Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

Page Title Module
Move Remove Collapse
This is a sticky topic.
X
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • #31
    Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

    Originally posted by Mustafa Ramadhan

    Kalau antena 'kena petir' baru itu jebol komponen wifi-nya (catatan: petirnya nyambar buka ke antena tapi cukup ke 'lintasan gelombang' antena). Saya kena 2 x dalam tahun ini!!!.
    wah, menakutkan...kalo ga salah antena grid 24db udah sepaket ama anti petir, betul ga?

    bos, ada homebrew buat anti petir, hehe. lumayan bwat ngiritt...

    Comment


    • #32
      Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

      Originally posted by noname911
      kalo saya

      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=5ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64

      jarak 1.5 km bro,...pake cantenna & LOS

      mungkin wifinya bung fozzan ama tuh ap, kehalang sesuatu, kaya pohon ato sejenisnya. jadi sinyalnya putus2. ato mungkin juga tiang penyangga antena kegoyang2 angin. sehingga antena tergeser... emank pake antena apaan?
      Dan atau perlu diturunkan tuh speed apnya. Ngapain cuma dapat jatah (misal) 64kbps tapi speed ap diset di max (11 mbps). Turunkan saja 1-2 mbps.

      Comment


      • #33
        Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

        Originally posted by noname911
        wah, menakutkan...kalo ga salah antena grid 24db udah sepaket ama anti petir, betul ga?

        bos, ada homebrew buat anti petir, hehe. lumayan bwat ngiritt...
        Masak sih sudah ada penangkal petirnya?.

        Homebrew penangkal petir?. Susah mas buatnya. Dulu pernah sih 'pelajari' tapi karena susah ya ndak jadi buat.

        Tambahan:

        Coba saja googling dengan tambahan keyword "lightning protector" atau "lightning arrestor"
        Last edited by Mustafa Ramadhan; 06-04-2006, 20:04.

        Comment


        • #34
          Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

          Originally posted by Mustafa Ramadhan
          Dan atau perlu diturunkan tuh speed apnya. Ngapain cuma dapat jatah (misal) 64kbps tapi speed ap diset di max (11 mbps). Turunkan saja 1-2 mbps.
          diturunin??, ap saya diset sbg client bos,bukan sbg ap.maklum, masi user, nanti kalo dah siap, mudah2an naek pangkat jadi mini isp.

          kalo user ga bisa diturunkan speednya khan?

          Comment


          • #35
            Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

            Originally posted by Mustafa Ramadhan
            Masak sih sudah ada penangkal petirnya?.
            iya, beneran dulu pernah baca2 koq, jadi maksud antipetirnya itu, yaa reflektornya antena itu sendiri, soalnya ga nyambung ke feeder, melainkan langsung disambungkan ke kabel antipetir.

            Comment


            • #36
              Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

              Originally posted by noname911
              diturunin??, ap saya diset sbg client bos,bukan sbg ap.maklum, masi user, nanti kalo dah siap, mudah2an naek pangkat jadi mini isp.

              kalo user ga bisa diturunkan speednya khan?
              Maksud saya setting dari ap anda utk "Transmit rate" dan "Basic Rate" diturunkan ke 1-2mbps

              Click image for larger version

Name:	c4fabe92536a4455a5b539b1a0bb5eb9.jpg
Views:	1
Size:	12.3 KB
ID:	1834

              Kalau tidak salah, penurunan speed dari 11 ke 1-2 akan menyebabkan jangkauan naik jadi 2 x lipat. Jadi, ngapain diset ke 11mbps kalau jatahnya cuma 64kbps?; toh dengan speed rendah jangkauan sinyal bertambah.

              Tambahan:
              • Kalau "Transmit Rate" diset ke "Auto" artinya ap kita siap berkomunikasi dengan ap "pemancar" sesuai yang ditentukan oleh ap "pemancar" itu. Kalau diset ke "1-2" maka kita minta bahwa komunikasi hanya berjalan dengan kecepatan yang kita minta.
              • "Basic Rate" berguna ketika kita melakukan "Site Survey". Kalau speed rendah akan lebih banyak ap yang terdeteksi
              Last edited by Mustafa Ramadhan; 07-04-2006, 00:08.

              Comment


              • #37
                Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                Originally posted by noname911
                wah, menakutkan...kalo ga salah antena grid 24db udah sepaket ama anti petir, betul ga?

                bos, ada homebrew buat anti petir, hehe. lumayan bwat ngiritt...
                jarang ada yg jual antena uda include penangkal petirnya

                wew.. bikin ?? ntar malah kesamber beneran aja hehehehe....

                Comment


                • #38
                  Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                  @mustafa
                  lho, koq bisa yah???, kalo ap saya(smcwebtg108) ga ada pilihan bwat ngerubah2 tuh. anneehhhh... padahal udah saya upgrade firmwarenya yg terbaru.,.,., paling2 cuman bisa ngrubah b,g doank, ama extend range. binun nih

                  Comment


                  • #39
                    Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                    Originally posted by noname911
                    @mustafa
                    lho, koq bisa yah???, kalo ap saya(smcwebtg108) ga ada pilihan bwat ngerubah2 tuh. anneehhhh... padahal udah saya upgrade firmwarenya yg terbaru.,.,., paling2 cuman bisa ngrubah b,g doank, ama extend range. binun nih
                    Mas, kok saya ndak nemu itu smcwebtg108?.

                    Barangkali saya bisa pelajari utk menemukan setting 'transmit rate'.

                    Oh ya, setting apa pakai software khusus atau melalui browser?
                    Last edited by Mustafa Ramadhan; 07-04-2006, 00:27.

                    Comment


                    • #40
                      Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                      Originally posted by noname911
                      kalo saya

                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=5ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64

                      jarak 1.5 km bro,...pake cantenna & LOS

                      mungkin wifinya bung fozzan ama tuh ap, kehalang sesuatu, kaya pohon ato sejenisnya. jadi sinyalnya putus2. ato mungkin juga tiang penyangga antena kegoyang2 angin. sehingga antena tergeser... emank pake antena apaan?
                      jarak wifi saya ke ap sama sekali 100% tidak terhalang oleh apa2 bung noname911. Memang beberapa bulan yg lalu apabila teriup angin kencang sampai boxnya berubah arah itu pasti koneksinya agak bermasalah tetapi masih dapat di pakai & menurut saya lebih baik dari pada sekarang karena posisi tiangnya sudah sgt kokoh tergoyang2 oleh anginpun 98% tidak krn sudah di posisikan dan dikunci ke beton dgn baik, antena yg dipakai masih bawaan standart dwl tetapi meskipun antena standartnya kok beberapa bulan yg lalu masalahnya tidak separah sekarang meskipun angin kencang atau hujan?? atau mungkin hardware wifinya rusak krn muncul tulisan "hardware eror". sbg cth:
                      destination host unreachable
                      destination host unreachable
                      destination host unreachable
                      hardware eror
                      hardware eror
                      kemudian baru reply...
                      reply...
                      reply...
                      bila saya cabut kabel utk supply listrik wifinya sekitar 3 menit atau lebih (kata teman sy hal tsb untuk restart radio takutnya kepanasan meskipun lubang box bawah lumayan cukup besar. pas saya pegang paling cuma hangat doang dan tidak ada bau gosong) kemudian dicolokan kembali tetapi masih saya ping dan Internet connection masih dalam kondisi Enable. padahal bila komputer dalam kondisi off (istirahat) kabel listrik keradio sering saya matikan juga.

                      Saya jg kadang2 (kadang2 pagi, siang atau malam) dpt ping yg sempurna spt ini:
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=3ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=2ms TTL=64
                      Reply from 172.17.17.1: bytes=32 time=4ms TTL=64
                      terus2an dan sesekali dapat 4ms atau 7ms atau 9ms dan jarang sekali RTO (request timed out) tetapi kenapa koneksi utk game online masih lag atau sering terputus dari server...? (seperti dilimiter).
                      Karena masih merasa penasaran sekaligus sekalian introspeksi diri Hari ini saya dtg langsung dan membicarakannya baik2 dgn penyedia jasa yg kebetulan juga teman sekaligus tetangga saya. kemudian ia mencoba test ip saya ditempat servernya yg kebetulan sekaligus warnet-game online miliknya tp kenapa ditempat dia hasilnya jauh lebih baik (tidak lag utk game online) dan tdk spt dirumah saya. setelah itu Kemudian Saya ditawarkan paket bulanan yg 600rb (1:8) atau 1jt (1:6) atau membeli antena dgn harga 500rb dan dalam 1th bisa saya miliki, namun rasanya tdk mungkin utk saat ini krn saya masih kuliah (sedang skripsi) dan belum bekerja (oleh krn itu sy ingin membuat sendiri antenanya utk menghemat pengeluaran)

                      Mohon Maaf sebesar2nya krn pembahasan jd sedikit melenceng dr thread

                      kembali ke topik :
                      Saya pernah membaca antena dr bekas pringles, bagaimana menurut anda?? kemudian apabila tdk mempunyai kotak cd dan sy ingin membuat model pipa paralon klo tdk salah hrs memakai pigtail, tlg jelaskan gunanya pigtail? apakah hanya utk sambungan kpd konektor kecil di radio wifi?? spt pembahasan di http://www.seattlewireless.net/index...a38806d09a1fe9 kira2 harganya brp? atau sekalian abang2 berikan kisaran total harga dlm pembuatan antena model paralon (quad helix yg tergolong antena omni spt yg pernah dibahas Abang Mustafa Ramadhan)

                      Mohon pencerahannya, terimakasih .
                      Last edited by fozzan; 07-04-2006, 05:17. Reason: mohon maaf krn jadi melenceng dr thread

                      Comment


                      • #41
                        Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                        Originally posted by Mustafa Ramadhan
                        Mas, kok saya ndak nemu itu smcwebtg108?.

                        Barangkali saya bisa pelajari utk menemukan setting 'transmit rate'.

                        Oh ya, setting apa pakai software khusus atau melalui browser?
                        SMCWEBT-G EZ 108MBPS
                        kalo settingannya saya pake browser, bisa sih pake programnya tp ga komplit..plit.. pliiittt...
                        gambarnya seperti ini...
                        0b3ec8e849350917221bf632d914a45f.bmp
                        linknya... KLIK ...

                        Comment


                        • #42
                          Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                          @fozzan

                          saya juga pernah ngalamin seperti ini, ap sering hang kalo kelamaan dipakai, padahal baru 5-8 jam. ato muncul tulisan destination not available, jadi tuh ap harus dicabut kabel listriknya, trus dinyalain lagi baru normal kembali, kayanya sih apnya kepanasan, makanya saya akalin pake kipas utk casing ato sejenisnya disimpan dalam box ap tsb. ampe akhirnya ap saya bisa jalan non stop 2 minggu sampe sekarang.

                          kalo soal pigtail sih mending bikin aja tuh, jauh lebih murah, paling2 cuman sekitar 40.000 (sma konektor(17500)+N konektor(20000)+Rg58(2000/m),kalo dibandingin ama beli skitar 250.000 rupiah.

                          tp kalo bung fozzan mo yg lebih murah lagi, gimana kalo dari wifi--->sma konektor--->rg58--->feeder(double biquad, dsb) cuman 20000 an tuch. hehehe ngirit ngirit....,.,.,
                          Last edited by noname911; 07-04-2006, 22:56.

                          Comment


                          • #43
                            Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                            Originally posted by noname911
                            SMCWEBT-G EZ 108MBPS
                            kalo settingannya saya pake browser, bisa sih pake programnya tp ga komplit..plit.. pliiittt...
                            gambarnya seperti ini...
                            0b3ec8e849350917221bf632d914a45f.bmp
                            linknya... KLIK ...
                            Setelah baca itu pdfnya, memang tidak ada setting utk 'transmit rate' dan 'basic rate'. Aneh jadinya, terlebih lagi ada disebutkan dalam spec kalau speed ratenya 1/2/5.5/...dst.

                            Moga2 saja firmwarenya yang baru sudah ada itu settingan.

                            Sayang lagi, ini barang belum ada 'hack' firmware-nya.

                            Comment


                            • #44
                              Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                              Originally posted by noname911
                              @fozzan

                              saya juga pernah ngalamin seperti ini, ap sering hang kalo kelamaan dipakai, padahal baru 5-8 jam. ato muncul tulisan destination not available, jadi tuh ap harus dicabut kabel listriknya, trus dinyalain lagi baru normal kembali, kayanya sih apnya kepanasan, makanya saya akalin pake kipas utk casing ato sejenisnya disimpan dalam box ap tsb. ampe akhirnya ap saya bisa jalan non stop 2 minggu sampe sekarang.

                              kalo soal pigtail sih mending bikin aja tuh, jauh lebih murah, paling2 cuman sekitar 40.000 (sma konektor(17500)+N konektor(20000)+Rg58(2000/m),kalo dibandingin ama beli skitar 250.000 rupiah.

                              tp kalo bung fozzan mo yg lebih murah lagi, gimana kalo dari wifi--->sma konektor--->rg58--->feeder(double biquad, dsb) cuman 20000 an tuch. hehehe ngirit ngirit....,.,.,

                              Ternyata setelah diselidiki sumber gangguannya berasal dari intervensi gelombang ISP lain krn warnet miliknya dan client juga terkena impactnya. dan pihak pusat sedang mencari gelombang milik siapa yg mengganggu jalurnya. Sekarang koneksi sudah membaik namun kadang masih mengalami gangguan.

                              saya akhirnya memesan antena darinya seharga 500rb buatan luar aslinya harganya 1jt tp bila berlangganan dalam setahun bisa menjadi milik sendiri (modelnya yg panjang seperti badan tulang ikan tapi kecil2 dan banyak).

                              Tetapi saya juga akan tetap membuat antena sendiri untuk perbandingan.

                              Comment


                              • #45
                                Re: Antena buatan sendiri (teori dan praktek)

                                Originally posted by fozzan
                                Ternyata setelah diselidiki sumber gangguannya berasal dari intervensi gelombang ISP lain krn warnet miliknya dan client juga terkena impactnya. dan pihak pusat sedang mencari gelombang milik siapa yg mengganggu jalurnya. Sekarang koneksi sudah membaik namun kadang masih mengalami gangguan.

                                saya akhirnya memesan antena darinya seharga 500rb buatan luar aslinya harganya 1jt tp bila berlangganan dalam setahun bisa menjadi milik sendiri (modelnya yg panjang seperti badan tulang ikan tapi kecil2 dan banyak).

                                Tetapi saya juga akan tetap membuat antena sendiri untuk perbandingan.
                                Kalau memang ap warnet dan ap anda (tentunya juga ap dari client yang lain) mendukung sampai channel 13 atau 14 mungkin memindah ke channel 13 atau 14 akan lebih aman dari gangguan.
                                Last edited by Mustafa Ramadhan; 08-04-2006, 18:56.

                                Comment

                                Working...
                                X