lagi kemampuannya ngadepin masalah2 listrik. Merknya cukup terkenal tuh, yg seri itu juga harganya setara APC seri RS. Oke? :)

pino
29-12-2006, 09:25
Nah, kalo ini jawaban yang sangat logis. Salut untuk bro smiling_man :thumb:
Tapi masih ada yang aneh. Kalo lampunya (bebannya) dikurangi, pas PLN mati gak pernah ikut mati. Piye jal?:confused:

ditempat ane , dalam keadaan biasa , ups ica 600va mampu menghandle dengan normal.
tetapi begitu mati lampu , terus mau pindah ups , kalau adaptor untuk printer epson pos nya belum di off kan ,
maka ups augen yang 1500va pun mentreak overload.
tetapi kalau dijalankan dengan ritual biasa seperti waktu pakai ica 600va , tidak ada masalah.

zaqi98
29-12-2006, 15:14
ditempat ane , dalam keadaan biasa , ups ica 600va mampu menghandle dengan normal.

Keadaan biasa? Maksudnya bisa menghandle yg selain blackout gitu? :confused:


tetapi begitu mati lampu , terus mau pindah ups , kalau adaptor untuk printer epson pos nya belum di off kan ,
maka ups augen yang 1500va pun mentreak overload.
tetapi kalau dijalankan dengan ritual biasa seperti waktu pakai ica 600va , tidak ada masalah.

Maksudnya gimana bro? Binun nih. :confused: Apa kalo mati lampu sebelum UPS nya pake tenaga baterai masih sempat matikan printer? Bisa jadi The Flash dong :D . Ritualnya ICA 600VA gimana?

Trus tuh Printer Epson POS yg untuk mesin kasir ya? Satu UPS untuk satu set kompie? Total beban UPS berapa watt?

Btw khan di thread sebelah bro pino bilang ada banyak UPS di kantor. Direview semua dong untuk temen2. :) Direview aja satu2, ato dicompare. Pake pertanyaan2 standar yg dari saya itu loh. :)

pino
29-12-2006, 18:28
yaitu , mungkin adaptor pos nya itu yang bebannya cukup gede.
soalnya kalau pos itu dimatikan dulu maka ups nya tidak teriak overload ,
dalam keadaan pakai batre.

kalau masalah review , ane sudah bilang , minimal sudah 3 tahun dipakai dan
hidup terus (kecuali augen yang baru 2 atau 3 bulan).

goodboy
30-12-2006, 05:24
rekan gw pake ups prolink 1200VA. kabel data-nya serial, krn komp gw gd port serial gw pake converter serial-usb. but softwarenya cm bs monitor lwt port com 1-4 sdgkan kl pake converter cm bisa com 5-8. gmn ya solusinya?

tengkyu banget nih..

zaqi98
30-12-2006, 06:18
yaitu , mungkin adaptor pos nya itu yang bebannya cukup gede.

soalnya kalau pos itu dimatikan dulu maka ups nya tidak teriak overload ,
dalam keadaan pakai batre.

Hmm. Setau ane printer POS itu gak terlalu gede wattnya. Coba aja diliat di adaptornya. Mungkin ada penyebab lain, misalnya ada yg bikin korslet ato kabel panas. Coba printernya dipasang ground, siapa tau ngaruh.

zaqi98
30-12-2006, 06:22
rekan gw pake ups prolink 1200VA. kabel data-nya serial, krn komp gw gd port serial gw pake converter serial-usb. but softwarenya cm bs monitor lwt port com 1-4 sdgkan kl pake converter cm bisa com 5-8. gmn ya solusinya?

tengkyu banget nih..

Coba ganti port numbernya.
Kalo pake WinXP, dari Device Manager pilih Ports, pilih yg USB to Serial, klik kanan-Properties, klik tab Port Settings, Advanced. Di bagian COM Port Number ganti angka yg kecil yg gak in use.

Ivan_R
31-12-2006, 01:06
Thanks atas jawabanya smiling_man & zaqi98. PowerCom emang bagus ya? :D Gue beli karena ada LCD yang cukup informatif aja. Mengenai software gue belum install. :D Kalo review kayanya jgn deh. Nanti ngaco, tapi kalo basicnya aja bisa deh. Nanti ya... :)

goodboy
01-01-2007, 16:42
Coba ganti port numbernya.
Kalo pake WinXP, dari Device Manager pilih Ports, pilih yg USB to Serial, klik kanan-Properties, klik tab Port Settings, Advanced. Di bagian COM Port Number ganti angka yg kecil yg gak in use.

berhasil. thx bngt ni bro zaqi.. :D

zaqi98
01-01-2007, 22:19
berhasil. thx bngt ni bro zaqi.. :D

Sama2. Ntar kalo make UPS nya udah agak lamaan & udah ngadepin masalah2 listrik jgn lupa review disini ya. :)

itchybear
01-01-2007, 23:24
gw pake APC backup RS 1000va....
Powerchute kok kadang suka "unable to communicate with APC battery back up" ya?
biasanya kalo restart kompi baru kejadian gitu....
kalo matiin kompi, matiin UPS, trus nyalain lagi... jalan seperti biasa aja.

goodboy
02-01-2007, 03:06
Sama2. Ntar kalo make UPS nya udah agak lamaan & udah ngadepin masalah2 listrik jgn lupa review disini ya. :)

sip! gw beli dr maret kmrn sampai saat ini msh baik2. cm utk backup desknote a928 + dvdrw eksternal. dulunya sih buat ngebackup bbrp router2 cisco.

Ivan_R
07-01-2007, 20:51
UPS PowerCom 625VA gue aneh!! Tadi gue iseng2 coba disconnect listrik dari PLN. Jadi gue jalanin lewat backup batterynya doang. PC gue ber-PSU 560W + Monitor 45W. Oke... Gue nyalaiin itu UPS dan hasilnya PC gak mau nyala terus UPS gue jadi mati?! Padahal BackUp Battery FULL!! :confused: Terus gue coba untuk TV + DVD + XBOX360 secara bersamaan. NO PROBLEMO!! Gue coba lagi dengan spek PC yg rendah, yaitu PSU 350W + Monitor 45W. NYALA dan LANCAR!!

Waduh... Kalo gitu PSU 560W harus dibackup pake UPS berapa VA? 1200VA atau 2200VA kali ya? Wah... Gini nih kalo gak baca2 dulu di Forum CHIP! :cool:

Ivan_R
07-01-2007, 21:02
Gue lagi baca2 lagi mengenai PowerCom Imperial Series 625VA (punya pribadi)... UPS ini berjenis Line Interactive, bukan Off line mapun On line. Apaan tuh? :rolleyes:

smiling_man
08-01-2007, 02:01
bro..isi My System dulu yah...mungkin UPS ga kuat nyuplai sistem kamu :)

kalo ga salah ada kok yang masang linmk UPS calculator, begitu juga penjelasan tentang Line Interactive :)

coba di search dulu, ok ;)

zaqi98
08-01-2007, 09:24
sip! gw beli dr maret kmrn sampai saat ini msh baik2. cm utk backup desknote a928 + dvdrw eksternal. dulunya sih buat ngebackup bbrp router2 cisco.

Weleh, kayaknya kalo cuma utk backup laptop + ODD gitu risiko kegagalannya kecil banget. Hampir sama kayak untuk nyalain lampu :D

Tp gpp, ntar cerita2 aja. UPS ICA saya untuk backup lampu aja ada kasus kok. :)

zaqi98
08-01-2007, 09:34
gw pake APC backup RS 1000va....
Powerchute kok kadang suka "unable to communicate with APC battery back up" ya?
biasanya kalo restart kompi baru kejadian gitu....
kalo matiin kompi, matiin UPS, trus nyalain lagi... jalan seperti biasa aja.

Mungkin ada masalah di USB portnya mobo atau di kabelnya.
Dulu komputer di kantor ada yg pernah gitu. Sering keluar tulisan kayak gitu padahal gak diapa2in (maksudnya kompienya gak restart, PLN gak mati, kabel gak disentuh, dll). UPS & kabel yg sama pasang di kompie laen gak ada masalah.

Udah coba pasang di USB port laen?

zaqi98
08-01-2007, 11:14
Gue lagi baca2 lagi mengenai PowerCom Imperial Series 625VA (punya pribadi)... UPS ini berjenis Line Interactive, bukan Off line mapun On line. Apaan tuh? :rolleyes:

Line Interactive (menurut referensi) adalah jenis UPS yg rectifiernya (AC to DC) & inverternya (DC to AC) jadi satu, bisa kerja dua arah. Dulunya rectifier sendiri, inverter sendiri. Ada juga yg menyebutkan bahwa disebut Line Interactive itu kalo ada power conitioning (seperti AVR). Dulu gak pake AVR. Dengan kata lain, itu pengembangan dari Standby (Offline) UPS.

Tapi secara prinsip, main power source nya tetep Utility Power (PLN). Ada transfer time juga. Jadi saya bilang itu (ada di halaman depan) varian dari Offline UPS, atau UPS non kontinu.

radio
08-01-2007, 11:42
@all
pas masang PSu baru, ane pikir UPs ane bakal ngos2an pas nyalakan pc prtama kalinya...
gak taunya mulus!! :D

apa ini karna watt max CRt 17" ane gak sampe 100w??? :D

Ivan_R
08-01-2007, 19:55
@all
pas masang PSu baru, ane pikir UPs ane bakal ngos2an pas nyalakan pc prtama kalinya...
gak taunya mulus!! :D

apa ini karna watt max CRt 17" ane gak sampe 100w??? :D

Lah... Ini mah kejadiannya sama kayak gue. Lu coba nyalain PC lewat Back Up Battery. Tanpa kekuatan PLN. :D Nyosss...

Ivan_R
08-01-2007, 19:58
Line Interactive (menurut referensi) adalah jenis UPS yg rectifiernya (AC to DC) & inverternya (DC to AC) jadi satu, bisa kerja dua arah. Dulunya rectifier sendiri, inverter sendiri. Ada juga yg menyebutkan bahwa disebut Line Interactive itu kalo ada power conitioning (seperti AVR). Dulu gak pake AVR. Dengan kata lain, itu pengembangan dari Standby (Offline) UPS.

Tapi secara prinsip, main power source nya tetep Utility Power (PLN). Ada transfer time juga. Jadi saya bilang itu (ada di halaman depan) varian dari Offline UPS, atau UPS non kontinu.

Thanks. Tadi baru coba calculate UPS Requirement. Ternyata.... Gue butuh 1250 VA. Wak waaaa... :eek:

zaqi98
08-01-2007, 20:58
Lah... Ini mah kejadiannya sama kayak gue. Lu coba nyalain PC lewat Back Up Battery. Tanpa kekuatan PLN. :D Nyosss...

@Radio:
Yup, coba hitung pake power calculator, kayak bro Ivan. Kalo mau lebih praktis ya gitu deh, cabut kabel powernya dari stop kontak pas kompie nyala full load. Mak nyoosss ! :D

smiling_man
09-01-2007, 02:03
Tp gpp, ntar cerita2 aja. UPS ICA saya untuk backup lampu aja ada kasus kok. :)

pas lo post ini gw baru inget klo lo dulu nanya2 dan lom gw jawab yah? :D

sory, gw jawab di sini yah: (OOT :p)

tentang lampunya, pake lampu neon ato bohlam? dah tau kan kalo bohlam wattnya gede :)

trus instalasi listriknya gimana? ada kesalahan ga? kalo tentang instalasinya mending konsultasi sama kontraktor instalsi listrik aja deh...soalnya harus liat skema pemasangannya juga :o

Devil2000
09-01-2007, 17:03
Halo Rekans, sorry agak melenceng sedikit.
Gue baru beli UPS Laplace Phasor 600VA, ini gue charge kondisi off tanpa beban baru 1 jam koq panas ya atasnya(atas-belakang)? apa memang begitu atau perlu gue balikin barangnya?
Advice pls, makasih.

Ivan_R
09-01-2007, 20:53
Halo Rekans, sorry agak melenceng sedikit.
Gue baru beli UPS Laplace Phasor 600VA, ini gue charge kondisi off tanpa beban baru 1 jam koq panas ya atasnya(atas-belakang)? apa memang begitu atau perlu gue balikin barangnya?
Advice pls, makasih.


Punya gue juga gitu kok. Tapi ya tergantung dimana letaknya backup battery.

Devil2000
09-01-2007, 21:23
Punya gue juga gitu kok. Tapi ya tergantung dimana letaknya backup battery.

Jadi maksudnya itu wajar aja bro? maklum baru pertama beli ups jd blm ngerti. Td sempet takut jg sih, tp klo gpp ya udah, thanks.

zaqi98
09-01-2007, 22:27
Halo Rekans, sorry agak melenceng sedikit.
Gue baru beli UPS Laplace Phasor 600VA, ini gue charge kondisi off tanpa beban baru 1 jam koq panas ya atasnya(atas-belakang)? apa memang begitu atau perlu gue balikin barangnya?
Advice pls, makasih.

Yo-i. Normal kok. AFAIK, semua baterai kering emang kalo dicharge panas, kayak baterai hape.

radio
10-01-2007, 11:29
@Radio:
Yup, coba hitung pake power calculator, kayak bro Ivan. Kalo mau lebih praktis ya gitu deh, cabut kabel powernya dari stop kontak pas kompie nyala full load. Mak nyoosss ! :D

wah, itu sih sering....
pas listrik padam.... lg asyik2 main gem MOV/NFSC... :p
masih kuat kok UPS ane.... :D
tp smuanya bs OFF scr manual, gak sampe 5mnt!!! :D
so...
Ups ane msh OK!!! :D


NB: CRt+PSu ditancapkan ke Ups!!!

Devil2000
10-01-2007, 11:41
Yo-i. Normal kok. AFAIK, semua baterai kering emang kalo dicharge panas, kayak baterai hape.

Gitu ya.. tengkiu bro

Devil2000
10-01-2007, 22:07
Buat rekan2 yg pake Laplace Phasor, di user manualnya khan di minta download software-nya di http://www.ups-software-download.com/winpower.htm. Install udah sesuai prosedur, tp koq ga bisa loading. Begitu klik "start monitor", langsung ngeload c:\windows\system32\net.exe, loading sampe 9%

http://img138.imageshack.us/img138/8400/winpowerqe3.jpg

(http://forum.chip.co.id/)
setelah itu ilang, ga ada proses ato apa2 lagi. Apa yg salah ya?
Thanks

Devil2000
11-01-2007, 09:11
Satu lagi, UPSnya jg ga kebaca di XP padahal kabel RS-232nya dah nyambung.

zaqi98
11-01-2007, 10:01
Buat rekan2 yg pake Laplace Phasor, di user manualnya khan di minta download software-nya di http://www.ups-software-download.com/winpower.htm. Install udah sesuai prosedur, tp koq ga bisa loading. Begitu klik "start monitor", langsung ngeload c:\windows\system32\net.exe, loading sampe 9%

setelah itu ilang, ga ada proses ato apa2 lagi. Apa yg salah ya?
Thanks

Jelas ada yg salah. Harusnya ampe 100% trus muncul program WinPower Monitor nya. Kalo pas pertama kali memang agak lama loadingnya. Coba install ulang WinPower nya.



Satu lagi, UPSnya jg ga kebaca di XP padahal kabel RS-232nya dah nyambung.

Kalo ini kayaknya emang gak kebaca ama windows (gak plug and play)

Devil2000
11-01-2007, 10:34
Jelas ada yg salah. Harusnya ampe 100% trus muncul program WinPower Monitor nya. Kalo pas pertama kali memang agak lama loadingnya. Coba install ulang WinPower nya.

Kalo ini kayaknya emang gak kebaca ama windows (gak plug and play)

Sudah bro, 3 kali malah, sama semua, ada saran lagi ga? Install yg pertama memang item UPS di services windows lagi nonaktif, tp setelah diakrifin jg ga ada perubahan, apanya ya?

Trus kabel RS-232 nya butuh driver?

zaqi98
11-01-2007, 11:47
Sudah bro, 3 kali malah, sama semua, ada saran lagi ga? Install yg pertama memang item UPS di services windows lagi nonaktif, tp setelah diakrifin jg ga ada perubahan, apanya ya?

Trus kabel RS-232 nya butuh driver?

Waduh, kalo gini susah deh. Mestinya windowsnya gak perlu diapa2in. Kabel jelas gak perlu driver. Langsung dari WinPower itu.

Alternatif 1: Coba pasang UPS, kabel, n software di kompie laen
Alternatif 2: Install ulang windowsnya :D

Devil2000
11-01-2007, 12:02
Waduh, kalo gini susah deh. Mestinya windowsnya gak perlu diapa2in. Kabel jelas gak perlu driver. Langsung dari WinPower itu.

Alternatif 1: Coba pasang UPS, kabel, n software di kompie laen
Alternatif 2: Install ulang windowsnya :D

Hehe.. ok deh bro, gue coba dulu, ntar gue laporan lg.

ponywaterhousecoopers
11-01-2007, 20:59
minta saran dong..
UPS yg bisa dipasang extended battery (sejenis accu) gt apa yah?
budget nya 2 jt..

i-deal
12-01-2007, 08:13
Saya lupa pastinya, tapi kalo gak salah APC yg BR1500I harganya sedikit dibawah 2jt (sekali lagi CMIIW).

Yg jelas UPS ini bisa ditambah extended battery shg kapasitasnya jadi dobel (3000VA???).

Devil2000
13-01-2007, 00:44
Mo laporan nih, dah beres. Ga tau apa hubungannya tp gue ngerubah Kaspersky Anti Hacker ke training mode, install update windows dan install ulang winpower-nya. Thanks bro Zaqi98 atas responnya.

zaqi98
13-01-2007, 11:12
Saya lupa pastinya, tapi kalo gak salah APC yg BR1500I harganya sedikit dibawah 2jt (sekali lagi CMIIW).

Yg jelas UPS ini bisa ditambah extended battery shg kapasitasnya jadi dobel (3000VA???).

Yup, tipenya bener, harganya masuk (UPS nya doang). Tp TS mintanya yg bisa pake aki mobil biasa khan? BR1500i gak didesain untuk itu. Harus beli extended battery pack khusus. Liat disini nih (http://www.apcc.com/resource/include/techspec_index.cfm?base_sku=BR24BP). Pasti harganya mak nyosss! :D

Gak tau kalo tyt bisa dimodif biar bisa pake aki mobil.
Klo ICA 602B bisa pake aki mobil, tapi ane gak recommend untuk kompie.

ponywaterhousecoopers
13-01-2007, 21:59
jadi kira2 menurut bro zaki ups yg ada extended battery nya yg cocok untuk pc apa nih?

rencana sih mo pake di warnet, jadi ketika mati lampu, komputer billing masih bisa nyala, biar user2 bisa bayar dulu..
jangka waktu sih kira2 30 menit kali yah...

zaqi98
14-01-2007, 07:13
jadi kira2 menurut bro zaki ups yg ada extended battery nya yg cocok untuk pc apa nih?

rencana sih mo pake di warnet, jadi ketika mati lampu, komputer billing masih bisa nyala, biar user2 bisa bayar dulu..
jangka waktu sih kira2 30 menit kali yah...

Coba hitung dulu kebutuhan daya untuk kompie billingnya. Kalo cuma untuk billing mestinya UPS 500VA cukup. Sekedar gambaran, P4 2,0 + 256MB + 40GB + GeForceMX + CRT 15in itu menurut software APC cuma nyedot sekitar 125 watt. Nah trus kalo cuma perlu backup 30 menit sih ada beberapa alternatif :

1. Beli UPS yg kapasitasnya di atas daya yg dibutuhkan, pasti runtime nya lebih panjang. APC BR1500i (1500VA) sekitar 1,7 juta, Numeric Digital LI 2000VA sekitar 1,9 juta. Kalo mau (kalo masih kurang lama), dua2nya bisa ditambah extended battery pack. Cek harganya disini (http://www.prodigi.co.id/ups.html). Yg APC khan di websitenya bisa cek runtime chart. Kalo saya, harga segitu lebih worth APC.

2. Beli UPS yg kapasitasnya sekedar pas untuk kebutuhan (misal 600VA), trus baterainya diganti yg kapasitas lebih besar (volt sama, Ah-nya lebih besar). Secara teoritis mestinya bisa (tapi gak dijamin loh). Cara ini pasti harus naruh baterainya di luar UPS. Jadi kabel yg ke baterai disambung, pasang ke baterai yg di luar. Saya gak tau harus tetep pake aki kering atau bisa pake aki basah. Kebetulan 2 merk & tipe yg saya sebutin diatas baterainya user replaceable jadi gak perlu ngerusak segel garansi. Masalahnya harga aki kering juga gak murah, jadi coba diitung2 aja. Saya juga gak tau apa softwarenya bisa otomatis mendeteksi kapasitas baterai yg lebih besar.

Oiya, alternatif yg nomer 2 ini baterai lamanya tetep bisa kepake kok. Tinggal nambah baterai yg voltasenya sama trus dipasang parallel. Bisa juga alternatif 1 dikombinasi ama alternatif 2.

zaqi98
14-01-2007, 14:07
... Yg jelas UPS ini bisa ditambah extended battery shg kapasitasnya jadi dobel (3000VA???).

Baru inget. Extended battery pack itu tidak menambah kapasitas UPS karena kapasitas UPS bergantung pada inverter. Pengaruhnya hanya pada memperpanjang runtime.

i-deal
14-01-2007, 20:57
Oooo... Jadi kalo BR1500VA dipasangin extended battery berarti hanya memperpanjang runtime ya? Saya emang ragu sih nulis 3000VA.

ponywaterhousecoopers
14-01-2007, 21:34
Coba hitung dulu kebutuhan daya untuk kompie billingnya. Kalo cuma untuk billing mestinya UPS 500VA cukup. Sekedar gambaran, P4 2,0 + 256MB + 40GB + GeForceMX + CRT 15in itu menurut software APC cuma nyedot sekitar 125 watt.

itu pake software APC yg apa yah? saya jg punya APC BE 525, tp di software nya ga bisa ngukur berapa watt yg terpakai..

btw, thanks yah.. grp meluncur.

zaqi98
15-01-2007, 05:29
itu pake software APC yg apa yah? saya jg punya APC BE 525, tp di software nya ga bisa ngukur berapa watt yg terpakai..

btw, thanks yah.. grp meluncur.

Sama2.

Pake software PowerChute Personal Edition (PCPE) versi 1.5, bawaan APC seri RS. Ada juga PowerChute Business Edition (PCBE) bawaan APC SmartUPS. Dua2nya ada load meter (dalam watt). Software WinPower juga ada load meter, tapi kayaknya dalam persen. Ntar diliat lg deh di kantor.

Eh, APC BE525AS nya direview dong, penasaran nih. Cukup tangguh menghadapi masalah2 listrik kah?

vaporizel
15-01-2007, 09:33
GRP buat boss zaqi98 ama momokeke atas postingannya yg bermanfaat!
:thumb: :thumb:

Mo tanya juga neh
duit ku pas2an (250 rebu doank) trus pc ku max 350 watt (terlihat dari stiker
di psunya)
Di rumah ku listrik matu cuma karena 2 hal
1. kelebihan beban
2. pemadaman listrik

Selain dari itu cukup stabil listriknya, ada yang bisa rekomendain psu yang
sesuai! (soalnya ku liat di chip edisi desember, bagian dokter chip ada
masalah vga yang biosnya ilang gara2 listrik mati mendadak, makanya jadi
pengen masang ups)

zaqi98
15-01-2007, 11:58
GRP buat boss zaqi98 ama momokeke atas postingannya yg bermanfaat!
:thumb: :thumb:

Mo tanya juga neh
duit ku pas2an (250 rebu doank) trus pc ku max 350 watt (terlihat dari stiker
di psunya)
Di rumah ku listrik matu cuma karena 2 hal
1. kelebihan beban
2. pemadaman listrik

Selain dari itu cukup stabil listriknya, ada yang bisa rekomendain psu yang
sesuai! (soalnya ku liat di chip edisi desember, bagian dokter chip ada
masalah vga yang biosnya ilang gara2 listrik mati mendadak, makanya jadi
pengen masang ups)

Waks :eek: ! Beli UPS harga 250 rebu? Ada sich, tapi merk AUK AH (gak jelas banget :D ). Mending nabung dulu deh, bro. Sayang duitnya kalo beli barang gak berfungsi. Keliatannya cuma listrik mati, tapi ternyata bisa banyak gangguan listrik yg menyertainya (udah baca di depan khan).

Paling nggak ada bujet 400-500ribuan, seperti ane kasih alternatif ke bro pdn, bisa dapet Numeric Digital LI, Laplace Phasor, atau Liebert Iton --> harga dari paling murah ke mahal (tapi gak beda jauh). Spec lumayan (mirip semua), software bawaan juga sama. Tp katanya yg Phasor harus beli kabel RS-232 sendiri.

Devil2000
15-01-2007, 14:21
Waks :eek: ! Beli UPS harga 250 rebu? Ada sich, tapi merk AUK AH (gak jelas banget :D ). Mending nabung dulu deh, bro. Sayang duitnya kalo beli barang gak berfungsi. Keliatannya cuma listrik mati, tapi ternyata bisa banyak gangguan listrik yg menyertainya (udah baca di depan khan).

Paling nggak ada bujet 400-500ribuan, seperti ane kasih alternatif ke bro pdn, bisa dapet Numeric Digital LI, Laplace Phasor, atau Liebert Iton --> harga dari paling murah ke mahal (tapi gak beda jauh). Spec lumayan (mirip semua), software bawaan juga sama. Tp katanya yg Phasor harus beli kabel RS-232 sendiri.

Ralat dikit bro, yg phasor dah termasuk kabel RS-232 nya koq. Tp ga tau juga, soalnya punya gue kelihatannya phasor yg model lama, yg warna birunya setengah elips.

ponywaterhousecoopers
15-01-2007, 20:41
Sama2.

Pake software PowerChute Personal Edition (PCPE) versi 1.5, bawaan APC seri RS. Ada juga PowerChute Business Edition (PCBE) bawaan APC SmartUPS. Dua2nya ada load meter (dalam watt). Software WinPower juga ada load meter, tapi kayaknya dalam persen. Ntar diliat lg deh di kantor.

Eh, APC BE525AS nya direview dong, penasaran nih. Cukup tangguh menghadapi masalah2 listrik kah?

bro, kalo software PCPE/PCBE nya gw pake di apc gw bisa ga yah?

gw jgn disuruh review deh, berantakan kata2 nya.. ntar malah pada tambah ga ngerti lagi..:D

zaqi98
16-01-2007, 06:27
Ralat dikit bro, yg phasor dah termasuk kabel RS-232 nya koq. Tp ga tau juga, soalnya punya gue kelihatannya phasor yg model lama, yg warna birunya setengah elips.

Oh, gitu tokh? Kalo ga salah yg bilang waktu itu bro irwancheung. Klo software WinPower nya musti download atau dikasih CD?

Klo yg Numeric dapet kabel RS-232, CD WinPower, kabel power, kabel jumper 2 biji. Baterenya jg user-replaceable. Bentuknya & paketannya mirip banget ama APC SmartUPS SC. Harganya cuma 400 rebu lebih dikit untuk 600VA.

zaqi98
16-01-2007, 06:34
bro, kalo software PCPE/PCBE nya gw pake di apc gw bisa ga yah?

Keknya gak bisa, bro. Itu udah bawaannya sesuai tipe. Antara PCPE & PCBE jg gak bisa dituker2. Kalo download di website APC jg khan ada keterangan bisa untuk tipe mana aja.


gw jgn disuruh review deh, berantakan kata2 nya.. ntar malah pada tambah ga ngerti lagi..:D

Gpp bro. Dicoba dulu. Itu loh, pake pertanyaan2 standar ane yg di depan (seberapa parah listriknya, pake psu apa, dll). Soale tipe itu khan yg paling murah dari APC. Kalo ternyata tetep handal khan bisa recommend walopun fiturnya disunat. :)

poci_wasiat
16-01-2007, 09:26
kalo sekitar 450/500an apa nih yang enak.?? baca2 jadi binun sendiri??

ponywaterhousecoopers
16-01-2007, 10:00
Keknya gak bisa, bro. Itu udah bawaannya sesuai tipe. Antara PCPE & PCBE jg gak bisa dituker2. Kalo download di website APC jg khan ada keterangan bisa untuk tipe mana aja.


udah coba donlot, tapi bisa yg PCBE doang.. ternyata software nya bisa detek APC BE525AS, tapi karena di ups nya ga ada smart signalling, jadinya cuman bisa kedetek status battery nya doang.. fitur2 lainnya ga bisa dipake :(

zaqi98
16-01-2007, 10:39
kalo sekitar 450/500an apa nih yang enak.?? baca2 jadi binun sendiri??

Lhah, di atas khan barusan dibilangin. Untuk bujet segitu ambil Numeric Digital LI, Laplace Phasor, atau Liebert Iton. Semua yg 600VA.

Devil2000
17-01-2007, 00:42
Oh, gitu tokh? Kalo ga salah yg bilang waktu itu bro irwancheung. Klo software WinPower nya musti download atau dikasih CD?

Klo softwarenya memang kudu download sendiri.


Klo yg Numeric dapet kabel RS-232, CD WinPower, kabel power, kabel jumper 2 biji. Baterenya jg user-replaceable. Bentuknya & paketannya mirip banget ama APC SmartUPS SC. Harganya cuma 400 rebu lebih dikit untuk 600VA.

Wah koq kedengarannya banyak lebihnya, tau gitu dulu gue beli yg Numeric aja.

chevy
21-01-2007, 19:08
ak pake UPS yang 600 VA nan ko buat ngangkat mon 19" plus CPU ga kuat yah???merk ICA 601B

smiling_man
22-01-2007, 01:25
Oh, gitu tokh? Kalo ga salah yg bilang waktu itu bro irwancheung. Klo software WinPower nya musti download atau dikasih CD?


iya, emang software dunlut sendiri :D

kalo tentang kabelnya, itu sih cuman masalah penjualnya lupa ngasi kabel ke irwan :rolleyes:

vaporizel
22-01-2007, 08:50
Akhirnya beli juga, Laplace Positron 600 VA, monitor and pc ngangkat semua waktu battre mode. tinggal tambah 100 rebu di budget.

compman
22-01-2007, 10:18
mau tanya nih gue mau beli laptop trus kan klo di rumah pake listrik.
listrik di rumah biasae sering mati mungkin karena pake AC di rumah jadi gak kuat klo malem.nah ak pengen beli ups nih tapi yang 500 ribuan.
pertanyaan gue yang bagus UPS apa ya? apakah klo pake UPS harus pake stavolt lagi?
pengennya UPS itu juga sebagai stavolt gitu?soale kemungkinan listrik kan turun naik?
btw klo beli di surabaya di mana ya?
website buat liat2 macem2 ups dimana ya?
apakah beda stavolt ama AVR ???
apakah UPS yang seperti LAPlace.... yang dibeli bro di atas udah ada AVR nya?
apakah jika gak ada AVR nya berarti harus beli stavolt?

zaqi98
22-01-2007, 14:57
Akhirnya beli juga, Laplace Positron 600 VA, monitor and pc ngangkat semua waktu battre mode. tinggal tambah 100 rebu di budget.

Yah, setidaknya berhasil ngangkat :D
Tinggal diuji ketangguhannya dalam menghadapi masalah2 listrik :)

zaqi98
22-01-2007, 15:11
mau tanya nih gue mau beli laptop trus kan klo di rumah pake listrik.
listrik di rumah biasae sering mati mungkin karena pake AC di rumah jadi gak kuat klo malem.nah ak pengen beli ups nih tapi yang 500 ribuan.
pertanyaan gue yang bagus UPS apa ya? apakah klo pake UPS harus pake stavolt lagi?
pengennya UPS itu juga sebagai stavolt gitu?soale kemungkinan listrik kan turun naik?
btw klo beli di surabaya di mana ya?
website buat liat2 macem2 ups dimana ya?
apakah beda stavolt ama AVR ???
apakah UPS yang seperti LAPlace.... yang dibeli bro di atas udah ada AVR nya?
apakah jika gak ada AVR nya berarti harus beli stavolt?

Bro compman udah baca postingan2 di thread ini dari depan ampe belakang? :)

Yg mungkin belum ada (singkat saja):
1. stavolt = stabilizer voltage, AVR = automatic voltage regulator, jadi sama aja.
2. website nya masing2 produsen UPS, tanya mbah google :)
Ada APC, Merlin Gerin, Liebert, Powercom, Socomec, Laplace, Numeric, dll.
3. Berhubung dipakenya untuk laptop, UPS nya gak usah canggih2, bro. Soale sistem power laptop udah kayak Online UPS. Kecuali kalo laptopnya gak pake baterai (kayak model desknote). Maksudnya biar bisa lama pake laptopnya khan? Jd yg penting runtime nya paaaaaaaanjaaaaaang.:D

gober^
22-01-2007, 23:22
Bro mau tanya ini.. gimana caranya kita mengetahui komputer kita memakan daya listrik berapa? apa dilihat dari powersupllynya?

thanks n sorry kl repost

vob
23-01-2007, 11:45
Bro mau tanya ini.. gimana caranya kita mengetahui komputer kita memakan daya listrik berapa? apa dilihat dari powersupllynya?

thanks n sorry kl repost

harus periksa dulu, komponen apa yang terpasang di kompi kita

dari segi jenis, type, jumlah, nah kalo sudah tahu..

baru kita kalkulasi dengan bantuan software yang bisa di download gratis, atau dengan mencari tahu total konsumsi komponen tersebut, tentunya dengan mencari info sebanyaknya melalui media internet, buku atau nanya teman. :D

smiling_man
23-01-2007, 11:47
bisa diitung kok, ada kalkulatornya, coba di search ;)

gober^
23-01-2007, 15:59
Ok thanks infonya kk... ntar saya coba cari dulu softwarenya
=)

salam
gober

compman
25-01-2007, 14:05
mau tanya nih ak tadi jalan2 ke THR mall Surabaya.tanya2 tentang UPS hasilnya:yang 600va
1.laplace phasor /Positron harga 325 ribu.
2.APC BR500i 790 ribu
3.Prolink 600va harga 380 ribu
gimana nih APC kok mahal banget,trus yang laplace murah tapi ak takut kualitase gimana tapi katanya itu udah built in AVR,benarkah???
trus Prolink 600 va itu gimana?itu juga katanya udah Built AVR??
pengennya yang APC tapi kok mahal banget ya.
trus klo yang laplace murah katanya udah built AVR juga tapi kualitase gimana?
trus klo yang prolink gimana??
ak pengene yang udah ada AVR nya dan benar2 ampuh klo ada tegangan naik turun.
mohon saran nih.

zaqi98
25-01-2007, 17:31
mau tanya nih ak tadi jalan2 ke THR mall Surabaya.tanya2 tentang UPS hasilnya:yang 600va
1.laplace phasor /Positron harga 325 ribu.
2.APC BR500i 790 ribu
3.Prolink 600va harga 380 ribu
gimana nih APC kok mahal banget,trus yang laplace murah tapi ak takut kualitase gimana tapi katanya itu udah built in AVR,benarkah???
trus Prolink 600 va itu gimana?itu juga katanya udah Built AVR??
pengennya yang APC tapi kok mahal banget ya.
trus klo yang laplace murah katanya udah built AVR juga tapi kualitase gimana?
trus klo yang prolink gimana??
ak pengene yang udah ada AVR nya dan benar2 ampuh klo ada tegangan naik turun.
mohon saran nih.

Hah? Laplace yg 325 rebu itu mungkin yg Positron, kayaknya gak mungkin kalo Phasor. Trus Prolink yg 380 rebu itu kayaknya juga yg belum pake AVR. Kalo APC BR500i emang segituan.

Coba deh pastiin Laplacenya. Kalo emang dapet Phasor mah murah banget, ambil aja. Coba liat gambarnya di www.laplaceups.com (http://www.laplaceups.com)
Atau coba tanya bro smiling_man beli dimana.

Prolinknya mending jangan deh. Kalo terpaksa (di surabaya gak ada yg cocok)ya mending order di jakarta. Ane biasa gitu kok. Di semarang susah cari UPS bagus.

astral_ardy
26-01-2007, 09:58
Bung zaqi...itu si numeric buatan india itu gimana kualitasnya? Bagus gak? Harganya tmasuk murah tuh...Terus after sales servicenya bagus gak? Online seriesnya featurenya keren2...Kemaren dah beli APC yg BR 1000i tapi kok overload mulu ya...Gak kuat ngangkat...Mesti yg kapasitasnya yg lebih gede kali ya...

masterman
26-01-2007, 16:48
sorry masih new soal ginian...
kalo 600va itu berarti 360W kan???
ato tiap merek berbeda???

terus kalo misalnya komputer pake 400W tapi dicolokin ke UPS yang 360W bukannya seharusnnya mati???
trus kalo blackout gmn??? masih kuat di tahan UPS gak???

compman
26-01-2007, 20:10
ak tadi baru beli laplace phasor dengan harga 325 ribu.tapi knapa ak liat paket pembeliane gak ada buku petunjuke cara pemakaian.cuman ada selebaran dalam bahasa inggris ma kartu garansi PT lapla....... (sori lupa nama PT nya).
dapet tiga kabel gak tahu kabel apa aj.
gak dapet software.gimana nih.
tolong donk beritahu cara pemakain awalnya gimana n cara pemakaian sehari2 gimana???
please mohon bantuan.thank U
sory pertanyaan lagi
apakah laplace ini bekerja dengan baik ya.ktae juga udah built in AVR gtu.ak pake UPS cuma buat laptopku.

zaqi98
26-01-2007, 23:35
Bung zaqi...itu si numeric buatan india itu gimana kualitasnya? Bagus gak? Harganya tmasuk murah tuh...Terus after sales servicenya bagus gak? Online seriesnya featurenya keren2...Kemaren dah beli APC yg BR 1000i tapi kok overload mulu ya...Gak kuat ngangkat...Mesti yg kapasitasnya yg lebih gede kali ya...

Weks! :eek: Pake APC BR1000i overload? Spec kompie nya apaan tuh? Jangan2 masang kulkas & pompa air ke situ juga ya? :D
Coba ngidupin monitornya belakangan, ato monitornya jgn dilewatin UPS dulu.

Saya baru nyoba 1 unit UPS Numeric yg tipe Digital 1000 Plus (Offline 1000VA). Udah make 6 bulanan (14 jam sehari) belum ada masalah. Tapi tolong diingat, kantor saya listriknya udah gak separah dulu. PSU juga udah mulai pake Silverstone (walopun kelas low end nya). Jadi saya gak berani bilang sama bagusnya dengan APC seri RS. Softwarenya lumayan (WinPower, sama persis bawaan Laplace Phasor & Liebert Iton), bahkan bisa detect frekuensi (kalo PCPE gak bisa). Tapi AVR nya gak bisa diatur. Log nya juga gak ada keterangan transfer to battery backup karena apa.

Trus terang saya sendiri tertarik nyoba Numeric (yg offline itu) karena specnya & penampilannya mirip banget ama APC SmartUPS SC yg saya udah pake dengan harga yg relatif murah.

Spec UPS Numeric yg tipe online memang oke juga. Tapi kalo ngeliat harga disini (http://www.prodigi.co.id) kayaknya gak murah2 amat. Kira2 antara Laplace MPX & APC SmartUPS RT.

Coba deh BR1000i nya dioptimalkan dulu. Sayang khan udah beli. Kalo dah sukses (atopun gagal) direview ya.

zaqi98
26-01-2007, 23:50
sorry masih new soal ginian...
kalo 600va itu berarti 360W kan???
ato tiap merek berbeda???

Belum tentu, mas terman :D . Satu merk beda tipe aja bisa beda power factornya. Biasanya ada di spec kok. Ada angka VA, ada angka watt, atau angka power factor. Kalo gak ada di spec, untuk amannya pake power factor=0,6. (baca di halaman satu)


terus kalo misalnya komputer pake 400W tapi dicolokin ke UPS yang 360W bukannya seharusnnya mati???

Belum tentu. Power supply 400W itu khan angka maksimal, biasanya gak kepake semua. Bisa dihitung kok kebutuhan daya kompie (di atas udah banyak yg nanya). Kalo tokh emang kepake 400W, ada juga UPS yg gak nolak dibebani segitu walopun tertulis true power=360W. Itu untuk UPS yg tanpa fitur overload protection ato mungkin juga ada toleransi dari UPS nya sampai batas tertentu. Yg pasti, kapasitas UPS itu ditentukan oleh inverternya.


trus kalo blackout gmn??? masih kuat di tahan UPS gak???

Maksudnya blackout yg gimana ya mas? Berdasarkan definisi di halaman satu, fungsi dasar UPS emang untuk mengatasi blackout. Yg sering jadi masalah (gak semua UPS bisa mengatasi) justru gangguan2 listrik lain di luar blackout atau yg menyertai blackout, gitchu.

smiling_man
27-01-2007, 00:04
ak tadi baru beli laplace phasor dengan harga 325 ribu.tapi knapa ak liat paket pembeliane gak ada buku petunjuke cara pemakaian.cuman ada selebaran dalam bahasa inggris ma kartu garansi PT lapla....... (sori lupa nama PT nya).
dapet tiga kabel gak tahu kabel apa aj.
gak dapet software.gimana nih.
tolong donk beritahu cara pemakain awalnya gimana n cara pemakaian sehari2 gimana???
please mohon bantuan.thank U
sory pertanyaan lagi
apakah laplace ini bekerja dengan baik ya.ktae juga udah built in AVR gtu.ak pake UPS cuma buat laptopku.

euh, masa phasor harganya 325?

lo kebalik kali...:p itu Laplace Positron :D. Laplace Phasor seharusnya berada di kisaran harga 465rb. Lha, pas wa beli harga promosi aja 365 rb :rolleyes:.

Yang pasti tu UPS ga bisa dipake buat laptop. Sambungannya aja dah beda :D. Lagipula ngapain laptop dipasang UPS?? kan dah ada beterenya :confused:

zaqi98
27-01-2007, 00:31
ak tadi baru beli laplace phasor dengan harga 325 ribu.tapi knapa ak liat paket pembeliane gak ada buku petunjuke cara pemakaian.cuman ada selebaran dalam bahasa inggris ma kartu garansi PT lapla....... (sori lupa nama PT nya).
dapet tiga kabel gak tahu kabel apa aj.
gak dapet software.gimana nih.
tolong donk beritahu cara pemakain awalnya gimana n cara pemakaian sehari2 gimana???
please mohon bantuan.thank U
sory pertanyaan lagi
apakah laplace ini bekerja dengan baik ya.ktae juga udah built in AVR gtu.ak pake UPS cuma buat laptopku.

Langkah pertama: charge baterainya dulu. Ada kabel yg salah satu ujungnya bisa masuk stop kontak listrik? Kalo ada, itu namanya kabel power UPS. Kalo gak ada, berarti musti nyediain (beli) sendiri. Pasang kabel power itu di stop kontak & di UPS (gak mungkin keliru deh, colokan gitu cuma ada satu di UPS). Coba nyalakan UPS nya, kalo dah bisa, boleh dimatiin lagi, tunggu minimal 8 jam untuk charge baterai.

Langkah kedua: pasang beban (adaptor laptop ke UPS). Saya gak tau pasti sampeyan dapet Phasor yg kayak apa output receptacles nya. Kalo ada colokan listrik biasa kayak stop kontak di belakangnya, berarti beban (adaptor laptop) tinggal langsung colokin ke situ kayak biasanya pasang ke stop kontak. Tapi kalo gak ada colokan kayak stop kontak, adanya colokan female kayak di belakang power supply nya PC, berarti harus pake kabel jumper (di antara kabel yg dikasih, yg ujungnya ada male & ada female jadi bisa saling colok). Biasanya dari adaptor laptop khan kabel power yg ke stop kontak bisa dicopot, itu diganti ama kabel jumper tadi. Ujung male ke UPS, ujung female ke adaptor laptop.

Pemakaian sehari hari? Kalo frekuensi pakenya sering, UPS nya colokin ke stop kontak terus aja, gak usah dicabut (biar sekalian charge baterai). Tapi kalo laptopnya gak dipake, cukup switch off UPS nya. Kalo pas PLN mati, ntar UPS nya yg suplai listrik ke adaptor laptop. Saran : jangan sering pake battery backup sampai baterai UPS nya habis, karena sangat memperpendek umur baterai.

Trus kabel yg diameternya paling kecil, colokannya 9 pin (jelas bukan kabel listrik), itu namanya kabel data (RS-232) untuk komunikasi antara kompie ke UPS. Kalo sampeyan pake laptop sih kayaknya gak perlu dipake. Software jg gak perlu (musti download dulu).

zaqi98
27-01-2007, 00:37
euh, masa phasor harganya 325?

lo kebalik kali...:p itu Laplace Positron :D. Laplace Phasor seharusnya berada di kisaran harga 465rb. Lha, pas wa beli harga promosi aja 365 rb :rolleyes:.

itu sebabnya ane saranin dia cek gambarnya di website laplace (http://www.laplaceups.com)


Yang pasti tu UPS ga bisa dipake buat laptop. Sambungannya aja dah beda :D. Lagipula ngapain laptop dipasang UPS?? kan dah ada beterenya :confused:

Memang sebetulnya gak perlu (kecuali kalo dia pake deksnote tanpa baterai). Tapi bisa2 aja & boleh2 aja kok. Lha wong pengen nyobain UPS mbok ben wae, mumpung ono duite :D .

masterman
27-01-2007, 03:32
maksudnya yang 400W itu mampu gak di tahan ama UPS yang 360W doang??
trus bikin rusak komputnya ato UPSnya yang rusak???

compman
27-01-2007, 13:23
euh, masa phasor harganya 325?

lo kebalik kali...:p itu Laplace Positron :D. Laplace Phasor seharusnya berada di kisaran harga 465rb. Lha, pas wa beli harga promosi aja 365 rb :rolleyes:.

Yang pasti tu UPS ga bisa dipake buat laptop. Sambungannya aja dah beda :D. Lagipula ngapain laptop dipasang UPS?? kan dah ada beterenya :confused:

udah dipastikan itu yang phasor bung.casingnya putih bentuk memanjang gtu.berat banget ya UPS nya.
harga cuma 325 murah ya.padahal ak tanya di PT nya langsung harganya 495 ribu.ya yang jual 325 ribu cuman toko itu doank.lainnya 400ribuan.
ak pake UPS di rumah karena ak pake laptop klo dirumah langsung pake listrik,baterai lepas.itu buat awetin baterai juga.kan takute listrik di rumah Voltasenya naik turun ma kadang2 mati.ya buat laptopku biar gak langsung mati bro ama gak restart klo tegangan naik turun.doakan aja UPS ini bekerja dengan baik.
btw masa colokan buat laptopnya gak ada?belum ak cek sih.ntar di post lagi deh.

astral_ardy
27-01-2007, 18:57
Weks! :eek: Pake APC BR1000i overload? Spec kompie nya apaan tuh? Jangan2 masang kulkas & pompa air ke situ juga ya? :D
Coba ngidupin monitornya belakangan, ato monitornya jgn dilewatin UPS dulu.

Waduh...Kalo monitornya gak dinyalain dulu sih dia diem...Pas dinyalain belakangan overload juga...HIKS...Padahal kan purenya 600 watt tp knp gak kuat ya? Bingung... Pas dicobain di komputer kantor, ok-ok aja tuh, padahal speknya ampir2 mirip ama komputer saya...Hiks...Umm...Bedanya di kantor listriknya stabil banget...Gak kaya di rumah saya...

O iya, sebelon UPS juga saya dah pakein stabilizer matsunaga yg 1000VA...Masalahnya pas saya ukur tuh tegangan outputnya, masih rada2 goyang2 juga...Gak stabil banget...Makanya saya masukin ke UPS lagi, tapi pas dibeliin malah overload...Hiks...

Saya jadi bingung...Kalo monitornya gak dipakein ke UPS kalo blackout matiin kompnya merem dong...Hiks...


Saya baru nyoba 1 unit UPS Numeric yg tipe Digital 1000 Plus (Offline 1000VA). Udah make 6 bulanan (14 jam sehari) belum ada masalah. Tapi tolong diingat, kantor saya listriknya udah gak separah dulu. PSU juga udah mulai pake Silverstone (walopun kelas low end nya). Jadi saya gak berani bilang sama bagusnya dengan APC seri RS. Softwarenya lumayan (WinPower, sama persis bawaan Laplace Phasor & Liebert Iton), bahkan bisa detect frekuensi (kalo PCPE gak bisa). Tapi AVR nya gak bisa diatur. Log nya juga gak ada keterangan transfer to battery backup karena apa.

Trus terang saya sendiri tertarik nyoba Numeric (yg offline itu) karena specnya & penampilannya mirip banget ama APC SmartUPS SC yg saya udah pake dengan harga yg relatif murah.

Iya, saya liat di webnya juga saya tertarik...Keliatannya meyakinkan...Kalo webnya laplace kurang lengkap infonya...
Yang digital HP online series ada feature PWM with IGBT, kalo gak salah kata bro momokeke itu biasanya dipake buat online UPS kelas atas...Wuih...dengan harga sedikit lebih mahal dari laplace, tp kayaknya featurenya jauh lebih keren...

Kurang tau Laplace MPX ada IGBTnya apa nggak...


Spec UPS Numeric yg tipe online memang oke juga. Tapi kalo ngeliat harga disini (http://www.prodigi.co.id) kayaknya gak murah2 amat. Kira2 antara Laplace MPX & APC SmartUPS RT.

Kalo ama APC sih jauh banget harganya...APC SURT kan ampir mo nyentuh 5 juta tuh...Si HP numeric sekitar 3,5 gak jauh2 beda, walopun lebihmahal dikit dr Laplace...


Coba deh BR1000i nya dioptimalkan dulu. Sayang khan udah beli. Kalo dah sukses (atopun gagal) direview ya.

Aduh...Iya nih...berarti nanti kalo beli lagi mesti yg 1500VA dong...Hiks...Yg APC-nya bingung mo diapain...Sayang banget...

astral_ardy
27-01-2007, 19:02
Eh, bung zaqi...Lupa nanya, si Laplace tuh buatan indonesia ya? Kayak si ICA...Macem assembling di sini gitu...? Harganya bisa terjangkau... Waktu itu bung zaqi pernah bilang kalo si ICA buatan sini ya?

Kalo APC, MGE itu kan mahal2 kayaknya import dr luar...

zaqi98
27-01-2007, 21:09
Bro astral_ardy, coba gini aja. Monitornya jangan pasang di UPS, cukup CPU nya. Trus pasang software, cek daya terpakainya berapa. Saya curiga monitornya itu yg gede daya angkatannya.

Kalo ternyata dugaan saya bener, gimana kalo monitornya dilewatin alat soft start dulu? Tapi saya juga ragu2, takut ada efek samping ke UPS nya.
Alternatif laen, monitornya beliin UPS sendiri yg murahan aja. Monitor biasanya lebih bandel dibanding daleman CPU, kalo rusak juga gampang & murah repairnya (yg CRT khan).


Eh, bung zaqi...Lupa nanya, si Laplace tuh buatan indonesia ya? Kayak si ICA...Macem assembling di sini gitu...? Harganya bisa terjangkau... Waktu itu bung zaqi pernah bilang kalo si ICA buatan sini ya?

Kalo APC, MGE itu kan mahal2 kayaknya import dr luar...

Kalo ngeliat websitenya (yg berakhiran .co.id) dan juga gak ada samasekali yg jualan di luar negeri, kayaknya itu emang buatan sini, sama seperti ICA. Tapi kayaknya produsen Laplace itu juga distronya Socomec, jadi mungkin ada kelebihan dibanding ICA. Kalo APC & MGE jelas gak dibikin disini (AFAIK).

astral_ardy
27-01-2007, 23:13
Soft Start itu alat yang buat ngeredam tarikan waktu pertama kali start ya?
Eh...Boleh juga tuh...Belinya di mana bung zaqi? Sekalian mo dipasangin buat di motor air...Rese tuh motor air, kalo dia pertama kali start, amit2 deh...Lgs kedip semua lampu rumah...

Hmm...kalo tanpa monitor, waktu PC saya full load, sekitar 400 watt, kadang kurang kadang lebih... BTW PC saya di OC tuh... Terus biasanya idup terus nih PC ampir 24 jam sehari buat encode video... Makanya kemaren2 lagi nimbang2 beli yg online tp akhirnya pilih yg offline krn faktor harga, tp tnyata overload...Hiks...O iya, itu teriak alarmnya kalo lagi prosesornya kepake sekitar 50%, kalo saya nyalain CnQ punya AMD dia diem, terus prosesornya gak diOC, tp encode videonya jd lelet dikit...

Tanya lagi dong, itu si numeric ups yg dipake bung zaqi, distronya di Indonesia siapa ya? Kok saya cari2 di webnya numericups.com, kayaknya dia cuman khusus jualan di india doang sih? Takut after salesnya nanti jelek...

zaqi98
28-01-2007, 11:10
Soft Start itu alat yang buat ngeredam tarikan waktu pertama kali start ya?
Eh...Boleh juga tuh...Belinya di mana bung zaqi? Sekalian mo dipasangin buat di motor air...Rese tuh motor air, kalo dia pertama kali start, amit2 deh...Lgs kedip semua lampu rumah...

Iya, betul sekali. Carinya di toko2 elektronik / toko listrik. Kalo toko komputer malah biasanya gak punya. Bilang aja yg dipake biar listrik di rumah gak anjlok pas nyalain alat2 listrik. Kayak pompa air itu emang sebaiknya dikasih soft start, apalagi kalo daya PLN nya ngepas. Murah kok, kemaren ada thread yg bahas alat ini.



Hmm...kalo tanpa monitor, waktu PC saya full load, sekitar 400 watt, kadang kurang kadang lebih... BTW PC saya di OC tuh... Terus biasanya idup terus nih PC ampir 24 jam sehari buat encode video... Makanya kemaren2 lagi nimbang2 beli yg online tp akhirnya pilih yg offline krn faktor harga, tp tnyata overload...Hiks...O iya, itu teriak alarmnya kalo lagi prosesornya kepake sekitar 50%, kalo saya nyalain CnQ punya AMD dia diem, terus prosesornya gak diOC, tp encode videonya jd lelet dikit...

Kayaknya emang masalah ngangkat aja. Kalo kebutuhan daya operasional monitor CRT 17in kayaknya gak nyampe 100W. Kalo mau dicoba aja dulu pake soft start.



Tanya lagi dong, itu si numeric ups yg dipake bung zaqi, distronya di Indonesia siapa ya? Kok saya cari2 di webnya numericups.com, kayaknya dia cuman khusus jualan di india doang sih? Takut after salesnya nanti jelek...

Lha itu, kalo soal distro saya kurang tau. Saya nemu merk itu juga cuma
disini (http://www.prodigi.co.id). Gak tau kalo toko laen juga punya, saya gak pernah maen ke jakarta. Anehnya, dia jual tipe2 yg di websitenya justru gak ada (misalnya tipe Digital KI dan Digital HR). Tapi bilangnya sih garansi 2 tahun termasuk baterai (kayak APC). Saya baru aja order 1 unit lagi yg Offline 600VA untuk kompie adek di rumah. Coba aja imel kesana, nanya distro resminya.

zaqi98
01-02-2007, 13:49
@astral_ardy:

Ini alamat di kartu garansi UPS Numeric.

SP DISTRIBUSI - Pusat Layanan Perbaikan
Jl. Madu No.36 Jakarta 11180
Tel. (021)6260017, Fax. (021)6260012

Garansi full service & sparepart termasuk baterai.

Berbahagialah kalian yg di jakarta :D
Kalo saya tetep repot :mad:

smiling_man
02-02-2007, 02:52
udah dipastikan itu yang phasor bung.casingnya putih bentuk memanjang gtu.berat banget ya UPS nya.
harga cuma 325 murah ya.padahal ak tanya di PT nya langsung harganya 495 ribu.ya yang jual 325 ribu cuman toko itu doank.lainnya 400ribuan.
ak pake UPS di rumah karena ak pake laptop klo dirumah langsung pake listrik,baterai lepas.itu buat awetin baterai juga.kan takute listrik di rumah Voltasenya naik turun ma kadang2 mati.ya buat laptopku biar gak langsung mati bro ama gak restart klo tegangan naik turun.doakan aja UPS ini bekerja dengan baik.
btw masa colokan buat laptopnya gak ada?belum ak cek sih.ntar di post lagi deh.

selamat bro...Anda dapat barang yang murah meriah :buddies:. Belinya dimana yah? kasi bocoran dunk...:p wa beli di stan distro pas pameran aja ga semurah itu :confused:

emm...kalo gitu kasusnya enakan pake stavolt motor yang bagusan bro...ga usah pake UPS. Tapi batere dipasang juga, gpp kok :) wa biasa tuh. Batere harus dilepas itu cuman mitos.

overextreem_2005
02-02-2007, 10:44
bagus2 nih panduannya ...

simon1313ind
03-02-2007, 19:12
@ bang zaqi,
kira kira klo buat saya harus yang berapa VA yah, wa rencana mau ambil ICA yang 1200 VA nih, dulu sempet sih ambil 1 yang ICA tapi dah dikirimin ke adik gw:( ICAnya yang model ad warna birunya:D tau ngga??

zaqi98
04-02-2007, 05:47
@ bang zaqi,
kira kira klo buat saya harus yang berapa VA yah, wa rencana mau ambil ICA yang 1200 VA nih, dulu sempet sih ambil 1 yang ICA tapi dah dikirimin ke adik gw:( ICAnya yang model ad warna birunya:D tau ngga??

ICA yg ada warna birunya? Yg CT382 atau CT682 itu ya? Dulu pake ICA gimana, ada masalah gak? Kalo saya gak nyaranin ambil ICA yg offline. Yg online gak tau, mungkin kualitasnya lebih bagus (ato malah lebih parah :D ).

Kalo liat system sampeyan mungkin 600W (1000VA kalo power factornya 0,6) masih berani walopun mepet. PSU nya dipake maksimal gak? Coba hitung daya yg dibutuhkan dulu (soale sampeyan maen OC). ICA 1200VA offline (power factor 0,5 jadi 600W juga) harganya sekarang khan sekitar 1,2 juta. Mending nambah dikit dapet APC BR1000i (cek harga disini (http://www.prodigi.co.id)), dijamin jauh lebih handal. Atau kalo ngerasa kemahalan, mending ambil Laplace Phasor 1200VA ato Numeric Digital LI 1000VA. Harganya lebih murah daripada ICA tapi kualitas (berdasarkan sharing pengalaman) lebih bagus. Yg Phasor cek harga disini (http://www.uc98.com).

Kalo pake UPS gak bener sayang kompie nya bro, spec mahal tuh. APC BR1000i kayaknya masih worth. Ingat, sebagian besar kerusakan hardware diakibatkan oleh masalah listrik :D .

simon1313ind
04-02-2007, 13:00
ok deh thx atas sarannya:D
next target ......APC Br1000i

compman
04-02-2007, 17:03
selamat bro...Anda dapat barang yang murah meriah :buddies:. Belinya dimana yah? kasi bocoran dunk...:p wa beli di stan distro pas pameran aja ga semurah itu :confused:

emm...kalo gitu kasusnya enakan pake stavolt motor yang bagusan bro...ga usah pake UPS. Tapi batere dipasang juga, gpp kok :) wa biasa tuh. Batere harus dilepas itu cuman mitos.

gini bro ak baca di thread lain cara awetin baterai laptop tuh baterai jangan sering2 dipake-dicharge.mksutnya klo pas ada listrik mending pake listrik aja.batrei dicopot aja.klo pas lagi kluar baru pake batrei aja gtu.ini info dari ak baca-baca bro.

zaqi98
05-02-2007, 03:00
gini bro ak baca di thread lain cara awetin baterai laptop tuh baterai jangan sering2 dipake-dicharge.mksutnya klo pas ada listrik mending pake listrik aja.batrei dicopot aja.klo pas lagi kluar baru pake batrei aja gtu.ini info dari ak baca-baca bro.

Sebenernya baterai apapun khan ada umurnya (bisa diisi & digunakan sampai berapa cycles). Termasuk juga baterai UPS, makanya saya gak saranin ngetes UPS dengan cara run on battery sampe abis.

Untuk baterai laptop (walopun udah Li-Ion) pasti juga ada pengaruh, tapi gak tau seberapa. Soale yg kayak gitu (urusan baterai) baru ketauan bedanya kalo udah dipake tahunan. Pada prinsipnya kalo emang bersedia bongkar-pasang baterai sih monggo kemawon :D .

simon1313ind
06-02-2007, 22:28
@ bang zaqi,
begini bang, pada saat saya mau mengambil apc br1000i, kebetulan saya mengetahui bahwa salah seorang temen saya adalah orang dari ICA,
dia mengatakan bahwa bener APC tersebut emang yahud,hanya kendalanya pada saat repaired alias service ,ex:batery change itu barang susah stoknya dan biaya servicenya mahal (+/- 400rb) sedang merk ica harga segitu(1,2) dah dapet yang 1200VA(katanya sih:D ) trus untuk batere hanya sekitar 100rb++ dan ongkos servis 35rb.... bagaimana bang zaqi,apa ada saran buat saya??
btw,sementara wa pake stavolt aj dolo matsunaga 500w servo motor type,tau deh jebol apa kagak nih kompie:(
mengenai laplace phasor komplain service kemudian hari gimana yah pak??
anyway, GRP 4 u deh

zaqi98
07-02-2007, 07:07
@ bang zaqi,
begini bang, pada saat saya mau mengambil apc br1000i, kebetulan saya mengetahui bahwa salah seorang temen saya adalah orang dari ICA,
dia mengatakan bahwa bener APC tersebut emang yahud,hanya kendalanya pada saat repaired alias service ,ex:batery change itu barang susah stoknya dan biaya servicenya mahal (+/- 400rb) sedang merk ica harga segitu(1,2) dah dapet yang 1200VA(katanya sih:D ) trus untuk batere hanya sekitar 100rb++ dan ongkos servis 35rb.... bagaimana bang zaqi,apa ada saran buat saya??
btw,sementara wa pake stavolt aj dolo matsunaga 500w servo motor type,tau deh jebol apa kagak nih kompie:(
mengenai laplace phasor komplain service kemudian hari gimana yah pak??
anyway, GRP 4 u deh

Pendapat saya gini. Buat saya, pertimbangan nomer satu adalah fungsi. Beli alat apapun kalo nggak berfungsi buat apa? Coba deh temen sampeyan dimintai pendapat pengalaman saya pake ICA yg saya tulis di halaman depan. Buat apa beli UPS kalo kompienya tetep mati / restart? Pada saat yg sama kompie yg lewat APC tenang2 aja. Yg ICA trus dipake untuk lampu juga bermasalah (coba dicari deh posting saya yg soal ini, lupa di halaman berapa). Yg kayak gini ini gak bisa dikomplain, gimana buktiinnya? Apa harus manggil orang ICA ke kantor trus nungguin ampe PLN tiba2 matiin listrik? Kalo ngetesnya dengan cara nyabut kabel power UPS dari stop kontak, apa ada orang yg dengan sengaja melakukan seperti itu sehingga perlu kita antisipasi dengan UPS?

Aftersales APC (dalam masa garansi 2 tahun) cukup bagus. Saya udah pernah RMA gara2 ekspedisi kurang bagus (belum sempat dipake) cepet kok (via Bhinneka). Rekan laen ada yg RMA setelah 1 tahun juga oke. Soal ongkos service saya kurang tau. Belum pernah ada yg diservice, cuma sekali itu RMA. Kalo garansi udah abis khan bisa service dimana aja, gak harus di service centernya APC. Baterai juga gak harus beli di APC, yg penting tipenya sama (saya udah pernah nyoba kok).

Yg saya heran, ICA itu bikinan lokal tapi harga impor. Coba cek harga ICA 600VA, 900 rebu! Mungkin untuk menciptakan image kelas atas ya? Kenapa gak ambil Laplace yg bikinan lokal juga dengan harga lebih murah? Soal aftersalesnya Laplace coba tanya temen2 yg udah pake (misalnya bro smiling_man).

Afterall, seperti udah saya bilang di halaman depan, itu semua kembali ke kebutuhan/kondisi listrik. Belum tentu listrik di tempat sampeyan sama parahnya dengan kantor saya. Bisa jadi sampeyan pake ICA gak ada masalah samasekali. Yg saya bisa bilang, pada saat di kantor saya ICA gagal, APC sukses.

Btw kalo bisa temen sampeyan yg orang ICA itu diajakin diskusi di thread ini dong, biar seru :D .

AlexM
07-02-2007, 07:25
Mau nanya nih temen2 chiper, ups di tempatku di kendalikan dari software, dan kalau software tidak di installkan fungsi ups ini tidak jalan, untuk komputer yang berbasis windows atau unix memang tidak bermasalah. Tetapi saya berencana menggunakan UPS ini untuk server FreeBSD, sehingga membutuhkan UPS yang tidak memerlukan kendali software melalui port COM1, kira2 merk dan tipe apa UPS yang harus saya pakai ?

kelelepdiairsusu
07-02-2007, 10:36
Pendapat saya gini. Buat saya, pertimbangan nomer satu adalah fungsi. Beli alat apapun kalo nggak berfungsi buat apa? Coba deh temen sampeyan dimintai pendapat pengalaman saya pake ICA yg saya tulis di halaman depan. Buat apa beli UPS kalo kompienya tetep mati / restart? Pada saat yg sama kompie yg lewat APC tenang2 aja. Yg ICA trus dipake untuk lampu juga bermasalah (coba dicari deh posting saya yg soal ini, lupa di halaman berapa). Yg kayak gini ini gak bisa dikomplain, gimana buktiinnya? Apa harus manggil orang ICA ke kantor trus nungguin ampe PLN tiba2 matiin listrik? Kalo ngetesnya dengan cara nyabut kabel power UPS dari stop kontak, apa ada orang yg dengan sengaja melakukan seperti itu sehingga perlu kita antisipasi dengan UPS?

Aftersales APC (dalam masa garansi 2 tahun) cukup bagus. Saya udah pernah RMA gara2 ekspedisi kurang bagus (belum sempat dipake) cepet kok (via Bhinneka). Rekan laen ada yg RMA setelah 1 tahun juga oke. Soal ongkos service saya kurang tau. Belum pernah ada yg diservice, cuma sekali itu RMA. Kalo garansi udah abis khan bisa service dimana aja, gak harus di service centernya APC. Baterai juga gak harus beli di APC, yg penting tipenya sama (saya udah pernah nyoba kok).

Yg saya heran, ICA itu bikinan lokal tapi harga impor. Coba cek harga ICA 600VA, 900 rebu! Mungkin untuk menciptakan image kelas atas ya? Kenapa gak ambil Laplace yg bikinan lokal juga dengan harga lebih murah? Soal aftersalesnya Laplace coba tanya temen2 yg udah pake (misalnya bro smiling_man).

Afterall, seperti udah saya bilang di halaman depan, itu semua kembali ke kebutuhan/kondisi listrik. Belum tentu listrik di tempat sampeyan sama parahnya dengan kantor saya. Bisa jadi sampeyan pake ICA gak ada masalah samasekali. Yg saya bisa bilang, pada saat di kantor saya ICA gagal, APC sukses.

Btw kalo bisa temen sampeyan yg orang ICA itu diajakin diskusi di thread ini dong, biar seru :D .
bro, bukannya APC itu setahun garansi yak?
cara extend garansi nya, gimana caranya?

zaqi98
07-02-2007, 13:36
Mau nanya nih temen2 chiper, ups di tempatku di kendalikan dari software, dan kalau software tidak di installkan fungsi ups ini tidak jalan, untuk komputer yang berbasis windows atau unix memang tidak bermasalah. Tetapi saya berencana menggunakan UPS ini untuk server FreeBSD, sehingga membutuhkan UPS yang tidak memerlukan kendali software melalui port COM1, kira2 merk dan tipe apa UPS yang harus saya pakai ?

Waduh, susah nih. FreeBSD tuh apaan ya? :D
Hmm, let's see.

Kalo mau UPS yg konek ke PC via USB, ada APC BackUPS RS atau SmartUPS. Masalahnya, AFAIK gak ada softwarenya yg bisa jalan under FreeBSD. PowerChute Business Edition bawaan SmartUPS ada agent untuk Netware, Solaris, Linux. Tapi itu cuma agent loh, user interface nya tetep under Windows, jadi monitoring via LAN. PowerChute Personal Edition bawaan BackUPS RS juga cuma under Windows.

UPS merk laen... Mungkin rekan2 laen ada yg bisa bantu?

Kalo misalnya diakalin aja gimana? UPS nya dipake untuk server FreeBSD tapi kabelnya dipasang ke kompie laen yg under windows? Tapi itu juga cuma untuk monitoring, gak bisa auto shutdown.

kelelepdiairsusu
07-02-2007, 15:55
bro, bukannya APC itu setahun garansi yak?
cara extend garansi nya, gimana caranya?
@zaqi98
pertanyaan gw masih belum di jawab. :)

simon1313ind
07-02-2007, 18:04
@ bang zaqi,
thx bro info dan pendapatnya
wa dah tanya dan gini hasilnya
ICA 1200VA==>1,6 jt klo customer biasa,di gw dikasih 1.170rb doang harga temen:D
Laplace Phasor 1200VA===> 875rebu wa tanya di reaktor surabaya

dan dari reaktor rekomend laplace karena harga jauh kualitas sebanding
dan dari temen saya waktu saya tanya kenapa klo ICA harganya mahal padahal lokal:D (sempet ngambek dia) katanya sih karena ICA memenuhi standar BLVI apa ISO gitu wa juga lupa:D dan juga untuk servis dan spareparts tersedia alias ready di surabaya .mengenai ngajak dia di thread kayanya susah deh hehehe abis di kost dia ngga punya kompie:) jadi kesimpulan wa ambil laplace aj deh toh batere katanya sama aj tipenya...
sekarang wa nanya aj harga laplace 1200VA itu berapaan sih dan distronya di surabaya di mana yah:confused: @all,mungkin bisa bantuin klo tau infonya???

zaqi98
07-02-2007, 21:40
@zaqi98
pertanyaan gw masih belum di jawab. :)

Weks! Sabar, Om.
Tadi siang baru mau ngecek kartu garansinya, tapi keburu dipanggil rapat. Seinget saya garansi APC emang 2 tahun, kalo keliru ntar dikoreksi deh. Kalo dari toko sih seperti biasa cuma setahun, sisanya ngurus sendiri ke APC.

Ini ada posting dari bro i-deal di Thread UPS yg bagus & murah (http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=50936).



Masalahnya yg terjadi pada seri BR500I itu adalah kedua2nya mengalami kerusakan dgn pesan yg muncul dari softwarenya (APC PowerChute Personal Edition) yaitu ada internal error pada UPS tsb. Masalah ini muncul stlh UPS lewat 1 tahun dari tanggal pembelian. Untungnya masih dlm masa garansi yg 2 tahun. Utk kepastian masa garansi bisa dicek di website APC. Krn masih garansi maka saya bisa minta RMA namun hrs online chat terlebih dahulu di website APC utk mendapatkan RMA number-nya.

Apa perlu dikasih attachment hasil scan kartu garansinya? :D

zaqi98
07-02-2007, 21:57
ICA 1200VA==>1,6 jt klo customer biasa,di gw dikasih 1.170rb doang harga temen:D

Weks! :eek: ICA 1200VA harga 1,6 jt tipe apa tuh?
Yg biasa beredar disini tipe CT682B, harganya emang 1,2 jutaan. Tipe laen malah ada yg lebih murah. Coba cek harga disini (http://www.uc98.com). Kalo pasaran ICA 1,6 juta mah kemana2 juga mending ambil APC BR1000i. :D



Laplace Phasor 1200VA===> 875rebu wa tanya di reaktor surabaya

Kayaknya ini udah murah kok dibanding pricelist yg di atas itu. Ambil aja.



distronya di surabaya di mana yah:confused:
Nah kalo yg ini saya gak bisa bantu babar blas. Kenapa gak tanya di Reactor aja? Atau coba tanya langsung ke pusatnya, cek di www.laplaceups.com (http://www.laplaceups.com)

L13XX
07-02-2007, 22:16
Saudara gue, beli UPS Powercom/PCM
Type Imperial 1200VA, kualitasnya buruk banget.

Baru pake 3 hari, UPS nya meleduk, keluar api dan asap.

Terus RMA, diganti baru, eh 3 hari kemudian, UPS itu mengalami hal yg sama.
Meleduk lagi.

Kok bisa gitu yah ? Apa yg menjadi penyebabnya ?
Sedemikian jeleknyakah kualitas PCM ?
Padahal harganya tidak murah. 1,4jt utk yg 1200VA

Saudara gue sampe kapok2 pake UPS ini.

Tks atas replynya... :)

zaqi98
07-02-2007, 23:35
Saudara gue, beli UPS Powercom/PCM
Type Imperial 1200VA, kualitasnya buruk banget.

Baru pake 3 hari, UPS nya meleduk, keluar api dan asap.

Terus RMA, diganti baru, eh 3 hari kemudian, UPS itu mengalami hal yg sama.
Meleduk lagi.

Kok bisa gitu yah ? Apa yg menjadi penyebabnya ?
Sedemikian jeleknyakah kualitas PCM ?
Padahal harganya tidak murah. 1,4jt utk yg 1200VA

Saudara gue sampe kapok2 pake UPS ini.

Tks atas replynya... :)

Harus diperjelas dulu :
1. Kualitas aliran listriknya gimana? Parah banget gak?
2. UPS nya dibebani apa aja?
3. Udah pernah coba pake UPS merk/tipe laen di tempat yg sama & beban yg sama?

Kalo menurut saya merk Powercom / PCM itu sebenernya cukup terkenal (mahal).

L13XX
07-02-2007, 23:53
Harus diperjelas dulu :
1. Kualitas aliran listriknya gimana? Parah banget gak?
2. UPS nya dibebani apa aja?
3. Udah pernah coba pake UPS merk/tipe laen di tempat yg sama & beban yg sama?

Kalo menurut saya merk Powercom / PCM itu sebenernya cukup terkenal (mahal).

1. Biasa2 aja tuh. Semua alat2 elektronik berfungsi dgn baik. Dan tidak pernah ada yg rusak.
2. UPS untuk CPU, Monitor dan Printer
3. Sudah. Sebelumnya saudara saya pernah pake UPS merk Simbadda dan HEGA dan fine2 aja sampai hampir setahun. Terus beli PCM ini. :(

M0b1us
08-02-2007, 00:13
Harus diperjelas dulu :
1. Kualitas aliran listriknya gimana? Parah banget gak?
2. UPS nya dibebani apa aja?
3. Udah pernah coba pake UPS merk/tipe laen di tempat yg sama & beban yg sama?

Kalo menurut saya merk Powercom / PCM itu sebenernya cukup terkenal (mahal).
Kl buat listrik yg parah biasanya hrs pake UPS yg true-online....:)

Bro ada saran UPS true-online yg bgs itu merk apa???:)

L13XX
08-02-2007, 00:29
AFAIK
Harga PCM gak beda jauh dgn APC.
Tapi kenapa kualitas PCM kok dodol banget gini yah ?

Gue pake APC hampir 2 taun juga gak pernah ada masalah.

hakkinen
08-02-2007, 01:53
Kl buat listrik yg parah biasanya hrs pake UPS yg true-online....:)

Bro ada saran UPS true-online yg bgs itu merk apa???:)

Dah pernah denger merk ProLine
Dulu Customer kantor gw dari th 94 sampe sekarang gak pernah rusak tuh, paling ganti batere. Cm dulu barang dari pusat jkt sih jd gw gak tau beli dimana. :D

zaqi98
08-02-2007, 06:11
1. Biasa2 aja tuh. Semua alat2 elektronik berfungsi dgn baik. Dan tidak pernah ada yg rusak.
2. UPS untuk CPU, Monitor dan Printer
3. Sudah. Sebelumnya saudara saya pernah pake UPS merk Simbadda dan HEGA dan fine2 aja sampai hampir setahun. Terus beli PCM ini. :(

Wah, kalo gitu bener2 parah. Atau mungkin kebetulan dapet batch yg jelek ya?
Kemaren2 ada yg share baru beli Powercom Imperial Digital 600VA gak komplen kayak gitu, cuma ternyata kapasitasnya kurang (dia gak ngitung dulu kebutuhan daya).

zaqi98
08-02-2007, 06:25
Kl buat listrik yg parah biasanya hrs pake UPS yg true-online....:)

Iya sih, kalo emang parah banget. Saya khan baru nanya. Tapi ternyata (katanya) gak parah kok.



Bro ada saran UPS true-online yg bgs itu merk apa???:)

Waduh, kalo untuk online saya gak ada pengalaman samasekali. Mungkin temen2 laen bisa bantu. Seinget saya dulu bro Momokeke pernah share yg Laplace MPX.

Walopun belum pasti, menurut saya kalo seri offline nya reliable mestinya seri online nya juga (untuk merk yg sama). Secara teori, tipe online apa nggak malah lebih susah diuji kehandalannya dibanding offline, karena tidak dipengaruhi oleh kualitas input?

Btw bro mobi udah lama ya gak nongol di thread ini :)

M0b1us
08-02-2007, 10:05
Mmm...gitu yah.....

Kmr sih dikasih tau sama salah seorg engineer.....ktny kl pake UPS offline itu sama aj kyk pake aki biasa......kualitas listrik yg msk ga membaik. Gw malah disaranin suruh ambil yg true-online......ktny biarpun mahal....tp worthed.....melindungi semua komponen PC dr segi kelistrikannya (krn outputny jg sinewave, bkn pseudo-sinewave spt pd offline).

Sempet naksir ama MGE Pulsar yg Power factornya 0.9.......lain drpd UPS lain yg cuma 0.6.....tp sptny brg blm msk indo......:(

http://www.mgeups.com/products/pdt230/smallups/pulsar/images/pulsar.jpg


http://www.mgeups.com/products/pdt230/smallups/pulsar/featben.htm

kelelepdiairsusu
08-02-2007, 12:02
Weks! Sabar, Om.
Tadi siang baru mau ngecek kartu garansinya, tapi keburu dipanggil rapat. Seinget saya garansi APC emang 2 tahun, kalo keliru ntar dikoreksi deh. Kalo dari toko sih seperti biasa cuma setahun, sisanya ngurus sendiri ke APC.

Ini ada posting dari bro i-deal di Thread UPS yg bagus & murah (http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=50936).



Apa perlu dikasih attachment hasil scan kartu garansinya? :D
kayaknya emang setahun deh bro,
yg setahun lagi, pake yg "1 year extend warranty"

cuma di website apc.com gw gak nemu cara utk extend warranty nya.
utk extend warranty, caranya gimana yak?
(kalo gak salah, extend warranty itu harus beli deh :( )

Jimmy Auw
08-02-2007, 12:23
Mmm...gitu yah.....
Kmr sih dikasih tau sama salah seorg engineer.....ktny kl pake UPS offline itu sama aj kyk pake aki biasa......kualitas listrik yg msk ga membaik.

Tergantung UPS-nya... kalo UPS offline-nya tidak pake AVR (Automatic Voltage Regulator), maka listrik yang masuk = yang keluar. Saat input mati, baru switch ke baterai.

Sebenarnya sih UPS offline yang pake AVR ini sering disebut juga sebagai Line Interactive UPS... tapi sering bercampur dengan offline UPS karena hampir semua UPS terbaru rata2 sudah memasukkan feature AVR ini...

Jadi dikata sama dengan pake aki, ya enggak juga... tergantung offline UPS-nya apakah dilengkapi dengan AVR atau tidak.



Gw malah disaranin suruh ambil yg true-online......ktny biarpun mahal....tp worthed.....

Dia tau kalo elo sanggup beli Kharma dan FMA M0b... sekedar beli UPS mah rasanya cuman seperti ngasih jajan anak kecil hihihi ;) No offense loh.. kalo untuk orang berduit mah tentu saja selalu pake yang terbaik... ya online UPS jelas pilihan yang paling pas... :D



melindungi semua komponen PC dr segi kelistrikannya (krn outputny jg sinewave, bkn pseudo-sinewave spt pd offline).

Karena dia ada proses konversi AC->DC->AC lagi... efeknya baterei cepet koit (karena baterai selalu kepake, walaupun listrik input tidak mati)... dan ada efek panas dari konversi ini... untuk komputer biasa rasanya sih enggak perlu2 amat pake output sinewave sih...

zaqi98
08-02-2007, 12:47
Mmm...gitu yah.....

Kmr sih dikasih tau sama salah seorg engineer.....ktny kl pake UPS offline itu sama aj kyk pake aki biasa......kualitas listrik yg msk ga membaik. Gw malah disaranin suruh ambil yg true-online......ktny biarpun mahal....tp worthed.....melindungi semua komponen PC dr segi kelistrikannya (krn outputny jg sinewave, bkn pseudo-sinewave spt pd offline).

Sempet naksir ama MGE Pulsar yg Power factornya 0.9.......lain drpd UPS lain yg cuma 0.6.....tp sptny brg blm msk indo......:(



Saya udah sampaikan di depan, kualitas UPS itu sebenarnya ditentukan oleh kualitas inverternya (pada saat run on battery). Untuk UPS Online, output selalu disuplai oleh inverter. Itu sebabnya kualitas inverter UPS Online (hampir) pasti lebih baik daripada versi offline nya. Tapi kalo misalnya ternyata kualitas inverternya jelek, ya berarti outputnya jelek terus.

Sedangkan untuk UPS Offline, primary power sourcenya adalah utility power (PLN), bukan inverter (baterai). Karena itu biasanya UPS Offline dilengkapi dengan Power Conditioner (minimal AVR built in). Sedangkan kualitas inverter yg kurang ideal dianggap cukup aman karena jarang bekerja. Kalaupun bekerja hanya dalam waktu yg pendek.

Salah satu spesifikasi yg kurang ideal itu adalah output electrical waveform yg biasanya Pseudo Sinewave. Ada loh, Offline UPS yg outputnya True Sinewave. Contohnya APC SmartUPS, meskipun harganya jadi mendekati Online UPS.

Kalo masalah worthed atau tidak, menurut saya tergantung seberapa penting (baca: berharga) komponen yg dilindungi. Untuk melindungi server yg kerjanya melayani ratusan client dengan tugas yg kritis, tentu sangat layak menggunakan Online UPS dengan spec (dan harga) tinggi. Tapi kalo hanya untuk satu komputer client yg pake MS Office, bisa2 lebih mahal UPS nya daripada kompienya. :D

Kira2 seperti kita milih PSU lah. Khan bisa dikira2 berapa bujet PSU yg pantes untuk spec kompie kita, gitchu. :)

L13XX
08-02-2007, 14:39
Wah, kalo gitu bener2 parah. Atau mungkin kebetulan dapet batch yg jelek ya?
Kemaren2 ada yg share baru beli Powercom Imperial Digital 600VA gak komplen kayak gitu, cuma ternyata kapasitasnya kurang (dia gak ngitung dulu kebutuhan daya).

Masa dah tuker 2x masih dapet batch jelek ?
Atau Imperial yg 1200VA ini mungkin cacat produksi kali yah ?
Kalo mau tuker, enaknya tuker PCM type apa yah ?

loserkids
08-02-2007, 19:44
enaknya tukar APC aja :D................kabur.................

zaqi98
08-02-2007, 20:10
Masa dah tuker 2x masih dapet batch jelek ?
Atau Imperial yg 1200VA ini mungkin cacat produksi kali yah ?
Kalo mau tuker, enaknya tuker PCM type apa yah ?

Kalo ngeliat di websitenya, di atas itu antara lain ada Black Knight atau King Pro. Yg keren ya Vanguard, tapi tukar nombok (akeh sisan, he he) :D

L13XX
08-02-2007, 23:52
enaknya tukar APC aja :D................kabur.................


Segera dilaksanakan... :D

Akhirnya gue tuker dgn APC BR1000I 1000VA

http://www.apcmedia.com/resource/images/500/Front_Left/BR1000I_SFL.jpg http://www.apcmedia.com/resource/images/500/Back/BR1000IBack.jpg

UPS ini bagus gak yah ?
btw, yg dimaksud dgn Surge Protection itu apa ?

zaqi98
09-02-2007, 11:02
Segera dilaksanakan... :D

Akhirnya gue tuker dgn APC BR1000I 1000VA

UPS ini bagus gak yah ?
btw, yg dimaksud dgn Surge Protection itu apa ?

Jelas bagus! Ada harga ada rupa, bro. Saya pake 2 unit tipe itu oke banget. Gak pernah gagal. Ada fan otomatisnya pula, jadi gak takut panas.

Surge = lonjakan tegangan listrik. Lebih lengkapnya baca di halaman depan.
Dua colokan di deretan paling bawah yg warna putih itu cuma ada surge protection, gak disuplai ama inverter (baterai). Jadi kalo PLN mati ya beban yg dipasang disitu tetep mati. Biasanya untuk printer (apalagi yg laser).

zaqi98
09-02-2007, 11:28
kayaknya emang setahun deh bro,
yg setahun lagi, pake yg "1 year extend warranty"

cuma di website apc.com gw gak nemu cara utk extend warranty nya.
utk extend warranty, caranya gimana yak?
(kalo gak salah, extend warranty itu harus beli deh :( )

Saya udah cek di kartu garansinya. APC seri BackUPS RS termasuk yg garansinya 2 tahun (by default). Emang gak ada pilihan extended warranty kok.

Lengkapnya :
Yg garansi 1 tahun: seri Silcon
Yg garansi 2 tahun: seri Symmetra, Matrix-UPS, Smart-UPS, Back-UPS, Masterswitch, UPS Accessories, Power-Stack, Line-R
Yg garansi 3 tahun: Surge-Arrest E-10G
Yg garansi 5 tahun: Surge-Arrest E-20G
Yg garansi 10 tahun: seri ProtectNet, Power Manager

Apa masih perlu discan kartu garansinya? :)

L13XX
09-02-2007, 11:41
Jelas bagus! Ada harga ada rupa, bro. Saya pake 2 unit tipe itu oke banget. Gak pernah gagal. Ada fan otomatisnya pula, jadi gak takut panas.

Surge = lonjakan tegangan listrik. Lebih lengkapnya baca di halaman depan.
Dua colokan di deretan paling bawah yg warna putih itu cuma ada surge protection, gak disuplai ama inverter (baterai). Jadi kalo PLN mati ya beban yg dipasang disitu tetep mati. Biasanya untuk printer (apalagi yg laser).

Wah jadi lega nih denger pernyataan bro zaqi :)
tks atas penjelasannya.

GRP 4 U ;)

M0b1us
09-02-2007, 16:51
@zaqi and jimmy auw.....thx buat penjelasannya.:)
Walau skrg msh tetep binun jg gw mo pake UPS apa.......skrg gw sih pake APC 500VA.....tp kykny ga gitu kuat ngangkat rig ini.

L13XX
09-02-2007, 19:44
Tetep APC saja, tapi gedein VA nya :D

zaqi98
09-02-2007, 21:02
Weks! :eek: Barusan ane buka forum, cari thread ini (di tempat biasanya) kok gak ketemu. Kirain ilang. Ternyata posisinya pindah ke atas, udah di-sticky. Usulan siapa neh? Thanks a lot, I'm very honored. Moga2 bisa membantu rekan2 laen. :)

zaqi98
09-02-2007, 21:13
Tetep APC saja, tapi gedein VA nya :D

Nah, keknya ini usulan masuk akal. Beli yg seri Back-UPS RS aja kira2 specnya setara ama yg bro mobi pake sekarang, juga ama MGE yg udah dijual itu. PSU nya khan dah pasti oke, itu jadi pertahanan terakhir.

Jimmy Auw
09-02-2007, 22:22
Weks! :eek: Barusan ane buka forum, cari thread ini (di tempat biasanya) kok gak ketemu. Kirain ilang. Ternyata posisinya pindah ke atas, udah di-sticky. Usulan siapa neh? Thanks a lot, I'm very honored. Moga2 bisa membantu rekan2 laen. :)

Berdasarkan permintaan rekan dari thread yang ini (lupa post yang mana):
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=55684&page=3

L13XX
09-02-2007, 23:38
Thread yg bagus dan sangat membantu, sudah sepantasnya di sticky ;)

Buaya-kun
10-02-2007, 02:10
@zaqi and jimmy auw.....thx buat penjelasannya.:)
Walau skrg msh tetep binun jg gw mo pake UPS apa.......skrg gw sih pake APC 500VA.....tp kykny ga gitu kuat ngangkat rig ini.
APC 500Va itu cuma 300watt bro, kalo psu aja udah 500watt ati ati kalo nancepin banyak komponen haus daya kaya vga kelas monster :D
pake yang BR800I aja tuh, 800VA/540watt, tahan 1/2 jam di komputer gua :)

smiling_man
10-02-2007, 02:22
huehhehee....Laplace ternyata populer ya :thumb:

ga salah gambling wa pas di pameran dulu :grin:

oiya, yang mau tau alamt distro Laplace di Surabaya:

PT Laplasindo Pratama
Cabang Surabaya & Service Center:
Jl. Pahlawan No.43F Surabaya 60174
telp. (031)5454604 (Hunting), 5467129
fax. (031)5454629

kelelepdiairsusu
10-02-2007, 08:41
Saya udah cek di kartu garansinya. APC seri BackUPS RS termasuk yg garansinya 2 tahun (by default). Emang gak ada pilihan extended warranty kok.

Lengkapnya :
Yg garansi 1 tahun: seri Silcon
Yg garansi 2 tahun: seri Symmetra, Matrix-UPS, Smart-UPS, Back-UPS, Masterswitch, UPS Accessories, Power-Stack, Line-R
Yg garansi 3 tahun: Surge-Arrest E-10G
Yg garansi 5 tahun: Surge-Arrest E-20G
Yg garansi 10 tahun: seri ProtectNet, Power Manager

Apa masih perlu discan kartu garansinya? :)
boleh minta scan nya gak bro? :)
sorry ngerepotin nih. :) :) :)


gw kok masih penasaran banget nih



GRP for you :)

zaqi98
11-02-2007, 15:54
boleh minta scan nya gak bro? :)
sorry ngerepotin nih. :) :) :)


gw kok masih penasaran banget nih


Weleh, masih gak percaya juga. Nih hasil scannya, tapi thumbnail aja ya. Ntar ngabisin bandwith.

http://img147.imageshack.us/img147/4107/apc01xm1.th.jpg

http://img147.imageshack.us/img147/7889/apc02cy6.th.jpg


Kalo mau liat gedenya klik disini (http://img147.imageshack.us/img147/4107/apc01xm1.jpg) & disini (http://img147.imageshack.us/img147/7889/apc02cy6.jpg).

Buaya-kun
11-02-2007, 17:33
ngambil data datamation juga rupanya :D
buat reseller, ambil dari sana murah banget cuma bayarnya musti usd sih

chevy
12-02-2007, 08:33
bro, punyaku UPS tau jebot ICA yang 601B 600VA...
mslhny gni...kl pas nyalain kompie tp mon lum dinyalain dl/ mon pas lama g dipake, biasany pas booting CPU ikut mati(ky shutdown gt) tp kl dinyalin lg bs nyla...
prlu dketahui kl UPSku tu dibebabni CPU (PSU 450ny AOGEm), mon 19 " IIyama (mungkin 100W-CRT soalny), speker AVS 300, tv tuner ext, kadang printer deskjet yg 3744 HP..gmn bro?mohon sarannya..trims..

zaqi98
12-02-2007, 10:19
bro, punyaku UPS tau jebot ICA yang 601B 600VA...
mslhny gni...kl pas nyalain kompie tp mon lum dinyalain dl/ mon pas lama g dipake, biasany pas booting CPU ikut mati(ky shutdown gt) tp kl dinyalin lg bs nyla...
prlu dketahui kl UPSku tu dibebabni CPU (PSU 450ny AOGEm), mon 19 " IIyama (mungkin 100W-CRT soalny), speker AVS 300, tv tuner ext, kadang printer deskjet yg 3744 HP..gmn bro?mohon sarannya..trims..

ICA biasanya pake power factor 0,5. Kalo 600VA itu berarti max 300W.

Kalo dari ceritanya sih kayaknya masih kuat untuk beban operasional. PSU 450W khan pasti gak dipake semua. Yg berat itu memang monitor 19in nya (CRT khan, bukan LCD). UPS nya gak kuat untuk tarikan pertamanya.

Misalnya monitor itu untuk operasional butuh daya 50W, untuk ngangkat (tarikan pertama) bisa 100 - 150W. Makanya kalo monitor dah panas gak ada masalah.

Ada beberapa cara ngatasi:
1. Kalo misalnya gak penting banget, sebagian beban gak usah masuk UPS, misalnya printer. Tapi kayaknya printer deskjet juga gak seberapa dayanya.
2. Beli alat yg namanya Soft Start atau Slow Start, untuk mengurangi daya tarikan pertama (angkatan pertama) monitor. Belinya di toko2 elektronik, kalo di toko kompie malah biasanya gak jual. Gak mahal kok, paling 40 ribuan. Jadi dari monitor masuk Soft Start dulu, trus Soft Startnya colokin ke UPS.
3. Kalo ada dana sih mending ganti UPS yg kapasitasnya lebih gede & kualitasnya lebih baik. Btw itu yakin UPS nya masih berfungsi normal?

Ntar kalo dah sukses cerita2 lagi disini ya. :)

kelelepdiairsusu
12-02-2007, 10:21
@zaqi98
Thanks berat bro :) :) :) :) :)

ultraman_dyna
12-02-2007, 19:17
2. Beli alat yg namanya Soft Start atau Slow Start, untuk mengurangi daya tarikan pertama (angkatan pertama) monitor. Belinya di toko2 elektronik, kalo di toko kompie malah biasanya gak jual. Gak mahal kok, paling 40 ribuan. Jadi dari monitor masuk Soft Start dulu, trus Soft Startnya colokin ke UPS.

Soft Start atau Slow Start yang kayak gimana bro?habis ups dateng mau beli ah..mudah2an di toko elektronik deket rumah ada..thanks bro usulan secara ngga langsungnya..

zaqi98
12-02-2007, 21:30
Soft Start atau Slow Start yang kayak gimana bro?habis ups dateng mau beli ah..mudah2an di toko elektronik deket rumah ada..thanks bro usulan secara ngga langsungnya..

Bentuknya kayak stabilizer harga 20 ribuan itu loh. Kalo tokonya gak ngerti ya pokoke bilang aja alat biar sekering di rumah gak trip kalo nyalain tipi. Mestinya alat gitu juga ada kapasitasnya (max berapa VA/W), jadi dicek dulu aja.

Btw jadi beli UPS apa?

chevy
13-02-2007, 07:25
UPS sih masih normal, kl udh nyala trus tw2 mati lampu mash kuat 30 menitan lbh,UPS ICAny yg msh lama...601B berat banged...kl mo ganti sayang ini..ak make inferator (ap ya namany=kata penjualny, cm dipake bwt tw ma UPS ini).jd alat itu kebagi TV ma UPS, gmn?

ultraman_dyna
13-02-2007, 08:32
Bentuknya kayak stabilizer harga 20 ribuan itu loh. Kalo tokonya gak ngerti ya pokoke bilang aja alat biar sekering di rumah gak trip kalo nyalain tipi. Mestinya alat gitu juga ada kapasitasnya (max berapa VA/W), jadi dicek dulu aja.

Btw jadi beli UPS apa?
Tar saya tanya sama toko listrik dulu, pengen beli tapi bogor hujan mulu beberapa hari ini, jadi ngeri bawa barang elektronikl..

saya jadi beli laplace phasor 600VA punya angga>compman...padahal, tadinya mau beli yang 1200VA loh...ntar nyicil dulu, pad udah ganti c2d baru deh pake yang 1200VA..btw...makasih banyak bro usulannya...

ultraman_dyna
14-02-2007, 19:27
biar g repot bikin thread baru..
baru beli UPS Laplace Phasor 600 VA dipasang di rig saya..
prescott 630 jalan 3GHz, Mobo Abit AW8, memory Vgen 512x2 PC 4200, GeCube x550 Extreme 256 mb, HDD seagate 7200.10 160Gb sama WDC 120Gb, kipas 4 biji, sisanya liat di my sistem yang intel, ohiya monitor 17" SPC Blast (hadiah dari CHIP, hehehe) last PSU Simbadda 400watt (belum upgrade)..software udah dipasang, tapi belum di install, soalnya com.port g bisa dipasang di kompi saya, mau cari converternya dulu :D ..ada yang tau belinya dimana ngga? <<ASK

isi: UPSnya, kabel com.port 1 biji, kabel yang ke kompi ada 1 biji (namanya g tau), kabel yang ke jala2 ada 1 juga (namanya g tau, hehe) udah termasuk AVR..

yah bertahan cukup lah, baru diliat ketahanannya aja..cuma 9'42'' beda sama yang di iklankan 15'...payah, tapi ya cukuplah..tiap 10" sampai menit ke-9' bunyi "beeep", terus mulai 30" terakhir bunyi beeep tiap 1", g terlau menggagu, keras tapi ngga terlalu pekak seeh

yang biasanya di review apa aja ya?soalnya software belum di install..:o
thanks...

zaqi98
14-02-2007, 22:41
@ultraman_dyna:
15 menit yg di iklan itu angka apa? "Typical runtime at full load" atau "at half load" atau yg laen? Harus diperjelas dulu. UPS yg bagus mestinya menyertakan Runtime Chart dalam bentuk grafik maupun tabel sehingga bisa diprediksi tahan berapa lama untuk beban (watt) tertentu. Jadi bro ultraman_dyna harus tau dulu total bebannya. Cara yg gampang sebenernya ya pake software bawaannya, WinPower ada indikator loadnya kok. Tapi kalo gak salah cuma dalam persen, jadi harus dikalikan dengan maximum loadnya. Baru cek di Runtime Chart nya. Kalo gak cocok berarti UPS nya (produsennya) kurang bagus atau udah gak bagus baterainya. CMIIW.

Oiya, review yg penting itu kehandalan dalam menghadapi gangguan2 listrik. Tapi ini emang baru bisa cerita kalo dah pake agak lamaan. Gpp, besok2 cerita lagi.

ultraman_dyna
15-02-2007, 07:22
@ultraman_dyna:
15 menit yg di iklan itu angka apa? "Typical runtime at full load" atau "at half load" atau yg laen? Harus diperjelas dulu. UPS yg bagus mestinya menyertakan Runtime Chart dalam bentuk grafik maupun tabel sehingga bisa diprediksi tahan berapa lama untuk beban (watt) tertentu. Jadi bro ultraman_dyna harus tau dulu total bebannya. Cara yg gampang sebenernya ya pake software bawaannya, WinPower ada indikator loadnya kok. Tapi kalo gak salah cuma dalam persen, jadi harus dikalikan dengan maximum loadnya. Baru cek di Runtime Chart nya. Kalo gak cocok berarti UPS nya (produsennya) kurang bagus atau udah gak bagus baterainya. CMIIW.

Oiya, review yg penting itu kehandalan dalam menghadapi gangguan2 listrik. Tapi ini emang baru bisa cerita kalo dah pake agak lamaan. Gpp, besok2 cerita lagi.
kalo liat dari boxnya 15 menit itu Typical Runtime in minutes di PC with 17" aja.ngga ada keterangan jelas full load atau half load, g ada run timenya chart juga, di web laplace ada ngga ya?...hehehe, iya bro, tar mau beli konverternya dulu biar hubungan ups sama kompi lebih mesra lagi, hehehe..

maklum, baru pertama ngereview UPS, jadi ngga tau apa yang perlu di review..kan wimpowernya belum di pake..iya, tar jangka waktu beberapa bulan lagi review ulang deh..kebetulan, listrik di tempat saya rada berantakan, voltasenya terlalu g stabil, kemari nyoba ngukur sekitar 202-205V
g pas 220V..<<ini normal g?

zaqi98
15-02-2007, 20:58
Oiya, di boxnya APC seri RS juga ada ilustrasi kayak gitu. Kalo di websitenya Laplace kayaknya gak disediain runtime chart. Coba cek aja.

Kalo turunnya cuma nyampe 200 volt sih kayaknya masih biasa.

ultraman_dyna
15-02-2007, 23:52
Oiya, di boxnya APC seri RS juga ada ilustrasi kayak gitu. Kalo di websitenya Laplace kayaknya gak disediain runtime chart. Coba cek aja.

Kalo turunnya cuma nyampe 200 volt sih kayaknya masih biasa.

iya, emang ngga ada runtime chartnya...gpp deh, cukup puas..
sebenernya sebelumnya dah pake stabilizer, hehe...ternyata pas di ukur langsung dropnya lumayan juga sampe 192v gitu (malam) kalo siang belum sempet.kayaknya beban lebih banyak malamkan?.CMIIW

smiling_man
16-02-2007, 00:05
@ultraman_dyna

cuman 10mt yah...:p

ya...wajar lah bro, namanya juga prescott :D

tetangga kamar sebelah juga +-10mt, pake prescott juga, di tempat saya +-15mt loh :D

zaqi98
16-02-2007, 06:00
sebenernya sebelumnya dah pake stabilizer, hehe...ternyata pas di ukur langsung dropnya lumayan juga sampe 192v gitu (malam) kalo siang belum sempet.kayaknya beban lebih banyak malamkan?.CMIIW

Eh ntar dulu, penasaran.. Yg 192V itu yg mana?
Coba diukur tegangan (malem aja, 17-22 :p):
1. Tanpa stabilizer & UPS
2. Pake stabilizer aja
3. Pake UPS aja
4. Pake stabilizer + UPS

ultraman_dyna
18-02-2007, 23:44
waduh...pengukur tegangan (namanya lupa?:confused: ) saya ilang..mau pake punya temen kosan, eh malah ngilang orangnya..tar ya..saya kasih info..

@smiling_man: iya neeh..makanya mau ganti e6320:D

@zaqi: yang 192V itu malam hari, diukur sebelum ampermeter (bener g seeh namanya, atau apapun itulah yang bisa buat ngukur tegangan itu) ilang, lebih tepatnya sebelum saya pulang kerumah dan g OL 2 hari ini (sorry OOT dan curhat, :eek: :D )..beberapa hari lagi, ya atau besok lah paling cepet dikabarin..

btw, kok ups saya ngeluarin bau kayak plastik kebakar gitu yah?normal ngga?kalo kata temen kosan saya, banyak soalnya, normal aja untuk beberapa hari awal, saolnya masih baru..bener g?takut terjadi hal-hal yang tidah diinginkan..

Mythos
22-02-2007, 08:52
Yang penting adalah pertanyaan :
- "Seberapa parah aliran listrik di tempat lu?"
- "Berapa jam UPS & komputer lu nyala setiap hari?"
- "Seberapa sering alarm UPS lu bunyi?"
- "Udah berapa lama UPS itu lu pake?"
dan yang gak kalah penting : "Komputer lu pake PSU apa?"

1. lumayan kadang parah
2. kalo nyala 24/7 gimana ?
3. wah lom beli ups jadi lom tau
4. kalo 5 tahun udah parah lom penurunan kualitasnya ?
5. PSU seh rencananya pake thermaltake though power 700 modular

kyknya bagusan online ups yah ? kita taunya ups itu on atau off line darimana ?

kalo Merlin Gerin Ellipse ASR 750i itu termasuk tipe apa ? rencananya mau beli itu seh. bisa bantu ?

zaqi98
23-02-2007, 19:50
1. lumayan kadang parah
2. kalo nyala 24/7 gimana ?
3. wah lom beli ups jadi lom tau
4. kalo 5 tahun udah parah lom penurunan kualitasnya ?
5. PSU seh rencananya pake thermaltake though power 700 modular

Loh, itu khan daftar pertanyaan untuk ngebandingin UPS. Bukan untuk beli UPS. Maksudnya kalo ada yg cerita kualitas UPS, menurut saya harus jelasin poin2 diatas supaya objektif penilaiannya.



kyknya bagusan online ups yah ? kita taunya ups itu on atau off line darimana ?

Dari specnya dunkz. Kalo tulisannya :
- Standby UPS, Offline UPS, Line Interactive UPS --> offline
- Online UPS, Double Conversion UPS, Continuous UPS --> online

Secara umum emang online UPS lebih bagus dari yg offline (untuk merk yg sama), tapi belum tentu diperlukan.



kalo Merlin Gerin Ellipse ASR 750i itu termasuk tipe apa ? rencananya mau beli itu seh. bisa bantu ?

Itu jenis Offline / Line Interactive. Merk sih cukup terpercaya, tapi saya belum pernah coba. Coba tanya bro Mob1us, dia udah pernah pake, tapi gak lama pakenya.

Mythos
23-02-2007, 22:05
Dari specnya dunkz. Kalo tulisannya :
- Standby UPS, Offline UPS, Line Interactive UPS --> offline
- Online UPS, Double Conversion UPS, Continuous UPS --> online

Secara umum emang online UPS lebih bagus dari yg offline (untuk merk yg sama), tapi belum tentu diperlukan.


maksudnya belum tentu di perlukan ?

kan kalo listriknya langsung dari PLN ke komputer (udah lewat ups offline) kan artinay tarikan listriknya langsung, so kalo misal ada lonjakan atau penurunan listrik dair PLN artinya supply daya ke kompu kan terganggu ? betul ga ?


kalo pake yang online tarikan listrik di ambil dari UPS nah kalo dari battery ini kan selalu stabil mau PLN naek mau turun gak efek karena daya yang di ambil kompu adalah dari battery (berdasarkan diagram nya lho)

nah kalo gini bukankah jelas jelasan yang bener2x berguna adalah online ups ?

thanks lho di reply padahal udah putus asa dah beberapa hari posting gak di reply heeh:D

zaqi98
24-02-2007, 10:03
maksudnya belum tentu di perlukan ?

kan kalo listriknya langsung dari PLN ke komputer (udah lewat ups offline) kan artinay tarikan listriknya langsung, so kalo misal ada lonjakan atau penurunan listrik dair PLN artinya supply daya ke kompu kan terganggu ? betul ga ?

kalo pake yang online tarikan listrik di ambil dari UPS nah kalo dari battery ini kan selalu stabil mau PLN naek mau turun gak efek karena daya yang di ambil kompu adalah dari battery (berdasarkan diagram nya lho)

nah kalo gini bukankah jelas jelasan yang bener2x berguna adalah online ups ?

Pada Offline UPS memang Primary Power Source nya adalah utility power (PLN). Jadi kualitas output secara umum dipengaruhi oleh kualitas input, kecuali pada saat utility power nya fail (UPS kerja on battery). Tapi saat ini hampir semua Offline UPS sudah dilengkapi dengan fitur Power Conditioning, minimal AVR. Jadi kalo masalah naik-turun tegangan sebetulnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan, kecuali rangenya besar misalnya turun sampai 170 volt, atau naik sampai 270 volt. Seandainyapun demikian juga masih bisa disiasati dengan menambah AVR jenis servo motor sebelum UPS. Lain halnya kalo ternyata yg dihadapi itu berupa gangguan frekuensi, kayaknya emang gak bisa diatasi pake Offline UPS.

Sedangkan pada Online UPS memang kualitas outputnya samasekali lepas dari kualitas input, tapi seratus persen bergantung pada kualitas inverter (kecuali pada saat manual bypass). Jadi kalau kualitas inverternya kurang bagus ya justru kompie nya dapet listrik kurang bagus terus2an. Online UPS pun ada AVR nya karena output bisa berubah sesuai kondisi (umur) baterai.

Kalo menurut saya perlu tidaknya pake Online UPS bergantung pada seberapa penting (kritis) fungsi komputer yg akan dilindungi, seberapa parah potensi gangguan listrik yg akan dihadapi, dan juga budget tentunya.

Jadi mungkin pertanyaan yg penting untuk Anda, UPS itu akan digunakan untuk melindungi apa (komputer yg fungsi / peranannya apa) ?

Untuk sebagian pihak (pada kondisi & keperluan tertentu), Offline UPS sudah sangat berguna kok, bahkan yg abal2 sekalipun :) . CMIIW.

smiling_man
25-02-2007, 01:51
yang abal2 jangan dihitung lah...ntar kasusnya kek wa lagi....UPS rusak bawa2 mobo :cursing:

zaqi98
25-02-2007, 10:53
yang abal2 jangan dihitung lah...ntar kasusnya kek wa lagi....UPS rusak bawa2 mobo :cursing:

Emang sih kalo kualitas inverternya jelek banget malah bisa ngerusak. Tapi itu khan hanya ketika run on battery. Setidaknya AVR nya membantu dikit2 (mending beli AVR ya :D )

smiling_man
27-02-2007, 16:43
ga sih...waktu itu jarang mati lampu...UPS jarang berfungsi...

rusaknya siang2, tau2 pet...mati dah sekalian kompie T_T

keknya listrik yang melewati UPS tu jadi jelek banget (Kenika)...wa kecewa berat lgsg wa lempar..pecah berantakan :D...tp baterenya diambil ma temen wa...jd baterenya robot :D

Gunawan_Y
01-03-2007, 21:18
Wew, numpang tanya nih...:D:D
Klo PC pake AMD Athlom X2 3800+, HDD 2 buah, Opti Drive 2 buah, n Radeon X1650 Pro + monitor 17" CRT klo pake UPS 600 VA kuat ngangkat ga yah???:confused:
Mohon pencerahan dari pakar-2 nih...:D:D
TQ.....:D

Buaya-kun
02-03-2007, 01:00
dapet bro, tapi cuma kuat 5 menit :D
kalo 700va tahan 13 menit, 800va bisa 22 menit ;)

Mythos
02-03-2007, 06:43
Hmmm fungsinya seh di tujukan untuk kompu seharga 26 juta, dengan mayoritas fungsi mendownload file file besar, yang on 24/7 dengan menggunakan listrik 650 watt.

jadi baiknya saya cari AVR dengan kapasitar 1000 watt saja ? atau UPS ? tapi dengan kapasitas berapa VA ? soalnya UPS satuannya VA semua bukan watt.

dari UPS yang saya harapkan adalah :
1. kestabilan supply daya listrik, sehingga dapat menjaga umur dari komponen2x di komputer saya (sayang juga soalnya harganya gak kuat beli 2x neh)

2. Cukup waktu 5 s/d 10 menit untuk back up data dan shutdown komputer

jadi baiknya saya gunakan stabilizer 1000 watt saja ? atau UPS ? kl UPS yang seperti apa ?

thanks.

zaqi98
02-03-2007, 10:42
Wew, numpang tanya nih...:D:D
Klo PC pake AMD Athlom X2 3800+, HDD 2 buah, Opti Drive 2 buah, n Radeon X1650 Pro + monitor 17" CRT klo pake UPS 600 VA kuat ngangkat ga yah???:confused:
Mohon pencerahan dari pakar-2 nih...:D:D
TQ.....:D

Kalo diasumsikan PF=0,6 jadi True Power=360W kayaknya masih kuat untuk kebutuhan daya operasional. Coba aja liat hasil reviewnya bro Khurios2000 disini (http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=55863), kebutuhan daya CPU gak sesangar yang dibayangkan kok.

Hanya saja, kemungkinan yg bikin gak kuat adalah tarikan awal monitor CRT nya, sebagaimana kasus rekan2 lain. Karena monitor CRT biasanya butuh daya untuk tarikan awal jauh lebih besar dari daya operasionalnya. Kalo UPS nya bagus pasti ada overload protection dan cukup strict (gak kasih toleransi walopun run on utility power). Contohnya APC seri RS, kasus dialami oleh bro astral_ardy & adik saya sendiri. Tapi ini seharusnya bisa diatasi pake tambahan Soft Start antara monitor & UPS. Tapi gak tau berhasil ato gak, dua2nya gak laporan sih :D.

Gunawan_Y
02-03-2007, 10:49
Wew, jadi yg masalah itu tarikan awalnya yah, Bro???
Klo waktu operasi ga masalah kan???:confused:
Maksudnya klo waktu dipake tiba-2 mati lampu ga masalah kan, kuat kan ngangkat nya???:confused:

zaqi98
02-03-2007, 10:56
Hmmm fungsinya seh di tujukan untuk kompu seharga 26 juta, dengan mayoritas fungsi mendownload file file besar, yang on 24/7 dengan menggunakan listrik 650 watt.

jadi baiknya saya cari AVR dengan kapasitar 1000 watt saja ? atau UPS ? tapi dengan kapasitas berapa VA ? soalnya UPS satuannya VA semua bukan watt.

dari UPS yang saya harapkan adalah :
1. kestabilan supply daya listrik, sehingga dapat menjaga umur dari komponen2x di komputer saya (sayang juga soalnya harganya gak kuat beli 2x neh)

2. Cukup waktu 5 s/d 10 menit untuk back up data dan shutdown komputer

jadi baiknya saya gunakan stabilizer 1000 watt saja ? atau UPS ? kl UPS yang seperti apa ?

thanks.


Weks :eek: ! Kompie seharga $3000 ? Kompie apaan tuh? Kalo harga kompie nya segitu & fungsinya kritis sih jelas worthed beli Online UPS. 650W itu udah semua ya? Kalo iya sebenernya cukup pake yg 1000VA karena power factor untuk Online UPS biasanya cukup tinggi. Misalnya PF=0,75 saja khan udah bisa 750W. Hanya saja mungkin runtimenya cuma 5 menit at full load (pastikan dulu di runtime chartnya).

Kalo itungan 650W itu tepat persis, saya nyaranin ambil yg 1500VA supaya ada spare daya. Boleh juga ambil yg bisa pake external battery, in case perlu tambahan runtime. Contohnya seri APC Smart-UPS XL. Merk laen yg cukup terkenal antara laen Merlin Gerin (MGE), Powercom (PCM). Coba aja banding2 dulu. Trus terang saya gak ada pengalaman untuk Online UPS.

Oiya, kalo dah pake Online UPS sih keknya gak perlu pake tambahan AVR.
CMIIW.

zaqi98
02-03-2007, 11:18
Maksudnya klo waktu dipake tiba-2 mati lampu ga masalah kan, kuat kan ngangkat nya???:confused:

AFAIK biasanya gak apa2, itu khan gak termasuk tarikan awal. Monitor udah operasional.

Buaya-kun
02-03-2007, 11:24
APC RS800VA aja, 800va/540watt cukup at least buat 10menit, support safe shutdown & ada built-in line conditioning/avr juga. kalo masih kurang pake yang 1500va sekalian kalo mau running lebih lama.

kalo stabilizer mah pas pln byar-pet mah data tetep ilang, kalo apes bisa bisa file system-nya rusak. pake ups at least bisa proper & safe shutdown:)

anyway, kalo komputer udah 26 juta mah beli ups harga sejuta mah worthed lah :D

Buaya-kun
02-03-2007, 11:42
Kalo itungan 650W itu tepat persis, saya nyaranin ambil yg 1500VA supaya ada spare daya. Boleh juga ambil yg bisa pake external battery, in case perlu tambahan runtime. Contohnya seri APC Smart-UPS XL. Merk laen yg cukup terkenal antara laen Merlin Gerin (MGE), Powercom (PCM). Coba aja banding2 dulu. Trus terang saya gak ada pengalaman untuk Online UPS.
bro, apc smart-ups xl masih line interactive tuh, kalo mau yang online/double inverter mak pake symmetra :)

zaqi98
02-03-2007, 12:24
bro, apc smart-ups xl masih line interactive tuh, kalo mau yang online/double inverter mak pake symmetra :)

Oiya, sori kelupaan, Smart-UPS XL itu masih Line-Interactive. Cuma beda extendable dibanding yg Smart-UPS. Thanks for the correction :) .

Klo gitu Smart-UPS RT aja. Kalo liat di websitenya yg seri Smart-UPS RT itu udah Online, sekaligus juga bisa extended runtime. Kalo symmetra mah gak kuat harganya :D . CMIIW lagi :D

Buaya-kun
02-03-2007, 12:37
rt series juga nggak murah murah banget tuh harganya, diatas 5 juta semua & paling kecil 1kva :)

zaqi98
02-03-2007, 13:13
rt series juga nggak murah murah banget tuh harganya, diatas 5 juta semua & paling kecil 1kva :)

Lho, kalo liat di websitenya khan yg Symmetra malah paling kecil 2kVA?
SURT1000XLi di sini (http://www.prodigi.co.id/ups-apc.html) cuma 4,655 juta kok.
Symmetra 4kVA sekitar US$5500, SURT 5kVA sekitar US$2100.

Saya sendiri pake APC seri RS cukup puas. Tapi menurut saya sih kalo kompie seharga 26 juta di lingkungan dengan kondisi listrik lumayan parah (menurut TS loh) dilindungi pake Offline UPS dengan output Modified Squarewave masih kurang layak.

L13XX
02-03-2007, 13:33
@ zaqi98
Kompie gue malah lebih dari $3000.
Seperti apa ? Just look at my system :D

@Mythos
Pake UPS aja bro, APC BR1000i.
Sudah terbukti sangat mumpuni buat ngangkat RIG gue. :)