biasanya half bridge itu trafo kuning ada 3 g ada transistor di bagian primernya CMIIW
mungkin bro jomblo sejati yang lebih paham soal ini.
soal komponen di primary nya baca2 review hardware secrets aja
biasanya half bridge itu trafo kuning ada 3 g ada transistor di bagian primernya CMIIW
mungkin bro jomblo sejati yang lebih paham soal ini.
soal komponen di primary nya baca2 review hardware secrets aja
Durabilitas memang ngak mudah untuk ditest ini menyangkut umur kecil kemungkinan produk dicoba dulu 2 tahun baru dilepas ke pasar di kalangan pemakai PSU yang membutuhkan Durabilitas tinggi sangat lazim mereka memberlakukan preventive maintenance misal dengan menerapkan aturan 10.000 jam kerja langsung diganti.
untuk kondensator secara pribadi saya tidak berani membandingkan produk jepang dan taiwan atau china banyak faktor yang terlibat tanpa data seperti yang anda bilang kita seperti 2 orang buta yang berusaha mengambarkan gajah.
tapi dari posting diatas ane paling setuju sama kalimat terakhir aftersales handling ini menunjukkan mana besi mana loyang bagi ane.
coba bayangin saksi ada, sticker garansi toko ada, Box ada, stickr garansi distributor ada, barcode dari 3 biji ilang satu garansi langsung hilang bahkan ngak mau service dengan membayar sekalipun coba apa ngak sakit tuh.
The most important two tools in life: WD-40 and Duct Tape. If it doesn't move and it should, use WD-40. If it moves and shouldn't, use the duct tape.
dari pengalaman saya. barcode memang sedikit sensitif. karena barcode itu bukti claim dari warranty dari distributor ke principal.
pada umumnya disty tidak mengirimkan unit satu persatu untuk RMA. biasanya dikumpulkan dulu baru dikirim, hal ini umum terjadi.
apabila terjadi claim dari user, distry akan menggantinya dari buffer yang diberikan dari principal.
proses administrasinya sih biasanya, disuruh foto unitnya and foto barcodenya, terus mengisi form, lalu email ke principalnya untuk mendapatkan credit note
biasanya yang engga mau barcode nya rusak adalah disty yang service centernya bukan di lokal tetapo menurut prosedur diatas.
mantep
cocok
ya begitulah ngak bisa ditawar,
saya cuma mau menambahkan daftar PSU yg beredar di dunia ini(maybe)
NE LINK nya=
http://www.dbnawa.co.kr/v7/middle_le..._date&keyword=
(jngan lupa cendol nya)
Nah kalau yang masuk ke Indonesia, macam simbad, epro dkk ada di list itu gak ya? abis jumlahnya banyak amat, mana huruf Korea lagi.
Long live Prog Metal
ada yg bisa translate g yah??
![]()
wub wub wub wub
rame juga. biar ga oot ikut nebak ah..
merek apa ya?
ATK, L&C punya model yang pake supervisor ic 2003.
half bridge, non pfc, komponen lengkap...
desain atx 1.3, mungkin 2.0
rail 12v kecil, gedhe di 5v.
12v nya aja maks 16A.
recomended psu tuh.....buat thunderbird/tualatin+gf4ti
back to chip!
Bukannya tdk menghargai jerih payah bro, mohon maaf yah bro. Selain bahasanya yg susah dipahami jg nampaknya lebih baik kl ada yg masukin link untuk daftar PSU sesuai judul thread ini. Soalnya lebih tepat kl link nya yg sesuai, terus dilihat komponen dalemannya (bagi brothers yg sudah tahu caranya) apakah ada kemiripan dengan produk2 dicurigai yg dijual di Indonesia. Thanks & Peace
![]()
Link nya udah di save-page cuma blm sempat dibaca bro. Menurut bro kenapa bisa terjadi bgt?, kl komponennya memang anteng2 saja di 50C mengapa harus melabel dengan 25C?. Apakah label tsb hanya sebagai 'tameng' saja?, apa alasan produsen menuliskan label segitu?. Aneh jg bgt ya bro, karena baca2 artikel Om Gabe sih derating seharusnya sudah terjadi
. Ada brothers yg bisa kasih pencerahan?
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks