Wah...Digital Fusion juga canggih loh...dia bisa bikin teks 3d langsung di viewport..gak perlu repot bikin di software 3d..dan dia juga udah punya partikel emitter/partikel efek.
Sharing di sini dong, Echo, tips dan trik Fusion![]()
Wah...Digital Fusion juga canggih loh...dia bisa bikin teks 3d langsung di viewport..gak perlu repot bikin di software 3d..dan dia juga udah punya partikel emitter/partikel efek.
Sharing di sini dong, Echo, tips dan trik Fusion![]()
Tutorial Motion Tracking with Autodesk Combustion 4 :
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=42792
Oya, sory lupa pertanyaan kamu ini..
-ya, Combustion juga bisa color grading..dan sifatnya operator nodes juga, jadi bisa dipakai bisa juga dilepas, gak destructive sifatnya...
-tapi untuk Color Grading sendiri yg lebih spesifik Autodesk sudah menyediakan melalui Software Color Grading sendiri, yaitu = Lustre
Salam.![]()
Wow, Thx banget ya untuk tutornya.
Sangat berguna dan menarik sekali.
Sorry nich cuma mau tanya Digital Fusion itu keluarannya siapa sich?
Thx
Sama-sama..terimakasih juga![]()
Hai abi.
Digital Fusion adalah salah produk keluaran EyeOne.
Digital Fusion juga sering/banyak dipakai dalam pembuatan spesial efek film2 kelas atas, contohnya yg baru saja keluar di bisokop : 300 (spartan). Sudah nonton belum? efek2nya sangat memukau, juga Color Gradingnya.
Salam![]()
Oh Gitu ya Jadi 300 (spartan) Special efeknya pakai digital fusion. Wow keren ya, oh iya sorry nich agak melenceng sedikit, emangnya 300(spartan) itu dibuatnya lebih banyak indoor ya? bener gak sich...? kalo iya berarti benar2 mengandalkan dari editing dan color gradingnya donk ya??
Hai abi. Yup, benar sekali, 300 dibuat dengan Fusion, tapi perlu diingat, bahwa tidak semua scene dibuat memakai Fusion, tetapi bebrapa scene memang digunakan Fusion sbg VFXnya.
300 memang banyak dishot secara indoor..dan luar biasa sekali memang, mereka banyak bermain di FX dan color Grading sehingga scenenya memukau dan menipu.
salam.![]()
wow... angkat topi dulu ah...
gile ngasih ilmu gak tanggung2...
ampe berat nge-load page tutor ini, hehe... (picnya gede2 banget)
tanya dong ;
1. apa combustion sama seperti match mover ? (si match mover ngertinya dari tutor kang dedi)
2. dari pengalaman bro opteroner lebih mudah mana pakenya dari 2 software tadi ?
maklum pingin bisa juga kaya bro opteroner dah
thanks
Last edited by ratnos; 04-08-2007 at 20:04.
Hai ratnos. Saya minta maaf karena baru bisa jawab sekarang.
Langsung aja ya...:
Sebelumnya saya ingin menjelaskan dulu, bahwa dalam dunia teknik VFX, ada 2 jenis metode tracking yg terkenal, yaitu Motion 2d tracking, dan 3d camera tracking.
-2d motion tracking adalah di mana seperti yg saya jelaskan dalam tutorial ini, yaitu mentracking data gerakan yg berasal dari suatu object (manusia, hewan, vehicle, dsb) dalam data film secara 2 dimensi (x dan y) saja, sedangkan z depth data adalah semu, dan memang biasanya 2d motion tracking ini hanya bermain di pergerakan x dan y saja, sehingga relatif tidak terlalu sulit.
-Sedangkan 3d camera tracking, adalah metode teknik tracking secara lebih kompleks dikarenakan bermain pada 3 dimensi kedalaman yaitu sumbu X, Y dan juga terutama adalah sumbu Z. Nah, data yg diambil adalah seolah2 data pergerakan kamera pada objek. Sekali lagi pergerakan kamera pada objek, cukup berbeda dibandingkan dengan 2d motion tracking. Dan memang 3d camera tracking lebih kompleks dengan mentracking 3 axis, karena memang biasanya hasil tracking ditujukan untuk kemudian dimanipulasi di dalam aplikasi 3d seperti 3dsmax, Maya, dsb. sehingga ada tambahan 1 data lagi yaitu data Z depth untuk bisa digabungkan dengan modelling dan pergerakan object 3d, contohnya seperti yg kamu bisa lihat pada tutorial 3dsmax terdahulu oleh Mas Deddy Syamsudin.
Untuk pertanyaan kamu:
1. Seperti penjelasan saya di atas, Combustion bermain di data 2d tracking, sehingga biasanya data hasil tracking langsung dimanipulasi di Combustion. Sedangkan Matchmover biasanya ditujukan utk aplikasi 3d.
2. Sejujurnya, masih lebih mudah di Combustion karena bermain di 2d data. Tapi itu ajah saya masih pusing hehehe
Untuk informasi lain, perlu diketahui bahwa aplikasi2 Compositing biasanya sudah built-in fitur 2d motion trackingnya, seperti Combustion, AfterFX. Sedangkan software2 3d biasanya sudah built-in juga, tapi memang kadang2 lebih maksimal dengan memakai aplikasi pihak ketiga.
Dan, dalam dunia Compositing, (setau saya) hanya ada satu software yg mampu mentracking pergerakan dalam 3d space, yaitu Fusion.
Salam.![]()
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks