O .... gitu ya, windowsnya bisa/suka crash.
Selama ini sih data gw di tempat lain, dan windows nge-re-fresh sendiri![]()
O .... gitu ya, windowsnya bisa/suka crash.
Selama ini sih data gw di tempat lain, dan windows nge-re-fresh sendiri![]()
Untuk yang dominan, sebaiknya gunakan HDD eksternal yg mempunyai kapasitas cukup untuk membackup seluruh partisi (jika perlu). Namun sebenarnya membackup seluruh partisi tidak terlalu diperlukan. Partisi Windows adalah yang terpenting (PRIMARY TARGET) untuk diselamatkan...
Nih prakteknya:
Saya punya notebook merek ACER yang mempunyai kapasitas HDD sebesar 80 GB, 30 GB untuk partisi Windows (XP). Saya telah menginstalasi berbagai macam software hingga berjumlah 100 lebih, dan 170 update dari Autopatcher. Driver2 hardware diantaranya chipset, GPU, WiFi, card reader, webcam, scanner, printer, eksternal DVD-RW, TV tuner, modem 3.5 G. Konfigurasi-konfigurasi Windows diantaranya service2 yang ku disable, pengelompokan program di menu start, ikon-ikon customisasi, tema Windows Vista dari Bricopack, konfigurasi desktopsidebar terhadap 12 RSS feeds, update-update seluruh program keamanan (3 antivirus, 1 firewall, 2 antispyware), dan konfigurasi entry startup Windows.
See my desktop here:
Large
http://i81.photobucket.com/albums/j2...DesktopOwn.jpg
Small
My Customized Start Menu (grouping)
Kalo anda bayangkan, bagaimana jadinya kalo saya harus menginstall ulang Windows yang udah diutak-atik hingga tampilan manis sesuai selera saya. Tentu tidak kebayang bukan apa harus saya lakukan untuk semua update2 dan driver2 tersebut, apa lagi banyak yg didapat melalui Live Update.
Bayangkan 1 tahun saya menjaga Windows tersebut agar tetap fit namun hancur hanya dalam beberapa detik. Saya harus mengulangi semua yang telah saya lakukan mulai dari instalasi 100+ program, 170 update, konfigurasi macam2 (tema, ikon, RSS) dan lain-lain. Waktu yang dibutuhkan akan mencapai berhari-hari bukan? Bagaimana jika hal ini terjadi disaat mendadak...?!?! Atau disaat genting?!
Saya membackup seluruh partisi di dalam HDD notebook menggunakan NERO BACKITUP 2, dengan menggunakan opsi "drive backup", memilih seluruh partisi, memilih fitur kompresi maksimal dan dienkripsi dengan password. Lalu memilih backup target yaitu HDD eksternal gw yang berkapasitas 250 GB khusus utk backup. Selanjutnya proses backup berjalan, menunggu sekitar 2 jam lebih baik daripada install ulang bukan?
Untuk proses recoverynya juga sangat gampang, bulan lalu Windows saya pernah terserang virus lokal yang bersifat mengubah ikon dan men-disable seluruh fitur penting Windows (run, task manager, dll), ditambah Windows gagal login. Untungnnya 2 hari yang lalu saya telah mem-backup partisi Windows. Pertama dengan memasukkan CD bootable yg disediakan Nero melalui software BACKITUP utk membuat CD bootable ke dalam drive notebook. Boot dan interface backup via DOS muncul, dengan memilih opsi recovery lalu memilih lokasi file backup (tentunya HDD backup telah tercolok), proses recovery berjalan kurang dari 2 jam, selesei dan Windows kembali normal seperti 2 hari yg lalu sebelum terserang virus, sesegera mungkin saya menscan HDD notebook dan mebunuh virusnya yg ternyata berada di folder yang terhidden.
Meskipun ACER telah menyediakan backup berupa CD bentuk bundle, namun itu merupakan CD utk merecovery partisi Windows kembali ke sediakala saat baru dibeli (notebooknya). Setara dengan install ulang namun software bundle dan seluruh driver utk unit notebook telah ikut terinstalasi bersama.
Untuk itu melakukan BACKUP terhadap partisi Windows dan data2 anda sangatlah PENTING...!!! Jangan sepelekan fenomena "install ulang aja deh".
BACKUP YOUR DATA BEFORE ITS DAMAGED...!!!!
Last edited by tridentcore; 20-09-2007 at 11:05.
ID YM: tridentcorequadv4 - Protected by Norton AntiVirus 2012
Windows 7 support @ Windows 7 discussion thread
tridentcore.com - J|A|G|A|T - R|E|V|I|E|W
BLOATWARE HATER - FREEWARE HUNTER
CHIPer Surabaya
windows gwe dah berumur 1 tahunan nih, lom di INUL lagi.
tapi masih tetep kenceng kok, proccess cuman 16.
visit my devious gallery at DeviantART
dah ketemu, case ME-75 non-ori, thx all.
asli lagu themenya point blank
Waduh udah beda banget bro... Saya kan power-user yang sering utak-atik setting dan konfigurasi Windows, install software macem2 dan sebagainya.
Process-ku aja mencapai 59 process, dan 20 entry startup.
Kebanyakan user-user yang sering uta-atik dan suka install macem2 sering mengalami masalah, biarpun masalah driver ataupun kompabilitas software yang menyebabkan Windows error atau lebih parah crash!
Fungsi BACKUP melindungi dari para user2 tersebut agar tidak repot harus install ulang Windows mereka.
BACKUP DATA SEBELUM MASALAH MENIMPA WINDOWS
tips yg bermanfaat...cuma sekedar saran bro..tulisannya standar aja ga usah gede2 dan di bold masih bisa kebaca kok....![]()
hmmm share yang baik...
tapi font ga usah sebesar dan tebal gitu juga gapapa kok..
@TS/tridentcore
bro.. yang direstore oleh si software backup itu sekedar datanya ato beserta informasi partisinya? (misalkan saya membackup partisi sebesar 15gb trus pada saat restore membutuhkan partisi 15 gb??)
Ada dua tipe backup yang dapat dilakukan oleh Nero BackItUp 2, FILE BACKUP dan DRIVE BACKUP.
File Backup merupakan metode standar untuk mengamankan data-data2 pribadi mulai dari gambar, foto, musik, video, file laporan (Office file), dan lain-lain. Nero BackItUp 2 akan menyatukan seluruh file tersebut ke dalam format backup Nero yaitu .DAT, user dapat memilih opsi mengkompresi file tersebut agar dapat menghemat kapasitas atau memberi pengaman berupa enkripsi (password).
Drive Backup, metode ini adalah yg paling sering saya gunakan untuk mengamankan partisi Windows. Buat bro Weizz, untuk Nero BackItUp ukuran partisi saat sebelum dan sesudah dibackup atau restore tidak boleh berubah sedikitpun karena jika pada saat ingin merecovery partisi Windows yang sudah berubah ukurannya akan menyebabkan Nero mengeluarkan peringatan berupa "ILLEGAL MEMORY ACCESS", karena partisi yang dulu dikenal telah berubah sehingga Nero BackItUp 2 menolak untuk melakukan recovery.
Untuk merestore ke partisi yang lebih besar dapat menggunakan Norton Ghost yaitu dengan fitur "Copy My Hard Drive". Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang ingin meng-upgrade kapasitas HDD tanpa menginstalasi ulang Windows.
Wuih...nice thread..!!
Kebuka pikiran gw yang selalu mengandalkan kata "install ulang aja..." hehehehe
Tapi yg jadi pertanyaan gw,klo kita ganti hardware, misal MB or Prossesor, AFAIK kita harus install ulang OS-nya kan..?!? CMIIW
Hidden
Nah ini yang menjadikan fenomena "install ulang aja deh" semakin menguat. Jawabannya TIDAK PERLU!!! Apakah pernah ganti GPU harus instal ulang? Seluruh urusan gonta-ganti hardware tidak harus merujuk ke urusan "install ulang".
Kalau misalnya bro wirro.sableng sudah ganti motherboard, toh Windows tetap booting namun pada saat selesei logon, Windows akan melaporkan bahwa ada hardware baru, install driver untuk hardware yang bersangkutan dan beres...
Masa kalo mobil kita mo ganti mesin musti di bongkar total? Ampe tingal per piece gitu... Gak mungkin kan?
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks