PDA

View Full Version : Manusia dari monyet? my project...



darkcell
02-12-2006, 02:10
Teori darwin tampaknya benar adanya...
tapi selama ini kita mungkin cuma dengar bahwa manusia berevolusi dari monyet...tanpa tau detil2nya...
disini gw akan coba jelasin detil2nya evolusi tersebut, dengan akal sehat dan se ilmiah mungkin, gw akan coba semampu gw sesuai yang telah gw pelajari selama ini (kebetulan gw suka astronomi dan sejarah)...

Tanpa ada maksud untuk memulai flame war atau menyinggung pihak manapun gw mulain jelasin yah...

Pertama2, semua makhluk itu berevolusi dari makhluk sel tunggal, virus sampai hewan tingkat tinggi, bahkan tumbuhan...
evolusi adalah hukum alam dan terjadi secara alami yang dimaksudkan untuk kelangsungan hidup makhluk tersebut dikarenakan adanya perubahan2 extreem yang ada di lingkungan...

Sekarang tentang manusia dari monyet (atau gw lebih suka menyebut kera...)
Pada zaman itu sekitar kira2 2jt th yang lalu, terjadi perubahan lingkungan yang extreem yang mengakibatkan pepohonan meranggas, dan otomatis menghentikan supply makanan untuk kera2 yang hidup di pohon...nah pada saat keadaan itulah titik penting penjelasan ini...untuk kera2 tersebut terdapat 2 pilihan, tetap dipohon dan mati kelaparan, atau turun dari pohon mencari makan dengan resiko menjadi bulan2an hewan yang ada di bawah, seperti singa, beruang, harimau...tetapi terjadi hal yang dramatis, beberapa tetap tinggal dipohon, dan beberapa nekad untuk turun dari pohon dan berusaha mengadu hidupnya demi makanan penyambung hidup...

Kita cerita satu persatu yah...
Pertama2, kita cerita kera2 yang nekad turun ke bawah, pada waktu pertama kali turun ke bawah, kera2 tersebut memang menjadi makanan empuk oleh predator2 yang ada di bawah...dikejar kesana kemari, tetapi karena sering dikejar2 predator, mereka harus bisa berlari lebih kencang, mereka tidak bisa berlari kencang jika harus berjalan membungkuk, dengan evolusi ratusan tahun perlahan2 tubuh mereka menegak, karena sudah bisa berdiri tegak dan tidak hidup di pohon lagi, maka mereka tidak butuh ekor sebagai penyeimbang tubuh, dan karena mereka tidak hidup di pohon lagi, susunan jari kaki mereka yang berbentuk seperti tangan perlahan2 berevolusi menjadi kaki kita yang sekarang, lebih pas untuk berlari...

Pada saat itu kera2 tersebut tinggal di gua2 sebagai tempat berlindungnya, mereka mulai mengenal batu ketika mereka harus melempari predatornya dengan batu agar tidak masuk ke dalam gua...
Tunggu dulu...otak mereka juga berevolusi...ketika batu2 di dalam gua habis dilemparkan, mereka memilih untuk mengikat (memasang) batu mereka ke batang kayu...dan kera2 tersebut telah memasuki awal menjadi makhluk pemikir..., dengan majunya waktu dan berkembangnya otak mereka kemudian batu2 tersebut diasah sehingga menjadi kapak batu...

Kulit2 predator yang telah berhasil dikalahkannya dimanfaatkan sebagai pelindung tubuh...karena tubuhnya sudah tidak berbulu lagi dikarenakan evolusi dari kehangatan kehidupan mereka di gua...

Setelah kira2 1jt thn, secara overall, karena sering bergulat dengan predator2 mereka, tubuh mereka menjadi kekar, mereka garang, mereka bukan kera lagi!! mereka adalah penguasa daratan...dan mulai saat itulah otak mereka berevolusi hingga sekarang...

Dan untuk kera yang tetap tinggal di pohon, sampai sekarang mereka tetap menjadi kera...

The End

Ini hanya garis besar saja...sebenernya sejarahnya lebih detil daripada ini...1 buku booo...
Sesuai dengan janji gw, yang tidak ingin bermaksud untuk memulai flame war...gw nggak akan me-reply ke thread gw sendiri...silakan kalian berkomentar ajah...:D :D
semoga jelas...thx...

komp san
02-12-2006, 03:23
Lucu juga ceritanya.....ada lagi ga? itu kera awal evolusi dari mana...asia?

j2spirit
02-12-2006, 03:27
post aja 1 bukunya disini XD

ati2 bro ntar di BRP seseorang....http://i77.photobucket.com/albums/j49/fatal1tyx/swt-funny.gif

kusdra11
02-12-2006, 03:48
Oooo... I C....
pantesan ada kera sakti...

Adin
02-12-2006, 09:15
Gini aja deh...

yang merasa dirinya keturunan dari manusia kera...tunjuk tangan...:D he..he..

Bro, dah pernah mengamati ttg runtuhnya teori evolusi darwin ? Pembahasannya dari Harun Yahya. Mungkin bisa membuka wawasan yang lebih luas lagi ttg teori darwin yg menyesatkan.

Saya pernah membaca kenapa teori darwin masih tetap dipertahankan..?
Alasannya cuma satu, jangan sampai ajaran agama masuk ke dalam proses pembelajaran tentang ilmu alam.

QWERTiii
02-12-2006, 09:31
minta bukunya dunk...
ada pdfnya ngak, atau sumbernya gitu...
btw,ini thread yang rada sensitif, jangan sampai flame n memecah belah kita ya...

SolidSnake
02-12-2006, 09:49
;) Wah, begitu ceritanya???

Ha3, anyway, aku setuju kq dengan teori Darwin.. Terutama tentang teori evolusi-nya.. Ya say it, manusia dari segi evolusi memiliki pendekatan anatomi yang mirip dengan beberapa primatal..

Teori tersebut sangat amat berguna sekali bagi banyak bidang ilmu lainnya.. Coba bayangkan kalau Darwin tidak mengemukakan tentang teori evolusi-nya, lalu bagaimana kita menguji efektivitas suatu obat / medicine? Masa harus langsung ke manusia? Tapi dengan adanya teori Darwin, kita jadi tahu kalau beberapa binatang primatal memiliki anatomi yang mirip dengan kita, sehingga bila obat tersebut di-uji-kan terlebih dahulu ke binatang2 tersebut (diantaranya spesies kera/monyet), maka efek-nya 'hampir akan sama' seperti jika diujikan pada manusia..

Begitu juga pada psikologis.. Kita bisa meneliti misalnya efek dari pengobatan tertentu terhadap otak tanpa harus langsung membedah otak manusia, karena ada spesies yang mirip seperti manusia yang bisa dijadikan bahan penelitian.. Kita juga bisa belajar bagaimana inteligensia terbentuk dari spesies tersebut, tapi tentunya akan lebih baik jika langsung 'mempelajari' manusia..

Ok, that's all.. Dari segi scientific, teori Darwin sangat berguna dan sudah diakui oleh scientist dan itu juga yang menyebabkan ilmu scientific kita (umat manusia di bumi) bisa berkembang maju..

Dari segi agama dan keyakinan, masih banyak yang tidak kita mengerti dan scient bukanlah apa-apa dibandingkan dengan keajaiban semesta ini.. Manusia adalah makhluk berbudaya, memiliki keyakinan dan menjadi satu-satunya makhluk yang menguasai bumi saat ini..

Mungkin akan sulit menyatukan agama dan scient..:(

Tapi akan lebih baik saat membahas agama, kita membicarakan keyakinan kita dan menghindari teori Darwin dan beberapa teori scient yang belum bisa diterima..

Lalu saat membahas scient, kita membicara segala sesuatu dari sisi logika, dan menguji segala sesuatu secara jujur. Dengan dilandasi niat baik, bukankah segala sesuatu juga akhirnya dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Coba bayangkan kesejahteraan kita (umat manusia di bumi) saat ini dibandingkan beberapa puluh tahun lalu, Darwin dan ilmuwan lain cukup berjasa 'kan? Of course, jangan sampai ada scientist yang bilang: "Now, I'm being the destroyer" lagi (pengembangan nuklir yang dipakai oleh kepentingan politik dan akhirnya nuklir dipakai di Hiroshima, padahal sebenarnya Jepang sudah hampir menyerah).

log out
02-12-2006, 09:50
cerita pendek yang bagus tuk dibaca nih....boleh juga kronologisnya...rada masuk akal.:D

tinggal gimana kita mencernanya dan buat wacana yg dibuat TS ini cukup menghibur.

illegal_user
02-12-2006, 09:52
Ehm, pernah baca juga karena teori Darwin-lah Hitler punya pemikiran bahwa ras Aria jauh lebih unggul Khususnya teori darwin yang berkaitan dengan seleksi alam. (lupa tapi bahasan detilnya, mungkin ada yang mau bantu):)

bennix
02-12-2006, 11:09
Sebenernya yah...(maap2 aje sebelumnya:D ) cara satu2nya ngetest teori evolusi itu bener apa gak' adalah dengan memasukkan sel-spermatozoid primata yang namanya manusia kedalam sel-ovum primata terakhir yang mendekati manusia(orang-utan). Nah, masalahnya situ mau gak' ***** sama orang-utan tuk membuktikan keberhasilan teori ini? kalo saya mah support terus :D:D. Karena berdasarkan teori mendell (Fillus1xFillus2 = FA, dimana maksudnya bila ada kesamaan gen pada spesies yang dirasakan sejenis..."MAKA" dapat dihasilkan yang kita sebut "blaster", contoh: Kucing Phyux masih bisa dikawin-silang kan dengan Kucing Persia..padahal spek Body beda jauh lho :eek:) untuk dapet hasil maksimum FAxF1 TOP! deh.

Back2Topic;
Bro ga usah bingung pake gaya apa, yang penting spermatozoid masuk kedalam ovarium orang-utan. :thumb:


Btw, berdasarkan majalah yg gw baca [G]peneliti2 luar ga ada yg berani coba ini. Entah kenapa selalu disuntikkan pada sel-telur tikus atau ayam..http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/8.gif Mana nyambung lah. Katanya sih takut klo terbukti, krn gossipnya nanti "kiamat".
Bro coba aja, nnti gue nebeng terkenal :D

Nanti hasil benchmarknya post sini yee...;)
-peace-^^
:wave:

illegal_user
02-12-2006, 11:13
nih sedikit sumber yang saya maksud sebagai inspirasi Hitler beranggapan ras Aria Lebih unggul:


Salah satu aspek diri Darwin yang terpenting namun tidak banyak diketahui adalah pandangan rasisnya: Darwin menganggap orang-orang kulit putih Eropa lebih "maju" dibandingkan ras-ras manusia lainnya. Selain beranggapan bahwa manusia adalah makhluk mirip kera yang telah berevolusi, Darwin juga ber-pendapat bahwa beberapa ras manusia berkembang lebih maju dibandingkan ras-ras lain, dan ras-ras terbelakang ini masih memiliki sifat kera. Dalam bukunya The Descent of Man yang diterbitkannya setelah The Origin of Species, dengan berani ia berkomentar tentang "perbedaan-perbedaan besar antara manusia dari beragam ras". Dalam bukunya tersebut, Darwin berpendapat bahwa orang-orang kulit hitam dan orang Aborigin Australia sama dengan gorila, dan berkesimpulan bahwa mereka lambat laun akan "disingkirkan" oleh "ras-ras beradab". Ia berkata:
Di masa mendatang, tidak sampai berabad-abad lagi, ras-ras manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras biadab di seluruh dunia. Pada saat yang sama, kera-kera antropomorfus (menyerupai manusia)... tak diragukan lagi akan musnah. Selanjutnya jarak antara manusia dengan padanan terdekatnya akan lebih lebar, karena jarak ini akan memisahkan manusia dalam keadaan yang lebih beradab - kita dapat berharap bahkan lebih dari Kaukasian - dengan jenis-jenis kera serendah babun, tidak seperti sekarang yang hanya memisahkan negro atau penduduk asli Australia dengan gorila.
Pendapat-pendapat Darwin yang tidak masuk akal ini tidak hanya dijadikan teori, tetapi juga diposisikan sebagai "dasar ilmiah" paling penting bagi rasisme. Dengan asumsi bahwa makhluk hidup berevolusi ketika berjuang mempertahankan hidup, Darwinisme bahkan dimasukkan ke dalam ilmu-ilmu sosial, dan dijadikan sebuah konsep yang kemudian dinamakan "Darwinisme Sosial".
Darwinisme Sosial berpendapat bahwa ras-ras manusia berada pada tingkatan berbeda-beda pada "tangga evolusi", dan ras-ras Eropa adalah yang paling "maju" di antara semua ras, sedangkan ras-ras lain masih memiliki ciri-ciri "kera".
Apakah anda termasuk yang setuju dengan pandangan ini..?. Kebanyakan orang menerima apa pun yang mereka peroleh dari ilmuwan sebagai kebenaran sejati. Tidak terlintas dalam pikiran mereka bahwa ilmuwan pun mungkin memiliki berbagai prasangka filosofis atau ideologis

Khusus untuk teori Evolusi, seiring perkembangan ilmu pengetahuan banyak ahli biologi yang akhirnya membantah/meragukan kebenaran teori Evolusi Darwin karena telah sadar dengan kerumitan struktur protein serta molekul yang menyusun Makhluk Hidup. Bahkan beberapa ahli fisika pun menyebutkan Teori Evolusi Darwin amat bertentangan dengan Hukum Termodinamika II.


Darwin's Theory of Evolution is a theory in crisis in light of the tremendous advances we've made in molecular biology, biochemistry and genetics over the past fifty years. We now know that there are in fact tens of thousands of irreducibly complex systems on the cellular level. Specified complexity pervades the microscopic biological world. Molecular biologist Michael Denton wrote, "Although the tiniest bacterial cells are incredibly small, weighing less than 10-12 grams, each is in effect a veritable micro-miniaturized factory containing thousands of exquisitely designed pieces of intricate molecular machinery, made up altogether of one hundred thousand million atoms, far more complicated than any machinery built by man and absolutely without parallel in the non-living world.
http://www.darwins-theory-of-evolution.com/



the organic world is so complex, particularly at the level of molecular biology and biochemistry, that Darwinian evolution cannot possibly have led to it. As evolution cannot produce irreducibly complex systems (the blood-clotting process, for instance, the biochemist’s analogue of the eye), they must be the outcome of the activities of an Intelligent Designer

Buat yang tahu apa itu folding@home, tentu mengerti bahkan "hanya" untuk menyelidiki beberapa sel protein dibutuhkan kemampuan komputasi yang amat dahsyat..:)

Kita bahas lebih jauh sedikit soal evolusi :


Evolution has several important components: Natural Selection, Macro-evolution, and Micro-evolution. Evolution as a theory existed long before any evidence for its components was recorded. Scientific studies eventually were able to interpret data through an evolutionary viewpoint and link these core concepts into the modern theory of evolution.

Natural selection is the machine that drives evolution. This mechanism causes those organisms that are "abnormal" to survive an environmental change, making them the "new normal." Over time, according to the Theory of Evolution, this can cause an organism to change into a totally different form of life. Some evidence of natural selection has been seen in nature, but not to an extent that would change a species in any meaningful way. Every genetic mutation that science has observed changing the form or function of an organism has resulted in handicap or death. It does, however, mean that an ecosystem is vulnerable to rapid change, since organisms that cannot adapt will usually die.

Nobody disputes Micro-Evolution. It is universally agreed that wolves, coyotes, dingoes, jackals, foxes, and the hundreds of different domestic dog breeds probably all came from an original pair of "dogs." This is Variations within a Kind, NOT upward evolution from simplicity into complexity as supposed by Darwinian Evolutionary Theory. The variations are always in a downward trend and are constrained by the genetic code (the dogs do not grow wings and learn to fly). No new genetic information is added, genetic information is always lost: The original pair of "dogs" would have had all of the potential characteristics of all of their various progeny, while the descendants themselves have lost that same potential. The Dog Kind has given birth to many species which in turn became isolated gene pools. The original parents would have had all of the potential traits expressed in all of their various offspring. This is all science has ever observed. There is no known process by which genetic information can be added.

While Micro-Evolution (Variations within a Kind) is observed and well documented, Macro-Evolution is not and thus highly disputable. Macro-Evolution is transition from one Kind of plant or animal into another. Macro-evolution involves large or important changes in the basic function of an organism. This cannot happen during a single organism's life, so it can only be the result of a series of genetic mutations. Every genetic mutation involving form or function observed in laboratories has either been fatal, crippling, or self-reversing. For instance, some bacteria with genetic deviations have survived antibiotics better than those without, but died out quickly once the antibiotics were gone. Macro-evolution is the evolutionists' explanation for how the billions of diverse species on earth came about - Variation from one Kind to another.
http://www.allaboutscience.org/what-is-evolution-faq.htm

Ternyata pendapat Darwin dalam teori Evolusinya, amat bertentangan dengan kenyataan yang terjadi di alam dan laboratorium.

Lalu, mengapa evolusionis masih berusaha meyakini skenario-skenario tak ilmiah seperti "pengorganisasian materi secara mandiri"? Mengapa mereka berkeras menolak pewujudan kecerdasan dalam sistem kehidupan? Jawabannya adalah bahwa mereka memiliki keyakinan dogmatis pada materialisme, dan keyakinan bahwa materi memiliki kekuatan misterius untuk menciptakan kehidupan. Profesor Robert Shapiro, pakar kimia dan DNA dari Universitas New York menjelaskan keyakinan evolusionis dan landasan dogmatisnya sebagai berikut:


Maka diperlukan prinsip evolusi lain untuk menjembatani antara campuran-campuran kimia alami sederhana dengan replikator efektif pertama. Prinsip ini belum dijelaskan secara terperinci ataupun ditunjukkan, namun telah diantisipasi, dan diberi nama evolusi kimia dan pengorganisasian materi secara mandiri. Keberadaan prinsip ini diterima sebagai keyakinan dalam filsafat materialisme dialektis, sebagaimana diterapkan pada asal usul kehidupan oleh Alexander Oparin

seVen_doLpHins
02-12-2006, 11:19
kera adalah kera - manusia adalah manusia. Darwin is a stupid morron. jaman dulu blom ada psikiater kali ya - ni orang [Darwin] harus dapat pengobatan intensif :mad: pada awalnya - manusia diciptakan seperti layaknya manusia sekarang [hanya berbeda bentuk fisik dan perilakunya saja] F! Darwin - mungkin dia yang merupakan keturunan kera. saya sih keturunan manusia :) viva la fiesta.

illegal_user
02-12-2006, 12:50
Teori tersebut sangat amat berguna sekali bagi banyak bidang ilmu lainnya.. Coba bayangkan kalau Darwin tidak mengemukakan tentang teori evolusi-nya, lalu bagaimana kita menguji efektivitas suatu obat / medicine? Masa harus langsung ke manusia? Tapi dengan adanya teori Darwin, kita jadi tahu kalau beberapa binatang primatal memiliki anatomi yang mirip dengan kita, sehingga bila obat tersebut di-uji-kan terlebih dahulu ke binatang2 tersebut (diantaranya spesies kera/monyet), maka efek-nya 'hampir akan sama' seperti jika diujikan pada manusia..

Begitu juga pada psikologis.. Kita bisa meneliti misalnya efek dari pengobatan tertentu terhadap otak tanpa harus langsung membedah otak manusia, karena ada spesies yang mirip seperti manusia yang bisa dijadikan bahan penelitian.. Kita juga bisa belajar bagaimana inteligensia terbentuk dari spesies tersebut, tapi tentunya akan lebih baik jika langsung 'mempelajari' manusia..
Bukan bermaksud Flame War, hanya sedikit sharing pikiran dan pendapat:)

Sepertinya sebagian besar percobaan laboratorium terhadap primata lain, tikus dll tidak didasari pertimbangan teori Evolusi Darwin, karena percobaan seperti ini sudah dikenal jauh sebelum Darwin mencetuskan teorinya.

Banyak ilmuwan saat ini sadar bahwa diperlukan cara pengujian yang lebih baik lagi tidak menggunakan spesies hewan atau bahkan manusia bukan hanya pertimbangan segi etika & moral. Melainkan karena hasilnya yang tidak "terlalu" akurat dan dapat berbahaya pada kasus tertentu. Karena percobaan tersebut menarik kesimpulan melalui metode statistik.Padahal efek obat-obatan saja dapat berbeda walaupun satu spesies con: antar manusia saja dapat berbeda efeknya.

Karenanya saat ini ada yang mencoba mengembangkan pengujian dengan simulasi komputer menggunakan database struktur protein. Diharapkan obat-obatan nantinya dapat di "custom" sesuai dengan karakteristik seseorang bukan menggeneralisir seperti saat ini.

Tetapi karena masih belum bisa diterapkan secara massal dan murah dan dianggap lebih baik, maka solusi percobaan laboratorium dengan sampling masih digunakan dan dijadikan standard:)


Mungkin akan sulit menyatukan agama dan scient..
Justru dengan semakin mendalami Ilmu Pengetahuan (science) makin sadar bahwa ada Kekuatan Yang Amat Hebat yang mengatur alam ini (Tuhan), banyak ilmuwan besar mengakuinya termasuk Albert Einstein.


"After religious teachers accomplish the refining process indicated, they will surely recognize with joy that true religion has been ennobled and made more profound by scientific knowledge."


"There can never be a conflict between true science and true religion, because they both describe reality."

j2spirit
02-12-2006, 12:53
[hanya berbeda bentuk fisik dan perilakunya saja]
bukannya itu perbedaan terbesar antara manusia dan kera? selain volume otaknya...:D

seVen_doLpHins
02-12-2006, 13:33
bukannya itu perbedaan terbesar antara manusia dan kera? selain volume otaknya...:Dbagaimanapun struktur fisik dan perilaku manusia jaman dulu - tetap disebut sebagai manusia - bukan kera. manusia berevolusi murni hanya dipengaruhi oleh faktor beradaptasi dengan alam - bukan secara genetik. tidak ada yang tau persis bentuk dan pola pikir manusia jaman dahulu dan pola evolusi mereka. ilmuwan kan hanya mengira-ngira - tidak ada pembuktian yang pasti menyatakan manusia itu berasal dari kera. semua hanya perkiraan -> perkiraan yang bodoh dan sama sekali tidak masuk akal :mad: viva la fiesta.

andhee
02-12-2006, 14:14
OMG... again... thread kera jadi manusia....

dalam pemikiran sederhana gue, kalo fakta2-nya gak lengkap, manusia bisa bikin teori apa aja.. termasuk membuat suatu hal mustahil menjadi nyata... menurut gue sih teori darwin itu sama aja main sulap... wong darwinnya sendiri gak yakin kok akan teori dia (dinyatakan dibukunya), kenapa orang lain bisa lebih yakin akan teori orang lain berbanding orang yg mengemukakan teori tersebut?? darwin sama aja kayak pesulap yg gak bisa dibohongi sama sulapnya sendiri... dan selama masih ada missing link antara manusia dan kera, berarti manusia bukan berawal dari kera... dan yg perlu ditanyakan adalah... dalam penelitian karbon, ada masa2 jeda dimana pada suatu saat tidak ditemukan sama sekali fosil mahluk hidup... kalo generasi mahluk hidup itu putus, gimana dia mau evolusi... mestinya setelah masa jeda tersebut, ya udah selesai... tapi setelah mahluk di dunia ini habis, kenapa beberapa saat berikutnya muncul mahluk baru dengan spek berbeda?? hasil evolusi?? gak mungkin la yau.... kalo udah gini butuh apa lagi?? butuh teori nuh dengan banjir besarnya?? :D

tanya kenapa.....

j2spirit
02-12-2006, 14:48
bagaimanapun struktur fisik dan perilaku manusia jaman dulu - tetap disebut sebagai manusia - bukan kera. manusia berevolusi murni hanya dipengaruhi oleh faktor beradaptasi dengan alam - bukan secara genetik. tidak ada yang tau persis bentuk dan pola pikir manusia jaman dahulu dan pola evolusi mereka. ilmuwan kan hanya mengira-ngira - tidak ada pembuktian yang pasti menyatakan manusia itu berasal dari kera. semua hanya perkiraan -> perkiraan yang bodoh dan sama sekali tidak masuk akal :mad: viva la fiesta.
hehe...
benernya gw penasaran, kenapa loe tuh terkesan marah2 (menyebut bodoh, moron, dsb) plus pake emoticon yang kasar segala (ini lo -> :mad:).

emang loe dirugikan ama si darwin ya? :D

seVen_doLpHins
02-12-2006, 15:32
hehe...
benernya gw penasaran, kenapa loe tuh terkesan marah2 (menyebut bodoh, moron, dsb) plus pake emoticon yang kasar segala (ini lo -> :mad:).

emang loe dirugikan ama si darwin ya? :Demoticon yang merah itu terkesan kasar ya :p saya pake itu cuma buat penekanan saja. ok - untuk selanjutnya saya akan pake ;) gimana.. :) back to the topic - memang saya kesal dengan teori-teori menyesatkan seperti Darwin ini. sebaiknya sifat curiousity manusia jangan langsung dipublikasikan sehingga menimbulkan kecemasan dan keragu-raguan dalam pikiran orang lain. untuk selanjutnya saya akan anggap teori Darwin sebagai hoax - jadi sama sekali tidak penting :whistle:next.. viva la fiesta.

fansaviola
02-12-2006, 15:38
my opinion

manusia merupakan garis yang berbeda dari kera. hanya kekerabatannya yang dekat...

bandingkan kucing rumah, ama cheetah????? sama2 keluarga felix kan....

SolidSnake
02-12-2006, 16:27
Bukan bermaksud Flame War, hanya sedikit sharing pikiran dan pendapat:)

Sepertinya sebagian besar percobaan laboratorium terhadap primata lain, tikus dll tidak didasari pertimbangan teori Evolusi Darwin, karena percobaan seperti ini sudah dikenal jauh sebelum Darwin mencetuskan teorinya.

Banyak ilmuwan saat ini sadar bahwa diperlukan cara pengujian yang lebih baik lagi tidak menggunakan spesies hewan atau bahkan manusia bukan hanya pertimbangan segi etika & moral. Melainkan karena hasilnya yang tidak "terlalu" akurat dan dapat berbahaya pada kasus tertentu. Karena percobaan tersebut menarik kesimpulan melalui metode statistik.Padahal efek obat-obatan saja dapat berbeda walaupun satu spesies con: antar manusia saja dapat berbeda efeknya.

Karenanya saat ini ada yang mencoba mengembangkan pengujian dengan simulasi komputer menggunakan database struktur protein. Diharapkan obat-obatan nantinya dapat di "custom" sesuai dengan karakteristik seseorang bukan menggeneralisir seperti saat ini.

Tetapi karena masih belum bisa diterapkan secara massal dan murah dan dianggap lebih baik, maka solusi percobaan laboratorium dengan sampling masih digunakan dan dijadikan standard:)

Justru dengan semakin mendalami Ilmu Pengetahuan (science) makin sadar bahwa ada Kekuatan Yang Amat Hebat yang mengatur alam ini (Tuhan), banyak ilmuwan besar mengakuinya termasuk Albert Einstein.

Ok de, aku juga suka sharing pendapat dan bertukar pikiran :).. Soal percobaan terhadap binatang yang lain, itu aku dapatkan saat mempelajari tentang psikologi.. Pertanyaannya begini: kenapa kamu bisa yakin obat atau teknik ini diterapkan pada primata (bahkan akhirnya bisa diterapkan pada mamalia seperti tikus) bisa berhasil, lalu saat diterapkan kepada manusia, tidak mengalami masalah?.. Nah, Darwin dengan teori-nya menunjukkan kalau manusia dengan primata memiliki kemiripan sehingga percobaan seperti itu patut dilakukan..

Soal etika & moral, itu sangat benar sekali, banyak pertentangan dari kaum hak asasi hewan :). Aku juga setuju kalau scientist harus lebih manusiawi terhadap hewan percobaan.. Disini aku hanya menunjukkan contoh kegunaan Teori Darwin saja..

Teori Darwin tersebut 'kan toh akhirnya dibuktikan dengan penemuan DNA yang membawa 'kode program' setiap makhluk hidup.. Scientist secara umum sudah menerima teori evolusi: misalnya Mammoth ber-evolusi menjadi Gajah, kemudian terjadi evolusi lagi, ada gajah yang berwarna coklat dan 'kuping' yang lebih kecil, sedangkan gajah yang hidup di daerah yang lebih panas berwarna hitam dan 'kuping' yang lebih besar..

Update:
Aku tidak tahu ada berapa banyak teori Darwin dan aku juga tidak tahu sejarah hidup dia.. Aku hanya tahu salah satu teori-nya berguna, setidaknya saat aku mempelajari psikologi.. Nah yang ini, mungkin ada yang anggap sebagai seleksi alam (walaupun kurang tepat karena tidak menciptakan spesies baru, yang ada hanya orang2 Indian yang mulai terbiasa dengan gaya hidup Eropa).

Seleksi alam juga dapat kita lihat. Misalnya saat orang Eropa memasuki benua Amerika.. Mereka menularkan penyakit smallpox dan sebagainya kepada orang-orang native (penduduk asli Amerika = Indian).. Ini semua karena dalam tubuh penduduk native belum terbentuk antibodi untuk melawan penyakit yang masih asing bagi mereka.. Mmh, kisah yang populer mungkin Pocahontas (kisah cinta Indian dan Eropa) yg meninggal ketika dibawa ke Eropa.

Soal semua link yang ada, aku sudah baca sebagian, dan sepertinya memang banyak yang menolak teori evolusi. Tapi kebanyakan mereka tidak menyertakan 'sertifikat digital' yang membuktikan nama mereka dan identitas mereka adalah asli dan organisasi mereka sah; dan bukti dari penelitian mereka, kebanyakan hanyalah sekedar 'opini' sehingga tidak diterima (setidaknya belum ada pengakuan resmi dari kalangan scientist atas pengguguran teori evolusi; walaupun suatu teori belum tentu benar untuk generasi berikutnya)..

Tapi bener juga kalau kita melihat kehidupan pribadi Darwin, terlihat ideologi-nya yang menganggap remeh ras tertentu. Tapi 'kan sebagai scientist, kita tidak membicarakan kehidupan pribadi dan ideologi Darwin 'kan? Kita membicarakan apa yang disumbangkan oleh Darwin (yang positif) tentang teori evolusinya.

Soal yang Einsten itu aku juga sangat setuju.. Dunia ini tercipta dengan keajaiban misterius.. Tapi berapa banyak yang melihat itu semua dan berhenti untuk saling menyalahkan (saling bersaing dan saling memperjuangkan ego), tapi mulai untuk saling bersatu membangun bumi tercinta?.. Jadi, aku menyimpulkan kalau manusia memiliki ego yang tinggi secara alami, dan mereka selalu ingin memperjuangkan pandangan masing-masing.. So, selama masing-masing masih memiliki ego tinggi, aku tidak yakin scient dan agama bisa akur..

SolidSnake
02-12-2006, 16:36
Oh ya, soal ras yang seperti Kaukasoid, Mongoloid, dan sebagainya itu.. Itu sudah tidak diakui lagi secara ilmiah.. Aku tidak tahu apa Darwin memasukkan ini ke dalam teorinya atau setidaknya dalam komentar pribadinya..

Walaupun manusia itu ada banyak ragamnya, tapi mereka tetap memiliki struktur DNA yang 'berdekatan' (hampir tidak ada bedanya).. Jadi memisahkan ras manusia berdasarkan warna kulit, tinggi, sifat fisik seperti yang banyak dilakukan oleh antropolog dahulu adalah hal yang tidak ilmiah lagi dan itu terbukti salah sejak penemuan DNA..

Misalnya: ambil secara acak seorang kulit hitam misalnya dari Afrika, kemudian ambil secara acak seorang kulit putih misalnya dari Eropa.. Lalukan penelitian, kemudian bandingkan hasilnya dengan mengambil secara acak dua orang dari ras yang sama.. Scientist tidak menemukan banyak perbedaan yang mendasar (mereka tetap 'makhluk' yang sama, tidak beda sedikitpun secara fisik).. Soal kekebalan tubuh, daya tahan, dsb itu dikarenakan faktor lingkungan jadi bukan karena mereka dilahirkan berbeda.. Jadi dua orang dari ras yang sama, tidak beda jauh dengan dua orang dari ras yang berbeda.. sehingga pengkategorian berdasarkan ras tidak valid lagi!

itchybear
02-12-2006, 16:46
post aja 1 bukunya disini XD

ati2 bro ntar di BRP seseorang....http://i77.photobucket.com/albums/j49/fatal1tyx/swt-funny.gif

hahahahahahaha
iya loooo ati2....
dulu gw perna kena BRP dari seseorang:D

itchybear
02-12-2006, 16:49
masalah teori darwin tentang bangsa aria....

untuk jaman sekarang udah ga bisa berlaku lagi, soalnya kalo diperhatikan lagi semua ras yg ada di dunia sudah mengalami evolusi (walaupun sedikit) dalam berperilaku dan berpikir.
bayangkan saja selama waktu beberapa ratus tahun, otak manusia ditempa terus2an dengan berbagai macam ilmu dan kegiatan sosial lingkungan.

dulu bangsa aria yg dianggap bangsa no.1 skr sudah tidak menonjol... kebanyakan justru ras2 lain yg dominan dalam persaingan.

hendito
02-12-2006, 18:28
jadi intinya yang keturunan dan evolusi dari KERA

unjuk jari donk .... yang tinggi keatas ... hehehe

hayoooo ... sapa yang berani dan merasa!!!

positive+
02-12-2006, 19:32
.....
Ini hanya garis besar saja...sebenernya sejarahnya lebih detil daripada ini...1 buku booo...
Sesuai dengan janji gw, yang tidak ingin bermaksud untuk memulai flame war...gw nggak akan me-reply ke thread gw sendiri...silakan kalian berkomentar ajah...:D :D
semoga jelas...thx...

:lol: ini @TS licik juga ya :lol: ( sorry ' licik ' nya guyon doank kok )
masalah ini udah di bahas pjg lebar kalo ngga salah pada section yg sama.
dan dibahas dr berbagai segi ... science,theories, religions etc.

Regard,

SolidSnake
02-12-2006, 21:01
Buku Darwin menyebabkan banyak kontroversi pada saat peluncurannya pada tanggal 24 November 1859 (1.250 copy pada percetakan pertama terjual habis pada satu hari).

Kebanyakan scientist saat itu masih menerima Lamarckism, ide bahwa benda hidup hanya dapat mengalami perubahan selama masa hidupnya dan tidak dapat mewariskannya pada keturunannya.
Scientist lain keberatan atas kombinasi acak atas karakteristik individual dan variasi. Mereka bertanya, bagaimana mungkin hal tersebut bisa berlaku atas struktur yang kompleks, misalnya mata manusia? Dan satu lagi, pertanyaan paling penting yang tidak bisa dijawab oleh Darwin dan Wallace: jika suatu makhluk hidup bisa mewariskan keturunan, lalu bagaimana caranya dan mekanismenya secara detail?

Darwin tidak pernah mengerti jawaban tersebut pada masa hidupnya. Seorang pendeta Austria, Gregor Mendel, melakukan eksperimen dengan garden pea, untuk mengamati bagaimana karakteristik individual bisa diturunkan atas setiap generasi. Mendel menemukan bahwa karakteristik individual dibawa sebagai unit diskrit yang disebut gen.

Teori Darwin pun mulai diperbaiki. Saat ini jika ada seorang biologis yang membicarakan tentang teori Darwin, mereka biasanya tidak membicarakan pernyataan asli dari Charles Darwin, tetapi versi yang telah dimodifikasi dan dilengkapi fakta terbaru yang terbentuk antara tahun 1930 dan 1940-an.. Teori ini awalnya disebut Neo-Darwinian, kemudian menjadi teori sintetik. Penemuan terbaru memperlihatkan bahwa variasi genetik jauh lebih kompleks daripada yang dikira, meliputi perubahan pada jumlah dan konfigurasi gen dan juga mutasi pada gen tunggal. Mutasi dan perubahan struktural bahkan tidak hanya mempengaruhi gen tetapi urutan DNA yang tidak dapat disebut gen karena mereka tidak mengandung protein. Saat ini sudah menjadi hal yang mungkin, misalnya, untuk memberikan jawaban yang mulai terarah atas pertanyaan: Bagaimana gen baru terbentuk?

Saat ini, penentang Teori Darwin lebih banyak berasal dari kalangan religius daripada kalangan scientist. Banyak penentang teori Darwin memiliki keyakinan bahwa usia bumi masih relatif mudah - mungkin sekitar 6.000 sampai 8.000 tahun - dan manusia serta seluruh spesies di muka bumi tidak berubah saat mereka dibentuk oleh suatu kekuatan ajaib.
Beberapa lagi menjadi marah karena 'penyederhanaan' bahwa manusia berevolusi dari monkey.
Pada tahun 1920, beberapa pengajaran tentang evolusi pada sekolah umum dilarang, misalnya pada negara bagian Arkansas, Mississippi, Oklahoma dan Tennessee. Pada tahun 1925, John Scopes yang mengajar biologi di Tennessee dianggap melanggar hukum karena menyuruh muridnya mempelajari Darwinisme. Scope ditahan dan kemudian disidang. Persidangan ini populer dengan sebutan "Monkey Trial".

Selama lebih dari 100 tahun, scientist telah melihat dan menemukan bukti atas evolusi. Fosil menunjukkan bagaimana hidup di planet ini sangat berbeda jutaan tahun yang lalu. Fosil, lebih lanjut lagi, memberikan bukti bagaimana spesies berubah setiap waktu. Bakteri yang bermutasi dan mengembangkan pertahanan atas antibiotik, beserta dengan observasi adapatasi lainnya, menunjukkan bagaimana prinsip evolusi bekerja. Dan penelitian dalam bidang gen, protein, dan bukti molekular lainnya telah menambahkan bukti atas evolusi dan mempermudah dalam mempelajari evolusi. Penelitian tersebut menyediakan banyak dukungan dan bukti atas evolusi (tentunya dikalangan para scientist).

Dikutip dari artikel Christopher King, B.A, M.J (editor Science Watch) yang di-review oleh Eugenie C. Scott B.S, M.S, Ph.D. (Executive Director, National Centre for Science Education, Inc.) dan beberapa sumber dari artikel G. Ledyard Stebbins dan Fransisco J. Ayala.

So, bagi yang menganut teori religius tanpa campur tangan science, yang menganggap evolusi itu tidak ada.. Jadi benarkah makhluk hidup saat ini juga hidup di antara binatang raksasa (dinosaur), dan kucing manis kita dulu berdampingan dengan T-Rex 'gede'? Tidak ada evolusi, dan semua makhluk hidup diciptakan bersamaan, cuman karena beberapa hal, binatang raksasa seperti dionasaur punah, tapi anjing kecil dan kucing manis kita survive, right (termasuk semua spesies yang tersisa saat ini)? N fosil cuman rekayasa right? Cuman batu ato setidaknya perkiraan radiasi tidak tepat? Tidak ada evolusi 'kan?

Ha3.. 'licik' :) Aku harus segera melarikan diri nih.. :D:D Bye :wave2:

hendito
02-12-2006, 21:19
sapa yang merasa merupakan hasil evolusi apalagi revolusi ....

skali lage ... unjuk jari yang tinggi donk ... hehe

wakakaka

kadang aku ga habis mengerti dengan teori evolusi makhluk hidup ... seperti hal yang dibuat-dibuat dan disama-samakan .... kalo udah tahu berbeda kenapa disama-samakan .....

eta pagarna bawa ... kekekeke

si_yoyo
02-12-2006, 21:42
OMG... again... thread kera jadi manusia....

......

tanya kenapa.....
Udah bosen kaleee jadi manusia ? hihihi http://www.indomp3z.org/images/smilies/icons/peace.gif

andhee
02-12-2006, 22:49
dalam pemikiran sederhana gue... yg dimaksud evolusi itu, struktur genetiknya berubah kan?? kalo memang iya, mestinya manusia2 X-MEN udah ada dong hari gini... tapi kok sampe sekarang sepertinya hal itu hanya fiksi??

kalo memang evolusi itu terjadi... seorang bapak yg berkerja jadi tukang becak, dengan betis segede tales bogor, ketika punya anak, dan anaknya lahir, apakah anaknya betisnya segede tales bogor juga?? nggak toh...

dan sampe sekarang apakah science menjelaskan perbedaan antara variasi genetik dengan evolusi genetik?? sepengetahuan gue sih, itu hanya pembenaran dari fakta yg belon lengkap...

sebagai scientist, mestinya mereka sadar betul pengetahuan manusia itu terbatas... kalo gak kenapa ada ahli ini... ada ahli itu... dan di dunia ini juga selalu ada yg lebih dari yg paling... mestinya mereka sadar ada sesuatu beyond everything... termasuk dalam hal penciptaan...

positive+
02-12-2006, 23:28
- Kombinasi dgn komposisi yang seimbang - Basic of all chemics ... IMO
- E = M * C2 -> M = E / C2 -> WHERE M is template AND E is alive C is evolutions raising mutations . . . WHERE is Mind ???

kun faya kun wae lah :lol: . . . udah jera gw mikirin ginian, kalo dipikirin terus
secara radikal malah muncul pertanyaan tanpa jawaban ... terus mau di kemanain smua alasan ilmiah itu ?? trus mau dikemanain semua idealisme science itu ?? mau mencari mata rantai yg hilang ?? itu, di pelabuhan kapal banyak :lol:

Sweet Regard,

Perdana
02-12-2006, 23:51
Ya, ikut sumbang pendapat aja, tanpa harus terjebak pro-kontra teori Darwin tsb. Berdasarkan apa yg gw inget2 dulu waktu jaman kuliah.... Charles Darwin TIDAK PERNAH menyatakan bahwa manusia berasal dari monyet, TETAPI evolusi manusia sekarang (homo sapiens-sapiens) berasal dari manusia purba yg bentuk fisiknya memang mirip kera, tetapi tetap tidak bisa digolongkan sebagai kera. Tetap banyak perbedaan antara manusia purba jamdul dgn kera, antara lain dari cara berjalan dimana manusia purba tetap dgn dua kaki belakang dan berjalan secara tegak, sedangkan kera berjalan mengandalkan keempat kaki (dan tangan)nya dan tidak berjalan secara tegak (meski itu kera tingka tinggi seperti simpanse, orangutan, dan gorilla). Demikian juga dengan cara hidupnya yg arboreal (manusia) dan teresterial (kera) ===> sorry kalo kebalik..... :D, kemudian insting untuk membuat api untuk kehangatan dan memasak yg tidak ada pada kera, dan masih banyak perbedaan lainnya.

Oleh sebab itu bahwa garis evolusi manusia dengan kera memang berbeda, hanya kekerabatannya yg dekat karena termasuk dalam keluarga Primata.
Itu ada gambar pohon evolusi dengan cabang2nya yg berpencar dimana cabang evolusi manusia dengan kera memang berbeda. Justru ada teori bahwa cikal bakal jaman purba banget dulu dari makhluk primata itu berasal dari suatu makhluk semacam tupai (bajing) yg dalam evolusinya menghasilkan cabang2 ke cikal bakal manusia dan cikal bakal kera. Jadi sebaiknya memang tidak ada lagi anggapan bahwa evolusi manusia berasal dari kera sebab kera dan manusia itu memang berbeda, termasuk perkembangannya.

Sekali lagi Teori Darwin dan teori2 evolusi perkembangan makhluk hidup lainnya itu cuma sekedar Teori lho, yg muncul antara lain dari berbagai penelitian2 empiris dan temuan2 teknologinya. Jadi silakan percaya atau tidak tergantung kita masing2, tidak ada paksaan buat kita untuk mempercayai suatu teori dari para ahli ...... :)

Regards
PDN



my opinion

manusia merupakan garis yang berbeda dari kera. hanya kekerabatannya yang dekat...

bandingkan kucing rumah, ama cheetah????? sama2 keluarga felix kan....

itchybear
03-12-2006, 01:03
tapi untuk jaman skr..... di indonesia.....
kaum2 petinggi malah lebih mirip kera:D

komp san
03-12-2006, 02:09
dalam pemikiran sederhana gue... yg dimaksud evolusi itu, struktur genetiknya berubah kan?? kalo memang iya, mestinya manusia2 X-MEN udah ada dong hari gini... tapi kok sampe sekarang sepertinya hal itu hanya fiksi??

kalo memang evolusi itu terjadi... seorang bapak yg berkerja jadi tukang becak, dengan betis segede tales bogor, ketika punya anak, dan anaknya lahir, apakah anaknya betisnya segede tales bogor juga?? nggak toh...

dan sampe sekarang apakah science menjelaskan perbedaan antara variasi genetik dengan evolusi genetik?? sepengetahuan gue sih, itu hanya pembenaran dari fakta yg belon lengkap...

sebagai scientist, mestinya mereka sadar betul pengetahuan manusia itu terbatas... kalo gak kenapa ada ahli ini... ada ahli itu... dan di dunia ini juga selalu ada yg lebih dari yg paling... mestinya mereka sadar ada sesuatu beyond everything... termasuk dalam hal penciptaan...

Udah ada koq, malah lebih canggih disebutnya dukun

j2spirit
03-12-2006, 02:45
kalo memang evolusi itu terjadi... seorang bapak yg berkerja jadi tukang becak, dengan betis segede tales bogor, ketika punya anak, dan anaknya lahir, apakah anaknya betisnya segede tales bogor juga?? nggak toh...
kalaupun teori darwin bener, gak mungkin terjadi hal diatas, karena itu berarti instan evolution donk. :D

itchybear
03-12-2006, 03:22
sama halnya seperti nyamuk jaman skr...
karena udah ditempa oleh beberapa produk obat anti nyamuk jaman skr, nyamuk2 jadi makin susah mati, sudah mulai muncul sedikit kekebalan terhadap obat2 nyamuk di pasaran.

nyamuk di daerah elite berbeda dengan nyamuk di pinggiran kota.
biasanya lebih susah mati oleh obat anti nyamuk dan lebih susah ditepok mati, lebih lincah.

contoh yg simple untuk evolusi kecil dan singkat

illegal_user
04-12-2006, 09:40
Saya quote lagi kesimpulan yang udah saya post di halaman sebelumnya :



Some evidence of natural selection has been seen in nature, but not to an extent that would change a species in any meaningful way.
Every genetic mutation that science has observed changing the form or function of an organism has resulted in handicap or death
This is Variations within a Kind, NOT upward evolution from simplicity into complexity as supposed by Darwinian Evolutionary Theory.
No new genetic information is added, genetic information is always lost
Every genetic mutation involving form or function observed in laboratories has either been fatal, crippling, or self-reversing
Beberapa tanda seleksi alam dapat terlihat di alam, tetapi berdasarkan banyaknya/luasnya tidak ada yang terbukti mengubah spesies secara keseluruhan.
Setiap mutasi genetik dalam percobaan ilmiah selalu berakhir pada kecacatan atau kematian.
Variasi dalam satu jenis, bukan merupakan evolusi keatas dari sederhana menjadi kompleks seperti yang dimaksud dalam teori Darwin.
Tidak ada informasi genetik yang bertambah, Informasi genetik selalu berkurang.
Setiap mutasi genetik yang melibatkan bentuk atau fungsi yang diamati di laboratorium selalu berakhir dengan fatal, kelumpuhan atau kegagalan.Hal ini sudah dibuktikan secara ilmiah oleh banyak ilmuwan (kebanyakan berupa buku dan hasil penelitian, susah carinya di Internet).. nanti deh kalau ada waktu saya cariin:D
Beberapa Link yang ketemu :
A CRITIQUE OF DARWIN'S THEORY OF EVOLUTION oleh Dr. Alex Paterson
http://www.vision.net.au/~apaterson/science/darwin_critique1.htm

Some scientists oppose Darwin's theory
http://www.physorg.com/news70208347.html

Pitt anthropologist thinks Darwin's theory needs to evolve on some points
http://www.post-gazette.com/pg/06149/694046-85.stm

Udah pernah juga ditayangin di Discovery Channel maupun National Geographic. Satu lagi dibuktikan Harun Yahya dalam videonya, yang mewawancarai beberapa guru besar mikrobiologi di berbagai Universitas Eropa & Amerika. Dan semuanya berakhir dengan kesimpulan yang hampir mirip dengan diatas..:)



Catatan Fosil Membantah Evolusi

Menurut teori evolusi, setiap spesies hidup berasal dari satu nenek moyang. Spesies yang ada sebelumnya lambat laun berubah menjadi spesies lain, dan semua spesies muncul dengan cara ini. Menurut teori tersebut, perubahan ini berlangsung sedikit demi sedikit dalam jangka waktu jutaan tahun.

Dengan demikian, maka seharusnya pernah terdapat sangat banyak spesies peralihan selama periode perubahan yang panjang ini.

Sebagai contoh, seharusnya terdapat beberapa jenis makhluk setengah ikan - setengah reptil di masa lampau, dengan beberapa ciri reptil sebagai tambahan pada ciri ikan yang telah mereka miliki. Atau seharusnya terdapat beberapa jenis burung-reptil dengan beberapa ciri burung di samping ciri reptil yang telah mereka miliki. Evolusionis menyebut makhluk-makhluk imajiner yang mereka yakini hidup di masa lalu ini sebagai "bentuk transisi".

Jika binatang-binatang seperti ini memang pernah ada, maka seharusnya mereka muncul dalam jumlah dan variasi sampai jutaan atau milyaran. Lebih penting lagi, sisa-sisa makhluk-makhluk aneh ini seharusnya ada pada catatan fosil. Jumlah bentuk-bentuk peralihan ini pun semestinya jauh lebih besar daripada spesies binatang masa kini dan sisa-sisa mereka seharusnya ditemukan di seluruh penjuru dunia. Dalam The Origin of Species, Darwin menjelaskan:

"Jika teori saya benar, pasti pernah terdapat jenis-jenis bentuk peralihan yang tak terhitung jumlahnya, yang mengaitkan semua spesies dari kelompok yang sama…. Sudah tentu bukti keberadaan mereka di masa lampau hanya dapat ditemukan pada peninggalan-peninggalan fosil."

Bahkan Darwin sendiri sadar akan ketiadaan bentuk-bentuk peralihan tersebut. Ia berharap bentuk-bentuk peralihan itu akan ditemukan di masa mendatang. Namun di balik harapan besarnya ini, ia sadar bahwa rintangan utama teorinya adalah ketiadaan bentuk-bentuk peralihan. Karena itulah dalam buku The Origin of Species, pada bab "Difficulties of the Theory" ia menulis:

... Jika suatu spesies memang berasal dari spesies lain melalui perubahan sedikit demi sedikit, mengapa kita tidak melihat sejumlah besar bentuk transisi di mana pun? Mengapa alam tidak berada dalam keadaan kacau-balau, tetapi justru seperti kita lihat, spesies-spesies hidup dengan bentuk sebaik-baiknya?.... Menurut teori ini harus ada bentuk-bentuk peralihan dalam jumlah besar, tetapi mengapa kita tidak menemukan mereka terkubur di kerak bumi dalam jumlah tidak terhitung?.... Dan pada daerah peralihan, yang memiliki kondisi hidup peralihan, mengapa sekarang tidak kita temukan jenis-jenis peralihan dengan kekerabatan yang erat? Telah lama kesulitan ini sangat membingungkan saya.

Satu-satunya penjelasan Darwin atas hal ini adalah bahwa catatan fosil yang telah ditemukan hingga kini belum memadai. Ia menegaskan jika catatan fosil dipelajari secara terperinci, mata rantai yang hilang akan ditemukan.

Karena mempercayai ramalan Darwin, kaum evolusionis telah berburu fosil dan melakukan penggalian mencari mata rantai yang hilang di seluruh penjuru dunia sejak pertengahan abad ke-19. Walaupun mereka telah bekerja keras, tak satu pun bentuk transisi ditemukan. Bertentangan dengan kepercayaan evolusionis, semua fosil yang ditemukan justru membuktikan bahwa kehidupan muncul di bumi secara tiba-tiba dan dalam bentuk yang telah lengkap. Usaha mereka untuk membuktikan teori evolusi justru tanpa sengaja telah meruntuhkan teori itu sendiri.

Seorang ahli paleontologi Inggris ternama, Derek V. Ager, mengakui fakta ini meskipun dirinya seorang evolusionis:

Jika kita mengamati catatan fosil secara terperinci, baik pada tingkat ordo maupun spesies, maka yang selalu kita temukan bukanlah evolusi bertahap, namun ledakan tiba-tiba satu kelompok makhluk hidup yang disertai kepunahan kelompok lain.

Ahli paleontologi evolusionis lainnya, Mark Czarnecki, berkomentar sebagai berikut:

Kendala utama dalam membuktikan teori evolusi selama ini adalah catatan fosil; jejak spesies-spesies yang terawetkan dalam lapisan bumi. Catatan fosil belum pernah mengungkapkan jejak-jejak jenis peralihan hipotetis Darwin - sebaliknya, spesies muncul dan musnah secara tiba-tiba. Anomali ini menguatkan argumentasi kreasionis bahwa setiap spesies diciptakan oleh Tuhan.

Mereka juga harus mengakui ke-sia-siaan menunggu kemunculan bentuk-bentuk transisi yang "hilang" di masa mendatang, seperti yang dijelaskan seorang profesor paleontologi dari Universitas Glasgow, T. Neville George:

Tidak ada gunanya lagi menjadikan keterbatasan catatan fosil sebagai alasan. Entah bagaimana, catatan fosil menjadi berlimpah dan hampir tidak dapat dikelola, dan penemuan bermunculan lebih cepat dari pengintegrasian... Bagaimanapun, akan selalu ada kekosongan pada catatan fosil.
Kehidupan Muncul di Muka Bumi dengan Tiba-Tiba dan dalam Bentuk Kompleks

Ketika lapisan bumi dan catatan fosil dipelajari, terlihat bahwa semua makhluk hidup muncul bersamaan. Lapisan bumi tertua tempat fosil-fosil makhluk hidup ditemukan adalah Kambrium, yang diperkirakan berusia 500-550 juta tahun.

Catatan fosil memperlihatkan, makhluk hidup yang ditemukan pada lapisan bumi periode Kambrium muncul dengan tiba-tiba - tidak ada nenek moyang yang hidup sebelumnya. Fosil-fosil di dalam batu-batuan Kambrium berasal dari siput, trilobita, bunga karang, cacing tanah, ubur-ubur, landak laut dan invertebrata kompleks lainnya. Beragam makhluk hidup yang kompleks muncul begitu tiba-tiba, sehingga literatur geologi menyebut kejadian ajaib ini sebagai "Ledakan Kambrium" (Cambrian Explosion).

Sebagian besar bentuk kehidupan yang ditemukan dalam lapisan ini memiliki sistem kompleks seperti mata, insang, sistem peredaran darah, dan struktur fisiologis maju yang tidak berbeda dengan kerabat modern mereka. Misalnya, struktur mata majemuk berlensa ganda dari trilobita adalah suatu keajaiban desain. David Raup, seorang profesor geologi di Universitas Harvard, Universitas Rochester dan Universitas Chicago mengatakan: "Trilobita memiliki desain optimal, hingga dibutuhkan seorang rekayasawan optik yang sangat terlatih dan sangat imajinatif jika ingin membuatnya di masa kini". 6

Binatang-binatang invertebrata kompleks ini muncul secara tiba-tiba dan sempurna tanpa memiliki kaitan atau bentuk transisi apa pun dengan organisme bersel satu yang merupakan satu-satunya bentuk kehidupan di bumi sebelum mereka.

Richard Monastersky, editor Earth Sciences, salah satu terbitan populer dalam literatur evolusionis, memberikan pernyataan di bawah ini mengenai "Ledakan Kambrium" yang muncul sebagai kejutan besar bagi evolusionis:

Setengah milyar tahun lalu, binatang-binatang dengan bentuk-bentuk sangat kompleks seperti yang kita lihat pada masa kini muncul secara tiba-tiba. Momen ini, tepat di awal Periode Kambrium Bumi sekitar 550 juta tahun lalu, menandai ledakan evolusioner yang mengisi lautan dengan makhluk-makhluk hidup kompleks pertama di dunia. Filum binatang besar masa kini ternyata telah ada di awal masa Kambrium. Binatang-binatang pertama itu pun berbeda satu sama lain sebagaimana binatang-binatang saat ini.

Bagaimana bumi ini dipenuhi berbagai jenis binatang secara tiba-tiba dan bagaimana spesies-spesies yang berbeda-beda ini muncul tanpa nenek moyang yang sama adalah pertanyaan yang masih belum terjawab oleh evolusionis. Richard Dawkins, ahli zoologi Oxford, salah satu pembela evolusionis terkemuka di dunia, berkomentar mengenai realitas ini:

Sebagai contoh, lapisan batuan Kambrium yang berumur sekitar 600 juta tahun, adalah lapisan tertua di mana kita menemukan sebagian besar kelompok utama invertebrata. Dan kita dapati sebagian besarnya telah berada pada tahap lanjutan evolusi, saat pertama kali mereka muncul. Mereka seolah-olah ditempatkan begitu saja di sana, tanpa proses evolusi. Tentu saja, kesimpulan tentang kemunculan tiba-tiba ini menggembirakan kreasionis.

Dawkins terpaksa mengakui, "Ledakan Kambrium" adalah bukti kuat adanya penciptaan, karena penciptaan adalah satu-satunya penjelasan mengenai kemunculan bentuk-bentuk kehidupan yang sempurna secara tiba-tiba di bumi ini. Douglas Futuyma, ahli biologi evolusionis terkemuka mengakui fakta ini dan mengatakan: "Organisme muncul di muka bumi dengan dua kemungkinan: dalam bentuk yang telah sempurna atau tidak sempurna. Jika muncul dalam bentuk tidak sempurna, mereka pasti telah berkembang dari spesies yang telah ada sebelumnya melalui proses modifikasi. Jika mereka memang muncul dalam keadaan sudah berkembang sempurna, mereka pasti telah diciptakan oleh suatu kecerdasan dengan kekuasaan tak terbatas. Darwin sendiri menyadari kemungkinan ini ketika menulis: "Jika banyak spesies benar-benar muncul dalam kehidupan secara serempak dari genera atau famili-famili yang sama, fakta ini akan berakibat fatal bagi teori penurunan dengan modifikasi perlahan-lahan melalui seleksi alam. Agaknya, periode Kambrium merupakan "pukulan mematikan" bagi Darwin. Inilah yang membuat seorang ahli paleo-antropologi evolusionis dari Swiss, Stefan Bengston, mengakui ketiadaan mata rantai transisi saat ia menjelaskan tentang periode Kambrium. Ia mengatakan: "Peristiwa yang mengecewakan (dan memalukan) bagi Darwin ini masih membingungkan kami".

Seperti yang kita pahami, catatan fosil menunjukkan bahwa makhluk hidup tidak berevolusi dari bentuk primitif ke bentuk yang lebih maju, tetapi muncul secara tiba-tiba dan dalam keadaan sempurna. Ringkasnya, makhluk hidup tidak muncul melalui evolusi, tetapi diciptakan.

http://www.evolutiondeceit.com/indonesian/keruntuhan4.php

Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal yang merupakan kutipan dari buku Darwin.
Bahkan bukti yang Darwin maksud, sampai saat ini belum ditemukan yang dikenal sebagai Mata Rantai yang Hilang, Menurut Darwin sendiri selama hal ini belum ditemukan Teori Evolusi belum bisa diakui kebenarannya..:)
Jadi kalau Darwin sendiri masih meragukan (tidak percaya dengan kebenaran teorinya sampai ditemukan mata rantai yang hilang) kenapa kita harus percaya..?

satu tambahan lagi :

DNA Double Helix: Its Existence Alone Defeats any Theory of Evolution
The scientific reality of the DNA double helix can single-handedly defeat any theory that assumes life arose from non-life through materialistic forces. Evolution theory has convinced many people that the design in our world is merely "apparent" -- just the result of random, natural processes. However, with the discovery, mapping and sequencing of the DNA molecule, we now understand that organic life is based on vastly complex information code, and such information cannot be created or interpreted without a Master Designer at the cosmic keyboard.
http://www.allaboutscience.org/dNA-double-helix.htm

Adin
04-12-2006, 10:02
Teman, ini ada link mengenai runtuhnya teori evolusi dalam 20 pertanyaan.

http://67.15.194.38/download/04/05/9859c98ea1860985a30dc6be7f22b56d/runtuhnya_teori_evolusi_dalam_20_pertanyaan.zip

illegal_user
04-12-2006, 10:31
Selama lebih dari 100 tahun, scientist telah melihat dan menemukan bukti atas evolusi. Fosil menunjukkan bagaimana hidup di planet ini sangat berbeda jutaan tahun yang lalu. Fosil, lebih lanjut lagi, memberikan bukti bagaimana spesies berubah setiap waktu. Bakteri yang bermutasi dan mengembangkan pertahanan atas antibiotik, beserta dengan observasi adapatasi lainnya, menunjukkan bagaimana prinsip evolusi bekerja. Dan penelitian dalam bidang gen, protein, dan bukti molekular lainnya telah menambahkan bukti atas evolusi dan mempermudah dalam mempelajari evolusi. Penelitian tersebut menyediakan banyak dukungan dan bukti atas evolusi (tentunya dikalangan para scientist).



Manusia Piltdown: Fosil palsu!

Manusia Piltdown: Fosil palsu yang dibuat dengan menempelkan rahang
Orang Utan pada tengkorak manusia. Agar tampak kuno, fosil ini dicelup
dalam larutan potasium dikromat.

Pada tahun 1912, seorang dokter terkenal yang juga ahli
paleoantropologi amatir, Charles Dawson, mengklaim telah menemukan
tulang rahang dan fragment tengkorak di dalam sebuah lubang di
Piltdown, Inggris. Kendatipun gigi dan tengkoraknya terlihat berasal
dari manusia, akan tetapi tulang rahang tersebut lebih menyerupai
kera. Spesimen ini lalu dinamakan "Manusia Piltdown". Fosil yang
diduga berusia 500 ribu tahun ini dipajang di beberapa museum sebagai
bukti kuat terjadinya evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun,
telah banyak artikel ilmiah tentang "Manusia Piltdown" ditulis,
sejumlah penafsiran dan gambar dibuat, dan fosil tersebut dikemukakan
sebagai bukti penting yang menunjukkan terjadinya evolusi manusia.
Tidak kurang dari 500 tesis doktor mengenai subyek ini telah
dihasilkan. Seorang ahli paleoantropologi asal Amerika, Henry
Fairfield Osborn, ketika berkunjung ke British Museum di tahun 1935
berkomentar: "…kita harus selalu diingatkan bahwa alam dipenuhi
keanehan, dan ini adalah sebuah temuan yang mengejutkan tentang
manusia prasejarah…"

Pada tahun 1949, Kenneth Oakley dari departemen paleontologi British
Museum mencoba melakukan "pengujian fluorin", metode baru yang
digunakan untuk menentukan umur fosil-fosil kuno. Setelah pengujian
fluorin dilakukan pada fosil manusia Piltdown, hasilnya sungguh
mengejutkan. Ternyata tulang rahang Manusia Piltdown tidak mengandung
fluorin. Ini berarti tulang rahang tersebut terkubur kurang dari
beberapa tahun yang lalu. Sedangkan tengkoraknya yang hanya mengandung
fluorin dalam kadar rendah menunjukkan bahwa umurnya hanya beberapa
ribu tahun.

Penemuan selanjutnya mengungkapkan bahwa gigi pada tulang rahang
berasal dari orang utan yang direkayasa agar tampak usang, dan bahwa
peralatan-peralatan "primitif" yang ditemukan bersama fosil tersebut
hanyalah imitasi sederhana yang telah diasah dengan menggunakan
peralatan baja. Berdasarkan hasil penelitian terperinci yang dilakukan
oleh Weiner, pemalsuan ini kemudian diumumkan tahun 1953. Tengkorak
tersebut ternyata milik manusia yang hanya berusia 500 tahun,
sedangkan tulang rahang pada fosil tersebut ternyata milik kera yang
baru saja mati! Kemudian gigi-gigi pada fosil telah disusun berderet
dan ditempatkan pada rahangnya secara khusus, dan sendinya dirancang
menyerupai sendi manusia. Lalu semua bagian diwarnai dengan potasium
dikromat agar tampak kuno. Warna ini memudar ketika fosil palsu
tersebut dicelup dalam larutan asam. Le Gros Clark, anggota tim yang
membongkar skandal penipuan ini, tidak mampu menyembunyikan rasa
kagetnya atas kejadian tersebut dan berkomentar: "bukti-bukti abrasi
tiruan dengan segera tampak di depan mata. Begitu gamblangnya
sampai-sampai patut dipertanyakan bagaimana hal ini sampai bisa lolos
dari pengamatan sebelumnya?"

Setelah skandal ini terbongkar, fosil "Manusia Piltdown" dengan segera
disingkirkan dari British Museum setelah lebih dari 40 tahun dipajang.



Manusia Nebraska: Gigi Babi!

Lukisan di atas dibuat hanya berdasarkan fosil satu gigi dan
diterbitkan di majalah Illustrated London News edisi 24 Juli 1922.
Akan tetapi, kaum evolusionis sangat kecewa ketika terungkap bahwa
gigi ini ternyata bukan milik makhkluk mirip kera atau manusia, tetapi
berasal dari spesies babi yang telah punah.

Di tahun 1922, Henry Fairfield Osborn, manajer American Museum of
Natural History, mengumumkan telah menemukan sebuah fosil gigi geraham
yang berasal dari periode Pliosin, di Nebraska Barat dekat Snake
Brook. Gigi ini dinyatakan memiliki ciri gigi manusia dan gigi kera.
Argumentasi ilmiah yang seru pun terjadi. Sebagian orang menafsirkan
gigi ini berasal dari Pithecanthropus erectus, sedangkan sebagian yang
lain menyatakan gigi tersebut lebih mirip gigi manusia. Selain diberi
nama "Manusia Nebraska", fosil yang memunculkan polemik sengit ini
diberi "nama ilmiah": Hesperopithecus haroldcooki.

Banyak ahli yang memberikan dukungan kepada Osborn. Berdasarkan satu
gigi ini, rekonstruksi kepala dan tubuh Manusia Nebraska pun digambar.
Lebih jauh, Manusia Nebraska bahkan dilukis bersama dengan istri dan
anak-anaknya sebagai sebuah keluarga dengan latar belakang pemandangan alam. Semua skenario ini dibangun berdasarkan atas fosil satu gigi saja.
Evolusionis (golongan yang mempercayai teori evolusi) begitu meyakini
keberadaan "manusia bayangan" ini, hingga ketika seorang peneliti
bernama William Bryan menolak penafsiran yang menyimpang ini, ia
dikritik dengan pedas.

Di tahun 1927, bagian lain dari kerangkanya diketemukan. Berdasarkan
serpihan tulang ini, gigi tersebut ternyata bukan berasal dari kera
ataupun manusia, akan tetapi milik spesies babi liar Amerika yang
telah punah bernama prosthennops. William Gregory memberi judul
artikelnya yang dimuat majalah Science dengan: "Hesperopithecus:
Apparently Not An Ape Nor A Man (Hesperopithecus: Ternyata Bukan Kera
Ataupun Manusia)". Dalam tulisan tersebut ia mengumumkan kekeliruan
ini. Segera setelah kejadian itu, semua gambar Hesperopithecus
haroldcooki dan "keluarganya" segera dihapus dari literatur evolusi.



Ota Benga: Bunuh Diri Karena Merana

OTA BENGA: "Orang Pigmi di Kebun Binatang"

Setelah Darwin mengklaim bahwa manusia berevolusi dari makhluk hidup
mirip kera dalam bukunya The Descent of Man, ia lalu mulai mencari
fosil-fosil yang mendukung argumentasinya. Sejumlah evolusionis bahkan
percaya bahwa makhluk "separo manusia-separo kera" tidak hanya
ditemukan dalam bentuk fosil, tetapi juga dalam keadaan masih hidup di
berbagai tempat di bumi. Di awal abad 20, pencarian "mata rantai
transisi yang masih hidup" ini menghasilkan sejumlah peristiwa yang
mengenaskan, dan yang paling tidak berperikemanusiaan di antaranya
adalah yang menimpa seorang Pigmi (suku di Afrika Tengah dengan tinggi
badan rata-rata kurang dari 127 cm) bernama Ota Benga.

Ota Benga ditangkap di tahun 1904 oleh seorang peneliti evolusionis di
Kongo, Afrika. Dalam bahasanya, Ota Benga berarti "teman". Ia memiliki
seorang istri dan dua anak. Dengan dirantai dan ditempatkan dalam
kurungan, ia dibawa ke Amerika Serikat. Di sana para ilmuwan
evolusionis memamerkannya di hadapan khalayak ramai pada Pekan Raya
Dunia di St. Louis bersama spesies kera lain dan memperkenalkannya
sebagai "mata rantai transisi terdekat dengan manusia". Dua tahun
kemudian, ia dibawa ke Kebun Binatang Bronx di New York di mana ia
dipamerkan dalam kelompok "nenek moyang manusia" bersama beberapa
sipanse, gorila bernama Dinah, dan orang utan bernama Dohung. Dr.
William T. Hornaday, seorang evolusionis direktur kebun binatang
tersebut memberikan sambutan panjang lebar tentang betapa bangganya ia
mempunyai "bentuk transisi" yang luar biasa tersebut di kebun
binatangnya dan memperlakukan Ota Benga dalam kandang bak seekor
binatang. Setelah tidak tahan dengan perlakuan ini, Ota Benga akhirnya
bunuh diri.

DIAMBIL DARI "KERUNTUHAN TEORI EVOLUSI"
KARYA HARUN YAHYA, DZIKRA, INDONESIA, 2001

Apabila merasa informasi dari Harun Yahya kurang netral bisa baca dari link berikut :
http://en.wikipedia.org/wiki/Piltdown_Man
http://en.wikipedia.org/wiki/Ota_Benga




Human Evolution: What is it?

Human evolution is not supported by the fossil evidence. Much of the alleged evidence that filled text books over the last 50 years has now been reclassified or rejected altogether. The missing links are still missing.

Human Evolution: The Legacy of the Fossil Evidence
Human evolution has many issues, including the realities of genetics, biochemistry, design theory, irreducible complexity, DNA structure, and information systems. However, the reality of the human fossil record alone is enough to reject the theory of human evolution all together. Here are just a few of the major problems with the alleged fossil record of the past century:

Ramapithecus was widely recognized as a direct ancestor of humans. It is now established that he was merely an extinct type of orangutan.
Piltdown man was hyped as the missing link in publications for over 40 years. He was a fraud based on a human skull cap and an orangutan's jaw.
Nebraska man was a fraud based on a single tooth of a rare type of pig.
Java man was based on sketchy evidence of a femur, skull cap and three teeth found within a wide area over a one year period. It turns out the bones were found in an area of human remains, and now the femur is considered human and the skull cap from a large ape.
Neandertal man was traditionally depicted as a stooped ape-man. It is now accepted that the alleged posture was due to disease and that Neandertal is just a variation of the human kind.

Human Evolution: The Current Tree
Human evolution has its currently fashionable specimens that lead from small ape-like creatures to Homo sapiens. These are examples of the most recent alleged links:

Australopithecus afarensis, or "Lucy," has been considered a missing link for years. However, studies of the inner ear, skulls and bones have shown that she was merely a pygmy chimpanzee that walked a bit more upright than some other apes. She was not on her way to becoming human.
Homo erectus has been found throughout the world. He is smaller than the average human of today, with a proportionately smaller head and brain cavity. However, the brain size is within the range of people today and studies of the middle ear have shown that he was just like current Homo sapiens. Remains are found throughout the world in the same proximity to remains of ordinary humans, suggesting coexistence. Australopithecus africanus and Peking man were presented as ape-men missing links for years, but are now both considered Homo erectus.
Homo habilis is now generally considered to be comprised of pieces of various other types of creatures, such as Australopithecus and Homo erectus, and is not generally viewed as a valid classification.

Human Evolution: The Most Recent Find
In July 2002, anthropologists announced the discovery of a skull in Chad with "an unusual mixture of primitive and humanlike features." The find was dubbed "Toumai" (the name give to children in Chad born close to the dry season) and was immediately hailed as "the earliest member of the human family found so far." By October 2002, a number of scientists went on record to criticize the premature claim -- declaring that the discovery is merely the fossil of an ape.

Human Evolution: The Theory Has No Support in the Fossil Record
Human evolution is a theory in denial. With all of this fossil evidence (or lack thereof) it becomes increasingly clear to an earnest seeker that human evolution did not happen at all.
http://www.allaboutcreation.org/human-evolution.htm

zorndaike
04-12-2006, 10:43
sepertinya darwin gak pernah bilang manusia itu berasal dari kera.
darwin bilang kalo manusia itu berevelolusi.

yg bilang manusia itu dari kera seperti hitler, stallin, dan penganut paham komunisme.
yg selanjutnya dengan mendasarkan kepada teori darwin, mereka mengclaim kelompok ini dengan nama darwinisme.

mungkin biar kita gak kemakan doktrin ada baiknya dalam meilai sesuatu dalam keadaan open mind.

j2spirit
04-12-2006, 14:20
Jadi kalau Darwin sendiri masih meragukan (tidak percaya dengan kebenaran teorinya sampai ditemukan mata rantai yang hilang) kenapa kita harus percaya..?
tau gak sih, teori itu bukan kebenaran absolut? status teori itu bisa lho diturunkan jadi hipotesis kalo bisa dibuktikan salah. Dan itu adalah siklus normal dalam science.


Fosil yang disebut-sebut sebagai Mata Rantai Hilang (Bukti kuat kebenaran Teori Evolusi Darwin) ternyata merupakan penipuan.
Dengan kedok sains, para ilmuwan (oknum ilmuwan) bahkan berani terang-terangan berbohong dan mengingkari fakta penciptaan tiap-tiap jenis makhluk hidup secara khusus dan sempurna, termasuk manusia. Di bawah ini adalah sedikit dari sekian banyak kebohongan dan manipulasi ilmiah yang ada di dunia sains :

gw ga tau pasti apakah darwin bener apa enggak. Tp rasanya postingan tersebut ga pantas de.

Begini, yang dibicarakan adalah masalah mata rantai yang hilang. hilang dalam artian mungkin ada betulnya atu mungkin memang tidak ada. Bukan hilang dalam artian suatu benda yang asli tetapi tidak punya fungsi/status yang semestinya.

kisah charles dawson, gw udah tau sejak smu dan disebut2 sebagai pertama kalinya muncul istilah hoax. Tapi apakah dengan kepalsuan tersebut, mata rantai yang hilang itu pasti tidak ada?

manusia nebraska, bukannya itu hanya kesalahan pendefinisian science. seperti dulu tulang trex yang salah tempat?

soal Ota benga, dari link tersebut kelihatan, dia dipekerjakan (secara halus, betulnya sih diperbudak) di zoo, dan saat dimana dia dimasukkan ke kandang adalah saat exhibition. Dan kemudian dia keluar toh dari zoo? koq itu tidak disebut si harun? dia ga salah, tp kesannya dia memilah2 kisah yang dramatis. buat apa toh?
Benga was then allowed to roam the grounds of the zoo as a sort of interactive exhibit

anyway, apa maksud gw. gw ga bilang postingan tersebut salah. Cuma koq tidak pada tempatnya. Bukannya itu malah akan menjadi kebenaran umum yang menganggap teori darwin salah? (maksudnya berapa banyak sih orang yang baca post panjang2, biasanya kan cuma ambil kesimpulan aja, dan post yang panjang memverifikasi pendapat tsb kan?).

kalau 3 kisah tersebut disebut2 sbg 'keruntuhan teori evolusi', saya setuju sama kata2 kamu:

Apabila merasa informasi dari Harun Yahya kurang netral ...
sepertinya memang kurang netral. Kurang netral dalam artian salah tempat bukannya boong. (entah sih, saya jg kurang tau kebenarannya koq, bukan peneliti sih :p).

Untuk teori darwin sendiri. coba kita lihat. dari saat dia mengemukakan teori tersebut (1 Juni 1858), dia sudah langsung dihujat banyak pihak, sering digambarkan sebagai monyet dsb. Tapi sepanjang saya tahu, sampe sekarang (148 taon kemudian), teori tersebut statusnya tetap teori kan? cmiiw. Berarti yang menyanggah teori dia juga ga valid donk? artinya masih kontroversi donk?
cmiiw.

mungkin banyak yang ga suka karena dia disebut2 sebagai rasis. Tp ingat juga loh:

Darwin's work was very controversial at the time he published it and many during his time did not take it seriously. Evolution by natural selection proved to be a significant blow to notions of divine creation and intelligent design prevalent in 19th-century science, specifically overturning the Creation biology doctrine of "created kinds". The idea that there was no line to be drawn between human beings, races, and animals would forever make Darwin a symbol of iconoclasm who removed humanity's privileged place in the universe. To some of his detractors, Darwin would be "the monkey man", often depicted as part ape. His ideas also stood in opposition to the more common beliefs at the time that the human races had developed separately or that one race was superior by virtue of biology to another.
kalo jujurnya pendapat gw juga begitu, dengan teori dia, manusia hanyalah bagian dari penciptaan Tuhan. Lebih superior dari yang lain, tp tidak lebih spesial sehingga yang lain harus mengalah.

pertanyaan gw yang terutama adalah : masih teori apa bukan sih itu?

illegal_user
04-12-2006, 16:25
tau gak sih, teori itu bukan kebenaran absolut? status teori itu bisa lho diturunkan jadi hipotesis kalo bisa dibuktikan salah. Dan itu adalah siklus normal dalam science.
Dalam sains, betul teori bukan kebenaran absolut sehingga disebutnya kebenaran ilmiah.

Sebuah teori bukanlah sebuah tebakan atau prasangka yang belum dibuktikan kebenarannya (maksudnya secara ilmiah), seperti dalam bahasa sehari-hari. Sebuah teori adalah sebuah model pemikiran tetap atau kerangka untuk mendeskripsikan kejadian/kelakuan dari seperangkat fenomena sosial atau fenomena alam yang saling berhubungan. Teori timbul dari dan didukung bukti atau fakta-fakta hasil percobaan. Sedikit berbeda dengan teori di bidang fisika, kebanyakan teori di bidang biologi banyak memicu kontroversi di bidang sosial dan politik. Jadi, balik lagi ke orangnya hanya mempertimbangkan sisi ilmiah saja atau meninjaunya dari berbagai aspek.


gw ga tau pasti apakah darwin bener apa enggak. Tp rasanya postingan tersebut ga pantas de.
Sori, kalau dirasa nggak pantas...:)


manusia nebraska, bukannya itu hanya kesalahan pendefinisian science. seperti dulu tulang trex yang salah tempat?
Other source :

Nebraska man was a fraud based on a single tooth of a rare type of pig.


Untuk teori darwin sendiri. coba kita lihat. dari saat dia mengemukakan teori tersebut (1 Juni 1858), dia sudah langsung dihujat banyak pihak, sering digambarkan sebagai monyet dsb. Tapi sepanjang saya tahu, sampe sekarang (148 taon kemudian), teori tersebut statusnya tetap teori kan? cmiiw. Berarti yang menyanggah teori dia juga ga valid donk? artinya masih kontroversi donk?
pertanyaan gw yang terutama adalah : masih teori apa bukan sih itu?

Darwin's Theory of Evolution is a theory in crisis
http://www.allaboutscience.org/darwins-theory-of-evolution.htm
Di komunitas ilmuwan pun masih terjadi perdebatan panjang kekuatan yang pro dan kontra cukup seimbang, kebanyakan ilmuwan di bidang-bidang yang sangat bergantung teknologi modern (con: biologi molekuler, biokimia, genetika dan fisika)menolak teori evolusi darwin. Sebaliknya ilmuwan di bidang-bidang yang lebih cenderung langsung pengamatan ke alam (Con: zoologi) kebanyakan menerima teori tersebut. Saat ini yang sering muncul ke permukaan Intelligent Design vs Evolution/Darwinism.
Yang saya kurang setuju ada yang mempost bahwa saat ini yang menolak teori darwin kebanyakan berasal dari kaum religius.
Sudah banyak teori-teori soal asal usul Makhluk hidup baik yang merupakan revisi teori evolusi Darwin, maupun yang jauh berbeda tetapi belum ada yang seterkenal dan se-kontroversial Teori Evolusi Darwin.
Dan di kalangan orang umum Teori evolusi Darwin memang paling terkenal..:D

andhee
04-12-2006, 17:50
wow... mantabs... penjelasannya bro illegal_user adalah versi detailnya dari postingan gue...

sama kayak liat 2 hdd... sama2 3,5"... sama2 80gb... sama2 dibuat seagate... sama2 interface ide... orang yg pengetahuannya terbatas akan mengangap hdd tersebut sama saja... tapi orang yg punya pengetahuan lebih, bisa membedakan hdd yg satu buffernya 8mb yg satu lagi 2mb...<-contoh ilustrasinya nggak banget deh.... :D

SolidSnake
05-12-2006, 15:03
Dalam sains, betul teori bukan kebenaran absolut sehingga disebutnya kebenaran ilmiah.
Yang saya kurang setuju ada yang mempost bahwa saat ini yang menolak teori darwin kebanyakan berasal dari kaum religius.
Sudah banyak teori-teori soal asal usul Makhluk hidup baik yang merupakan revisi teori evolusi Darwin, maupun yang jauh berbeda tetapi belum ada yang seterkenal dan se-kontroversial Teori Evolusi Darwin.
Dan di kalangan orang umum Teori evolusi Darwin memang paling terkenal..:D

He3, kayaknya yang dimaksud aku deh? :) Well, yang itu 'kan yang aku kutip setidaknya meliputi pandangan kehidupan scientist secara umum. Mmmh, soal link di post bro, ketika aku coba periksa di bagian "About Us":


Many people refer to us as “Christians,” but we consider ourselves followers of Jesus. Like Jesus, we reject many of the issues found in “organized religion” (man-made attempts to reach God through rules and rituals). Actually, we believe religion has kept more people from the truth than anything in history. Although we reject man-made religion, we consider the personal pursuit of God as tantamount in each of our personal life journeys.


Well, pasti ada beberapa scientist yang masih menolak teori ini. Tapi FAKTA-nya adalah ini adalah teori universal yang diterima secara umum. Jika memang scientist tersebut menemukan banyak kelemahan dan cacat, dan menemukan suatu selain 'evolusi', maka tentu saja mereka boleh menguji teori dan mengajukan proposalnya. Scientist di seluruh duniapasti bersedia mengujinya dan mungkin akan keluar suatu teori baru, maybe :).

Saat ini ada banyak masalah yang dihadapi dunia: evolusi terus berlanjut, jumlah populasi manusia melebihi apa yang bisa disediakan oleh bumi, panas global terus meningkat.. Scientist bukannya lebih baik dengan bantuan hasil karya pendahulunya mencari jalan keluar.

Well, lagian diskusi ini lebih baik kalau di forum scientific, sapa tahu ada 'boss' yang bisa nambahin lebih lanjut.
Mmh.. I'm eating potato in this longue and drinking.. Mengistirahatkan pikiran dari rutinitas, eih, mo minum ga bro? Aku yang traktir deh..

positive+
05-12-2006, 16:18
Dalam sains, betul teori bukan kebenaran absolut sehingga disebutnya kebenaran ilmiah.

Sebuah teori bukanlah sebuah tebakan atau prasangka yang belum dibuktikan kebenarannya (maksudnya secara ilmiah), seperti dalam bahasa sehari-hari. Sebuah teori adalah sebuah model pemikiran tetap atau kerangka untuk mendeskripsikan kejadian/kelakuan dari seperangkat fenomena sosial atau fenomena alam yang saling berhubungan. Teori timbul dari dan didukung bukti atau fakta-fakta hasil percobaan. Sedikit berbeda dengan teori di bidang fisika, kebanyakan teori di bidang biologi banyak memicu kontroversi di bidang sosial dan politik. Jadi, balik lagi ke orangnya hanya mempertimbangkan sisi ilmiah saja atau meninjaunya dari berbagai aspek.


Sori, kalau dirasa nggak pantas...:)


Other source :




http://www.allaboutscience.org/darwins-theory-of-evolution.htm
Di komunitas ilmuwan pun masih terjadi perdebatan panjang kekuatan yang pro dan kontra cukup seimbang, kebanyakan ilmuwan di bidang-bidang yang sangat bergantung teknologi modern (con: biologi molekuler, biokimia, genetika dan fisika)menolak teori evolusi darwin. Sebaliknya ilmuwan di bidang-bidang yang lebih cenderung langsung pengamatan ke alam (Con: zoologi) kebanyakan menerima teori tersebut. Saat ini yang sering muncul ke permukaan Intelligent Design vs Evolution/Darwinism.
Yang saya kurang setuju ada yang mempost bahwa saat ini yang menolak teori darwin kebanyakan berasal dari kaum religius.
Sudah banyak teori-teori soal asal usul Makhluk hidup baik yang merupakan revisi teori evolusi Darwin, maupun yang jauh berbeda tetapi belum ada yang seterkenal dan se-kontroversial Teori Evolusi Darwin.
Dan di kalangan orang umum Teori evolusi Darwin memang paling terkenal..:D

Hahahaha . . . applause buat @illegal juga :) memang hal2 spt thread ini dapat sangat memicu km utk kritis dgn alasan yg lebih rasional, sangat bagus utk berlatih berdebat dan km memang ada bakat utk menyerap banyak hal dgn cepat :) Hhh... seneng gw sama lo :)

Yg pasti jgn berteori " karena monyet kekurangan makanan, lalu satu bagian tetap di pohon, bagian lain turun ke darat. dan bagian di darat -be- man "
that was ridiculous things to think :lol:

Regards,

illegal_user
05-12-2006, 16:26
He3, kayaknya yang dimaksud aku deh? :)
No Offense bro ...:D



Mmh.. I'm eating potato in this longue and drinking.. Mengistirahatkan pikiran dari rutinitas, eih, mo minum ga bro? Aku yang traktir deh..
Minum apaan..:ask:
Mau dong ditraktir...:D:buddies:



Hahahaha . . . applause buat @illegal juga :) memang hal2 spt thread ini dapat sangat memicu km utk kritis dgn alasan yg lebih rasional, sangat bagus utk berlatih berdebat dan km memang ada bakat utk menyerap banyak hal dgn cepat :) Hhh... seneng gw sama lo :)
Yup cuma buat latihan aja cara debat yang baik, dan cara menyampaikan sesuatu, nggak rame dong kalau semuanya pro atau semuanya kontra:D

andhee
05-12-2006, 16:43
ngomomgin minuman... masih berhubungan dengan air, jadi inget sebuah penelitian di jepang.... kalian pernah bertanya gak... air itu benda hidup atau benda mati?? punya perasaan atau nggak??

scientis di jepang, pernah melakukan penelitian terhadap air... penelitian sederhana, bagaimanakan kristal air kalo dibekukan apabila sebelumnya air tersebut dipuji2 atau dimaki2... setelah selesai melakukan penelitian tersebut, mereka terkejut dengan hasilnya... air kalo dipuji2 ketika mengkristal, bentuk kristalnya menjadi indah... sedangkar air yg dimaki2 ketika mengkristal bentuk kristalnya jadi jelek... mungkin yg jadi pertanyaan selanjutnya... kenapa bisa begitu???

OOT dikit tapi masih berhubungan dengan penciptaan....

edday
05-12-2006, 18:43
Manusia yang mau mengakui bahwa ia adalah keturunan monyet is very stupiddddddd alias "manusia terbodoh didunia".

animals is animals! humans is humans! manusia dilahirkan "berakal budi" sedangkan hewan tidak!

Manusia diciptakan Allah dengan "akal budi" sedangkan hewan tidak! <-- pernyataan ini dikhususkan untuk yang percaya kepada Allah, jadi yang kagak percaya jangan tersinggung!

Ilmu Darwin hanya ilmiah yang tidak dapat dibuktikan dengan jelas alias "masih simpang siul" ada yang percaya ada yang tidak!. Dan walaupun dimasukan dalam sejarah, ampai sekarang gw kagak percaya.

Kalo nama ilmu diakui seperti ini "2 x 2 = 4" semua orang pasti mengakui kalo 2 x 2 sama dengan 4 ->yang kagak mengakui dibilang "bodoh" alias stupid. :D :D

Cukup sekian, cape juga...... ;) ;) ;)

Elazul_Valcrist
05-12-2006, 20:49
Manusia yang mau mengakui bahwa ia adalah keturunan monyet is very stupiddddddd alias "manusia terbodoh didunia".

animals is animals! humans is humans! manusia dilahirkan "berakal budi" sedangkan hewan tidak!

Manusia diciptakan Allah dengan "akal budi" sedangkan hewan tidak! <-- pernyataan ini dikhususkan untuk yang percaya kepada Allah, jadi yang kagak percaya jangan tersinggung!

Ilmu Darwin hanya ilmiah yang tidak dapat dibuktikan dengan jelas alias "masih simpang siul" ada yang percaya ada yang tidak!. Dan walaupun dimasukan dalam sejarah, ampai sekarang gw kagak percaya.

Kalo nama ilmu diakui seperti ini "2 x 2 = 4" semua orang pasti mengakui kalo 2 x 2 sama dengan 4 ->yang kagak mengakui dibilang "bodoh" alias stupid. :D :D

Cukup sekian, cape juga...... ;) ;) ;)

Tentu bro tahu kan bedanya "teori" dan "ilmu pasti" ??
2 X 2 = 4 itu kebenarannya ya sudah pasti..
sedangkan yg dikatakan Darwin adalah "TEORI evolusi" jadi jelas masih merupakan teori..

Teori itu bisa benar bisa tidak. Maka terserah mau percaya pa tidak:) ..
Sampai detik ini konsep evolusi masih merupakan teori koq..

Tapi satu hal yang jelas,.apabila suatu saat teori evolusi Darwin runtuh(terbukti tidak benar),
keruntuhan teori evolusi Darwin tersebut bukanlah pembenaran atas teori lainnya mengenai asal mula mahluk hidup(seperti teori penciptaan)..

Percayalah apa yang anda percayai, tidak usah mengatakan apa yang orang lain percayai sebagai "bodoh":D :D :D :D...KECUALI kepercayaan anda sudah menjadi fakta.

Saya sendiri bukan pendukung teori evolusi. Bahkan sebenarnya saya tidak peduli apakah kita langsung diciptakan "as human being" ato melalu evolusi terlebih dahulu.

We live in the present..not the past nor the future..

j2spirit
06-12-2006, 03:26
ngomomgin minuman... masih berhubungan dengan air, jadi inget sebuah penelitian di jepang.... kalian pernah bertanya gak... air itu benda hidup atau benda mati?? punya perasaan atau nggak??

scientis di jepang, pernah melakukan penelitian terhadap air... penelitian sederhana, bagaimanakan kristal air kalo dibekukan apabila sebelumnya air tersebut dipuji2 atau dimaki2... setelah selesai melakukan penelitian tersebut, mereka terkejut dengan hasilnya... air kalo dipuji2 ketika mengkristal, bentuk kristalnya menjadi indah... sedangkar air yg dimaki2 ketika mengkristal bentuk kristalnya jadi jelek... mungkin yg jadi pertanyaan selanjutnya... kenapa bisa begitu???

OOT dikit tapi masih berhubungan dengan penciptaan....
link donk. kayak apa sih penelitiannya?


animals is animals! humans is humans! manusia dilahirkan "berakal budi" sedangkan hewan tidak!
ini gw ga setuju, menurut gw hewan punya akal dan budi jg.

apa sih akal dan budi itu? utk sementara gw asumsikan, akal=pikiran/logika, budi=hati/moral.

Hewan jg bisa berpikir, bisa mencoba untuk mengerti bahasa manusia, bisa mengerti apa yang maunya manusia, tentu setelah dia mengamati. Anjing gw kalo gw bilang mandi, pasti ngumpet (dia sudah bisa berpikir, mandi itu apa :p), kalo gw nunjuk kemana pake telunjuk, dia jg nengok kearah yg sama. Kalo dia dirantai, dia bakal mencari cara buat lolos. Kalo ketemu binatang yang dia ga kenal dia bakal ngamatin walo entah apa yang ada di pikiran dia. Padahal sebelumnya dia ga ngerti apa2.

Apakah itu berarti dia tidak punya akal? Perbedaan utama dari manusia dan binatang menurut gw lebih kearah kompleksitas bahasa dan tangan untuk menggenggam (sebagian besar hewan ga punya, yang berarti mendisable kemampuan dia dalam banyak hal).

budi? hewan jg punya moral. Anjing gw akan lebih sayang sama orang yang lebih sering ngurus dia (dalam hal ini bukan gw), terbukti, kalo orangnya (gak perlu gw kasih tau) pergi, anjing gw lebih nungguin, kalo pulang lebih ribut menyambutnya. Sebaliknya, kalo gw marah2 ama tu anjing, dia jg lebih ga tertarik ama gw.

Dalam hal anjing, anjing jg bisa ngambek, bisa takut, bisa nurut, bisa belajar, bisa ngotot, memahami bahasa walau sedikit, dan bisa mengomunikasikan kembali walau terbatas (dari gonggongan ato suara dia gw sedikit2 bisa memahami apa maunya). Dia bisa aja narik2 (dgn gigit ato deket2 kaki gw) untuk menunjukkan ada apa dimana sama gw.

well, mungkin itu baru pada anjing, pada hewan lain mungkin lebih sulit (gw ga bilang ga bisa), itu jg bisa dikarenakan ukuran otaknya yang lebih kecil sehingga kemampuan penerimaan dan logikanya terbatas, dan bisa jg faktor keliaran, gak pernah dekat2 manusia.

kalo ada yang bilang faktor keliaran itu adalah faktor hewan. Jgn salah, ada lho suku di papua (ga tau namanya gw) yang kalo loe deket2 daerah dia, pasti dibunuh. Padahal sukunya udah sedikit modern. Pake T-Shirt minimal. Itu jg faktor keliaran karena kurangnya sosialisasi sama masyarakat lain.

Elazul_Valcrist
06-12-2006, 04:59
link donk. kayak apa sih penelitiannya?

Jadi air tersebut diberi alunan musik(rock v.s classic), kata2(kata2 indah v.s kata2 menghina), doa(doa dari berbagai agama, kalo ga salah Shinto ma Buddha), gambar2 pemandangan(kalo ga salah lo) dan kata2 lain terus bentuk kristalnya dilihat..

Nanti hasil kristalnya difoto. ada koq bukunya di Gramed. isinya sebagian besar foto(dan ini yg bikin menarik, g suka liat gambar sh:p)..

Kalo soal kebenaran dan pengakuan atas penelitiannya g juga kurang tw(soalnya cuma baca di Gramed jd cuma liat gambarnya doang:p )...

Soal link g juga lom dapet tu:D :D :D :D...

illegal_user
06-12-2006, 07:01
Tentu bro tahu kan bedanya "teori" dan "ilmu pasti" ??
2 X 2 = 4 itu kebenarannya ya sudah pasti..
Wah nggak juga bro 2X2 selalu 4 di ilmu pasti:D
itukan terjadi di bilangan basis 10, kalau di bilangan basis 3,4...n-nary lainnya hasilnya bisa beda lho...:)

j2spirit
06-12-2006, 09:35
tentu maksudnya bilangan basis 10. kalo bilangan basis lainnya pasti disebut donk. Basis 10 kan ga perlu disebut seharusnya mah.

the Leftovers_kickass
06-12-2006, 10:53
wahhh....bro....kayanya lu juga udah termakan propaganda nya amerika de...
baca buku harus dibarengi dengan baca kitab bro.....

SolidSnake
06-12-2006, 12:57
@Illegal_user:
Ha3, cuman lagi berkhayal aja, virtual life, jadi virtual traktir juga ya :) .. U're coolz, bro.. Aku jadi setuju kalo mank blom ada kesepakatan soal evolusi sesama scientist..:)


wahhh....bro....kayanya lu juga udah termakan propaganda nya amerika de...
baca buku harus dibarengi dengan baca kitab bro.....

Itu propaganda ya?:) 'Kan kalo kita bicara review hardware, yang kita percaya misalnya tomshardware.com (http://www.tomshardware.com) (of course, CHIP juga).. Setidaknya mereka 'lumayan' mewakili komunitas IT 'kan? Nah, kalo bicara science, aku refer ke www.aaas.org (http://www.aaas.org) (Advanced Science Serving Society).. Aku kira mereka mewakili scienitst. Mmh, disitu pembicaraan evolusi sudah sebagai kebenaran (perdebatan seperti ini bagi mereka hanya bagian dari sejarah), coba baca topik terbarunya tentang Study Guide for The Evolution Dialogues dan Neanderthal DNA Analyzed.. He3, tapi ya, scientist juga banyak pandangan sendiri di setiap belahan dunia.. Nothing perfect.. :)

Ini juga ada beberapa link berguna untuk mempelajari evolusi (bagi mereka):

www.ucmp.berkeley.edu/history/evolution.html (http://www.ucmp.berkeley.edu/history/evolution.html)
www.anthro.palomar.edu/evolve/default.html (http://www.anthro.palomar.edu/evolve/default.html)Mmh, sebagai orang yang belajar computer science dari mereka, kayaknya memang aku terpengaruh doktrin Amerika deh.. Duh, ga punya kitab nih, agama saja ga punya, apa donk yang aku baca? Mmh.. Upgrading n Repairing PCs aja deh..:D :D

illegal_user
06-12-2006, 13:21
Itu propaganda ya?:) 'Kan kalo kita bicara review hardware, yang kita percaya misalnya tomshardware.com (http://www.tomshardware.com) (of course, CHIP juga).. Setidaknya mereka 'lumayan' mewakili komunitas IT 'kan?
OOT dikit :
Tomshardware udah lama dikenal kurang netral dan suka rada rancu atau bias ngasih award, walaupun reviewnya sekilas tampak hebat tapi sering bertentangan dengan forum-forum hardware serta website review lain.:D
Dan berdasarkan masukan dari beberapa "sesepuh" hardware disini tomshardware memang bias.

http://www.hardforum.com/showthread.php?t=838820
http://www.driverheaven.net/archive/index.php/t-2420.html
http://www.chip.co.id/forum/showthread.php?t=33661
http://www.chip.co.id/forum/showthread.php?t=47416

SolidSnake
06-12-2006, 13:30
Wah, gawat nih aku selama ini salah referensi donk.. Padahal aku sering mengacu dari benchmark dia.. Thx y, bro, sudah dikasi tahu, next time aku akan cari sumber lain yang bisa dipercaya.. (takut menjadi korban nih).. Thx banget..:)

asido
06-12-2006, 14:24
kalo manusia berasal dari kera...kenapa kera masih ada?

ridsa
06-12-2006, 15:20
kalo manusia berasal dari kera...kenapa kera masih ada?

supaya manusia itu ingat bahwa dia dulu itu kera :D :D

Andy Tan
06-12-2006, 15:29
supaya manusia itu ingat bahwa dia dulu itu kera :D :D
dan sang kera pasti bangga melihat ... saudaranya sudah berevolusi menjadi manusia seperti sekarang.. :D:D

mvx1n
06-12-2006, 15:32
Jadi air tersebut diberi alunan musik(rock v.s classic), kata2(kata2 indah v.s kata2 menghina), doa(doa dari berbagai agama, kalo ga salah Shinto ma Buddha), gambar2 pemandangan(kalo ga salah lo) dan kata2 lain terus bentuk kristalnya dilihat..

Nanti hasil kristalnya difoto. ada koq bukunya di Gramed. isinya sebagian besar foto(dan ini yg bikin menarik, g suka liat gambar sh:p)..

Kalo soal kebenaran dan pengakuan atas penelitiannya g juga kurang tw(soalnya cuma baca di Gramed jd cuma liat gambarnya doang:p )...

Soal link g juga lom dapet tu:D :D :D :D...
yg ini bukan? http://www.masaru-emoto.net/english/entop.html

tanner
06-12-2006, 15:54
wah,ini thread ke-2 yg bahas manusia dulu kera, tetep rame aja :D. klo saya tanpa perlu mengacu pada teori ini itu, ajaran ini itu, saya sebagai pribadi salut pada darwin, ini sama saja dengan teori bahwa bumi bukan pusat dari alam semesta dan bumi mengelilingi matahari, yg saat itu teori ini ditentang oleh vatikan. Semua tinggal menunggu waktu, apakah sebuah teori bisa dibuktikan, apakah benar ato tidak. Sebelum adanya pembuktian, pro dan kontra pasti rame :D

j2spirit
06-12-2006, 17:52
yg ini bukan? http://www.masaru-emoto.net/english/entop.html
uda baca di wiki. ternyata banyak kontroversinya jg yah?

hendito
07-12-2006, 11:28
terus si TS kemana ya?? dah bisa membuktikan atau masih skedar teori??

positive+
07-12-2006, 16:50
terus si TS kemana ya?? dah bisa membuktikan atau masih skedar teori??

kan udah di bilang ama @TS dr post awal. Dia ngga akan posting2 lagi :lol:
teuing ta maksud-nya pa'an :lol:

andhee
07-12-2006, 18:29
ini gw ga setuju, menurut gw hewan punya akal dan budi jg.

apa sih akal dan budi itu? utk sementara gw asumsikan, akal=pikiran/logika, budi=hati/moral.

Hewan jg bisa berpikir, bisa mencoba untuk mengerti bahasa manusia, bisa mengerti apa yang maunya manusia, tentu setelah dia mengamati. Anjing gw kalo gw bilang mandi, pasti ngumpet (dia sudah bisa berpikir, mandi itu apa :p), kalo gw nunjuk kemana pake telunjuk, dia jg nengok kearah yg sama. Kalo dia dirantai, dia bakal mencari cara buat lolos. Kalo ketemu binatang yang dia ga kenal dia bakal ngamatin walo entah apa yang ada di pikiran dia. Padahal sebelumnya dia ga ngerti apa2.

Apakah itu berarti dia tidak punya akal? Perbedaan utama dari manusia dan binatang menurut gw lebih kearah kompleksitas bahasa dan tangan untuk menggenggam (sebagian besar hewan ga punya, yang berarti mendisable kemampuan dia dalam banyak hal).

budi? hewan jg punya moral. Anjing gw akan lebih sayang sama orang yang lebih sering ngurus dia (dalam hal ini bukan gw), terbukti, kalo orangnya (gak perlu gw kasih tau) pergi, anjing gw lebih nungguin, kalo pulang lebih ribut menyambutnya. Sebaliknya, kalo gw marah2 ama tu anjing, dia jg lebih ga tertarik ama gw.

Dalam hal anjing, anjing jg bisa ngambek, bisa takut, bisa nurut, bisa belajar, bisa ngotot, memahami bahasa walau sedikit, dan bisa mengomunikasikan kembali walau terbatas (dari gonggongan ato suara dia gw sedikit2 bisa memahami apa maunya). Dia bisa aja narik2 (dgn gigit ato deket2 kaki gw) untuk menunjukkan ada apa dimana sama gw.

well, mungkin itu baru pada anjing, pada hewan lain mungkin lebih sulit (gw ga bilang ga bisa), itu jg bisa dikarenakan ukuran otaknya yang lebih kecil sehingga kemampuan penerimaan dan logikanya terbatas, dan bisa jg faktor keliaran, gak pernah dekat2 manusia.

kalo ada yang bilang faktor keliaran itu adalah faktor hewan. Jgn salah, ada lho suku di papua (ga tau namanya gw) yang kalo loe deket2 daerah dia, pasti dibunuh. Padahal sukunya udah sedikit modern. Pake T-Shirt minimal. Itu jg faktor keliaran karena kurangnya sosialisasi sama masyarakat lain.

gue rasa kurang tepat kalo binatang dibilang punya akal dan budi... lebih tepat binatang itu disebut punya insting dan perasaan... kenapa gue bilang begitu??

insting itu berdasarkan naluri, seperti yga loe bilang, dia bereaksi terhadap aksi... bro nyuruh dia mandi, karena anjing gak suka dingin, akhirnya dia ngumpet... beda sama akal manusia... manusia berpikir bukan hanya dari reaksi.. ide adalah suatu yg tidak dimiliki binatang...

perasaan... binatang dan manusia sama2 memiliki perasaan, kalo dimarahin sama2 sebel.. kalo di belai sama2 seneng... tapi kalo budi... manusia bisa membedakan mana yg benar dan mana yg salah... bisa mengambil hikmah... kalo binatang... gue gak yakin deh...

dan satu lagi... binatang itu dilatih oleh manusia.. gue belon nemu binatang melatih binatang... so tetep yg punya akal itu manusia toh.... kalo memang binatang pada pinter, kenapa bukan mereka yg memimpin mahluk lain di bumi ini... di kitab suci sudah sangat jelas manusia adalah pemimpin... karena memiliki budi pekerti... yg lucunya ada orang yg ngomong sesuatu yg pintar itu berasal dari yg bodoh.. trus turunan pinternya darimana?? anjing mau diajarin ilmu arsitektur bagaimanapun dimasa depan gak akan bisa bangun gedung... beda kan dengan manusia....

hendito
07-12-2006, 18:36
kalo TS sendiri gamau jawab mending diclose aja neh thread

ucup889
08-12-2006, 18:45
sstt... gw lg nungguin kucing gw ber evolusi jd macan... keren boo
Tiap hr gw kasi makan daging neh abis baca thread ini... :rofl: