Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

Printer terbaik tanpa resseter dan counter

Page Title Module
Move Remove Collapse
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Printer terbaik tanpa resseter dan counter

    Printer jaman sekarang kebanyakan terkontrol oleh counter. Baik penghitung tinta maupun kertas (masa pakai). Akibatnya, printer bukannya rusak, melainkan minta ganti catrig baru atau minta reset ke "Nol"

    Akibatnya biaya operasional jadi mahal.
    Dulu aku pecinta printer epson, sayangnya nggak bisa diisi ulang, namun lama-lama bisa direfill apalagi ada teknik infus.

    Dulu aku juga pemakai cannon, mudah dan murah karena tintanya bisa diisi ulang dan infus.

    Namun kemudian: epson, cannon juga HP, jadi merepotkan karena sering nge'blink' minta direset ulang. Namun hal ini kemudian banyak beredar trik dan software untuk mereset ulang.

    Lexmark awalnya juga tanpa reseter, namun ada kontrol tinta pada cattrig. Dengan catrig khusus bisa diisi ulang.

    Namun, belakangan Lexmark pun dan yang Laser pun dibatasi dengan counter dan harus ganti Chip. Samsung Laser yang murah (harga 600an) juga demikian.

    Ingin rasanya memiliki printer seperti jaman ketika tanpa repot harus gonta-ganti catrig atau status "blink" yang sebenarnya tidak rusak.

    Printer merk dan jenis apakah yang demikian? masih adakah printer yang seperti ini??? yang nggak perlu repot...... adalah printer yang terbaik????

  • #2
    Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

    ada tuh jenis printer yang bandel, gak perlu resetter dan infus, gampang direfill. yaitu dot matrik

    sayangnya berisik
    Last edited by mirza_pku; 16-10-2010, 07:56. Reason: salah tulis

    Comment


    • #3
      Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

      Setau gw yg gak perlu di reset sama ink counter cmn dot matrix sama printer laser yg bw cmiiw

      Comment


      • #4
        Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

        kalo untuk printer2 terbaru kayaknya sih gak ada bro kalo tanpa counter. paling adanya untuk printer2 tipe lama, kecuali dot matrix

        Comment


        • #5
          Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

          Originally posted by harie_r View Post
          Ingin rasanya memiliki printer seperti jaman ketika tanpa repot harus gonta-ganti catrig atau status "blink" yang sebenarnya tidak rusak.

          Printer merk dan jenis apakah yang demikian? masih adakah printer yang seperti ini??? yang nggak perlu repot...... adalah printer yang terbaik????

          "Katanya" sih ada bro, tapi rasanya anda sudah tahu (ane punya indra ke-6). Tapi gpp ane jawab, merek yang anda "mau" adalah B-R-0-T-H-E-R.

          Comment


          • #6
            Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

            Originally posted by cogie View Post
            "Katanya" sih ada bro, tapi rasanya anda sudah tahu (ane punya indra ke-6). Tapi gpp ane jawab, merek yang anda "mau" adalah B-R-0-T-H-E-R.
            Kalau dilihat dari "bahasa"nya...
            Setuju sama yang diatas hehehe.

            Tapi ya kita tidak tahu kedepan merk Brother akan "benar2 tanpa reset" atau hanya edisi2 awal saja ketika marketnya belum bisa menyamai merk2 lain.

            Comment


            • #7
              Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

              kalopun skrg masih ada printer yg tanpa perlu direset/pake counter, kedepannya saya yakin semua pabrikan printer bakal nerapin strategi yang sama.
              pihak produsen pasti juga ga pgn printer yg dijualnya bebas diisi ulang tintanya, mereka pasti pgn gimana2nya tinta yg sudah habis, wajib diisi ulang pake tinta/catridge originalnya.

              benernya pake sistem reset susah2 gampang.
              pengalaman saya pake sistem reset di printer epson tx111, juga bikin jengkel. dah bolak balik reset catridge, tapi tetep aja ngeblink warnanya. trus mpe muncul teknologi catridge baru, kali ini ga pake tombol reset, kl indikator habis, tinggal angkat catridge, trus pasang lagi, langsung indikator tinta full lagi de. alhamdulillah mpe saat ini blom ada mslh.

              trus di kantor jg pake printer canon pixma ip1700, tiap hari dipake ngeprint puluhan lembar, pake sistem selang juga, sampe skrg juga ga ada mslh.

              kalo pengen awet dan bebas trouble, ya sebaiknya pake yg original. tp kl kantong seperti saya, ya gmn cara kita ngakalinnya.

              ya cuman pengen berbagi pengalaman aja.

              Comment


              • #8
                Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                Baru-baru ini di media gencar promosi printer HP Deskjet 2050/1050. Lumayan catridnya murah, yg black 68rb bisa print 120lb.
                Sebenarnya mau juga, tapi jangan-jangan butuh reseter jgua atau nge'blink' Ada yang sudah nyoba belum????

                Comment


                • #9
                  Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                  Sepengetahuan saya, printer deskjet seperti yang mas tuliskan diatas tidaklah memerlukan reseter / adjustment program. Lain halnya bila terjadi kegagalan pada ink catridges atau mekanisme lainnya, tapi yang pasti printer multi fungsi brother malah membutuhkan reset ink counter dan "pemeliharaan" lainnya yang membutuhkan biaya pengeluaran yang tidaklah kecil (dengan catatan selama suku cadang tersebut ada tersedia)

                  Mohon dikoreksi bila saya salah menuliskan opini tersebut.

                  Comment


                  • #10
                    Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                    Saya lihat mulai banyak yang jual printer merk brother, padahal setahu saya merk ini produksi mesin jahit dulunya.

                    Saya jadi ingin bertanya, kalau ada yg udah nyobain printer merk ini, kyknya sih bagus. Yg saya tahu ada di toko buku kota saya, tabung cartridgenya udah diganti sampai keluar dari dimensi printernya ( bukan infus di luar lho - yg ini ga pake selang sama sekali )
                    Tabungnya / cartrdigenya panjang banget, cocok untuk kantoran - ga akan habis2, jadi praktis untuk mengisi ulang.

                    tapi kurang tahu masalah ink counter, mestinya sih itu bukan cartridge asli jadi kemungkinan pakai chip yang autoreset.

                    Saya punya printer epson T11, awalnya sih minta di reset bahkan ven** system pun, mencoba mereset 2 - 3 kali dgn dibawa printer saya, katanya masih baru dia tidak bisa reset, dan dari mereka isinya tidak sampai 100 lembar udah abis lagi tintanya. Akhirnya saya beli yang cartridge infus tanpa selang ( ini ada di pasaran berbentuk cartridge epson biasa tapi warna transparant - saya beli liat iklan di site sebelah [ Ka**** ] Dgn chip autoreset sampai sekarang sudah saya isi ulang puluhan kali, masih belum penuh sih tangki pembuangannya, kalau penuh juga tdk tahu mesti diapain, apa ada softwarenya atau apa?

                    Dgn printer ini ada juga problem yang saya temui :
                    T11 kadang blinking, karena chip autoreset tidak menancap sempurna, mgkn krn plastik cartrdigenya jelek finishingya ( kasar )
                    Dan T11 sebagai printer paling murah merk epson, lambat banget utk ngeprint apalagi yang warna, jika di print dgn setting draft, warnanya tidak hitam ( utk text ) tapi cepat sekali sampai2 mengambil kertasnya pun cepat. Shg saya kuatir cepat rusak printernya dan biasanya setelah draft, waktu dinyalakan berikutnya, cartridge tidak terbaca shg harus di lepas dan ditancapkan ulang.

                    begitu info dr saya, semoga membantu.

                    Comment


                    • #11
                      Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                      Di SCOMDEX20 yang diselenggarakan di Jatim Expo Surabaya saat ini berlangsung, dipamerkan printer Epson L100 dan L200.
                      Konon kata teknisi, bahwa epson ini serba original. Refill Tinta juga dengan ID, tanpa ID printer tidak dapat bekerja.
                      Sayangnya, resseter masih diperlukan setelah sekian kali print. Dan itu bisa dilakukan dengan membawa printer ke Epson Service Center.
                      Wah kan jadi ribet. harus bolak balik jember- surabaya (200 km) bisa seharian PP.
                      Padahal semua sudah original, kok ya masih pakai counter segala.
                      Harga nggak murah lho... 1.250.000 (harga pameran)
                      operasional cetak sih murah per lember katanya
                      tapi operasional berikutnya jadi dibatasi dengan counter dan resetter kan jadi mahal juga.
                      Bagaimana ini ... jadi nggak praktis kan. Jadi uang 1.250.000 itu untuk harga yang sebanding dengan apa?????
                      Last edited by harie_r; 01-11-2010, 11:59.

                      Comment


                      • #12
                        Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                        Kalo Xerox Phaser 3124 gimana? Apa perlu reset dan ada counternya?

                        BTW kalo printer laser itu memang boros daya ya? Saya baca average ratingnya 390W, stand by 65W untuk phaser ini, gila boros banget ya listriknya Kasihan yang daya listrik rumahnya pas-pasan.

                        Kalo untuk laserjet yang kelas <=1.2jt tipe apa yang konsumsi dayanya paling minim
                        Last edited by sutantoroy; 01-11-2010, 18:42.

                        Comment


                        • #13
                          Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                          Dear mas harier,

                          Originally posted by harie_r View Post
                          ....Padahal semua sudah original, kok ya masih pakai counter segala.......tapi operasional berikutnya jadi dibatasi dengan counter dan resetter...Bagaimana ini ... jadi nggak praktis kan. Jadi uang 1.250.000 itu untuk harga yang sebanding dengan apa?????
                          Perkenankan saya menjawab nya :

                          Pembatasan counter dapat dimasukan dalam 2 kategory :

                          Pertama, Level tinta / Ink level adalah pembatasan atas jumlah tinta yang telah dipergunakan serta berapa "sisa" tinta yang masih dapat dipergunakan. Bukankah akan sangat mubazir bila printer terus saja mencetak tapi "sisa" tinta yang tersedia pada external reservoir tak mencukupi untuk pekerjaan yang sedang dikerjakannya ? untuk lebih jelas, telah saya ulas pada thread : http://forum.chip.co.id/f26-printer-...ml#post3142456 beberapa minggu lalu.

                          Kedua, Total ink counter, ini sangat berguna untuk menjaga "STAMINA" dari keseluruhan unit. Bukankah unit tersebut juga memiliki waste pad ? Berapa besar daya tampung waste pad tersebut ? Apakah tidak terlalu masgul bila counter kedua ini dihilangkan ? Apa akibatnya bila daya tampung waste pad sudah melampai kapasitasnya ? Apakah biaya sekitar +/- $ 3 yang akan dikenakan sebagai penganti biaya component saat "overhoul" akan terasa memberatkan ?

                          Mengenai besarnya "biaya" yang harus dikeluarkan, saya kira masih wajar dan sebanding dengan biaya produksi atas keseluruhan unit serta "layanan purna jual" yang disediakan atas unit tersebut. Apakah tidak lebih mubazir bila mengeluarkan "biaya" yang kira kira sama besarnya atas pembelian produk serupa yang tidak disertakan dengan layanan serta kesediaan suku cadangnya. Mungkin ini dapat dipertimbangkan pula mengenai besarnya suatu biaya. Type tersebut hanyalah suatu "Uji Coba / Test Market" disana yang mana beberapa type serupa akan segera diluncurkan pula guna "MENGANTIKAN" beberapa produk "konventional". Bukankah akan lebih mudah untuk memotong suatu mata rantai langsung pada produk hilirnya ?

                          Saya yakin, ini bukannya untuk memberatkan / membebankan pihak penguna akhir tapi ini semua akan membuat penguna akhir merasa nyaman dan terbebas dari beberapa kendala saat mengunakannya bila mana sesuai dengan design awalnya.

                          Akan lain akibatnya bila unit tersebut bukan sesuai dengan design / konstruksi awal dari keseluruhan system, eg. bila unit dipergunakan untuk aplikasi lainnya seperti pengunaan pewarna disperse atau lainnya. Bila ya, maka akan terasa menyulitkan pengunanya.


                          Salam,
                          Retired Ee

                          Comment


                          • #14
                            Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                            counter maupun reseter apabila memang harus ada, cukuplah sebagai indikator. Tidaklah perlu adanya blink sehingga printer harus mati suri.
                            Kalaupun ada blink mestinya user cukup melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan sebuah buku manual. Isi tinta, atau bersihkan waste pad, bahkan yang lain.
                            Jadinya lucu, ketika dibawa ke service center yang dilakukan cuman reseter manual (juga software) tanpa bersihkan waste pad yg statusnya barangkali juga belum tentu overhoul.
                            Rupanya orang pinter mulai tidak sedikit..... bagaimana bisa dibohongi.

                            Comment


                            • #15
                              Re: Printer terbaik tanpa resseter dan counter

                              Originally posted by harie_r View Post
                              counter maupun reseter apabila memang harus ada, cukuplah sebagai indikator. Tidaklah perlu adanya blink sehingga printer harus mati suri.
                              Kalaupun ada blink mestinya user cukup melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan sebuah buku manual. Isi tinta, atau bersihkan waste pad, bahkan yang lain.
                              Jadinya lucu, ketika dibawa ke service center yang dilakukan cuman reseter manual (juga software) tanpa bersihkan waste pad yg statusnya barangkali juga belum tentu overhoul.
                              Rupanya orang pinter mulai tidak sedikit..... bagaimana bisa dibohongi.

                              Justru yang penting cuman sofwer resetnya supaya printer yang mati suri nga perlu dibawa ketempat servis ama yang lebih penting lagi crak mobonya supaya tuh printer nga perlu masukin ID tintanya biar bisa minum tinta apa aja....

                              Kalo urusan wespad mah gampang tinggal ganti aja ama softex murah meriah dan gampang belinya disupermarket ngapin musti dibersihin segala cuman 100 ribu udah dapet saru troli

                              Comment

                              Working...
                              X