Dragon Age : Origins Review
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 1 of 3 1 2 3 LastLast
Results 1 to 10 of 27

Thread: Dragon Age : Origins Review
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Talking Dragon Age : Origins Review





    Game ini ibarat sebuah rpg seri Neverwinter Nights dicampur dengan setting dunia yang mirip The Lord Of The Ring, lalu diisi dengan pertempuran yang super brutal dan kacau seperti seri Dungeon Siege. Apakah game rpg campuran ini msh bs dinikmati??

    Hidden


    Pembuka
    Bioware, developer game yang sudah terkenal sejak lama akan NWN 1, SW KOTOR 1, JE dan RPG ME 1, kini mereka kembali meluncurkan sebuah game RPG yang fenomenal berjudul Dragon Age Origins (DAO). Pihak developer yang bersangkutan menjanjikan, para penggemar RPg di PC termasuk fans Baldur Gate, game klasik yang legendaris itu, akan terpuaskan dengan adanya game DAO ini.

    Bahkan, karena keyakinan yang tinggi, Bioware yang kini telah dimasukkan ke jajaran EA Games, meluncurkan DAO Character Creator (DAO CC) terlebih dahulu, beberapa minggu sebelum perilisan DAO secara resmi ke publik. Akankah DAO itu sebagus Baldur Gate dan game-game RPG ala Bioware lainnya, mari kita lihat saja hasilnya.....

    Hidden


    Latar Belakang Cerita
    Dragon Age ini bersettingkan dunia fantasi abad pertengahan. Akisah, pada suatu hari di negara bernama Ferelden, terancam musnah akibat invasi Darkspawn, Kaum Kegelapan yang terdiri dari berbagai ras ogre, ras yg mirip orc, naga dan monster-monster asing lainnya. Kaum kegelapan ini muncul akibat kesalahan sekelompok orang di masa lalu, saat merapal sebuah mantra untuk kebaikan umat tapi yang muncul malah sebaliknya. Kaum Darkspawn ini begitu ganas dan sangat cepat merangsek semua musuh-musuhnya, entah itu ras human, elf, dan dwarf.

    Di saat-saat susana terjepit itulah, muncul sebuah organisasi ksatria super elit, Grey Wardens. Para anggotanya berasal dari orang-orang terbaik dari yang terbaik, terdiri dari berbagai ras, berkumpul menjadi satu untuk memusnahkan invasi Darkspawn (Blight) ke dunia mereka. Grey Wardens ini memiliki satu senjata rahasia yang super ampuh untuk mengalahkan The Blight, dan hasilnya pun sangat sukses besar. Berkat kehadiran organisasi super elit ini, THe Blight bisa dikalahkan, Grey Warden menjadi pahlawan besar. Namun, kekalahan the Blight, bukan berarti mereka bisa dilenyapkan untuk selama-lamanya.

    Beberapa tahun kemudian Darkspawn masih suka mengganggu dunia dan mereka masih bisa melancarkan invasi, tapi semuanya bisa dipatahkan oleh Grey Warden dan para sekutunya. 400 tahun telah berlalu, kehadiran Grey Warden mulai dilupakan orang-orang karena dunia sudah tidak sekacau seperti dulu lagi, maka sesama kaum bangsawan saling sikut dan bertengkar sendiri, masyarakat luas pun juga tenggelam dan larut dalam rutinitas kehidupan.

    Padahal ancaman Darkspawn masih mengintip di ujung dunia. Kaum Kegelapan masih berniat mau menginvasi dunia kembali, seperti dahulu kala. Akankah Grey Wardens masih sanggup mengatasi hal itu semua sendirian? itulah tugas yang diemban oleh gamer, terlepas apapun ras dan gendernya, semua harus berbakti pada nusa dan bangsa. Demi memberantas the Blight, segala cara dan taktik harus dicapai....... !!!!
    Last edited by radio; 17-11-2009 at 00:50.
    Hidden

  2. #2
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    Hidden


    Cara Bermain
    Awal mula cerita dalam game ini tergantung dari pemilihan class dan ras oleh gamer. Ada tiga ras yakni Human, Elf, dan Dwarf serta Class yang tersedia yakni Warrior, Rogue, dan Mage. Soal pemilihan gender, tidak mempengaruhi awal mula cerita, melainkan mempengaruhi kehidupan asmaranya di sepanjang perjalanan nantinya. Wajah karakter pun bisa diotak atik sedemikian rupa, terserah gamer.

    Gamer yang sudah memainkan game-game RPG ala Bioware pasti sudah tidak asing lagi dengan gameplay ala Point n Click, seperti di NWN 1-2 dan SW KOTOR 1-2. Berbeda dengan model Point n Click seperti game RPg action di Sacred 2 FA ataupun Titan Quest, tapi sudut pandangnya bisa hampir mirip dengan mode 3rd person di RPG Gothic 3 atau The Witcher. Gabungan penggunaan tikus dan kibord sudah sangat nyaman dalam mengendalikan sang jagoan, sudut pandang kamera, dan interface di game ini.

    Lalu, gimana dengan cerita utamanya?? di awal permainan, pemilihan karakter menentukan posisinya untuk memulai cerita utama, jadi ada perbedaan antara ras atau job class. Misalnya, ketika penulis memilih Male Human Warior, maka penulis mengawali cerita di sebuah kastil bangsawan, dan kastil itu tiba-tiba diserbu musuh, hampir semua anggota keluarga sang jagoan akhirnya lenyap ditelan angin. Namun, gamer pasti akan bertemu dengan si Duncan tukang rekrut Grey Wardens dan pasti gamer akan diajak untuk ikut bergabung dengan klub super elitnya tersebut.

    Selebihnya, dunia Ferelden bebas untuk dijelajahi kemana aja asalkan gamer sudah bergabung secara resmi dengan klub nya si Duncan. Oh ya, harap diingat, dunia di rpg DAO ini tidak sebebas seperti di alam Gothic 3 ataupun TES 4. Dunia di Ferelden ini mirip sekali dengan The Wicther, clsoe ended gameplay dan non linear storyline, namun tidak ada sistem pergantian siang malam.

    Hidden


    Job Class
    Dalam rpg ini, ada pembagian tiga ras, yakni human, elf dan dwarf. Lalu ada pembagian job class, pertama ialah warrior class, merupakan tipe karakter petarung jarak dekat, cocok sekali untuk menjadi tanker, memakai heavy dan masif armor. Seperti diketahui, armor suit di game ini ada lima macam, yakni robe, light, medium, heavy, dan masif armor. Hanya warrior yang bisa memakai dua armor teratas yang terberat. Gamer yang suka bermain frontal assault, disarankan menggunakan job class ini, health tinggi dengan strength besar. Contoh char; Alistair.

    Kedua, rogue class, sangat cocok untuk gamer yang suka menjadi archer ataupun membunuh musuh dari belakang dengan senjata pisau. Rogue, adalah satu-satunya karakter petarung yang memiliki skill untuk membuka peti-peti harta yang terkunci rapat-rapat. Armor yang dipakai hanya di tingkat light dan medium armor. Contoh char; Leliana. Terakhir, mage class adalah ahli sihir, lebih pas untuk diposisikan menyerang musuh dari jarak jauh, dengan senjata spell magic ofensif. Armor suitnya sih hanya setingkat robe dan light armor. Contoh char; Morrigan.

    Dikarenakan gameplay rpg DAO close ended, gamer akan sering menjumpai loading-loading screen yang cukup banyak. Sistem Peta rpg DAO, baik itu untuk skala kecil dan besar, cukup informatif. Jika gamer ada quest di satu peta, maka akan ada petunjuk tempat quest itu berada, gamer tidak perlu pusing-pusing mencarinya.

    Hidden


    Soal non linear storyline, apapun tindakan gamer terhadap para NPC, keputusan yang diambil akan menentukan arah jalan cerita, mempengaruhi hubungan antar kru, termasuk dalam menyelesaikan suatu quest utama/sampingan. Khusus untuk pendalaman hubungan antar karakter, gamer bisa membuat teman-teman seperjalanan alias kru sendiri, untuk bisa menyukai gamer, bersikap netral, atau sebaliknya membenci dan balik menyerang gamer.

    Teman-teman seperjalanan itu, yang berasal dari berbagai ras, job class, dan gender, akan dijumpai seiring alur cerita terus berkembang di rpg DAO ini. Gamer diberi kebebasan untuk merekrut atau tidak, teman-teman tersebut, selain itu game juga bisa menggantikan seluruh inventorinya, termasuk bisa memberi hadiah pada mereka. Pemberian hadiah itu akan mempengaruhi status hubungan antara gamer dan kru nya yang bersangkutan.

    Hidden


    Status hubungan bagi gender yang berbeda memang sangat menarik, game bisa juga membuat jagoannya menjadi pecinta lawan jenis, atau malah bisa homo (lesbian/gay). Demi memuaskan hasrat, gamer bisa pergi ke rumah bordil dan memilih penghuninya, mau pria atau wanita.

    Unsur romance sih ada, tapi ya gimana ya.........terasa kurang jika dibandingkan dengan SW KOTOR 1 maupun rpg ME 1. Mungkin dikarenakan, sifat cewek-cewek yang menjadi kru meskipun sexy, tapi kurang semanis seperti di dua game rpg tersebut......Di rpg ini, yang jelas ada soft sex scene...gak sampai nude 100% sih.
    Last edited by radio; 16-11-2009 at 22:06.

  3. #3
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    Hidden


    Pertempurannya
    Seperti yang ditulis di awal-awal, model pertempuran di game ini benar-benar kacau dan brutal, dalam arti positif, yang mengingatkan penulis pada saat bermain Dungeon Siege 1-2. Semua musuh, tiba-tiba mengeroyok, dan suka mengepung gamer dan kru. Taktik yang dipakai musuh termasuk cerdas, pihak archer dan mage bertarung dari jarak jauh sedangkan pihak petarung menyerbu secara massal dalam jarak dekat.

    Tiada kawan atau lawan abadi dalam pertempuran, baik pihak musuh maupun teman suka menyemburkan spell magic yang bisa melukai teman-teman sendiri, alias friedly fire = ON..........Jika, pihak mage atau archer musuh didekati, maka mereka berusaha menghindari dengan cara kabur ke tempat yang tinggi atau ke tempat yang aman. Mini Boss dan Big Boss, dengan dilindungi para anak buahnya, suka merangsek ke depan, mereka juga bisa menabrak, membanting, bahkan menggigit gamer dan kru.

    Model pertenpuran semacam itu sungguh nikmat sekali, apalagi jika di zoom dengan sangat dekat, ibarat menggerakkan sang jagoan seperti mode 3rd person view. Unsur sadisme dan kebrutalan di game ini benar-benar memuaskan hasrat para "hardcore gamer", ada bentuk semacam finishing blow untuk setiap musuh yang terakhir kali dihabisi oleh gamer.

    Hidden


    Finishing blow itu bisa berupa memenggal leher musuh, menusukkan senjatanya ke arah titik vital dari tubuh musuh, dan sebagainya, yang disertai dengan muncratan darah kemana-mana. Seusai bertempur pun, sisa darah masih bisa menempel di armor gamer lho........

    Di mode sulit normal saja, meskipun sudah ditambal ke V1.01, gameplay game ini termasuk tidak mudah. Bolak-balik kru penulis mudah mati, baru di awal-awal permainan, menjelang pertengahan dan akhir cerita. Gamer memang diberikan kesempatan mengatur taktir bertempur, dengan cara mem-pause gameplay sesaat. tapi perlu banyak coba-coba untuk mengatur taktik agar pas. Untuk beristirahat, gamer bisa masuk ke area camp pribadi, di tengah-tengah perjalanan, untuk mengupgrade slot weapon yang dipakainya, jual beli di toko, tanya jawab dengan para kru, tempat bercinta, dan sebagainya.

    Hidden


    Slot inventory di game ini memang terbatas, tapi bisa diupgrade dengan membeli backpack diantara para penjual yang ada. Gamer juga bisa melatih skill nya dengan membeli beberapa buku manual skill. Membuka skill spesialisasi juga bisa, misalkan penulis yang memilih warrior, di tempat-tempat tertentu dan dalam syarat-syarat tertentu, bisa membuka skill templar, champion, dan beserker. Sayanganya, untuk skill reaver tidak bisa dibuka karena penulis tidak memenuhi syarat-syarat tertentunya.

    DLC dan Xtra Konten
    Bioware menyediakan banyak DLC untuk di Donlod, sebagain gratis, sebagian harus bayar. Sedangkan, untuk dua extra konten, yakni DAO Char Creator dan DAO Toolset, semuanya tersedia secara gratis. DAO toolset, sangat berguna untuk mengedit dengan bebas, terutama sistem inventorynya yang sangat terbatas isinya.
    Last edited by radio; 16-11-2009 at 22:07.

  4. #4
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    Hidden


    Grafisnya
    Keindahan engine gfx di The Witcher dan rpg ME 1, masih terlihat lebih detail dan tajam jika dibandingkan dengan DAO. Hal itu kelihatan dari texture wajah, bangunan-bangunan yang ada, serta model item-item nya. Memang tajam dan detail, penulis usdah memaksimalkan opsi gfx diresolusi 1280x1204, tapi hasilnya tetap tidak setajam dan sedetail gfx ala Aurora Engine 2007 maupun Unreal Engine 3. Disayangkan, ada memory leak dalam game ini dan tex font nya yang terlihat kecil banget di resolusi tinggi, membuat tidak nyaman untuk dilihat, maka resolusinya harus diturunakan.

    Di game rpg ini, suasana kota, dan hutan memang terlihat hidup, namun kurang luwes. Efek-efek spell, senjata tajam dan archer semua sudah terlihat detail dan bagus. Pemandangannya juga lumayan indah, meskipun efek-efek airnya kurang cocok untuk bercermin. Gerakan-gerakan animasi karakter dan musuh, terlihat natural dan sangat mulus. Beberapa unsur gfx di game ini terlihat sederhana tapi masih enak dipandang. Gfx game ini stabil, asal gak sering-sering alt+tab, dan ramah lingkungan alias ringan. FSAA 8x terasa bagaikan menyetir mobil di jalan tol luar kota.....ngebut terus oii....

    Hidden


    Sound
    Mau dibilang apalgi, alunan musik latar dan theme song di game ini benar-benar pas dan enak banget, terutama pengisi suara untuk para karakternya, terdengar sangat jelas dalam banyak hal. Dentingan adu senjata tajam versus armor suit, bunyi serangan spell magic, teriakan musuh dan sebagainya.

    Penutup
    Sekali lagi, Bioware membuktikan kepiawaiannya dalam meramu sebuah rpg pc. Meskipun gamer membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa diatas 40-an jam untuk menamatkan game ini. Namun, DAO ini sangat cocok bagi para penggemar RPG PC yang kehausan akan gameplay yang menyegarkan dan cerita yang mengasyikkan untuk terus diikuti.
    Last edited by radio; 16-11-2009 at 22:08.

  5. #5
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    ================================================== ===================
    SCORE
    ================================================== ===================


    Storyline----> 9
    Gabungan cerita fantasy SW KOTOR dan TLOR.

    Gameplay-----> 9
    Kill or to be Killed!!

    Graphics-----> 8
    Sederhana tapi Mulus nan lembut....

    Sound--------> 9
    Musik-musik latarnya menghanyutkan.

    Replayability----> 10
    Ada banyak jalan untuk menyelesaikan quest.

    Total Skor = 9


    (+) :
    - engine gfx yang termasuk ringan
    - kadar campuran gameplay yang pas
    - plot cerita yang klise tapi tetap mengasyikkan
    - unsur sadisme yang memuaskan mata

    (-) :
    - ada memory leak
    - minigame hanya satu aja


    ================================================== ===================
    Minimum System Requirements
    ================================================== ===================

    Windows XP
    ----------
    OS: Windows XP with SP3
    CPU: Intel Core 2 (or equivalent) running at 1.6Ghz or greater
    AMD 64 (or equivalent) running at 2.2Ghz or greater
    RAM: 1 GB or more
    Video: ATI Radeon X850 128MB or greater;
    NVIDIA GeForce 6600 GT 128MB or greater.
    HDD: 16 GB

    Windows Vista
    -------------
    OS: Windows Vista with SP1
    CPU: Intel Core 2 (or equivalent) running at 1.8Ghz or greater
    AMD 64 (or equivalent) running at 2.6Ghz or greater
    RAM: 1.5 GB or more
    Video: ATI Radeon X1550 256MB or greater;
    NVIDIA GeForce 7600 GT 256MB or greater.
    HDD: 16 GB


    ================================================== ===================
    Detail DVD DAO Collector Edition
    ================================================== ===================
    Total Disc : 1 DVD9 + 1 DVD5
    Developer : Bioware
    Publisher : EA GAmes
    Rating : M+
    Multiplayer : ----
    GPU Sponsor : Si Merah


    NB : no copy paste..........
    Last edited by radio; 16-11-2009 at 09:17.

  6. #6
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    @all
    sori jk ada kesalahan, maklum review game pc yg pertama ane..........

  7. #7
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    bandung hardcore
    Posts
    92
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: Dragon Age : Origins Review



    nice repiew om... pengen maen tp vga keburu dijual..
    baru sadar kalo ni tuh Om Arni dari forum sebelah ya..

  8. #8
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    2,818
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    23

    Re: Dragon Age : Origins Review



    Quote Originally Posted by XcangcuyX View Post
    nice repiew om... pengen maen tp vga keburu dijual..
    baru sadar kalo ni tuh Om Arni dari forum sebelah ya..
    ohohoho..........silakan, mainkan game ini usai membeli vga trbaru ..........dijamin, gak rugi dah.............

  9. #9
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Sukoharjo-Jakarta-Depok
    Posts
    3,022
    Thanks
    4
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    19

    Re: Dragon Age : Origins Review



    masih nunggu dvd nya blm dateng. tapi dari game rpg yg pernah gw mainin, gw kadang tersesat ama jalan nya (peta) mo kemana lagi abis dari suatu titik, karena petanya di hutan kan, jadi banyak jalan.

  10. #10
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Surabaya, Indonesia, Indonesia
    Posts
    891
    Thanks
    2
    Thanked 12 Times in 8 Posts
    Rep Power
    11

    Re: Dragon Age : Origins Review



    wah BW killer gambarnya...di kasih spoiler aja biar gk berat bukanya...
    kasihan yg lemod inetnya..kyk gua

    bagus ceritanya..tp map nya cuma 1 pulau aja..gk bisa pindah ke pulau lain...haghaghag...
    - Chiper Suroboyo Please Absen


    status copo & korban tusbol




 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts