Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

Usul, All about inkjet ink.

Page Title Module
Move Remove Collapse
This is a sticky topic.
X
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Usul, All about inkjet ink.

    Dear all,

    Saya ada usul, bagaimana bila posting reply dan thread tentang ulasan tinta inkjet dimuat disini.
    Sebab saya melihat thread yang mengulas hal ini sangat berceceran / berserakan, seperti ada reply yang mengulas tentang tinta malah ada pada topic A atau topic B.
    Bila Bapak Mod dan rekan setuju saya tidak berkeberatan (walaupun posting saya sendiri yang dipindah dan disatukan) guna lebih memudahkan rekan rekan lain mencarinya.
    Ini hanya saran saja bro.

    Salam,

    Note,
    Tujuan saya ini, agar dengan sedikit waktu yang tersisa selama saya disini masih sempat menyatukan beberapa post & reply yang bercecer agar kelak mudah diakses oleh para member. Nothinks else
    Mohon support dari Mod bila berkenan.
    Last edited by COLOR; 03-02-2008, 13:47.

  • #2
    Re: Usul, All abaut inkjet ink.

    Originally posted by COLOR View Post
    Dear all,

    Saya ada usul, bagaimana bila posting reply dan thread tentang ulasan tinta inkjet dimuat disini.
    Sebab saya melihat thread yang mengulas hal ini sangat berceceran / berserakan, seperti ada reply yang mengulas tentang tinta malah ada pada topic A atau topic B.
    Bila Bapak Mod dan rekan setuju saya tidak berkeberatan (walaupun posting saya sendiri yang dipindah dan disatukan) guna lebih memudahkan rekan rekan lain mencarinya.
    Ini hanya saran saja bro.

    Salam,
    SETUJU !!!!!!!!
    Jadi chiper bisa lebih gampang untuk mencari n tidak membuat thread yang berulang.

    Comment


    • #3
      Re: Usul, All abaut inkjet ink.

      Pindahan dari : Link jual tinta,

      Dear Arcawani,

      Kalau teman2 sudah beli atau pakai silahkan tuliskan kesan-kesan bagus atau jeleknya disini..
      Jangan sungkan-sungkan menilai secara objektif..
      Kita ini konsumen.................


      Maaf, pada reply ini saya hanya mempergunakan posting thread yang pernah saya post tahun lalu agar teman teman dapat menilai sendiri apakah tinta yang sdr pakai sudah cukup layak dipakai,

      Kurang etis bila menyebutkan tinta merek "A" lebih baik dari pada merek "B" dll, Tapi ada beberapa kriteria yang sangat mudah dilakukan oleh pemakai untuk menilai apakah kwalitas tinta sudah layak pakai atau tidak tanpa menyinggung hasil warna cetak,

      Untuk printer CFS yang mempergunakan Dye base ink :

      - Tidak boleh ada kandungan garam dalam larutan tinta.


      Melakukan uji diatas secara awam,
      Pergunakan kaca (benda apa saja yang permukaannya datar / kalau bila terbuat dari gelas / ceramic seperti alas gelas dll), taruh 2 tetes tinta ditambah 2 tetes air suling (air suling : tinta = 1:1) lalu taruh dalam suhu ruangan (terhindar dari debu) hingga tinta tersebut mengering. Setelah tinta mengering coba perhatikan apakah ada kristal 2 halus pada sisi2 tetes tinta tersebut ? Bila terbentuk kristal maka tinta mengandung garam.

      Melakukan uji diatas secara lab,
      Dalam tabung reaksi : Buat larutan air suling : tinta = 1 ; 1 (3 cc tinta + 3 cc air suling), lalu masukan 2 tetes metal nitrate concentation 1 mol. Aduk / kocok campuran tersebut dan perhatikan : Apakah warna larutan tinta tetap bening atau menjadi keruh ? Bila larutan menjadi keruh maka terdapat kandungan garam dalam larutan tinta.

      Kandungan garam dalam larutan tinta sangat menghambat kerja dari piezo karena bersifat conductive serta corosive. Umumnya efek dari pemakaian tinta yang kurang baik / layak pakai baru terasa bila telah mencetak diatas 200 lembar A4 bila printer terus menerus melakukan tugas (selalu mencetak tiap hari) atau akan sangat mudah clog / buntu sebagian dari hasil cetak.

      - Viscosity & Surface tention tinta,

      Tuang tinta dalam gelas / wadah bening atau tabung reaksi lalu goyangkan gelasnya / wadah beberapa saat agar sebagian besar permukaan wadah terkena tinta laku diamkan. Perhatikan berapa cepat tinta turun / menjadi tenang dan juga perhatikan apakah (bila tinta sudah tenang) apakah masih tersisa lapisan tipis tinta pada permukaan wadah yang pernah terkena tinta ?

      -. Tampak visual tinta (visual diagnose),

      Kalau masih bisa memilih dari beberapa merek tinta yang tersedia dipasaran, pilihlah tinta yang memiliki kejernihan yang lebih dari pada yang bewarna tua / agak gelap.

      Itulah sekilas bagi awam untuk mengatakan / menilai apakah tinta yang akan dipergunakan layak atau tidak ?

      Sebenarnya berapa sih harga yang dianggap cukup murah itu ?

      Apakah sdr juga mengkalkukasi faktor biaya produksi ? (harga compenent / printer yang harus diganti bila mempergunakan tinta yang kurang baik / layak ?

      Garam atau hasil larutan garam adalah bahan yg harus dihindarkan pada pembuatan tinta inkjet.

      Bahan utama pembuatan inkjet ink adalah zat pewarna / colourant, cosolvent, diluent dll.

      Besarnya harga pokok / modal dasar dari inkjet ink adalah type colourant yang dipergunakan sebab bahan kimia lain seperti cosolvent (umumnya campuran dari keluarga glycol dengan ), diluent umumnya destilated water dll bahan pembantu seperti PH control, dll adalah sangat minim sekali.

      Sebagai contoh, (waterbase, dye ink)
      Tinta warna Yellow, colourant untuk warna kuning umumnya mempergunakan pewarna No. 5 (CI. 19140 Tartrazine / C16H9N4O9S2, The Condensed Chemical dictionary by Van Nostrand Reinhold 22th edition pages 995). Harga bahan kimia tersebut sangat bervariasi dari Rp. 30.000 ~ 40.000 hingga Rp. 2,5 juta / Kg.

      Kedua type / bahan kimia TARTRAZINE tersebut (yg Rp 30.000 / 2,5 Jt) sekilas adalah sama, yang membedakan adalah active conc dari zat warna yg dikandungnya. Yg ex India / China memiliki active conc 120 ~ 200 % (Technical grade / tanpa dilakukan proses purity / pemurnian guna menghilangkan senyawa kandungan garam / commont salt saat proses pembuatan pewarna). Sedangkan yg ex England memiliki active conc > 1.400 % tanpa kandungan garam / salt free colourant.

      (Maaf, sebagian besar tinta inkjet yang beredar di Indonesia adalah produksi ex China, disini penjual hanya menganti merek tinta aslinya dengan merek dagangnya sendiri, kalau sdr lebih teliti coba perhatikan secara visual saja)

      Menilai dari segi active conc dan harga dari kedua mfg tersebut, maka banyak ink mfg lebih condong mempergunakan yg ex India / China sebab selisih harga hampir 100 X sedangkan selisih active conc hanya 10 X atau dengan lain perkataan :

      bila suatu formulasi tinta mempergunakan +/- 5 ~ 8 gram tartrazine dng active conc 1.400 % / liter tinta maka formulasi tinta yg lain harus mempergunakan tartrazine dengan active conc 120 % sebanyak 50 ~ 110 gr
      / liter tinta guna mendapatkan color shade yang HAMPIR SAMA dari kudua formulasi tsb. Lalu apakah isi dari selisih berat tartrazine / colorant ? isinya adalah commont salt / secara awam dibilang sejenis GARAM.

      Larutan / kandungan garam dalam tinta sangat mudah terbentuknya sedimen/endapan pada orrifers serta sifat conduktive and corosive sangat merugikan kinerja dari piezo membran.

      Berapa selisih harga modal kedua tinta tsb :
      8 gr = 8 / 1000 x Rp. 2.5 jt = Rp. 20.000,- + Rp. 6.000,- (bahan kimia lainnya & kemasan/liter) = Rp. 26.000,- / liter tinta inkjet warna kuning.
      100 gr = 100 / 1000 x Rp. 40 rb = Rp. 4.000,- + Rp. 6.000,- (bahan kimia lainnya & kemasan/liter) = Rp. 10.000,- / liter tinta inkjet warna kuning.

      Dengan selisih harga modal dasar diatas 160 %, banyak ink mfg yang mengunakannya.

      Memang kandungan larutan garam dalam tinta dapat diminimalkan dengan proses reverse osmosis tapi sayangnya biaya perawatan filter / investasi dll atas system ini hanya dimiliki oleh ink mfg yang besar

      Sebagai saran :

      Kalau boleh / bisa memilih,
      secara visual pilihlah tinta yang lebih jernih (tidak agak keruh / bewarna lebih tua) dan bewarna terang / clear, tidak terlalu kental dan bila tinta dikocok dalam wadah bening akan tertinggal lapisan tipis tinta yang sangat lama turunnya serta bila dibiarkan wadah tinta dalam keadaan terbuka tidak terbentuk kristal2 halus. Pilihan ada pada sdr.

      Mungkin lebih jelas dapat melihat thraed :
      Kepada Para Pemakai Tinta Infus

      Salam,

      Retired Ee

      Post pada thread lain segera...

      Comment


      • #4
        Re: Usul, All abaut inkjet ink.

        Disadur dari : link jual tinta

        arthou (Offline)
        Junior Member
        Rep Power: 0


        Posts: 11
        Join Date: Sep 2007





        Re: Kumpulan Link Yang Jual Tinta.... - 13-01-2008, 23:13




        Bro, saya rada awam mengenai tinta printer inkjet yang ada di market, tapi emang betul bahwa kebanyakan itu barang import, terutama dari China.

        Pada prinsipnya ada 2 macam tinta printer, dye-based dan pigment-based. Kalau yang tipe durabrite itu analogi dari pigment-based mestinya. Karakter pigment based adalah opacity, claritynya dan durabilitynya yang jauh lebih baik dari dye based, tapi karena pigment itu pada prinsipnya adalah "filler" (analogi adalah tepung), makanya pigment powder itu perlu digrinding sampai pada level submicron (or ke arah nanometer) agar bisa "lewat" cartridge tinta kita.

        Pada prinsipnya sistem infus amat sangat jarang menggunakan pigment based karena faktor harga yang mahal dan trouble yang lebih mungkin timbul. Kemungkinan kalau ada yang memasukan tinta inkjet pigment-based adalah berasal dari negara2 "maju" seperti USA, Jepang, or Korea. Kalau dari China mungkin ada tapi kayaknya kurang meyakinkan yah.

        Sekarang kita fokus di Tinta Inkjet Pigment-Based saja, karena yang dye-based sudah banyak sekali di pasaran.

        Tambahan lagi, ada beberapa pengusaha di Indonesia yang notabene jualan tinta inkjet refill mulai berminat untuk membuat tinta inkjet pigment-based, ada beberapa yang berhasil (ngakunya) tapi ada juga yang gagal tentunya. Kabar baiknya adalah ada 1 pabrikan tinta lokal yang cukup besar dan inovatif awal tahun ini mulai mengembangkan tinta pigment-based untuk inkjet karena permintaan dari customernya. Saya lebih yakin dengan pengembangan oleh pabrik tinta daripada oleh "pengusaha tinta refill" karena faktor konsistensi dan stabilitasnya. Kalau pabrik tinta umumnya lebih konsisten karena pelanggan mereka adalah industri yang demanding sekali dan mereka tidak bisa bermain terlalu jauh dengan kualitas. Untuk pengusaha tinta refill biasanya bisa berprinsip asal ada yang lebih untung sedikit trus ganti bahan baku dari supplier yang tidak reliable (bisa2 made in China yang ga jelas pabrikannya ), dikerjakan tanpa melalui testing yang memadai dan bisa jadi mengorbankan mutu. Selain itu kalau pabrik tinta juga memiliki instrumen testing lengkap dan alat produksi yang berkualitas.

        Setahu saya di Indonesia belum ada yang memiliki kemampuan untuk grinding pigment powder sampai ke level sub micron (or nano), kebanyakan masih pada level offset or litho/letterpress saja (plus minus 1 mikron), jadi di Indonesia tidak ada yang bisa buat sub micro (or nano) pigment paste sebagai bahan dasar tinta inkjet type pigment-based.

        Tapi cara bikin tinta inkjet pigment based tidak perlu mulai dari level pigment powder karena supplier pasta berkualitas dari luar juga banyak, antara lain adalah C******T ex Germany dan C***T ex USA. Mereka supply pigment paste untuk inkjet dengan spesifikasi nano size. Kebanyakan pengusaha tinta reffil mulainya dari situ untuk mengembangkan pigment-based inkjet ink. Kemarin saya iseng2 melakukan perhitungan kasar dan tingkat kalau berhasil mengembangkan sebenarnya tingkat marginnya cukup menjanjikan juga.

        Seperti apa sich tinta inkjet itu? Ini dari presentasi yang saya dapat dari C***T ex USA itu :

        Pigment Dispersion Needs

        •Stable: No change in any property •Temperature cycling
        –-5oC to 60oC (up to 6 times)
        •Inks require 2 year guarantee
        •Compatibility : •w/ Hardware Components and •w/ Ink Components
        •Small Particle size : •50 to 150 nm mean
        •Low viscosity : •< 4.0 cP
        •High Surface Tension : •> 60 dynes/cm



        Typical Inkjet Formulation

        •Colorant(s): 3 - 6% solids
        •Humectant(s): 10 - 30%
        •Penetrant(s): 0.50 - 15%
        •Surfactant(s): 0.10 - 2.00%
        •Biocide(s): 0.05% - 0.30%
        Other additives



        Jadi si C***T ini supply colorant-nya (pigment paste).

        Boleh dibilang semua bahan itu saya sudah tahu sourcingnya sich, tapi saya ga punya kemampuan buat tinta

        Susahnya lagi bro, untuk tinta pigment based tiap jenis printer dan cartridge itu karakteristiknya beda2, disesuaikan dengan jenis cartridge, jenis head, dan cara kerjanya. Jadi kalau bisa bikin tinta jenis ini custom made di Indonesia mestinya bisa lebih cocok kali asal bisa jaga konsistensi kualitasnya. Contoh ada printer yang klaim 2pl sekali semprot, artinya dia makai tinta dengan karakteristik beda lagi deh dengan inkjet printer yang biasa. Gampang2 susah jadinya, tapi dari sisi harga sich menarik marginnya asal kualitasnya OK.

        Kebanyakan sich sasaran tembak untuk berjualan tinta inkjet pigment-based ini bukan melulu consumer, tapi juga professional user seperti large format digital printer dan juga bisa ke arah digital printing system untuk mass production. Ini jauh lebih stable bisnisnya dan quantitynya besar serta kontinu dibanding dengan untuk consumer.

        Tambahan info lagi yang saya ketahui pas tahun 2002, untuk HP dia membeli tinta jadi dari supplier di USA, yaitu D****T (sudah jadi tinta sesuai spesifikasi HP, jadi dia tidak develop tinta sendiri). Tinta jadi itu dalam bentuk liquid dikirim ke Singapore dan kemudian oleh HP baru dimasukkan di cartridgenya dan dijual ke pasaran. Saya sempat masuk di kantor supplier tinta itu dan melihat piagam penghargaan dari HP karena reliabilitas supplynya

        Untuk Canon saya kurang paham, tapi yang pasti pabrik printer besar mereka berlokasi di Vietnam.

        Untuk Epson (correct me if I'm wrong) kalau tidak salah printernya banyak yang Made in Indonesia di Cikarang sana itu (Seiko Epson Corp.).


        salam,

        Comment


        • #5
          Re: Usul, All abaut inkjet ink.

          Dear arthou,

          Maksud mas adalah Clariant ex Germany dan Cabot ex USA ?

          Clariant sangat exist pada dye base dan Cabot exist pada modified pigment.
          Salah satu unggulan product pigment Clariant umumnya dipergunakan pada solvent base ink untuk wide format printer not untuk water base pigment.

          Banyak sekali nano partikel pigment yang disupply dalam bentuk "cake / lempengan seperti biji plastik kasar" bukan pasta atau powder dan "dilarutkan" dalam bejana tekan / reaktor jadi mustahil mempergunakan technology grinding seperti konventional method.

          Mereka hanya 2 diantara puluhan vendor colourant dan belum menyentuh nano particel pigment.

          Benar salah satu plant besar Canon berlokasi di Vietnam dan mereka sedang membuat suatu inovasi baru dalam inkjet tech.

          Salah satu bagian R & D Hp untuk develope tinta ada di Palo Alto CA, USA.

          Salam,

          Comment


          • #6
            Re: Usul, All abaut inkjet ink.

            wah... usul yang sangat baik neh.... terima kasih pak. sangat membantu buat pemula seperti saya.

            Comment


            • #7
              Re: Usul, All abaut inkjet ink.

              Pindahan dari : all in one

              Ini yang umumnya tidak disadari oleh para perakit CFS,

              Mengapa hampir semua catridges original "menyisakan" ruang kosong pada catridges mereka ? Mengapa catridges Epson type dahulu (eg. T038, T029 dsb) mempergunakan alur kecil yang sangat halus pada intake vent hole yang ditutup dengan label stiker mereka ?

              Pada CFS fungsi utama adalah system aliran tinta yang berkesinambungan / berlanjut / kontiniu dari external reservoir menuju internal reservoir dengan volume, pressure / tekanan sesuai dengan design printhead tersebut.

              Karena pada CFS, ada 3 faktor utama yang saling terkait dengan design printhead :
              - Formulasi tinta.
              - Design / konstruksi tabung.
              - Panjang serta diameter flexible hose / selang.

              Dalam prinsip kerja suatu aliran, bila suatu benda cair melewati suatu lorong pasti mendapatkan hambatan / gesekan dari lorong yang dilaluinya (tube/selang dari external reservoir menuju internal reservoir). Semakin kecil diameter dan semakin panjang lorong / tube / selang yang harus dilalui oleh benda / tinta maka semakin besar hambatan yang diterima oleh benda tersebut. begitupun sebaliknya, semakin besar diameter tube dan semakin pendek tube maka hambatan yang diakibatkannya semakin kecil pula. Untuk hal diatas mungkin rekan telah mengetahuinya sejak dibangku sekolah.

              Yang umum terjadi dipasar saat ini, para perakit CFS "Tidak dapat" membuat suatu kendali dari ke 3 faktor utama metode kerja CFS. Bila saja mereka dapat membuat sinkronisasi / kendali dimana faktor lain dapat mengurangi atau menambah kelemahan dari ke 3 faktor diatas maka saya menjamin perakit tersebut dapat menciptakan suatui CFS yang memiliki kinerja tinggi.

              Perakit CFS bukanlah Flexible tube Mfg, bukanlah designer dari konstruksi tabung reservoir dan juga bukanlah ink Mfg tetapi umunya hanya pedagang yang mempergunakan "Barang jadi" atas suatu perangkat CFS tersebut.

              Dari ke 3 faktor utama dalam CFS, hanyalah ink / tinta yang dengan mudah dapat diformulasikan. Tinta refill sangat berbeda dengan tinta CFS. Tinta untuk CFS memerlukan surface tention yang agak tinggi dibandingkan dengan tinta refill. Tapi yang terjadi para perakit CFS umumnya mempergunakan tinta untuk refill, akibatnya aliran yang berkesimambungan / kontiniu akan sangat sulit diperoleh pada CFS tersebut. Karena prinsip kerja pada catridges Ori (walupun direfil) mempergunakan dan memperhitungan daya grafitasi dimana tinta yang posisinya lebih tinggi dari pada orrifers printhead harus "Turun / mengalir" dengan sendirinya karena "Berat" dari benda tersebut dengan kecepatan sesuai dengan hambatan yang diterima (alur vent hole pada design catridge serta "dareah kosong / busa kosong" berfungsi sebagai "penghambat" aliran udara dalam catridegs tsb) Tapi yang terjadi pada CFS adalah yang sebaliknya karena satu hal yang harus diingat, printhead design tidak melakukan "Menghisap" tinta tapi "Penerima" tinta untuk ditembakan.

              Bukannya pihak pabrik mau "irit" dalam mengisi tinta pada suatu design catridges tapi, jumlah tinta yang diisi harus tepat sesuai dengan design awal dari printhead dan catridges itu sendiri.

              Saran saya, bila ingin melakukan refill, coba miliki suatu alat timbang yang cukup akurat serta memiliki suatu referensi atas berat dari catridges yang akan direfill dan jangan mengisikan tinta melebihi berat referensi tersebut.
              Eg. bila mas ingin melakukan refil CL8, coba timbang dahulu berapa berat catridges ori yang masih penuh / baru lalu buat catatan, dan kelak suatu saat ingin melakukan refill atau type tersebut maka timbanglah catridges kosongnya terlebih dahulu. Kuranggi berat antara catridegs ori dengan catridegs empty = selisih yang harus diisi. (sebagai ref. BJ tinta +/- 1.0) Eg. Jadi bila selisih berat yang harus disi adalah 8 Gr antara catridges Ori dan empty maka suntikanlah secara perlahan sekitar 8 ml / cc tinta kedalam catridges empty tersebut, niscaya tidak akan terjadi over or under fill.

              Sekilas penjelasan saya untuk point diatas.

              Salam

              Comment


              • #8
                Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                Pindahan dari : all in one

                Dear tonjaya,

                berarti ada maksud yach di balik selang yang panjang itu, dan tiap2 tinta harusnya panjang selang nya berbeda ........
                sedangkan setau sy distributor tabung reservoirnya kurang lebih sama, di sisi tintanya masing2 punya merek sendiri2, yang gawatnya masing2 tinta dioplos dengan formulasi sendiri2

                Sepengetahuan saya, diJakarta ada beberapa vendor yang mensuply tabung kosong. Memang ada sedikit kesamaan dari produk tersebut. Bila mas ajak jeli tolong perhatikan paling sedikit sudah ada 8 type tabung yang memiliki kateristik yang berbeda baik dari design tabung serta diameter selangnya.

                mengenai faktor tinta, (Maaf saya pernah membaca salah satu post bahwa mas mempergunakan salah satu tinta ex korea), sepengetahuan saya juga produk tersebut membedakan type aaa diaplikasikan guna merefill catridges type aaa dan type tersebut kurang cocok bila dipakai untuk refill type bbb.
                Untuk tinta refill saja sedemikian banyak type begitu pula tinta untuk CFS karena setiap design printrhead membutuhkan oplosan / formulasi yang berbeda. Apa jadinya bila design prithead dengan minimum droplett 1 pl dikasih tinta dengan formulasi yang untuk droplet 8 pl, begitupun sebaliknya. Ini hanya masalah droplet belum lagi masalah lainnya seperti tiap printer umumnya menyertakan ICC yang berkolaborasi dengan driver printernya. belum lagi/... ada sangat banyak : belum lagi... belum lagi/... jadi amatlah masgul bila satu oplosan / formulasi dapat dipergunakan untuk semua type printer.

                baru tau sy kalau tinta untuk CFS beda dengan tinta refill, selama ini jual sama aja...... untung ngk ada masalah....... (or not yet maybe)

                Saya pilih NOT YET bukan maybe not yet.

                kalo perlu timbangan buat refill wah modalnya agak besar soalnya timbangan (analog) nyokap untuk kue satuan ukurnya kebesaran, musti yang digital kayak di supermarket.........

                Timbangan digital yang agak pressisi harganya tidak terlalu mahal mas, dibawah 1 Jt. Tapi kegunaannya sangat vital.

                dan untuk yang udah sering disuntik seperti canon & hp, semakin lama kapasitas bursanya juga menurun, jadi balik lagi ke felling yang ngisi

                Kapasitas busa yang menurun umumnya disebabkan karena faktor coosolvent dan kadar keasaman (PH) yang dikandung oleh tinta refill.

                Salam.

                Comment


                • #9
                  Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                  Pindahan dari : all in one

                  Originally Posted by tonjaya79
                  .....dengan kata lain semakin tinggi dpi semakin kecil droplet, tapi kenapa di epson tidak segampang itu clogging yach ? padahal epson dpi paling besar.


                  Maksud mas Epson generasi terakhir seperti R290 memiliki 5.760 DPI ? Dan itu yang mas anggap angka terbesar dalam suatu DPI printer dibandingkan dengan HP hanya 1200 DPI ? Bila mas menjawab YA, mas melakukan suatu kesalahan besar dan mas menjadi salah satu korban promosi Epson.

                  Mengapa ?

                  Mungkin mas paham apa arti atau kepanjangan DPI ? DPI , Ya pasti adalah Dot Per Inch.
                  Mengapa TIJ milik Hp yang terbarupun hanya mencantumkan 4800 DPI sedangkan type type umumnya hanya mencantumkan 1.200 ataupun 2.400 DPI ?
                  Apakah karena faktor DPI yang lebih kecil maka awam menilai resolusi yang dihasilkan oleh TIJ printhead milik Hp memiliki kwalitas hasil cetak dibawah piezo milik Epson ?
                  Bila mas menjawab YA resolusi Epson generasi terbaru seperti R290 memiliki resolusi tertinggi dikelasnya. Maka saya akan bilang , mas menjawab dengan SALAH BESAR.

                  Mengapa ?

                  Mas mengetahui 5.760 Drop per Inch (DPI) dengan technology variable droplet dengan ejection minimum drop terkecil ...pl yang sering digembar gemborkan oleh Epson, apakah mas mengetahui technology mutiple drop per dot milik Hp dengan sebutan PhotoREt 3, PhotoREt 4 dan PhotoREt Pro ?

                  Seperti yang tulis pada post diatas : semakin tinggi dpi semakin kecil droplet, tapi kenapa di epson tidak segampang itu clogging yach ? padahal epson dpi paling besar

                  Selikas untuk Epson generasi terachir saja R290 (5.760 DPI) masih jauh tertinggal dengan technology HP photoREt3 yang mulai diperkenalkan pada kita sekitar tahun 90an melalui Hp 845C, why ?

                  Technology PhotoREt 3 dengan resolusi hanya 1.200 sudah mampu membuat 29 multiple drops untuk membuat 1 dot dan mampu memproduksi 3.500 nuansa warna berbeda dari tiap dot. jadi bila dihitung dengan kalkulator awampun maka = 1.200 x 29 drop = 34.800 drop, jadi mana yang lebih halus bila dibandingkan hanya dengan 5.760 ? Bila Epson menyebutnya DPI artinya 1 shoot of piezo vibration for make 1 dot, maka HP menyebutnya dengan multiple shoot for make 1 dot.

                  Technology PhotoREt 4 dengan resolusi hanya 4.800 dengan kempuan 32 multiple drop guna membuat 1 dot dan mampu memproduksi 1,2 Juta warna yang berdeda dari tiap dot ini merupakan kemajuan sebanyak 340 kali dibandingkan dengan technology PhotoREt 3. Bila dibandingkan dengan ini maka = 4.800 x 32 drop = 153.600 drop atau bila Epson menyebutnya 153.600 DPI sedangkan Hp menyebutnya hanya resolusi 4.800.

                  Dan bagaimana dengan PhotoREt Pro yang baru dikembangkan (sebagian printer yang mempergunakan technology ini sudah ada dipasar kita) yang mampu memproduksi 72,9 juta warna yang berbeda dari masing masing drop.

                  Sekilas saya sadur dari buletin HP :

                  PhotoREt 3.
                  InkJet printing — the basics
                  The printed image — both text and graphics — is actually composed of microscopic ink dots. The colour quality and sharpness of the image is determined by a number of factors - the quantity and size of the dots, how precisely they are placed, how they are combined to create colours, as well as the quality of the ink and how well it bonds to the paper or film. Some printer manufacturers make claims that their technology produces better print quality simply by adding more dots-per-inch (dpi). In fact, this is only effective up to a point, and only on coated papers that can handle the greater quantity of ink. HP has a much more effective solution to achieve the highest quality photo printing, even on plain paper - HP PhotoREt 3 Precision Technology.
                  better way to put ink on paper
                  Rather than increase the dpi, HP PhotoREt 3 overlays up to 29 ultra-small drops of ink in a single dot location. This enables the printer to produce up to 3500 shades of colour per dot. Traditional inkjet printers produce only 8 colour shades per dot. They must produce most shades through a process called half-toning that produces only a rough approximation of the colour.

                  PhotoREt4.
                  high speed photo printingAs HP PhotoREt 4 colour layering technology improves on the printout’s quality through precise layering of dots and through the intelligent use of the 6-ink system, excellent quality is achieved without increasing the dpi used during printing. This has the advantage of lower system processing loads, which in turn speeds up the entire printing process.
                  how does it work?
                  HP PhotoREt 4 printers use inks of different intensities (referred to as dye load — the more dye there is, the stronger the colour). This allows each ink tank to produce significantly more levels of colour intensity or shades for every dot. Using HP’s unique colour layering technology to strategically layer multiple colour shades, HP PhotoREt 4 printers produce more than 340 times the number of primary colours produced by PhotoREt 3 printers ? in excess of 1.2 million colours. HP colour layering technology from PhotoREt 4 precisely controls the amount of ink applied to each print position to produce smoother gradations between tones for virtually grain-free images. By layering up to 32 ultra small drops within a single dot, PhotoREt 4 printers require a smaller amount of data than printers needing to process higher dpi, so printing is faster.

                  PhotoREt Pro
                  What is 8-ink colour printing with HP PhotoREt Pro?
                  HP 8-ink colour printing is the new benchmark in photo printing. The highly advanced HP PhotoREt Pro colour layering technology combines up to 32 superfine ink droplets into every printed pixel, for up to 72.9 million directly printable colours and 4097 shades of pure grey. The result is enhanced colour accuracy, improved shadow detail, grain-free printing and a high level of precision.
                  What do you need to enjoy HP 8-ink colour printing?
                  8-ink colour printing is achieved by combining three specialised cartridgesTogether, they give you an even wider colour palette for fuller flesh tones, incredible shadows, details and seamless colour transitions.
                  What are the benefits?
                  With HP's breakthrough 8-ink printing with HP PhotoREt Pro colour layering technology, you will enjoy:
                  Studio-quality colour
                  Stunning black and white photos
                  Reliable performance and results


                  HP 8-ink colour printing redefines the state-of-the-art in photo printing. The highly advanced HP PhotoREt Pro colour layering technology produces imperceptible image grain, including images with metallic elements, skin tones and clouds for exceptional studio quality photos.
                  In addition, HP PhotoRET Pro results in a significantly broader range of colours, including an extensive range of grey tones and dark tones for greater colour accuracy, enhanced shadow detail and artistic impact. Stunning black and white photos
                  Composite colours are not mixed to create black and white prints. The result is true neutral grey and deep photo black inks. You'll enjoy professional results that bring out the definition, precision and soul in every black and white portrait. Everything is precisely printed without the appearance of distracting red or blue hues.

                  Mungkin ini pertanyaan yang terjadi dipasar :

                  Mengapa sangat banyak penyedia jasa CFS yang mengatakan sangat sulit untuk melakukan pemasangan pada TIJ ?
                  Mengapa printhead TIJ lebih riskan bila dilakukan refill ?
                  Mengapa tinta Epson demikian banyak beredar dipasaran sedangkan sangat sedikit sekali tinta untuk TIJ apalagi untuk wideformat TIJ ?

                  Formulasi tinta untuk TIJ jauh lebih fine dibandingkan dengan tinta piezo karena firing chamber TIJ sangat jauh lebih kecil dibandingkan dengan orrifers piezo. Sampai ada kelakar / joke : kalau habis buat tinta Hp dan kita cuci tangan dan peralatan kerja maka air bekas cucian tersebut kalau dimasukan kedalam catridges Epson maka hasilnya sangat bagus....,..

                  Mungkin dengan penjelasan diatas mas akan paham, sebenarnya mana yang lebih fine antara piezo dengan TIJ baik dalam hal kecepatan cetak ataupun kehalusan serta nuansa warna hasil cetaknya. Kunci dasar dalam TIJ hanyalah tinta yang bergerak didalam firing chamber serta tidak boleh ada sedikitpun residu didalamnya yang menghambat proses penembakan.

                  Salam,

                  Comment


                  • #10
                    Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                    Dear tonjaya,

                    Lantas kenapa segment kecil utk cetak foto lebih memilih Epson dibandingkan dengan Hp. kata mereka yang pemakai hasil cetaknya lebih bagus dibandingkan dengan Hp.
                    dan untuk wide format, beberapa tempat yang sy tau mereka mengclaim wide format Epson lebih bagus dibandingkan HP (padahal mereka pakai tinta asli)

                    Umumnya para penguna / terutama segmen kecil yg mas maksud adalah penguna setia dari compatibel ink atau CFS untuk printer mereka. Bila mas memantau lebih jauh, pangsa pasar medium format baik dipasar local ataupun disebrang yang sekarang sedang menjamur umumnya mempergunakan produk "Designjet" milik HP.

                    kalo sy pribadi dengan tinta ex-korea sy lebih condong ke HP, karena warnanya lebih bright jadi lebih enak dilihat. sedangkan untuk Canon sy acungkan jempol untuk kelengkapan warna yang di tampilkan lebih WYSIWYG hanya warnanya agak2 gelap. kalo dibandingkan Canon dan Hp maka ada beberapa warna di HP yang di alihkan kewarna laen.

                    Coba mas baca post diatas tentang PhotoREt, sangat dibutuhkan ke presisisian tinggi dalam pencampuran colourant (bukan hanya formulasi tinta) guna menunjang tech tersebut. Bila hasil formulasi warna "agak melenceng" dari gradient warna tinta aslinya, maka kita harus menyertakan ICC dari tinta tersebut agar system / color management dapat membuat koreksi sesuai dengan gradient warna dari produk. Apakah mas sebgai penguna tinta korea juga mendapatkan ICC dari produk mereka ? ICC sangat menolong dalam pembentukan warna Black & gray pada setting RGB (pada setting ini system hanya pergunakan warna Cyan, Magenta, Yellow, Light Cyan & Light Magenta tanpa mempergunakan warna Black, walaupun harus mencetak warna hitam sekalipun jadi bila ada komposisi warna tinta yang "agak melenceng" maka dipastikan hasil cetak akan mengalihkan kemana gradient warna yang lebih kuat seperti terkadang redish, bluish ataupun greenish) karena printer kelas highend desktop, photo printer dan wideformat HP menerapkan system RGB dan CMYK pada setting driver yang berbeda. Pada driver setting media : Plain paper, bright white paper dan Coated paper menerap mempergunakan system CMYK selain setting diatas menerapkan setting RGB. Hal ini yang umumnya kurang dipahami oleh para end user. Sekali lagi khususnya unutk menunjang tech PhotoREt sangat dibutuhkan kepresisian pencampuran colourant serta "File color management" guna system menyesuaikan / melakukan koreksi warna sesuai dengan komposisi gradient warna dari tinta yang dipakai. File tersebut umumnya disebut ICC profile.

                    Tapi untuk beberapa produk designjet sudah menyertakan fasilitas closed loop color calibration (fasilitas ini tak terdapat pada printer merek lain sekelasnya) yang mampu secara otomatis membuat color management sendiri terhadap media yang sedang dipergunakan terhadap warna tinta yang dipergunakan (dalam parameter warna tertentu). Mulai dari type designjet 30, 90, 120, 130 keatas apalagi yang terbaru type T dan Z

                    Coba mas compare hasil cetak printer ukuran A3 antara Epson yang paling mewah sekalipun dengan lowest product dari designjet yaitu type 30, hasilnya................... terutama pada skintone, dan vivid colornya.

                    Keunggulan Epson hanya terletak dari sales force dan sosialisasi produk serta kemudahan untuk mendapat compatible ink product.

                    Salam,

                    Comment


                    • #11
                      Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                      wah, baru dua hari dah pindah ke sticky yak

                      benar-benar sangat membantu nih pak, baru beberapa aja dah banyak yang baru buat pemula kaya saya...

                      Comment


                      • #12
                        Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                        All abaut inkjet ink. Ga ada salahnya kalo saya kemukakan masalah saya disini kan ? Saya punya printer jadul HP Deskjet 810c printer tersebut bandel banget, sudah sebulan gak dipake karena ada masalah kalo ditekan tombol power, inisialisasi printer terdengar bunyi "krrrr..." seperti ada yang nyangkut kemudian indicator power dan feed paper blinking, printer ga bisa dipake, karena penasaran tu printer aku buka covernya, aku bersihin penampungan tinta yang ada dibawah catridge lalu dipasang lagi tapi masalah tidak hilang. Kemudian dibawa ke tukang service, kata tukang service "Service Station partnya ada yang hilang" aku tanya apa itu station part katanya alat untuk pompa tinta. apakah benar apa yg dikatakan tukang service ? padahal seingatku ga ada alat yang lepas atau jatuh waktu aku membersihkan itu printer, dan apakah printerku masih bisa diperbaiki ? Soalnya aku sayang tu sama printer akhirnya ga jadi diservice karena alatnya sulit (kata tukang service). Oh iya selama ini aku pake tinta refil "Ven***". terima kasih atas bantuannya.
                        Last edited by nexus; 05-02-2008, 09:13.

                        Comment


                        • #13
                          Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                          Originally posted by COLOR View Post
                          Umumnya para penguna / terutama segmen kecil yg mas maksud adalah penguna setia dari compatibel ink atau CFS untuk printer mereka. Bila mas memantau lebih jauh, pangsa pasar medium format baik dipasar local ataupun disebrang yang sekarang sedang menjamur umumnya mempergunakan produk "Designjet" milik HP.

                          kalo di daerah sy, memang produk Epson yang banyak P'Color
                          terutama R210 favorit para amatiran tuh,
                          sedangkan HP Photosmart tidak diminati orang, tp sy pakai yang 7830.
                          sebagian dari pemakai R210 itu memakai tinta ori Epson lho.......

                          untuk sekala sedang cuma 2 unit sy liat disini pakai Designjet 500, malah salah satunya bilang beli itu karena lebih murah

                          setelah sy pikir2 mungkin masalah di CFS yach....... soalnya R210 banyak yang pakai CFS.



                          Apakah mas sebgai penguna tinta korea juga mendapatkan ICC dari produk mereka ?

                          kaga di kasih tuh, mo download ternyata adanya yang large format aja

                          bila ada komposisi warna tinta yang "agak melenceng" maka dipastikan hasil cetak akan mengalihkan kemana gradient warna yang lebih kuat seperti terkadang redish, bluish ataupun greenish)

                          jadi inget TK
                          waktu sy kesana ada yang ribut patung budha nya ngk gray

                          setelah baca PhotoREt sy makin kagum ama HP, hehehehe
                          ternyata teknologinya lebih wah..... cuma sayang promosinya kurang jadi hanya skill user yang tahu masalah ini.
                          untuk segmen kecil printer HP seri berapa yach banyak dipakai?

                          kembali lagi masalah CL41, kenapa printhead nya gampang clogging yach P'Color apakah DPI nya lebih besar dari HP atau memang kondisi headnya yang dibuat lemah? bahkan beberapa head sy temukan sdh clog sebelum tinta asli kosong.
                          Last edited by tonjaya79; 05-02-2008, 09:21.

                          Comment


                          • #14
                            Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                            Dear nexus,

                            Menang sebagian spareparts dari 810c sudah agak sulit didapat, kemungkinan besar sparts tersebut kalaupun didapat dari "kanibal" sesama unit sebab harap dimaklumi karena usianya sudah agak uzur. Kegagalan yang paling sering dijumpai untuk type type seperti itu terletak dari mechanical paper feeeder dan service station. Yah ibarat mobil jeep angkatan th 40an, cuma kolektor saja yang masih mampu merawatnya. Coba hubungi rekan tk mungkin ia memiliki parts yang mas butuhkan karena sudah hampir setahun dia mengumpulkan printer printer uzur dengan cara trade in dengan printer baru.

                            Dear tonjaya,
                            kaga di kasih tuh, mo download ternyata adanya yang large format aja

                            Untuk ICC dari produk tersebut coba hubungi PT Dharma citra selaku penyalur resminya, memang tak banyak yang mau "repot" akan hal ini karena tak memahaminya atau memang produsennya yang kurang exist apalagi produk produk ex lowend china.

                            sedangkan HP Photosmart tidak diminati orang, tp sy pakai yang 7830.
                            sebagian dari pemakai R210 itu memakai tinta ori Epson lho.......


                            cuma sayang promosinya kurang jadi hanya skill user yang tahu masalah ini.
                            untuk segmen kecil printer HP seri berapa yach banyak dipakai?


                            7830 sudah mempergunakan tech PhotoREt 4, bila mas bandingkan dengan R210 yang sama sama mas pergunakan, menurut mas which one better ? (bila sama sama mempergunakan tinta ori, tell me the truth..)
                            Memang benar sosialisasi produk kurang digalakan oleh vendor HP disini, tak seperti Epson.

                            sy liat disini pakai Designjet 500, malah salah satunya bilang beli itu karena lebih murah

                            setelah sy pikir2 mungkin masalah di CFS yach....... soalnya R210 banyak yang pakai CFS.


                            Mungkin ini pertanyaan yang terjadi dipasar :

                            Mengapa sangat banyak penyedia jasa CFS yang mengatakan sangat sulit untuk melakukan pemasangan pada TIJ ?
                            Mengapa printhead TIJ lebih riskan bila dilakukan refill ?
                            Mengapa tinta Epson demikian banyak beredar dipasaran sedangkan sangat sedikit sekali tinta untuk TIJ apalagi untuk wideformat TIJ ?


                            jadi inget TK
                            waktu sy kesana ada yang ribut patung budha nya ngk gray


                            Mengenai hal tersebut saya pernah membacanya : http://forum.chip.co.id/1501121-post180.html

                            masalah CL41, kenapa printhead nya gampang clogging yach P'Color apakah DPI nya lebih besar dari HP atau memang kondisi headnya yang dibuat lemah? bahkan beberapa head sy temukan sdh clog sebelum tinta asli kosong.

                            Bila hal tersebut trerjadi pada catridge ori, mas dapat lakukan claim pada vendornya. Pengertian "kosong dan clog" terjadi pada semua warna atau hanya sebagain warna saja ?

                            Salam,

                            Comment


                            • #15
                              Re: Usul, All abaut inkjet ink.

                              Originally posted by COLOR View Post
                              7830 sudah mempergunakan tech PhotoREt 4, bila mas bandingkan dengan R210 yang sama sama mas pergunakan, menurut mas which one better ?

                              HP............. sing ada lawan
                              tapi sejak catridge HP95 rusak kaga pernah pakai lagi sih...... kalo itung2 wajar sih udah 20x wa injet ama InkT**



                              Bila hal tersebut trerjadi pada catridge ori, mas dapat lakukan claim pada vendornya. Pengertian "kosong dan clog" terjadi pada semua warna atau hanya sebagain warna saja ?

                              kalo clog rata2 cuma 1 warna. jarang banget dapet clog yang semua warna.
                              kaga bisa di garansi P'Color soalnya sy tau blum kosong dan clog setelah 5cc tinta di injet tapi kaga masuk semua dan pattern di kertas tissue putus2 tidak memblok. kalo di print yach garis2.

                              bagaimana dengan Canon P'Color, apakah teknologinya sudah sebaik dan sebagus HP ???

                              Comment

                              Working...
                              X