jelas yg kedua,,namun ya disini saya tetap mempertanyakan
"mana usahanya?"
-sekarang dengan pengembangan physx yg masih jadi senjata ampuh pasti nvidia ga mengeluarkan sedikit duit..menurut saya y"fair enough" kalo mereka eksklusif..selama mereka masih jual barang dengan harga wajar
-sementar dr kompetitornya terlepas gapunya duit ,sehingga gabisa ngeblock / meng-eksklusifkan diri..toh mereka masih bisa berlomba membuat open solution yg memang kalo berguna pasti banyak orang yg bakal tertarik(dan selama ini jarang sekali menyentuh sektor Physc secara mendalam seperti nvidia)..dengan catatan bahwa physc pada gpu tu memang berguna
..........
Pertama2, ane pikir semua setuju kalau physic effect adalah suatu hal yg sangat penting dlm menambah "immersion factor" suatu game bagi penikmatnya, it was never a question about that premise. Tapi, mungkin semua kembali ke VALUE yg dimiliki tiap2 individu, suatu hal yg OK bagi yg satu, bisa jadi sangat unacceptable buat yg lain, demikian pula sebaliknya.
Ane, sbg customer, sangat2 menentang hal2 yg sifatnya pembatasan opsi yg sifatnya adalah unfair bussiness ethics macam The Way It's Meant To Be Gimped/Blocked, yg mana telah pula memperkosa hak2 customer nVidia sendiri yg menggunakan VGA card nya sbg PPU (with ATi card as main graphics rendering unit) atau Ageia PPU card. Ane pikir sbg customers, kita mesti aktif menentang penyalahgunaan "market dominance" spt ini agar ke depannya gak semakin diinjak2 & merusak PC Gaming community itu sendiri -dgn menciptakan polarisasi, tapi sutra lah, mungkin itu bukan hal yg penting bagi banyak orang di sini. Yg jelas, i have my own opinion, and i'll make sure it will be heard, LOUD & CLEAR, in this forum.
IMHO, sekali lagi, PhysX is FINE as middleware physic solution, bahkan bila nVidia menguncinya pada CUDA only with hardware GPU acceleration, no problem. Silakan cek artikel terakhir review NFS Shift di [H]OCP, di mana PhysX CPU digunakan & ATI cards love it anyway. Bayangkan solusi kombinasi ATi GPU as rendering card & nVidia GPU as PPU acceleration card secara HALAL, bukankah semua fihak diuntungkan ? Tapi yg namanya keserakahan manusia memang gak terbatas, dan nVidia's abuse in using PhysX hardware acceleration as a leverage tool really shows its true color as a greedy company.
Quote:
Originally Posted by SANADA
Kalau ATI membuat physx sendiri maka processor AMD mereka nggak akan laku makanya mereka support Havoc yang jalan di CPU, cuman ke depan agak rawan juga karena Havoc udah dibeli ama Intel dan tidak menutup kemungkinan bagi Intel untuk membuat Havoc hanya EKSKLUSIF nanti hanya jalan di Larrabee mereka kalau udah siap.
Bro, maaf, paragraf ini kok terkesan ignorant & clueless banget ya. First, AMD CPU gak hanya berguna utk physic calculation doang. Second, AMD GPU pun sanggup berfungsi sbg GPGPU utk physic hardware acceleration, tapi AMD gak punya duit/gak punya resource yg cukup/memang gak minat utk mengakuisisi suatu middleware & memaksakan standar GPGPU progamming language of their own spt PhysX & CUDA utk nVidia, they leave it to open standard solution as a common standard bearer yg dapat mempersatukan PC Gaming community. Third, AMD CPU adalah x86 spt juga Intel CPU & upcoming Larrabee, apa yg optimal utk solusi Intel jg akan optimal utk AMD. Dan bila memang x86 like Larrabee ternyata merupakan GPGPU platform yg terbukti tangguh, bukan suatu hal yg mustahil AMD akan dapat mengadopsinya pada mArch next generation GPUnya, karena toh lisensi x86 jg ia miliki, gak spt nVidia yg memang mau gak mau memaksakan CUDA karena gak punya lisensi x86.
Quote:
Originally Posted by SANADA
Masalah memblock vga lain sebagai rendering unit, ATI bisa melakukannya kok kalau mereka mau buat aja games yang full support ATI kayak jaman Half Life 2 pertama kali muncul, saya punya FX5900 ada banyak gambar di layar yang nggak bisa dirender secara penuh, saya coba di kompie teman saya pake Radeon 9600 Pro ternyata semua bisa dirender dengan baik.
LOL , ttg FX series card vs HalfLife 2, sudah jadi fakta yg umum, NV3x adalah generasi GPU yg gagal dan benar2 BUSUK performa DX 9.0 nya, sedangkan HalfLife 2 adalah game yg cukup focused & optimised pada M$ API tsb, gak heran terjadi begitu banyak bug & error karena memang keterbatasan hardware nya sendiri. Tidak dapat dibantah HL2 memang ATI optimised (pada masa itu), tapi ini tiada bedanya spt Crysis adalah nVidia optimised pada masa sekarang. Saat NV4x generation nongol yg dah benar2 mantab performa DX 9.0 nya, semua penyakit generasi gagal FX series langsung sembuh dengan sendirinya.
Cards that use the DirectX 8.1 path include RADEON 8500/9100, RADEON 9000/9200, GeForce FX 5800/5900.
Water by default is refractive but does not have local reflections. If you activate local reflections on this card, it will occur in one pass as opposed to happening in 2 passes on DX8.0, which will make it cheaper from a fillrate perspective.
As in DX8.0, water has a hard edge when it meets the shore, volumetric fog is used for water. Its per vertex screen space effects are better than DX7, but still simple.
Shadows are render-to-texture and are supersampled to make them look
softer.
DirectX 9 path
Graphics cards that use the DX9 path include GeForce 6800 series, GeForce 6600 series, RADEON 9500/9600, RADEON X300/X600 series, RADEON X800 series, RADEON 9700/9800, MOBILITY RADEON 9600/9700, and MOBILITY RADEON 9800
Water by default is refractive with local reflections from world geometry.
Water refraction realistically refracts the geometry beneath the water (when looking into the water) based on the depth of the geometry in DX9.
There is a special water rendering feature which smooths out the shorelines which reduces water refraction in areas with shallow water.
There is a gradual blend from water to shore volumetric fog (for water) its per pixel screen space effects (post effects) are more complex.
Shadows are render-to-texture and are supersampled to make them look
softer.
Certain displacements use blended bumpmaps instead of a single bumpmaps (for example, displacements that blend between sand and rocks).
Bisa disimpulkan, FX 5900 bro jalan di DX 8.1 path (walaupun anda memilih DX 9.0, tapi nVidia "mengakali" hingga cuma jalan di DX 8.1 agar kebusukan performa card nya di DX 9.0 gak kelihatan parahnya, selamat anda telah jadi korban "penipuan" nVidia saat itu ), sedangkan Radeon 9600 teman anda jalan di DX 9.0 yg memberikan semua eye candy yg tersedia pada engine game tsb.
EDIT: LOL, forum CHIP lagi ngaco ya, post ane nongol di atas post yg ada sebelumnya (yg lalu ane tanggapi dgn post ini), persis spt post tanggapannya si Ulil yg malah jadi thread starter di threadnya bro Deltariangga @subforum CODEC.
Maaf kalo post ini kembali jadi post yg gak bermutu karena gak sejalan dengan pandangan oknum2 tertentu.
Bukan masalah pasif atau tidak bro, tapi selama PhsyX masih dikunci hanya CUDA only sama nVidia, maka ATi tidak akan mau mensupport solusi propietary dari pesaingnya tsb, karena itu sama saja dengan "membesarkan" anak macan, yg mana bila sampai CUDA jd "de facto" standard paralel progamming language GPGPU, maka kunci kesuksesan masa depan ATi akan juga dipegang oleh pesaingnya tsb.
Ini sama persis dengan ketidakinginan Jen-Hsun Huang (nVidia) menggunakan Global Foundries, separah apapun performa fabrikasi dari TSMC, karena menggunakan jasa Glo-Fo, berarti memberi profit bagi AMD (ATi) dan membeberkan rahasia dapurnya ke tangan pesaing scara gak langsung. Doesn't make sense at all.
i complete totaly agree...
udah digoda2 itu ATI sama NVIDIA untuk jalanin physX dicard mereka, cuma alasannya halus saja, takutnya berjalan prematur
brapa kali itu ya digodanya?semenjak 2008 kalo gak salah
beuh, maksud baik NV ternyata menyimpan racun buat ATI
yes, it's right decision, ATI menentukan masadepannya sendiri lewat Open CL+bullet physc+Havox, enough...no PhysX
Kalau saya... berharap PhysiX akan lebih bringas dari PhysiX sekarang
D masa depan nanti gaming akan dibagi 3:
CPU: prosesing ai, coding, loading, dll
GPU: PURE 3D rendering
PPU: PURE Physic rendering
GPU >< PPU
Semakin ke depan jumlah poligon 3D akan semakin kompleks
Nah, nanti PPU dimana akan dibagi perkelas, mulai dari value hingga dewa
Yang membedakan adalah seberapa mampu PPU ini akan merender ilmu fisika kepada poligon tersebut
Misal: Ada sebuah mobil balap, kalau pakai PPU value, maka damage yang dihasilkan akan biasa saja seperti game balap sekarang2
Sedangkan jika menggunakan PPU dewa, maka setidaknya akan seperti pada balapan sesungguhnya, dimana setiap poligon yang ditubrukkan PPU akan meng'render dengan ilmu fisika akan terjadi seperti apa nantinya
Aku masih kurang mengerti proses render PhysiX saat ini
Tp aku berpendapat, nantinya akan seperti GPU, engine yang digunakan akan berpengaruh seberapa kuat PPU tersebut merender physic
Dan saya berharap PhysiX ke depan bukan untuk eye candy, di mana sekarang PhysiX lebih dibilang seperti tamplate dalam game
No physiX ada bbrp objek yang gak ada, sedangkan jika physiX ada, maka bbrp objek akan muncul dan bergerak dinamis
PhysiX yang saya harapkan ini tidaklah seperti itu
w/ or w/o physiX objek tetap ada, namun seberapa dinamis or real objek atau poligon tersebut bergerak
Bayangkan jika itu adalah game baku tembak
DASYAT PASTI!!!
Nah, karena yang terphysic adalah poligon, pastinya poligon tersebut tidaklah bisa menghilang setelah ter'render physiX
Bisa dibayangkan misal, game WIC, anda meluncurkan nuklir ke sebuah kota
Bayangkan hasil damage jika menggunakan PPU dewa
Semoga pihak PhysiX, not Nvidia read this oppinion, and hope come true, amin...
Ap gunanya gambar makin dasyat tapi realistis saat ini yaitu physic tidak dibikin realistik?
Gaming kan yang penting fun nya, toh grafik jaman sekarang w/o Dx 11 saja dah dasyat real nya
Toh fitur dx 11 hanyalah menambah kepadatan poligon > bersinergi dengan physiX impian ku
that's what i'm trying to say bro ...
nice one ....
GRP sent ...
gw coba lurusin, dari awal bukannya gw mau bahas soal PhysX, tapi soal Physic (sori judulnya juga salah) ...
jadi kalo bisa kita bahasnya tanpa kubu2an (merah ataupun hijau) ...
yang kita bahas seharusnya kalo Physic dimasukan ke gameplay, seperti apa jadinya, dan apakah sudah ada developer game yang mulai melakukan itu ??
sekarang ini yang gw lihat di game yang ada, semuanya cuma simulasi....
apa itu simulasi ???
sekarang gw rekam orang jatoh kesandung batu ... nah terus gw rekam dan trus gw jadiin poligon 3d ....
kalo ukuran batunya sama, mungkin keliatan realistis ...
tapi kalo ternyata batunya lebih besar sedikit ... gw yakin dengan simulasi jatuhnya sama (thats why menurut gw game 3d lumayan repetition, bikin boring kadang lihatnya) ... kenyataannya, perbedaan sedikit ukuran batunya, kalo kita rekam lagi, pasti jatuhnya agak beda, belum kalo ukuran manusianya beda ..........
ini cuma contoh, dibanyak hal ada (salah 1 contoh bakunya, coba liat di game action advanture, characternya lagi naik tangga/keatas batu, gayanya selalu sama, padahal ketinggian tangga dan batunya kan beda, sama seperti car crash di game balapan) ..
kalo physic yang ada sekarang, gw sendiri gak anggap itu ...
itu bener2 eye candy doang, dari yang tidak ada menjadi ada (bukan dari yang ada menjadi tidak ada ...) prinsipnya menurut gw gitu ...
dari gak ada kain, trus jadi ada kain ...
mungkin yang harus kita bicarakan physic di game GTA4, dimana memangnya ada (bukan di ada2in) ...
that's what i'm trying to say bro ...
nice one ....
GRP sent ...
gw coba lurusin, dari awal bukannya gw mau bahas soal PhysX, tapi soal Physic (sori judulnya juga salah) ...
jadi kalo bisa kita bahasnya tanpa kubu2an (merah ataupun hijau) ...
yang kita bahas seharusnya kalo Physic dimasukan ke gameplay, seperti apa jadinya, dan apakah sudah ada developer game yang mulai melakukan itu ??
sekarang ini yang gw lihat di game yang ada, semuanya cuma simulasi....
apa itu simulasi ???
sekarang gw rekam orang jatoh kesandung batu ... nah terus gw rekam dan trus gw jadiin poligon 3d ....
kalo ukuran batunya sama, mungkin keliatan realistis ...
tapi kalo ternyata batunya lebih besar sedikit ... gw yakin dengan simulasi jatuhnya sama (thats why menurut gw game 3d lumayan repetition, bikin boring kadang lihatnya) ... kenyataannya, perbedaan sedikit ukuran batunya, kalo kita rekam lagi, pasti jatuhnya agak beda, belum kalo ukuran manusianya beda ..........
ini cuma contoh, dibanyak hal ada (salah 1 contoh bakunya, coba liat di game action advanture, characternya lagi naik tangga/keatas batu, gayanya selalu sama, padahal ketinggian tangga dan batunya kan beda, sama seperti car crash di game balapan) ..
kalo physic yang ada sekarang, gw sendiri gak anggap itu ...
itu bener2 eye candy doang, dari yang tidak ada menjadi ada (bukan dari yang ada menjadi tidak ada ...) prinsipnya menurut gw gitu ...
dari gak ada kain, trus jadi ada kain ...
mungkin yang harus kita bicarakan physic di game GTA4, dimana memangnya ada (bukan di ada2in) ...
Jadi kenapa GTA4 tuh CPU bound karena prosesing berat seperti itu?
GTA 4 menggunakan physic engine sendiri?
Solusi yang netral
Tp ku akui kalau ai dan physic nya bagus, tp terkadang suka lebay, apalagi kalau karena ledakan
Pernah ada pengalaman d GTA4, en gak mungkin gw lupa baku tembak ala holiwut, kyk pelem Dai Hart
Gw lagi d keroyok, polisi di mana2, dan gw berlindung d balik pipa besar yang ada di pinggir jalan
Naah, gw nabrak, injek pipa w/ foot, tampak tidak bergerak sama sekali
D tembak handgun, tampaknya tidak bergerak, mulai bergoyang saat menggunakan rifle atau berkaliber tinggi
Tp... entah kenapa lagi asik2 dar der dor, pipanya runtuh semua
Alhasil sekarat trus modyar di balik pohon
Apa yang menyebabkan pipa roboh?? Real physic? Or lebay physic?
DX 11 vs PhysiX
Apa game DX 9 gambarnya buruk? Bbrp game DX 9 bisa dibilang bagus
Terlebih efek jarak pandang dan cahaya yang dinamis (aku gak tau apa itu istilahnya ) yang dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah grafik realistis yang dulu jaman blom ada Dx 10 itu sudah awsome
Lanjut ke Dx 10?
Sudah banyak yang mengakui kalau tidak terlalu banyak perubahan
Right, that mean DX 9 sudah terbilang bagus
Lanjut ke Dx 11?
Coba perhatikan evolusi apa yang diberikan?
Apa penambahan poligon termasuk evolusioner? Untuk menambah ke aslian bentuk sebuah benda
Kalau di console, alasannya mesin nya tidak kuat
Di PC??? Ap mesti harus ganti generasi DX untuk dapat mengiplementasikan nya?
Memangnya mesti seperti apa cara evolusi untuk mendapatkan gambar yang ultra eye candy?
Film2 3D jaman sekarang aja day dasyar real grafiknya
Memang sih, ilmu yang aku tau kalau mau proses grafik seperti itu butuh soft coding yang support, tentu dengan hardware yang kuat dan mampu
Tp apa konsumen harus d kejar untuk mesti beli produk mereka?
Gw lebih menghargai kalau tekno yang dijual adalah tekno yang memang benar2 di riset oleh mereka dan memang benar2 evolusioner
Jadi kita memang beli barang yang memang benar2 baru dan bermanfaat
PhysiX
Katanya hanya mengfokuskan membuat PPU bersama GPU dalam satu board
Di mana coding PhysiX masih sama seperti sebelumnya
Klo seperti ini hingga 2 tahun ke depan, gamer akan diberikan dua pilihan yang tidak ada gunanya
Ke Dx 11, cuma maen game yang eye candy en boring gitu2 aja
Coba perati'in game2 jaman sekarang, apa lebih seru ketimbang game lawas???
Ke PhysiX, memang menarik game jadi ada benda2 aneh gak jelas yang cukup unik
Tp sampai kapan gamer d kasih ilmu fisika yang lebay, fake, gak jelas en cuma template???
Yang pasti2 aja
Pilih vga yang sesuai dengan game apa yang kalian main kan
ORRR
Use Gadeon module
Toh ke depan wattage vga makin bersahabat
Gw masih menunggu apa kabar dengan rumor PhysiX 2
Hope so like what i'm said
PhysiX is pure for Physic, not for tamplate en eye candy > eyes trust'ing, bahwan tank baru bisa mental kalau d nuklir , bukan pipa mental cuma d tonjok doank
Bonus imajinasi PhysiX 2:
Bayangkan nanti di game balap, setiap ban, body kit, dll akan berbeda efeknya saat di pakai
Pasti marketing produk tersebut akan berfikir ulang dan bersemangat membuat produk agar saat di pakai d game dapat memuaskan pemakainya
Lalu apa sih sebenarnya yg TERBAIK buat PC Gaming community ? Solusi propietary yg EKSKLUSIF dan tidak kenal kompetisi (dgn memblokir solusi rendering dari pesaing) atau solusi open standard yg INKLUSIF, merangkul semua vendor agar bisa menjalankan physic library tsb secara fair, may the best most capable hardware win ? It was never about whether PhysX is good or bad as physic libraries, but FORCING the customer to accept it exclusively in nVidia gaming platform that really pisses me off.
jelas yg kedua,,namun ya disini saya tetap mempertanyakan
"mana usahanya?"
-sekarang dengan pengembangan physx yg masih jadi senjata ampuh pasti nvidia ga mengeluarkan sedikit duit..menurut saya y"fair enough" kalo mereka eksklusif..selama mereka masih jual barang dengan harga wajar
-sementar dr kompetitornya terlepas gapunya duit ,sehingga gabisa ngeblock / meng-eksklusifkan diri..toh mereka masih bisa berlomba membuat open solution yg memang kalo berguna pasti banyak orang yg bakal tertarik(dan selama ini jarang sekali menyentuh sektor Physc secara mendalam seperti nvidia)..dengan catatan bahwa physc pada gpu tu memang berguna
kasarnya mah bisa jadi:
a.berguna walau tetap ekslusif
bmw menciptakan bi-vanos dengan investasi yg besar...yup vanos emamng bagus,pada akhirnya toyota dan honda menciptakan versi "cheap" nya yaitu vtec dan vvti
b.berguna dengan eksklusifitas dihilangankan
seperti pengembangan airbag pada mobil ford pertama kali, yg sekarang dipake secara umum di semua kendaraan
c.atau pada akhirnya itu ga berguna
automatic parking system bmw dan lexus yg membuat pabrikan lain "ga tertarik" mengadopsinya
AMD'ers bandung dan sekitarnya masuk sini..part II
Kalau ATI membuat physx sendiri maka processor AMD mereka nggak akan laku makanya mereka support Havoc yang jalan di CPU, cuman ke depan agak rawan juga karena Havoc udah dibeli ama Intel dan tidak menutup kemungkinan bagi Intel untuk membuat Havoc hanya EKSKLUSIF nanti hanya jalan di Larrabee mereka kalau udah siap.
Masalah memblock vga lain sebagai rendering unit, ATI bisa melakukannya kok kalau mereka mau buat aja games yang full support ATI kayak jaman Half Life 2 pertama kali muncul, saya punya FX5900 ada banyak gambar di layar yang nggak bisa dirender secara penuh, saya coba di kompie teman saya pake Radeon 9600 Pro ternyata semua bisa dirender dengan baik.
yang kita bahas seharusnya kalo Physic dimasukan ke gameplay, seperti apa jadinya, dan apakah sudah ada developer game yang mulai melakukan itu ??
kalo physic nya cry engine sama dunia engne gimana tuh?
Quote:
Originally Posted by budi0mulia
kalo physic yang ada sekarang, gw sendiri gak anggap itu ...
itu bener2 eye candy doang, dari yang tidak ada menjadi ada (bukan dari yang ada menjadi tidak ada ...) prinsipnya menurut gw gitu ...
dari gak ada kain, trus jadi ada kain ...
kalo menurut saya memang fisika seperti itu kan , antara ada dan tiada...ilmu fisika kan intinya gabisa setengah..ibaratkan ada peluru menabrak kaca dengan gaya x dan kecepatan v..apakah bisa di 1/2 kan kemampuanya
ini lagi mengumpamakan game tertentu ga sih?
langsung sebut nama aja ya :
misal
-farcry 2,,bandingkan aja high medium low...semua objek keluar kok
-batman..low ga keluar fog..kalo high keluar
kenapa begitu?
kita ambil contoh game batman karena pengolahan data physic juga membutuhkan PPU yang bagus,,sementaqra fog/cloth di game batman..sudah dintregasikan dengan physic itu sendiri....kebayang nanti kalo kain itu muncul di setiap settingan
-low : kain boongan
-medium : kain "semi" beneran
-high :kain beneran
hmm kayaknya bertentangan dengan fisikanya sendiri
semua yg diatas berlaku kalo physic memang berupa "tempates" jadi sebuah kain bila didefinisikan itu adalah "kain" ya jadilah kain(gabisa dijadikan kain setngah beneran / kain boongan)..jadi gaperlu "membuat" polygon gerakan baru(seperti kita tau bahwa dengan adanya physic diharapkan gerakan = alami, bukan buatan melalui polygon)
ini ada sedikit video lucu, sandbox physix buat cry engine..crysis
ok sekarang mengnai physic yang dipakai iluar eye candy, misal pada game racing
-penggunaan physic pada setiap benda misal ban, rem, dll yang menjadikan karakter suatu kendaraan akan benar2 terasa oleh user/gamer?
-apakah pengembangan teknologi yg se detail itu worthed dengan apps gamenya?