Liberalisasi Ketenagalistrikan?? - Page 7
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

Closed Thread
Page 7 of 8 FirstFirst 1 2 3 4 5 6 7 8 LastLast
Results 61 to 70 of 73

Thread: Liberalisasi Ketenagalistrikan??
  
Bookmark and Share

  1. #61
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,681
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    21

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by testakraze View Post
    gua kaya gini cuma bisa pasrah

    apa kita persilakan pemerintah menaikan harga listrik aja?
    mampus... mampus deh...
    bukan cuman listrik, masalah bangsa dan negara juga seperti itu. Namanya juga pemerintah. 'Paling2' kalau rakyat gak puas Revolusi.

    Quote Originally Posted by kathmandude View Post
    Kalo para developer yg mbangun perumahan mau sedikit berimprovisasi
    bisa aja dilaksanakan, setidaknya dlm 1 kompleks perumahan dibuat septic tank terpusat.
    Sekarang aja harga2 perumahan2 udah melambung tinggi Kemarin2 melambungnya harga perumahan karena BBM Naik .. transprortasi bahan bangunan mahal, eh setelah BBM turun, harga juga tidak turun juga. Ternyata developer sudah 'pewe' dengan harga segitu..

    Quote Originally Posted by djantjoek View Post
    Yup Bro, emang akan membutuhkan ruang yg sangat besar, tapi sama aja kan dengan ruang untuk TPA kayak bantar gebang? "Reaktor"-nya ga harus super gede, tapi gede2 dalam jumlah banyak. Malah bagus karena malah bisa menjamin kontinuitas ketersediaan suplai gas ke generator listrik karena bisa dioperasikan dgn mode batch semi-kontinyu. Wow... ayo Indonesia, masa kalah sama India... malah India bisa produce CNG (Compressed Natural Gas) lho... Ayo, kita lawan sugar mill India dgn Sh*t mill Indonesia. Hahahaha...

    http://news.mongabay.com/bioenergy/2...e-bio-cng.html
    Jangankan seperti itu bro, TPA Bantar Gebang aja mau dijadikan percontohan untuk pengolahan sampah terpadu aja diprotes oleh penduduk sekitar nya. Seperti kita tahu, bahan plastik kan tidak bisa diurai oleh tanah.
    Last edited by simply_bre; 18-09-2009 at 12:48.




    still working very hard for everything !

    Hidden

  2. #62
    Join Date
    Jul 2005
    Location
    On Duty over OffShore
    Posts
    6,795
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    37

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    plastik mah dari minyak bumi, kudu didaur ulang aja ..

    kalo ga salah baca, di daerah peternakan di BATU-malang, udah pake sistem integrasi untuk pengolahan kotoran sapi, menjadi energi buat masak

    ga tau apakah udah dikembangkan untuk sumber jadi sumber energi listrik

    untuk daerah yang ada aliran sungai .. bisa manfaatin mini PLTA, setidaknya 2000-3000watt untuk penerangan desa ... pernah lihat di tivi

    keluhan user PLN

    Hidden



    Your MacOS in Your PC?, Find Out More Here!

    ( MeRakit, Installer dan Merawat )

  3. #63
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,681
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    21

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by hendito View Post
    plastik mah dari minyak bumi, kudu didaur ulang aja ..

    kalo ga salah baca, di daerah peternakan di BATU-malang, udah pake sistem integrasi untuk pengolahan kotoran sapi, menjadi energi buat masak

    ga tau apakah udah dikembangkan untuk sumber jadi sumber energi listrik

    untuk daerah yang ada aliran sungai .. bisa manfaatin mini PLTA, setidaknya 2000-3000watt untuk penerangan desa ... pernah lihat di tivi

    keluhan user PLN

    Hidden
    betul, untuk penerangan. Pembangkit2 mikro seperti ini IMO kurang signifikan dalam rangka menggerakkan ekonomi bangsa dan cenderung memenuhi kebutuhan non-produktif

    di link di atas, itu protes ke pemerintah kali apa mau di swastanisasi aja pemerintahnya j/k

  4. #64
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    260
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    5

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by simply_bre View Post
    Jangankan seperti itu bro, TPA Bantar Gebang aja mau dijadikan percontohan untuk pengolahan sampah terpadu aja diprotes oleh penduduk sekitar nya. Seperti kita tahu, bahan plastik kan tidak bisa diurai oleh tanah.
    Yah soalnya masyarakat sekitar dah skeptis dulu dgn rencana pemerintah. Biasa proyek nilai M yg direalisasikan tinggal JT, sehingga ga sempurna designnya. Efeknya yah ga sempurna hasilnya. Ga ada yg mau hidup dgn bau sampah setiap harinya.

    Kalo saja masyarakat mau tertib misahin sampah organik dan non organik, sampah akan menjadi sesuatu yg memiliki nilai jual kembali dan dgn cara yg tepat, memiliki harga yg lebih tinggi lagi. Kalo dah kaya gini, ga bakalan ada yg nolak deh... kecuali orang yg ga ngerti

  5. #65
    Join Date
    Feb 2007
    Location
    Kost (home sweet home)
    Posts
    6,572
    Thanks
    9
    Thanked 11 Times in 11 Posts
    Rep Power
    35

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    tahun depan listrik mau naik 20%?
    benaran?

    harus siap2 deh...
    Tashikame aeru kotoba wo kurete kamisama arigatou
    Thank you God for giving us words so that we can understand each other

    WD used to be a great hard drive company. Until they took an arrow to the knee.




  6. #66
    Join Date
    Nov 2004
    Location
    Earth : 0.459207,101.376379
    Posts
    2,215
    Thanks
    1
    Thanked 2 Times in 2 Posts
    Rep Power
    21

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by simply_bre View Post
    Kewajiban dulu baru menuntut hak. Kalau ini sih semua orang setuju. Kalau nunggak? ya daripada punya koneksi tetapi membayarnya telat, mending di kasih ke orang lain yang membutuhkan dan yang membayarnya tidak telat. Saya kira ini berlaku umum lah.

    Jangan sama seperti membeli beras jatah yang mengharapkan beras kualitas pandanwangi

    Sistim Pasca bayar, Seharusnya Hak dulu baru kewajiban. Kewajiban membayar seharusnya sesuai dengan Hak yang diterima.

    Jika Hak cuma dipenuhi setengah nya saja... kenapa harus membayar penuh.

    Dan Orang2 yang menolak membayar karena sudah bertahun-tahun merasa di curangi Oleh PLN.

    Silahkan anda berfikir...

    Kalau anda membahas antara hak dan kewajiban, ini lah kenyataannya. Hak pelanggan tidak di penuhi, Tapi kewajiban pelanggan DITAGIH MELEBIHI HAK YG DITERIMA.
    Last edited by R9600@550mhz; 30-09-2009 at 20:34.



  7. #67
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,681
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    21

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by djantjoek View Post
    Yah soalnya masyarakat sekitar dah skeptis dulu dgn rencana pemerintah. Biasa proyek nilai M yg direalisasikan tinggal JT, sehingga ga sempurna designnya. Efeknya yah ga sempurna hasilnya. Ga ada yg mau hidup dgn bau sampah setiap harinya.

    Kalo saja masyarakat mau tertib misahin sampah organik dan non organik, sampah akan menjadi sesuatu yg memiliki nilai jual kembali dan dgn cara yg tepat, memiliki harga yg lebih tinggi lagi. Kalo dah kaya gini, ga bakalan ada yg nolak deh... kecuali orang yg ga ngerti
    Susah kalo sudah skeptis seperti itu, prasangka buruk nya lebih gede dari pada usahanya. Kalau sudah seperti itu ya mau apalagi

    Quote Originally Posted by testakraze View Post
    tahun depan listrik mau naik 20%?
    benaran?

    harus siap2 deh...
    akurat gak nih, soalnya tiap tahun juga kabarnya ky gitu tapi tidak ada realisasi.

    Quote Originally Posted by R9600@550mhz View Post
    Sistim Pasca bayar, Seharusnya Hak dulu baru kewajiban. Kewajiban membayar seharusnya sesuai dengan Hak yang diterima.

    Jika Hak cuma dipenuhi setengah nya saja... kenapa harus membayar penuh.

    Dan Orang2 yang menolak membayar karena sudah bertahun-tahun merasa di curangi Oleh PLN.

    Silahkan anda berfikir...

    Kalau anda membahas antara hak dan kewajiban, ini lah kenyataannya. Hak pelanggan tidak di penuhi, Tapi kewajiban pelanggan DITAGIH MELEBIHI HAK YG DITERIMA.
    kalau meng quote mohon dibaca, karena reply saya merespon post dari bro hendito.. tapi it's ok lah

    IIRC, dari pengalaman ane ngontrak rumah dengan pasang sambungan baru. Awalnya kita bayar untuk PSB, narik kabel dan pasang meteran ini yang ane sebut kewajiban dulu sesudah itu hak untuk menggunakan. Setelah itu baru masuk hak anda untuk menggunakan aliran listrik nya, setelah itu kewajibannya untuk membayar. Di situlah letak kewajiban terlebih dahulu baru hak. Setelah itu anda membayar kewajiban tagihan bulanan, setelah itu anda dapatkan hak anda dan seterusnya.

    Kalau menolak kewajiban membayar siap2 dengan konsekuensi nya. It's your choice. Putus sambungan ya, contoh yang disebutkan oleh bro di atas.

    Maka dari itu, agar hak rakyat akan listrik ini terpenuhi, penyusunan tarif harga listrik ini harus keekonomian, apapun sebuah produk atau jasa itu dibentuk, pasti akan ada harga keekonomian. Yang terjadi saat ini, karena harga sudah ditentukan dan tidak mencerminkan harga keekonomian ya seperti ini lah adanya. Dan ini sudah terjadi semenjak kenaikan harga Minyak dunia yang gila2an Ibarat penyakit, sekarang sudah tahap kambuhan. Salah rakyat? jelas bukan, salah pengelola? dalam hal ini PLN? saya kira tidak.

    Dan sekarang mau di liberalisasi melalui UU ini? hak nya bisa di dapatkan, dengan harga yang mencekik..

  8. #68
    Join Date
    Feb 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    5,442
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    32

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    susah dah kalo bahas listrik, anda ingin supaya listrik bisa dikonsumsi oleh hajat hidup orang banyak termasuk rakyat miskin, tapi dengan melakukannya sama artinya menjual listrik murah bersubsidi yang berarti adalah kebangkrutan dari PLN, PLN selalu merugi, kalo begini mereka juga ga akan bisa jadi perusahaan listrik maju, masa tiap tahun cuma jadi parasit buat APBN, udah gitu sebagian besar masih pake minyak sebagai pembangkitnya (hareee geneee??)

    kalo gue malah sangat setuju dengan adanya perusahaan lain selain PLN untuk mengatur kelistrikan, abisnya udah puluhan tahun masih flat aja ni perusahaan, tapi syaratnya harus LOKAL punya, masa swasta cuma boleh bikin pembangkit.. ngebolehin swasta gue anggep sebagai tantangan buat PLN supaya lebih maju lagi, kalo monopoli terus ya, "ah ga ada saingan, nyante aja", coba liat contoh PT.Pos Indonesia, efek monopoli bener2 kerasa kan ama "service" mereka, sekali gue coba kirim barang pake Pos, ke bandung aja 1 minggu, pake Tiki 2hari, tapi liat entar setelah UU monopoli PT.Pos dihapus, gue pikir mereka akan jauh lebih baik
    Hidden


  9. #69
    Join Date
    Sep 2005
    Location
    SMG-SBY-PP
    Posts
    7,016
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    37

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    PLN rugi melulu memang karena listrik murah bersubsidi, tapi yang namanya subsidi tentu ada kompensasinya dari APBN. Itu wajib sebagai konsekuensi pemerataan listrik, jadi ga bisa dibilang membebani APBN (Utang2 Indonesia itu lebih membebani APBN, bisa mencapai 60% untuk bayar tunggakan duank).

    Yang bikin bangkrut itu justru malah listrik yang tidak bersubsidi yang sebagian besar dinikmati masyarakat perkotaan, karena TDL ini dipatok oleh pemerintah tetapi bahan baku produksi listrik dikenakan harga pasaran. Seharusnya PLN mendapat harga khusus untuk bahan baku produksi, seperti yang dikenakan di negara2 lain. Ada kolusi antara pemerintah dan juragan batu-bara dan gas.

    Listrik swasta itu paling dipakai untuk industri2 pada awalnya. Seperti pabrik tekstil dekat sini yang sudah ancang2 mau ambil listrik swasta karena listrik PLN kurang reliable untuk mereka. FYI, listrik mati sedetik saja mereka bisa rugi 2M.

    My anime-dorama list, update= 26/09/08 - 13:46 HERE!!

  10. #70
    Join Date
    Feb 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    5,442
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    32

    Re: Liberalisasi Ketenagalistrikan??



    Quote Originally Posted by smiling_man View Post
    PLN rugi melulu memang karena listrik murah bersubsidi, tapi yang namanya subsidi tentu ada kompensasinya dari APBN. Itu wajib sebagai konsekuensi pemerataan listrik, jadi ga bisa dibilang membebani APBN (Utang2 Indonesia itu lebih membebani APBN, bisa mencapai 60% untuk bayar tunggakan duank).

    Yang bikin bangkrut itu justru malah listrik yang tidak bersubsidi yang sebagian besar dinikmati masyarakat perkotaan, karena TDL ini dipatok oleh pemerintah tetapi bahan baku produksi listrik dikenakan harga pasaran. Seharusnya PLN mendapat harga khusus untuk bahan baku produksi, seperti yang dikenakan di negara2 lain. Ada kolusi antara pemerintah dan juragan batu-bara dan gas.

    Listrik swasta itu paling dipakai untuk industri2 pada awalnya. Seperti pabrik tekstil dekat sini yang sudah ancang2 mau ambil listrik swasta karena listrik PLN kurang reliable untuk mereka. FYI, listrik mati sedetik saja mereka bisa rugi 2M.
    ga ngerti gue bro, kalo listrik lepas subsidi kan harga bakal melonjak, yang "bangkrut" bukannya ya pemakai listrik bukan produsen listrik (PLN), toh perlahan tapi pasti PLN mengurangi subsidinya untuk mengurangi kerugian, konsumen teriak2 tapi mo gimana lagi, mau liat PLN hancur...? salah PLN juga, dia ga bisa memprediksi laju kenaikan kebutuhan listrik dibanding stok listrik yang bisa dia supply, bangun pembangkit aja mesti disuruh ama Wapres Jusuf Kalla, ga ngerti apa kebijakan para direksinya

    gue ga setuju soal konsekuensi2an, mo gimana juga tetep (saat ini) ni perusahaan parasit, PLN harus bisa berdiri tanpa supply uang terus2an dari negara, itu tujuan berdirinya BUMN, bukannya malah sedotin duit negara, itu utang bisa ada kan buat nambahin APBN, kenapa APBN perlu ditambah? karena dirasa kurang, logikanya, kalo subsidi dilepas, pengeluaran berkurang, maka pemerintah ga perlu cari pemasukan ekstra (yang mungkin saja diambil lewat utang)


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts