Kandidat pengganti Bumi ? - Page 6
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 6 of 8 FirstFirst 1 2 3 4 5 6 7 8 LastLast
Results 51 to 60 of 79

Thread: Kandidat pengganti Bumi ?
  
Bookmark and Share

  1. #51
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Little City @ Center Java
    Posts
    4,241
    Thanks
    0
    Thanked 2 Times in 1 Post
    Rep Power
    31

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Trit jombie bangun...

    Quote Originally Posted by SandiW View Post
    Ngapain sih susah-susah nyari pengganti bumi yang juntrungannya belum jelas, lebih baik kita selamatkan bumi kita dari kerusakan dan menjaga populasi Manusia supaya Bumi masih dapat menampung manusia, sehingga kita tidak perlu susah susah cari pengantinya, ibarat kata home sweet home, no place like home, like our beloved earth.
    nah gw setuju ama ide yg ini.....Save Our Earth....pas bener tu si bro postingnya pas lagi HARI BUMI (kemaren)....
    My Record
    Hidden


  2. #52
    Join Date
    Jul 2005
    Location
    bandung nan cantik
    Posts
    2,030
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    19

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    lebih baik bersiap dr pd menyesal,
    mungkin karena itulah kita selalu ketinggalan dg negara2 yg well prepared

  3. #53
    Join Date
    Sep 2005
    Location
    Tomang Castle
    Posts
    1,043
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    16

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Ada sedikit cerita menarik mengenai masa depan tata surya dari wikipedia...

    Hehe... kalo menurut skenarionya, mau gak mau suatu ketika nanti umat manusia mesti pindah dari bumi kalo pengin selamet...
    source: http://en.wikipedia.org/wiki/Formati...e_Solar_System

    Jadi singkatnya begini...

    1 milyar tahun lagi dari sekarang...
    Hidrogen yg ada di matahari semakin lama makin menipis jumlahnya karena terus menerus diubah jadi helium, dan pada saat akan mendekati akhir hayatnya, matahari justru akan menghamburkan lebih banyak lagi hidrogennya yg tersisa... (wew.. ibaratnya milyarder yg menghambur2kan uangnya untuk pesta pora karena tau ajalnya udah dekat... )

    akibatnya matahari pun makin tambah puanass, dimana akibatnya suhu permukaan bumi pun ikutan naik. Air laut lalu akan menguap besar2an & menimbulkan 'efek rumah kaca' yang akan makin memperparah keadaan, sampai di suatu titik dimana bumi menjadi terlampau HOT! Diperkirakan pada saat itu semua kehidupan di muka bumi bakal musnah... Bumi pada saat itu akan memiliki kondisi yg mirip dengan planet VENUS sekarang ini...
    whoops, tapi santai aja, itu kira2 baru terjadi sekitar 3,5 milyar tahun dari sekarang....

    TAPI, pada saat itulah muncul alternatif bumi yg baru: MARS
    Yep, temperatur planet mars yg di masa sekarang masih dianggap terlampau "ekstrem" untuk memulai kehidupan, secara berangsur2 menghangat seiring peningkatan temperatur matahari... Karbondioksida & air yg sebelumnya membeku di dalam tanah mencair & naik ke atmosfirnya, menciptakan greenhouse effect dan menyetabilkan temperatur permukaan planet (ini mirip seperti yg dialami Bumi di masa awal pembentukannya) sampai akhirnya mencapai kondisi kira2 mirip dengan bumi sekarang ini.

    But that's not for very long either...
    sekitar 5,4 milyar tahun lagi, inti matahari akan menjadi sangat panas, dan selubung mantel luarnya berekspansi ke luar, menyebabkan ukuran matahari bertambah secara ekstrim... pada saat itu matahari berubah menjadi tipe bintang yg dinamakan Red Giant... yaitu bintang berukuran raksasa yg berwarna merah terang



    7.5 Milyar tahun lagi, matahari akan terus berekspansi hingga radiusnya >250 kali ukuran sekarang. Diperkirakan planet bumi di waktu ini pun ikut lenyap ditelan permukaan matahari yg terus membengkak...
    Matahari akan tampil sebagai bintang yg luar biasa terang (tingkat kemilaunya 2700 kali lebih terang dibanding sekarang) walaupun suhu di permukaannya akan lebih dingin. Aktifitas solar wind & solar flare di sekitar permukaannya akan berlangsung gila-gilaan, mengakibatkan matahari akan kehilangan 30% massanya. Bisa dibayangkan betapa tidak amannya perjalanan luar angkasa di sekitar tata surya pada saat itu.... terus2an digempur "badai plasma" dari matahari...

    Di waktu ini munculah kandidat "the Next Earth" berikutnya: TITAN
    Saat itu, diperkirakan bulan terbesar Saturnus ini akan mencapai temperatur yg memungkinkan kehidupan terus dilangsungkan...

    tapi sementara permukaan luarnya terus membengkak, inti matahari jadi sedemikian panas sampai dimungkinkannya reaksi fusi helium (saat ini elemen hidrogen di matahari sebagian besar telah berubah jadi helium). Saat pembakaran helium ini berlangsung, ukuran matahari mendadak akan kembali menyusut. Pembakarannya berlangsung sangat singkat menurut ukuran umur bintang, yaitu sekitar 30 juta tahun (dibandingkan fusi hidrogen yg berlangsung milyaran tahun)

    Setelahnya, matahari akan kehabisan bahan bakar...
    lalu seporsi besar massanya yg berupa sisa2 plasma gas akan terhambur ke jauuuh ke luar...
    pada waktu ini hamburan plasmanya akan membuat tata surya kita jadi terlihat seperti sebuah nebula...



    soo... beautiful, isn't it?

    berbeda dg "supernova", semburan plasma ini sendiri diperkirakan "tidak mematikan", dalam arti tidak merusak planet2 yg dilewatinya...

    Setelah ini, yg kemudian tersisa di matahari adalah intinya. Inti yg tinggal berisi sekitar 50% massa matahari ini lalu mengerut jadi kecil banget, kira2 diameternya nggak lebih besar dari bumi & menjadi sebuah obyek yg dinamakan "white dwarf" atau istilah nggak kerennya "cebol putih". Pada fase ini, matahari berangsur2 mendingin dan sinarnya akan menjadi sangat redup. Inilah kira2 akhir dari matahari kita. Tata surya secara bertahap berubah menjadi seperti kota mati yg dingin & gelap gulita..

    Konsekuensi lainnya, gravitasi yg mengikat tata surya pun berkurang, orbit planet2 merenggang dan semua planet menjadi terlampau sunyi & beku untuk bisa meneruskan segala bentuk kehidupan...

    Yah.. anggap saja pada saat itu manusia sudah menemukan sistem tata surya lain di suatu tempat entah dimana untuk melanjutkan peradaban...



    -ok cerita selesai-




    nb: kalo ternyata sebelum itu semua terjadi udah kiamat duluan, ya.. lain lagi ceritanya

  4. #54
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Surabaya
    Posts
    3,096
    Thanks
    14
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    18

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    @ rajatomangzz : Wah keren2... Tapi rasanya kita udah ndak ada lagi di masa-masa itu kalaupun bumi nggak kiamat.


    Review Camcorder Terbaru dari SONY yang Dilengkapi dengan Projector !
    Sony DCR-PJ5E

    Review Flashdisk Transcend Mungil nan Kuat
    Transcend T3S

    Review HDD Portable terbaru Buffalo dengan dukungan USB 3.0
    Buffalo MiniStation 1TB 3.0 (PCTU3)


  5. #55
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Pankcoran
    Posts
    255
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    9

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Wah 3,5 milliar tahun lagi, manusia saja baru ratusan ribu tahun menguasai bumi, bumi sudah hancur dan mendekati ajal untuk menopang kehidupan, tetapi sesuai pepatah, live will go on, kehidupan akan tetap berlangsung hanya pengusa dan bentuknya saja yang berubah serta menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.
    Mungkin masa sekarang manusia menguasai Bumi, tetapi bisa saja masa yg akan datang kekuasaan manusia bisa di gantikan oleh mahluk lain seperti serangga atau reptil seperti masa lalu.

  6. #56
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Bandung
    Posts
    10,046
    Thanks
    2
    Thanked 16 Times in 5 Posts
    Rep Power
    48

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Bumi makin panas aja, di Bandung aja sekarang pas musim kemarau, siang hari bisa 30-33 derajat loh

    Planet yang mirip Bumi (struktur planetnya) sudah banyak ditemukan, tapi kondisinya rata-rata masih belum memungkinkan adanya kehidupan

    Ditemukan Planet Serupa Bumi yang Memiliki Air

    PARIS, KOMPAS.com — Para astronom telah menemukan sebuah planet serupa Bumi yang mayoritas permukaannya tertutup air. Planet itu berukuran lebih besar dengan radius 2,7 kali radius Bumi. Demikian diungkapkan dalam penelitian yang dipublikasikan dalam journal ilmiah Nature, Rabu (16/12/2009).

    Planet yang kemudian disebut "Bumi Super" itu berada sejauh 42 tahun cahaya di sistem tata surya lain. Adapun satu tahun cahaya adalah jarak yang bisa ditempuh cahaya dalam setahun atau sekitar 9.460.730.472.580.800 kilometer.

    Penemuan planet GJ 1214b itu merupakan langkah maju dalam usaha pencarian planet lain yang mirip Bumi. Demikian dikatakan Geoffrey Marcy, peneliti dari Universitas California. Meski begitu, menurut penelitian di Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian, planet yang baru ditemukan itu terlalu panas untuk bisa mendukung kehidupan.

    "Kepadatannya menunjukkan bahwa, meski tiga perempat bagiannya ditutupi air dan seperempatnya batuan, ada petunjuk bahwa planet itu memiliki atmosfer penuh gas," demikian dituliskan di laporan Nature. Suhu di sana diperkirakan antara 120 dan 280 derajat celsius, walau bintang di pusatnya memilki ukuran sekitar seperlima Matahari kita. Planet "Bumi Super" itu mengelilingi bintangnya yang kecil dan redup tiap 38 jam.

    Bila disejajarkan dengan planet luar atau exoplanet lain yang juga mirip Bumi, planet ini berukuran lebih kecil, lebih dingin, dan paling mirip dengan Bumi. Exoplanet adalah planet yang berada di luar sistem tata surya kita.

    Mengenai keberadaan air di sana, disebutkan bahwa air itu kemungkinan berbentuk kristal yang terjadi akibat tekanan 20.000 kali lebih besar dibanding tekanan di atas permukaan laut Bumi.

    Dibanding planet temuan lain, misalnya CoRoT-7b yang mengelilingi sebuah bintang amat panas, planet baru ini relatif jauh lebih dingin. CoRoT-7b memiliki kepadatan mendekati Bumi (5,5 gram per sentimeter kubik) dan sepertinya berbatu, sementara GJ 1214b sepertinya hanya memiliki kepadatan 1,9 per sentimeter kubik. Menurut peneliti, mengingat kepadatan planet yang sedemikian rendah, pasti ada air dalam jumlah besar di sana

    Sumber: http://sains.kompas.com/read/2009/12...g.Memiliki.Air.
    Planet Mirip Bumi Ditemukan di Luar Tata Surya

    BEIJING, KOMPAS.com — Beberapa ahli astronomi telah menemukan planet berbatu di luar sistem tata surya kita, dengan kepadatan yang terbukti sama dengan Bumi, demikian laporan studi oleh satu tim Eropa.

    Planet itu, yang dikenal sebagai COROT-7b, ditemukan pada Februari tahun ini oleh teleskop antariksa Eropa, COROT, yang telah melacak bintang tersebut yang diputarinya.

    Planet itu berjarak sekitar 500 tahun cahaya dari Bumi di dalam gugus bintang Monoceros, Unicorn. Meskipun para ilmuwan telah mencari kehidupan di langit dalam waktu cukup lama, ada dugaan bahwa satu planet memerlukan permukaan padat untuk menunjang kehidupan.

    Dari lebih 300 exoplanet yang dikenal, itu adalah planet pertama yang ditemukan yang tidak besar dan mengandung gas.

    Temuan mengenai planet berbatu dengan kepadatan seperti Bumi membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menemukan planet lain yang serupa dengan planet kita.

    Meskipun planet itu sangat panas dan kekurangan air berarti tampaknya planet tersebut tak bisa menampung kehidupan, para ilmuwan mengatakan, hal itu tetap menjadi satu langkah penting karena itu memperlihatkan planet berbatu benar-benar ada.

    Temuan tersebut akan diterbitkan di dalam jurnal Astronomy and Astrophysics, terbitan 22 Oktober.

    Sumber: http://sains.kompas.com/read/2009/09...uar.Tata.Surya
    Ditemukan Planet Mirip Bumi Mengorbit Bintang seperti Matahari

    PARIS, RABU — Satelit pemburu planet asing milik Perancis, COROT, berhasil merekam sebuah planet baru di luar tata surya. Ukurannya tak lebih dari dua kali ukuran Bumi dan termasuk planet asing terkecil yang pernah ditemukan.

    Planet tersebut mengorbit bintang yang mirip Matahari dan kemungkinan termasuk planet padat seperti Bumi. Penemuan planet padat termasuk mengejutkan karena, dari 300-an planet asing yang terdeteksi, hampir semuanya berupa gumpalan gas raksasa seperti Planet Jupiter.

    "Untuk pertama kalinya kami kebetulan mendeteksi sebuah planet yang berbatu seperti Bumi. Penemuan ini sangat penting dalam rangka memahami pembentukan dan evolusi planet kita," ujar Malcolm Fridlund, Ketua Ilmuwan COROT dari Badan Antariksa Eropa (ESA).

    Obyek yang diberi nama CoRot-Exo-7B terletak begitu dekat dengan bintang induknya yang berada 457 tahun cahaya dari Bumi (1 tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer) sehingga permukaannya terbakar. Suhu di permukaannya sangat panas sehingga diperkirakan berupa lava pijar atau uap air dengan konsentrasi tinggi antara 1.000 hingga 1.500 derajat Celsius.

    Planet tersebut mungkin tersusun dari setengah batu dan setengah air. Jadi, pantas kalau planet tersebut disebut "planet sauna" mengingat betapa panasnya suhu di permukaannya. Dengan suhu sebesar itu, kehidupan hampir dikatakan mustahil.

    Para astronom Perancis dan Badan Antariksa Eropa (ESA) mendeteksi keberadaan planet itu saat posisi transit. Teleskop yang dibawa COROT mendeteksi kedipan cahaya akibat gerakan planet di depan bintangnya. CoRot-Exo-7B menempuh lintasan yang sangat cepat. Satu tahun di sana setara dengan 20 jam di Bumi.

    Dengan teknik tersebut, para astronom dapat memperkirakan ukuran planet tersebut. Planet tersebut jelas bukan planet gas meskipun belum diketahui massanya. Namun, diperkirakan antara 5,7 hingga 11 massa Bumi.

    Sumber:
    http://sains.kompas.com/read/2009/02...perti.Matahari
    Saya rasa dengan seiring perkembangannya teknologi, suatu saat nanti kita dapet menemukan planet yang bisa ditempati

    Saya sih lebih tertarik dengan Mars, karena Mars masih menyimpan segudang misteri, mungkin saja ratusan juta tahun yang lalu sebelum manusia ada dipermukaan Bumi, kondisi Mars seperti Bumi

    Embun Terekam di Permukaan Mars



    FOTO-FOTO hasil rekaman robot Pheonix Mars Lander yang mendarat dekat kutub utara Mars memperlihatkan bulatan-bulatan kecil yang menyerupai embun. Ini merupakan bukti-bukti baru yang menguatkan keberadaan air di Mars.

    Titik-titik air itu tampak di dekat titik pendaratan robot berkaki tiga itu. Foto-foto yang dibuat Phoenix Mars Lander memperlihatkan bulatan-bulatan yang terbentuk, saling menyatu, dan menetes di kaki-kakinya.

    "Benda tersebut mungkin lumpur bergaram yang muncrat saat wahana tersebut mendarat," ujar Nilton Renno, kepala ilmuwan misi Phoenix dari Universitas Michigan, AS. Phoenix mendarat pada akhir Mei lalu dan telah membuktikan adanya es di bawah lapisan Mars.

    Jika benar perkiraan Renno, garam di lumpur tersebut mungkin kemudian menyerap uap air di atmosfer Mars. Hal inilah yang dapat menjelaskan mengapa terbentuk titik-titik air.

    Menurut Renno, gelembung-gelembung tersebut dapat bertahan dalam bentuk cair meski di suhu sangat rendah karena tanah Mars kaya senyawa perklorat. Senyawa tersebut mirip dengan garam antibeku yang dipakai untuk mencairkan salju di jalanan di musim dingin.

    Sayangnya, foto yang diambil Phenix beresolusi rendah sehingga tidak dapat menujukkan bagian secara detil. Setidaknya, rangkaian foto tersebut telah memperlihatkan sifta air.

    "Penemuan air dalam bentuk cair seperti ini memperkuat kemungkinan bahwa Mars dapat dihuni makhluk hidup," ujar Renno.

    Sumber: http://sains.kompas.com/read/2009/02...Permukaan.Mars
    Bukti Pertama Ada Danau di Mars



    WASHINGTON, KOMPAS.com — Ngarai dalam dan panjang serta bekas pantai barangkali merupakan bukti paling jelas mengenai keberadaan danau di permukaan Mars. Menurut beberapa ilmuwan, Rabu (17/6), diduga danau itu pernah berisi air, tetapi kini sudah kering.

    Gambar dari sebuah kamera yang disebut High Resolution Imaging Science Experiment di pesawat Reconnaissance Orbiter menunjukkan air memotong ngarai sepanjang 50 kilometer. Demikian diungkapkan tim di University of Colorado, Boulder.

    "Danau itu diduga memiliki ukuran 200 kilometer persegi dan kedalaman 450 meter," tulis para peneliti tersebut di jurnal Geophysical Research Letters dan dilansir Reuters.

    Sekarang tak ada perdebatan bahwa air memang ada di permukaan Mars; robot peneliti telah menemukan es. Juga ada bukti bahwa air mungkin masih merembes ke permukaan dari bawah tanah, kendati air itu segera hilang akibat cuaca dingin, atmosfer tipis Planet Merah tersebut.

    Beberapa ilmuwan mengenai planet juga telah melihat apa yang boleh jadi merupakan tepi sungai raksasa dan laut, tetapi sebagian bentuk itu juga dapat diperdebatkan dan diduga terbentuk oleh longsoran tanah kering. "Ini adalah bukti pertama yang tak meragukan mengenai garis pantai di permukaan Mars," kata Gaetano Di Achille, yang memimpin studi tersebut.

    "Pengidentifikasian jalur pantai dan bukti ekologi yang menyertai memungkinkan kami menghitung ukuran dan volume danau itu, yang tampaknya terbentuk sekitar 3,4 juta tahun lalu," kata Di Achille dalam satu pernyataan.

    Air adalah kunci bagi kehidupan dan para ilmuwan mencari dengan sia-sia bukti mengenai kehidupan, baik pada waktu lalu, maupun sekarang, di Mars. Keberadaan air di planet itu juga dapat bermanfaat bagi penelitian manusia pada masa depan. "Di Bumi, delta dan danau adalah pengumpul yang sangat bagus dan pelestari tanda kehidupan masa lalu," kata Di Achille. "Jika kehidupan pernah ada di Mars, delta mungkin menjadi kunci guna membuka rahasia biologi masa lalu di Mars," kata Di Achille.

    "Bukan hanya penelitian ini membuktikan bahwa ada sistem danau yang lama hidup di Mars, tapi kita juga dapat melihat bahwa danau yang terbentuk setelah kondisi hangat, basah, diduga telah hilang," kata asisten profesor, Brian Hynek.

    Danau tersebut barangkali telah menguap atau membeku selama perubahan iklim singkat. Demikian dikatakan para peneliti itu. Airnya diduga telah berubah menjadi uap. Tak seorang pun mengetahui apa yang mengubah Mars dari planet yang hangat dan lembab menjadi seperti sekarang: gurun beku tanpa udara.

    Sumber: http://sains.kompas.com/read/2009/06....Danau.di.Mars



  7. #57
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    Medan
    Posts
    220
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    10

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?




    Gimana ya rasanya hidup di planet lain ?




  8. #58
    Join Date
    Jun 2006
    Location
    SEMARANG
    Posts
    138
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    11

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Pernah ga kepikiran bahwa kita ini bukanlah makhluk cerdas pertama di alam semesta, mungkin jauh sebelum ada manusia di muka bumi, ada ras allien yang mengalami bencana di planetnya sehingga mereka mencari tempat tinggal untuk kelangsungan rasnya? Kalau melihat kecerdasan manusia, di bumi ga ada makhluk yang bisa/hampir menyamai kemampuan manusia dalam hal kecerdasan.

    Apakah kita adalah generasi penerus dari ras yang terancam musnah dari planet lain??

    Just intermezzo.....

  9. #59
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    Medan
    Posts
    220
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    10

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Quote Originally Posted by vianart06 View Post
    Pernah ga kepikiran bahwa kita ini bukanlah makhluk cerdas pertama di alam semesta, mungkin jauh sebelum ada manusia di muka bumi, ada ras allien yang mengalami bencana di planetnya sehingga mereka mencari tempat tinggal untuk kelangsungan rasnya? Kalau melihat kecerdasan manusia, di bumi ga ada makhluk yang bisa/hampir menyamai kemampuan manusia dalam hal kecerdasan.

    Apakah kita adalah generasi penerus dari ras yang terancam musnah dari planet lain??

    Just intermezzo.....

    Iya gan, saia juga sering kepikiran seperti itu...


    Malah saia juga pernah kepikiran begini : (ini hanya pemikiran saia yg tak seberapa, mohon maaf bila tidak berkenan. No Sara).

    Antara sang pencipta dengan kita manusia, ibarat seperti kita dengan game yg kita mainkan ( misalkan The Sim, atau apa lah...)

    Kita saat ini adalah game yg sedang dimainkan oleh sang pencipta. Dan sebelumnya, dah banyak game-2x lain yg telah dimainkan...

    Asal muasal kehidupan = Game baru diinstall...
    Kisah Nabi-2x = Tutorial game nya...
    Kiamat = Gamenya di hapus buat install game baru. Atau gamenya dah tamat...

    Au ah, pusing saia mikirinnya...


  10. #60
    Join Date
    May 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,028
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Re: Kandidat pengganti Bumi ?



    Quote Originally Posted by Vioncee View Post


    Mau pilih yang mana? he3.....
    Jawaban iseng aja, walau benernya menurut gw, harapan pindah planet itu hampir nggak mungkin. Bagaimana pendapat CHIPers?
    setuju sama commentnya TS, bumi and only bumi..



 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts