[Belajar Linux: Tingkat Dasar] Bash Shell -
13-07-2007, 11:19
Bash Shell
Pengantar
Pernahkah Kita memikirkan mengenai proses yang terjadi ketika Kita memberikan perintah kepada Linux?
Setelah perintah diberikan, ada beberapa proses yang terjadi, tetapi Kita hanya memperhatikan tingkat yang paling atas yaitu shell. Secara sederhana, shell adalah user interface kepada sistem operasi, baik itu DOS, Windows, maupun *NIX.
Ada beberapa macam shell, yang paling umum adalah Bash, yang dikenal sebagai user interface berbasis karakter. Jenis interface lainnya adalah GUI (Graphical User Interface). Yang Kita akan bahas di sini adalah shell yang berbasis CLI, dan lebih spesifik mengenai Bash Shell.
Berkenalan dengan Shell
Tugas shell adalah menerjemahkan perintah yang diberikan user menjadi bentuk perintah yang dimengerti oleh sistem operasi. Contoh
Quote:
ls > list.txt
Perintah tersebut berarti menampilkan isi direktori saat ini ke dalam file list.txt. Jadi tampilan tersebut tidak ditampilkan ke layar, tetapi langsung ke file list.txt ini.
Proses yang dikerjakan oleh shell adalah:
Memisahkan baris perintah tersebut menjadi 3 bagian: ls, > dan list.txt
Menentukan fungsinya, dimana ls adalah perintah, > dan list.txt adalah instruksi I/O
Menset I/O berdasarkan > list.txt dan beberapa instruksi standar dan implisit
Mencari perintah ls dan menjalankannya
Daftar shell yang terpasang berada di file /etc/shells. Pemeriksaan lainnya juga dapat dilakukan dengan perintah berikut (walau tidak semuanya benar)
Quote:
$ls /bin | grep sh
Bila Kita benar-benar ingin memeriksa shell yang ada, Kita bisa mengkombinasikan kedua cara di atas dengan perintah berikut
Quote:
$ for f in `grep -v ^# /etc/shells`; do if [ -f $f]; then echo $f; fi; done
Bash (Bourne Again Shell)
Bourne Again Shell (Bash) dinamakan seperti itu karena shell ini mengacu pada shell yang dibuat oleh Steve Bourne.
Bash diciptakan untuk digunakan dalam proyek GNU dan juga untuk menjadi shell standar sistem GNU. Bash lahir pada hari Minggu, 10 Januari 1998. Brian Fox yang menulis versi awal bash dan readline dan terus diperbaiki hingga tahun 1993. Chet Ramey bergabung di tahun 1989 dan secara resmi memelihara bash sampai saat ini, dan Ia juga membuat peningkatan-peningkatan lebih lanjut.
Bash semakin populer karena merupakan shell yang umum dalam setiap OS UNIX. Bash juga menyertakan fitur-fitur terbaik shell C dan Korn, dan beberapa fitur unik lainnya. Bash ini tetap kompatibel dengan shell Bourne.
Salah satu fitur Bash yang cenderung menarik adalah mode edit. Dengan edit perintah baris, akan menjadi lebih mudah dalam hal menggunakannya kembali, membetulkan kesalahan ataupun memodifikasinya.
Fitur utama lainnya yang meminjam dari shell C adalah kendali perintah, yang akan memberikan Kita kemampuan untuk memulai, menghentikan dan menunda sejumlah perintah di waktu yang bersamaan.
Keunggulan lainnya adalah Ia banyak menyertakan pilihan dan variabel baru untuk kustomisasi dan fitur pemrograman yang telah diperbaiki untuk menyertakan definisi fungsi, aritmatika integer, kendali I/O, dsb.
Menggunakan Bash
Umumnya, bila Kita berkutat di CLI, maka sebenarnya Kita telah menggunakan Bash. Sebenarnya di dalam sistem Kita, terdapat lebih dari 1 shell.
Untuk mengetahui Kita bekerja di shell yang mana, ketikkan perintah
Quote:
echo $SHELL
Bila kita tidak menggunakan Bash, dan ingin memakainya, ketik perintah bash. Tetapi Kita juga harus memastikan bahwa bash memang ada di sistem Kita. Bila menemukan pesan not found artinya bash belum terinstall di sistem Kita.
Bila Kita ingin menjadikan bash sebagai shell default, berikan perintah berikut:
Quote:
$ chsh <lokasi bash>
Lokasi bash bisa diketahui dengan perintah which bash. Selanjutnya bila Anda melakukan login, maka shell default Anda adalah bash.
Bekerja Dengan Shell
Prompt Shell Prompt shell merupakan tanda atau tempat yang menandakan bahwa perintah dapat diberikan. Masing-masin shell memiliki prompt yang berbeda. Prompt shell ini juga dapat memberitahukan kepada Kita bahwa saat ini Kita login dengan root atau user biasa.
Pada shell bash, untuk user biasa ditandakan dengan $ dan untuk root ditandakan dengan #.
Prompt standar shell, sebenarnya dapat Kita ganti. Jadi, bagi Kita yang sering melihat tampilan prompt standar seperti ini
Quote:
[user@pclinux home]
maka Kita bisa membuatnya menjadi tampil beda.
Prompt dalam shell bash didefinisikan dengan menggunakan variabel environment PS1. Untuk melihatnya, gunakan perintah
Quote:
$ echo $PS1
PS1 digunakan untuk prompt pertama, artinya bila perintah yang Kita berikan tidak cukup satu baris, harus dilanjutkan pada baris berikutnya, maka definisi prompt pada PS2 (prompt kedua) akan ditampilkan.
Untuk mengubah prompt, perintahnya adalah
Quote:
$ export PS1="Prompt Baru"
Nilai yang dapat dimasukkan adalah:
\ = karakter ESC, untuk karakter khusus (misalnya $) dapat dituliskan \$
\u = menampilkan nama pemakai
\h = menampilkan nama host
\w = menampilkan nama direktori kerja saat ini
Contoh, misalkan Kita ingin mengubah prompt standar menjadi seperti ini
Quote:
user di pclinux kerja di home >
maka perintah yang kita berikan adalah
Quote:
$ export PS1="\u di \h ada di \w >"
Varibel Environment Variabel environment adalah daftar variabel untuk menyimpan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh shell dalam melakukan suatu proses. Contoh variabel yang sering digunakan adalah PATH. Variabel ini berguna untuk mencari lokasi suatu program yang akan dijalankan, bila program tidak ditemukan di direktori saat ini.
Untuk menampilkan variabel environment, perintahnya
Quote:
$ env
Untuk menampilkan isi suatu variabel environment, perintahnya
Quote:
$ echo $NamaVariabelEnvironment
Untuk mendefinisikan, mengubah isi variabel environment, perintahnya
Quote:
$ export NamaVariabelEnvironment=Nilai
Untuk menambahkan nilai kepada variabel environment yang sudah ada, perintahnya
Histori Perintah Shell Jika Kita sering mengetikan perintah shell, Kita biasa menggunakan panah atas dan panah bawah untuk menggunakan perintah shell yang sudah pernah Kita berikan. Bahkan perintah tersebut akan terus ada walaupun Kita telah melakukan Log-off ataupun mematikan komputer. Kenapa bisa begitu? Karena semuanya tersimpan di dalam file .bash_history yang berada di direktori home setiap user. Contoh jika ingin melihat daftar histori perintah yang pernah diberikan, maka Kita bisa memberikan perintah history.
Perintah untuk memanggil kembali, selain dengan panah atas dan panah bawah juga bisa dengan menggetikan nomor perintahnya. Misalnya, Kita ingin memanggil perintah ls -al yang pernah Kita berikan. Dari perintah history yang Kita lihat, ternyata perintah ls -al ini berada di nomor urut 11, maka perintah yang Kita gunakan adalah
Quote:
$ !11
Alias dan Unalias Misalkan, Kita mempunya perintah yang sangat panjang tentu akan tidak efisien bila Kita sering menggetikan perintah yang panjang tersebut. Atau misalkan Kita ingin menggunakan bahasa Indonesia dengan perintah-perintahnya, semua hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan alias. Perintahnya adalah
Quote:
$ alias NamaAlias=Perintah
$ alias NamaAlias='Perintah'
$ alias NamaAlias="Perintah"
Contoh, Kita dapat memberikan perintah berikut
Quote:
$ alias la='ls -al'
maka ketika Kita mengetikan perintah la, hasil yang muncul akan sama dengan Kita memberikan perintah ls -al.
Hebatnya, Kita bahkan bisa mendefinisikan ulang perintah dasarnya. Contoh perintah berikut akan mengubah perilaku dari perintah ls
Quote:
$ alias ls='ls -al
maka setiap kali Kita mengetikan ls maka hasil yang muncul adalah sama dengan perintah ls -al.
Untuk melihat daftar alias yang telah ada, Kita dapat menggunakan perintah
Quote:
$ alias
Untuk menghapus alias, Kita dapat menggunakan perintah
Quote:
$ unalias -a | NamaAlias
Perintah -a artinya untuk menghapus semua alias yang aktif.
Perintah alias ini akan disimpan per user, jadi user A bisa memiliki alias yang berbeda dengan user B.
Last edited by Sirius Black : 20-07-2007 at 10:08.
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
20-07-2007, 10:10
Sorry kalau kelamaan nulis pembahasan tentang shell. Baru sempat menyelesaikan hari ini. Up dulu deh threadnya biar yang lain bisa tahu kalau pembahasan shell telah diselesaikan.
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
09-08-2007, 16:51
Salam kenal semuanya, saya baru join forum chip ini.
Kebetulan perusahaan tempat saya bekerja sedang dalam proses perpindahan ke Linux. Distro yang digunakan CentOS 5.0 dan PCLinuxOS.
Thread ini sangat membantu saya.
Thx, bro.
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
17-09-2007, 17:32
alo smuannya..
saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
pengen nanya...
klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
17-09-2007, 21:01
Quote:
Originally Posted by Noxis
alo smuannya..
saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
pengen nanya...
klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri
hehehehe,,, sory klo nanya yang oot,,,thanks!!!
Nggak harus di 2 HDD, di 1 HDD juga bisa, karena Linux nanti akan membuatkan boot loadernya sendiri, jadi bisa pakai Windows dan Linux. Kalau mau pakai 2 HDD juga bisa banget, tergantung settingnya nanti, apakah mau pakai boot loader windows, atau menggunakan boot order dari BIOS
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
17-09-2007, 21:12
Quote:
Originally Posted by Noxis
alo smuannya..
saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
pengen nanya...
klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri
hehehehe,,, sory klo nanya yang oot,,,thanks!!!
nggak harus klo mau install tgl bikin 1 partisi kosong lagi aja, abis itu install di partisi itu pake ext2 ma swap ukuran bisa disesuaiin terus bootloadernya di load di MBR. ilmu ya harus bisa bahasa pemograman kali ya tapi bisa kok bikin linux sendiri dengan meremaster linux jadi bisa disesuain applikasi apa aja yang mau diinstall kernel juga bisa disesuaiin cuma komptible dengan komputer kamu aja, cuma ya itu musti banyak belajar ma cari2 info
Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar -
19-09-2007, 13:22
hehee,,sorry nih nanya lagi...
wah berarti saya harus install ulang dunk..bwat bikin 3 partisi 1 bwat program,1 bwat data, 1 bwat linux?
oya MBR itu apa ya? nanti klo udah setting dimana agar bisa pake linux?
n atu lagi,klo misalnnya kita lagi make windows trus mw ngerubah ke linux secara langsung,,gmn??