oh iya saya meminta kepada pihak IM2 untuk menurunkan jargon2 ITnya untuk berdiskusi disini....jangan cuman CS yang diturunin... CS mah cuman kopi paste.... krn udah standar jawabannya gitu
![]()
oh iya saya meminta kepada pihak IM2 untuk menurunkan jargon2 ITnya untuk berdiskusi disini....jangan cuman CS yang diturunin... CS mah cuman kopi paste.... krn udah standar jawabannya gitu
![]()
intinya, wahai Indosat, bahwa kami terlalu pintar untuk kalian bodohi!
wah setelah berkeliling ke kaskus dan akhirnya ke forum ini, ternyata banyak juga yang mengalami "keadaan" yang sama ya. Saya jg berlangganan IM2-cable-"UPTO-384kbps" dan mengalami keadaan yang sama sejak pertengahan bulan Februari ketika saya awal pasang...
kalo telpon ke hotline cs nya, malah beda lagi jawabannya.... ada yg bilang kalo saat ini lg ada gangguan di IM2 nya.. bahkan ada juga yang bilang kalo koneksi internasional sebesar maksimal 90kbps selama 24jam adalah NORMAL. nah lo.. ini aku yang salah langganan apa ya? heheh...
yah kalo diitung2 dah cukup banyak juga saya "menyapa" hotline CS-Indosat.
Jadi malu sama mba firna neeh..
nb: mba nomer telponnya ada? PM ya...![]()
sama juga, lambat benar koneksi ke luar...
@cableim2.bdg : Kebijakan yg aneh banget...
Kalau di rumah saya ada beberapa komputer masak gak boleh di share ?
Misalkan ada komputer anak, istri, dan komputer kerja, di dalam satu rumah yang sama tidak masuk diakal untuk berlangganan corporate hanya karena di share?
Harusnya selama tidak diperjual belikan enggak masalah di share, bandwidthnya ke Indosat toh tetap sama saja.
seandainya saja saya belum pernah menelepon ke 08001900900
tentu surat tanggapan dari Firna ini saya anggap adalah tulisan seorang anak kecil ato orang iseng yang mencoba-coba membohongi konsumen/masyarakat kota bandung.
Akan tetapi, jikalau anda sudah mencoba menelepon ke CS IM2, tentu sering menerima layanan yang sama MEMBODOHI nya dengan jawaban tersebut.
Ah, rupanya langkah kami kurang serius... selain berusaha membawa masalah ini ke publik media massa, mungkin ada baiknya kami melapor juga ke lembaga perlindungan konsumen. Hal ini tentu akan berlanjut ke jalur hukum. Tentu kami akan kalah ibaratnya kami hanya 300 orang sparta yang melawan ratusan ribu pasukan persia. Indosat adalah nama perusahaan raksasa di Indonesia. Kasus lumpur lapindo saja bisa dengan mudah ditekuk. Jangan-jangan indosat tidak mau kalah pamor dengan bakrie group. Trus mencoba-coba melawan publik dengan kesewenang-wenangannya.
Langkah pertama, para pelanggan cable internet wilayah bandung....
Ya saya setuju dengan pendapat ini, coba tolong....siapa pun, yang bisa menjelaskan bagaimana caranya pembagian jaringan dalam rumah bisa mempengaruhi bandwidth IM2???
sekali lagi saya mohon penjelasannya.....
nah lho pada kesini smua hahaha
iyalah bro, kita terpaksa kesini, di tempat asal kita tidak pernah didengarkan. untung ada sub-forum indosat m2 represented ini. jadi kita merasa tertolong sekali...
![]()
Saya kira biasanya ISP cable melarang user sharing karena bandwidth yang mereka berikan ke user sudah di share oleh mereka.
Misalnya bandwidth 384kbps ratio 1:10. Kalau saja masing2 user menggunakan 10 PC, maka secara total rationya jadi 1:100. Saya kira itu alasan mereka melarang share.
Tapi sebetulnya dengan 1 PC pun seorang user bisa menyedot bandwidth besar kalau lagi download (apalagi kalau pakai download accelerator). Semua modem punya kemampuan >4mbps.
Jadi melarang PC user dishare sebenarnya tidak ada gunanya.
Saya kurang suka dengan koneksi cable, kalau di sisi client ada 1 aja user lain yang sedang download pakai download accelerator, habislah bandwidth kita.![]()
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks