Pentax? Gw mantan pengguna pentax k100d.. Menurut gw sih k20/k200 ga se fenomenal k10/k100.. Minimal kalo liat dr harganya yg kurang bersahabat... Ditambah service centernya cuma melalui oktagon (vs service center sony, misalnya)
Pentax? Gw mantan pengguna pentax k100d.. Menurut gw sih k20/k200 ga se fenomenal k10/k100.. Minimal kalo liat dr harganya yg kurang bersahabat... Ditambah service centernya cuma melalui oktagon (vs service center sony, misalnya)
@ mas Lufias : Trims atas infonya. Memang konsep four third Oly/Panasonic merujuk ke aspek rasio dari sensor liveMOSnya. Namun banyak pecinta Oly mengklaim konsep 4:3 punya beberapa kelebihan dibanding 3:2, yang mana saya belum tahu detilnya bagaimana. Setahu saya konsep ini membuat crop faktor 2x sehingga lensa2 Zuiko wide kedodoran untuk mendapat FL yang wide, meski (sebaliknya) lensa telenya menjadi mudah untuk bisa mencapai FL tele. Btw, yang saya selalu ingat soal Oly adalah sebagai pioneer sistem live view untuk DSLR, dan ngotot terus make memori xD untuk semua jajaran kamera consumer/prosumernya..
@mas Irchan : Ada apa dengan K100Dnya? Kok mantan? Dulu saya sempat sulit memutuskan apakah mau ambil Pentax K100D atau Nikon D40, keduanya sama2 bagus. Sori OOT...
K100d bagus untuk belajar fotografi terutama dengan lensa manual yg harganya ngga terlalu mahal (sy beli lensa 50mm f/1.4 hanya sekitar 200rb ajah) sementara d40 jika menggunakan lensa ai-s meteringnya ga jalan.. Sekarang sy menggunakan nikon f4s, tapi teteup sy lbh memilih k100 dibanding d40/400d.. Untuk yg berminat membeli dslr lebih baik tunggu hingga fitur live-view menjadi standar entry-level dslr deh.. IMHO loh![]()
Yap, memang benar bro, dengan sensor yang lebih kecil (17,3 x 13mm untuk 4:3) dibandingkan dengan DLSR lainnya yang 3:2 (full frame 36 x 24 mm ataupun APS-C 22,2 x 14,8) mempunyai beberapa kelebihan dan juga kekurangannya.
Kelebihannya (secara teori yg pernah gua baca dan sedikit praktek yang gua ketahui juga, tapi dikiiit...) untuk lain-lainnya gua ngak tahu deh:
1. Dengan sensor yang lebih kecil memungkinkan untuk membuat body dan lensanya lebih kecil dan lebih ringan (dengan demikian dapat dibuat lensa-lensa yang cepat dan bagus dengan harga yang lebih murah dari sistim 3:2 khususnya yang full frame).
2. Dengan Telecentric Optical Path yang ada pada sistim 4:3 maka cahaya yang jatuh dari lensa betul-betul tegak lurus terhadap sensor sehingga lebih terang pada sudut-sudutnya, khususnya pada lensa-lensa wide.
3. Dengan sensor yang lebih kecil maka Dept Of Fieldnya menjadi lebih besar (2x lebih besar jika dibandingkan dengan full frame dan 25% lebih besar dari APS-C). Tapi hal ini bisa jadi suatu kekurangan dari sistim 4:3 ini tergantung efek yang diinginkan. misalnya mengambil gambar potraits atau gambar-gambar lainnya yang memisahkan objek dengan latar/background (dengan membuat blur backgroundnya) maka hal ini adalah suatu kekurangan untuk sistim 4:3. Tetapi untuk foto pemandangan/landscape, telephoto, macro dan photo-photo point and shot lainnya maka hal ini adalah suatu kelebihan.
4.dll. (mungkin senior-senior yang udah bergelut dgn 4:3 sistim dapat menambahkan).
Kekurangannya:
1. Dengan sensor yang lebih kecil dari sistim 3:2, kemungkinan mendapatkan noise akan lebih besar, khususnya dengan setingan ISO yang tinggi (khususnya pemotretan yang kurang pencahayaannya dengan menaikkan ISO hingga di atas 400 misalnya) jika dibandingkan dengan APS-C (apalagi yang full-frame....hi-hi-hi).
2. Dengan aspect ratio yang 4:3 (berbeda dengan tradisional photography yang 3:2) maka jika dilakukan print foto (cetak foto) harus dicrop dulu menjadi 3:2 sehingga apabila sedang melakukan pemotretan hal itu harus dipikirkan juga (kalo tidak nanti kepala atau kaki kita yang hilang karena tercrop .... hi...hi...hi). Jadi sebelum dibawa ketukang cetak kita harus crop sendiri sesuai dengan keinginan kita. Dan hal ini juga berlaku untuk kamera pocket/ compact camera yang umumnya mempunyai aspect ratio 4:3.
3. dll (kalo ada, tolong tambahin dong!).
Sorry itu aja yang gua ketahui bro, mudah-mudahan senior-senior photography yang ada di sini dengan senang hati menambahkan sehingga kita jadi dapat menentukan pilihan kita, mana yang lebih cocok dan sesuai untuk kita pilih.
Salam
Tahu akan kebodoban sendiri adalah waspada,Yang mengenal kenyataan ini berarti sehat!
Tidak tahu mengaku tahu adalah sebuah penyakit,
Wah... penjelasannya mantap banget nih, trims deh, jadi lebih paham soal plus minus 3:2 dan 4:3. Pantes aja E420 bisa kecil gitu...
IR sensor untuk wireless shutter nya udah gak ada ya...
wih mantep tuh......
kira2 brp an tuh???? kapan kira2 keluar??? racun baru nih... gila dah....
if you already know who you are, you are wrong....
coming up games: MGS rising, FF13-2, NFS the run
coming up lens: EF 135mm f/2.0L USM, tokina 10-17mm fish eye, helios 58mm f/2.0
coming up acc: nissin Di866, filter ND8
--- fear of fault is worse than fault it self ---
wew......
kecil bgt cuma 10 Mpix aja.... kalo 450D aja udah 12 Mpix tuh....... canon ada rencana apa yah????
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks