Official Website : http://www.asrock.com/mb/overview.as...=P55%20Deluxe3
Sebelumnya saya mohon maaf karena nggak bisa menyertakan banyak gambar dari saya sendiri. Buat yang minat lebih untuk tahu lebih dalam bisa cek di Legion Hardware.
Fitur-Fitur andalan ASRock P55 Deluxe3adalah ASRock True 333.
Fitur yang paling diandalkan oleh ASRock P55 Deluxe3 tentunya adalah yang satu ini. Fitur ini menyediakan fasilitas USB 3.0, SATA3, dan eSATA3. Menurut ASRock, yang membedakan fitur ASRock True 333 dan 333 lainnya adalah badnwidth PCI-E, USB 3.0, dan SATA3 dapat digunakan sekaligus pada waktu bersamaan sementara pada merk lain hanya dapat digunakan salah satu saja pada waktu bersamaan.
USB 3.0 pada gambar adalah yang berwarna biru pada konektor belakang motherboard. Port eSATA yang tersedia pada konektor belakang hanya satu dan merupakan eSATA3. Sementara slot SATA3 pada gambar motherboard adalah slot SATA yang berwarna putih.
Layout
Motherboard ini menyediakan tombol Power, Reset, dan CLR CMOS yang oleh ASRock disebut Smart Switch Design.
Tombol Power dan Reset terletak pada kanan bawah. Tombol CLR CMOS terletak di konektor belakang motherboard. Lho koq posisinya di belakang?
Coba kalau anda bermasalah dengan setting BIOS dan tombol CLR CMOS-nya ada di dalam. Jadi musti buka case dulu deh. Sedangkan tombol power dan reset kan memang sudah seharusnya tersedia juga di case. Jadi penempatannya sangat wajar dan mempermudah user.
Soket RAM yang tersedia adalah 4 buah. Mendukung DDR3 hingga 2600MHz dengan OC. Untuk maximal multiplier RAM yang didukung adalah 10 x BCLK. Agak mengecewakan disini karena untuk mencapai kecepatan 2600MHz akan membutuhkan BCLK hingga 260MHz. Tentunya agak mustahil dicapai dengan air cooling.
Untuk CPU Cooling, motherboard ini mendukung C.C.O. (Combo Cooler Option). User bisa memilih untuk menggunakan Cooling untuk LGA 1156 atau LGA 775. Lumayan berguna bagi yang upgrade dari LGA 775 tapi tetap ingin menggunakan Coolernya. Lubang untuk Cooling LGA 1156 adalah yang diberi lingkaran putih.
Tersedia 2 socket PCIe 2.0 x16 untuk CrossFireX atau SLI. Jarak antara socketnya pun tidak terlalu berdekatan sehingga ada ruang bagi Graphic Card yang berada diatas untuk "bernapas".
Koq socket buat VGA-nya cm 2? Motherboard lain bukannya ada yang sampai 3 atau 4? Chipset Intel P55 tidak seperti chipset X58 yang bisa menyediakan jalur selebar x16/x8/x8 untuk Triple CrossFireX / 3-Way SLI atau x8/x8/x8/x8 untuk Quad CrossFireX atau Quad-SLI. Chipset Intel P55 hanya mendukung x16, x8/x8, x8/x4/x4, x4/x4/x4/x4. Menggunakan 3 Graphic Card atau lebih pada chipset P55 tidak akan meningkatkan performa karena bandwidth PCIe-nya tidak mencukupi di socket PCIe kedua dan ketiga sehingga terjadilah yang disebut "bottleneck". Kecuali jika motherboard tersebut juga menggunakan chipset NF200.
Jadi cukup wajar ASRock hanya menyertakan 2 socket.










Reply With Quote












Bookmarks