Untuk yang ingin mengetahui dasar-dasar mounting, silakan lihat di sini
Linux dapat juga mengakses folder yang disharing di Windows. Syaratnya adalah paket smb-client telah terinstall. Untuk mengaksesnya, Kita akan menggunakan perintah mounting. Ya benar, memang mounting yang sama yang kita gunakan untuk mengakses device storage. Berikut langkah-langkahnya:
Memastikan smb-client telah terinstall. Perintahnya
Jika perintah di atas ternyata meminta Kita memasukan password, artinya Kita harus memasukan user name dalam perintah smbclient tersebut. Maka perintahya menjadi:
Ketika diminta password, masukkan password yang sesuai dengan NamaUser yang Kita masukkan tadi. Untuk menghindari masalah, jangan menggunakan NamaUser yang mengandung spasi, jika terpaksa menggunakan NamaUser yang mengandung spasi, gunakan tanda “ (petik) untuk nama user.
Bila muncul tampilan seperti di bawah ini, berarti smbclient telah berjalan:
Langkah selanjutnya adalah membuat folder untuk mounting-nya. Perintahnya
Sekarang, barulah kita melakukan mounting.
Untuk Windows 2003, seringkali gagal melakukan mounting, karena adanya service yang menghalagi tipe file smbfs untuk mengaksesnya. Untuk itu, Anda dapat mengganti tipe file smbfs dengan cifs. Contoh
Boss, tolong jawabin dong...
[ASK] Smbclient cannot use Mget & Mput
Dear All,
i use smbclient. after logging in into smb prompt i can use mkdir command in windows share, but why i cannot use mget & mput, no error message appear. i type help in smb prompt, there is no put & get command, there's only mget & mput. but why i can not use it...?
please enlightent me....
Thx, atas pelajarannya.
Implementasi linux di kantor sudah mulai berjalan, namun masih terdapat kendala.
Salah satunya adalah mounting dengan menggunakan fstab. Mountingnya sih uda ok, yang menjadi permasalahan adalah setiap kali restart, fstabnya tidak berfungsi. perlu menggunakan perintah "mount -a". Kira kira ada permasalahan di mana ya?
Sebagai referensi, saya menggunakan PC Linux OS 2007 untuk client dan CentOS 5.0 di server.
Thanks
Thx, atas pelajarannya.
Implementasi linux di kantor sudah mulai berjalan, namun masih terdapat kendala.
Salah satunya adalah mounting dengan menggunakan fstab. Mountingnya sih uda ok, yang menjadi permasalahan adalah setiap kali restart, fstabnya tidak berfungsi. perlu menggunakan perintah "mount -a". Kira kira ada permasalahan di mana ya?
Sebagai referensi, saya menggunakan PC Linux OS 2007 untuk client dan CentOS 5.0 di server.
Thanks
Coba copy+paste file fstab-nya dulu. Btw, apakah semua komputer harus manual?
saya masih newbie juga nih, tapi kemarin ini baru coba2 automount windows network share di pclinuxos dan berhasil...Setting di atas apa nggak seharusnya pakai koma antara defaults & credentials
saya masih newbie juga nih, tapi kemarin ini baru coba2 automount windows network share di pclinuxos dan berhasil...Setting di atas apa nggak seharusnya pakai koma antara defaults & credentials
sorry, kalo ternyata tambah ngaco yah. Setting yg sy justru gak pakai 'defaults'
btw. setting originalnya remus lupin yg bagian kedua, ada spasi di huruf 'credenti als', harusnya 'credentials'
Btw, di postingan remus lupin, memang pakai koma antara defaults & credentials. Dan bagian kedua, credenti als itu karena word wrap, jadinya seperti itu.
Btw, kalau saya perhatikan, CMIIW, kalau samba server-nya nggak jalan, mountingnya bisa jalan otomatis, tetapi kalau samba servernya tidak jalan malah bisa jalan otomatis. Agak bingung juga sih, tetapi dari penelusuran di google, sepertinya bug dari samba.
Solusi sementara, perintah mountinya dimasukkan ke /etc/rc.local.
Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem -
22-08-2007, 15:31
sudah tidak ada masalah dengan fstab
tadi pagi baru diinstall ulang lagi PCLinuxOS dan setting ulang fstab.
Settingan sama persis dengan yang bermasalah dulu dan berfungsi dengan baik. Heran juga
Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem -
22-08-2007, 15:42
Quote:
Originally Posted by Sirius Black
Btw, kalau saya perhatikan, CMIIW, kalau samba server-nya nggak jalan, mountingnya bisa jalan otomatis, tetapi kalau samba servernya tidak jalan malah bisa jalan otomatis.
Pernyataannya di koreksi deh, ternyata nggak juga seperti itu. Ada juga yang samba servernya jalan dan bisa jalan juga fstabnya.
Quote:
Originally Posted by Remus Lupin
sudah tidak ada masalah dengan fstab
tadi pagi baru diinstall ulang lagi PCLinuxOS dan setting ulang fstab.
Settingan sama persis dengan yang bermasalah dulu dan berfungsi dengan baik. Heran juga