Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

tanya ttg 'desis'

Page Title Module
Move Remove Collapse
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • tanya ttg 'desis'

    gue dr dulu ngedenger mulai dari sound system PC, low end, mid end sampe ada jg high end yg berdesis walaupun cukup halus.
    sebenarnya desis itu penyebabnya apa sih? kok susah amat yah ilanginnya..
    padahal kan aslinya vokal seharusnya gak berdesis, gak pernah tuh gue denger vokalis2 di live music yg berdesis.

    solusinya?

    thanks.

  • #2
    Re: tanya ttg 'desis'

    Selama masih di PC... hampir ga mungkin...

    Desis itu basically dari komponen dan power supply... dan dua itu merupakan titik lemah PC... bisa sih kalo mau bersih bener, tapi jadinya ntar mahal dan enggak worthed...

    Comment


    • #3
      Re: tanya ttg 'desis'

      maksudnya power supplynya bocor gitu yah?
      utk di sound system selain PC, apa gak ada alat tambahan utk menghilangkan desis tsb?
      jujur aja kalo denger lagu en udah mulai di vol agak tinggi jd pusing dengernya kalo ada desis2nya.

      thanks.

      Comment


      • #4
        Re: tanya ttg 'desis'

        Mending pake card external deh ama power supply yang bagus...
        PC benernya enggak didesain untuk dengerin lagu serius... kecuali kalo kita mau korbanin duit dan effort extra...

        Comment


        • #5
          Re: tanya ttg 'desis'

          desis atau dengung dan sejenisnya adalah noise.
          Disini berarti ada frekuensi mulai 20Hz-20kHz (yang bisa didengar manusia) yang masuk mengotori frekuensi2 audio.
          bunyi desis tuh biasanya berasal dari frekuensi tinggi diatas 10kHz.
          Nah asal dari frekuensi-frekuensi penggangu bisa dari IC, Trans, dan komponen lain di power supply, pre-amp, PCB, kualitas solderan, kabel jelek, ground gak bagus, dll. ataupun sumbernya yang emang dah gak bersih.
          Rumit kalau mau eliminasi desis ataupun noise lain secara mutlak bila hanya dengan telinga manusia. Lebih mudah bila dilihat dengan bantuan osciloscope atau spektrum analiser dan dilihat frekuensi mana yang menggangu lalu dibuatkan filteringnya (asal filternya juga jgn hasilin tambahan noise).
          Namun suara desis yang berasalkan dari frekuensi tinggi bisa dicoba paling mudah di kurangi dengan LPF/low pass filter (sebelum power amplifier) yang diset pada 10kHz ke atas, namun hati2 bisa2 treblenya gak tembus. Bisa juga cari tweeter yang gak peka atau lebih lembut.
          Nah kalau mo ngilanginnya bisa coba baca2 teori2 audio.
          Buat batasan noise seberapa yang bisa diterima karena makin kecil noise = makin besar biaya yang harus dikeluarkan.
          Selamat belajar.

          Comment


          • #6
            Re: tanya ttg 'desis'

            Namun suara desis yang berasalkan dari frekuensi tinggi bisa dicoba paling mudah di kurangi dengan LPF/low pass filter (sebelum power amplifier) yang diset pada 10kHz ke atas, namun hati2 bisa2 treblenya gak tembus. Bisa juga cari tweeter yang gak peka atau lebih lembut.
            Nice explanation bro... tapi khusus untuk yang di atas ini gue sejujurnya enggak setuju...

            Menggunakan LPF ataupun mencari tweeter yang enggak peka merupakan dua hal yang menurut gue = mengurangi kenikmatan mendengarkan musik.

            Pasang LPF di 10 kHz mungkin sama kasarnya dengan jika kita enggak suka dengan karakter speaker aktif murah yang treble-nya ngecring, maka copot aja tweeternya (jadi respons efektif hanya woofer yang palingan sampe 8-10 kHz saja). It's not a solution, tapi asal tebas aja hehehe... mending ganti tweeter-nya tapi rasanya enggak worthed karena kita harus cek spek tweeter dan juga harga tweeter yang lebih bagus biasanya enggak murah.

            Solusinya terbaik untuk noise adalah mencari penyebabnya dan mencoba menghilangkannya. IMHO, noise yang dimaksud di sini mungkin lebih tepat disamakan dengan desis. Kalo hum/dengung itu adalah non-tolerable error (kecuali kalo hum-nya kecil, misal hanya terdengar di tempat sepi pada bukaan volume di atas jam 10 dan pada jarak sejengkal antara kuping dan driver).

            Tweeter yang lembut itu IMHO lain lagi and not related with noise. Lembut itu lebih ke arah karakter... dia bisa aja cukup flat dari 5000-15000 Hz, tapi suaranya lembut... bisa juga sama flat, tapi suara agak metalik... contoh paling gampang adalah bandingin tweeter silk dome dengan metal dome... bisa jadi sama FR, tapi beda jauh di karakter.

            Thanks
            Last edited by Jimmy Auw; 30-04-2006, 12:43.

            Comment


            • #7
              Re: tanya ttg 'desis'

              MAsih ada lagi cara. coba lo ubah2 kapasitor2 yang dipakai bisa nilainya ataupun jenis material capacitor tersebut. Ini juga bisa mengurangi atau menambahkan desis, namun tetap hati2 agar treblenya tetap bagus.
              Banyak cara menghilangkan desis, coba situ liat2 teorinya dan coba satu persatu.
              Pinter audio selain bisa jadi hobi yang ngabisin duit juga bisa jadi sumber pengahasilan.

              Comment


              • #8
                Re: tanya ttg 'desis'

                Biasanya soundcard apa saja yang sering berdesis?
                Trus kalo output suara speaker/headphone/earphone, lebih keras di satu sisi tu normal gak?

                Comment


                • #9
                  Re: tanya ttg 'desis'

                  Originally posted by prof_unto
                  Biasanya soundcard apa saja yang sering berdesis?
                  Sound card generasi baru harusnya uda ga berdesis... desisnya biasanya berasal dari motherboard atau power supply yang kurang bagus.

                  Trus kalo output suara speaker/headphone/earphone, lebih keras di satu sisi tu normal gak?
                  Untuk stereo source, bisa jadi.
                  Coba tesnya dengan mono tone yang diset ke channel L/R... kalo ada yang lebih keras maka itu enggak normal.. biasanya potensiometer murahan kiri kanannya kaga beres...

                  Comment


                  • #10
                    Re: tanya ttg 'desis'

                    Originally posted by judhies_halim
                    MAsih ada lagi cara. coba lo ubah2 kapasitor2 yang dipakai bisa nilainya ataupun jenis material capacitor tersebut. Ini juga bisa mengurangi atau menambahkan desis, namun tetap hati2 agar treblenya tetap bagus.
                    Asumsinya ngomong capacitor, berarti untuk HPF donk ya.

                    Mengubah nilai caps tentunya mengubah titik potong HPF... Saran saya sih jangan sembarangan ubah nilai caps di HPF, unless you know what you are doing... ntar kalo salah masukkin nilai dan bikin HPF-nya terlalu rendah... bisa angus tuh tweeter hehehe....

                    Mengubah merek caps (mengubah material) akan mengubah karakter treble.

                    Komponen murahan biasanya punya noise lebih tinggi... tapi kalo sudah main capacitor yang kelas bagus (Solen ke atas) harusnya uda enggak bermasalah lagi dengan noise, hanya tinggal milih karakter aja antar caps (misalkan antara Hovland, Auricap, dan Mundorf Silver Oil - masing2 punya karakter sendiri dan enggak semua yang lebih mahal cocok dengan karakter tweeter yang dipake).

                    Comment


                    • #11
                      Re: tanya ttg 'desis'

                      Kalo gue ngilangin noise paling gampang, pake digital out, keluarin ke external receiver. Beres dah.

                      Comment


                      • #12
                        Re: tanya ttg 'desis'

                        Pake ampli maksud loh?

                        Comment


                        • #13
                          Re: tanya ttg 'desis'

                          nah loh kok ke digital out segala..
                          g baru sadar, sorry salah kata, maksud gue desisnya ini bukan desis noise spt kalo kita denger tape yah tp sibilance/hissing misalnya penyanyi keluarkan kata "this jadi thisSSS.." dimana SSS itu cukup terdengar ke permukaan diperkirakan pd rentang 7-10Khz.
                          mulai dr ampli gue yg pertama sansui, yamaha, denon avr, denon pma, nad sampe yg skrg cec jg sama gak bisa atasin sibilance ini walaupun pd cec efek hissing diperhalus. pdhl efek hissing inilah yg bisa bikin kuping cape esp pd vol tinggi.

                          gak jelas drmana asalnya soalnya tadinya gue pikir dr rekamannya emi fujita/susan wong yg gak bagus tapi begitu dicoba di rumah teman dgn system MF A5 + Silverline Sonatina hasilnya menakjubkan efek hissing/sibilance tak terdengar sama sekali/halus sekali. vokalnya jd solid pd huruf sss.. gak bocor. jd spt suara aslinya.
                          ama di system djon welly vienna strauss dan one note tube, efek hissing ini jg halus sekali. makanya walaupun digedein volumenya sampe lebih dr setengah jg tetep enak dengernya kayak di live jazz. mana ada penyanyi di live jazz kalo nyanyi ada sss..nya yg bikin cape kuping ya gak.. maklum pernah ikut pertunjukkan jazz-nya peter f. gonta soalnya hehe.. denger aja vokal irana yg tinggi gitu tapi efek ssss... nya ga sampe tajem ke kuping tuh.

                          krn g gak tau dunia elektronika en g mau buat system g yg skrg jd lebih baik, pertanyaan gue efek hissing ini sumber dominan utamanya drmana? dr ampli/source/jenis tweeter speaker? apakah penggunaah caps hig grade spt solven/black gate bisa mengatasi efek ini spt pd system kelas wahid? apa ada pengaruh dr sumber kelistrikan?

                          thanks.

                          Comment


                          • #14
                            Re: tanya ttg 'desis'

                            Originally posted by musical_fidelity
                            g baru sadar, sorry salah kata, maksud gue desisnya ini bukan desis noise spt kalo kita denger tape yah tp sibilance/hissing misalnya penyanyi keluarkan kata "this jadi thisSSS.." dimana SSS itu cukup terdengar ke permukaan diperkirakan pd rentang 7-10Khz.
                            Itu tandanya speaker mu kurang mumpuni bro... sibilance itu cenderung dari speaker.. dari karakter tweeter tepatnya... kalo mau dicari sumber lain, bisa jadi dari HPF tweeter, karakter amplifier, dan bisa juga dari CD Player.

                            Sibilance dominan di 3-7 kHz... di bawah 3 kHz dan di atas 7 kHz juga ada, tapi yang dominan yah di 3-7 itu...

                            mulai dr ampli gue yg pertama sansui, yamaha, denon avr, denon pma, nad sampe yg skrg cec jg sama gak bisa atasin sibilance ini walaupun pd cec efek hissing diperhalus. pdhl efek hissing inilah yg bisa bikin kuping cape esp pd vol tinggi.
                            Itu karakter Quad mu bro... English speaker IMHO memang begitu (makanya gue kurang suka hehehe)... punya karakter mid nonjol, tapi agak kering... dan kadang tweeter-nya agak harsh...

                            Solusinya ya kaya tadi... ganti speaker... atau mungkin bisa juga cari kabel yang karakternya agak soft.

                            gak jelas drmana asalnya soalnya tadinya gue pikir dr rekamannya emi fujita/susan wong yg gak bagus tapi begitu dicoba di rumah teman dgn system MF A5 + Silverline Sonatina hasilnya menakjubkan efek hissing/sibilance tak terdengar sama sekali/halus sekali. vokalnya jd solid pd huruf sss.. gak bocor. jd spt suara aslinya.
                            Tandanya, sistem teman bro itu lebih "kompromistis"... rekaman Asia yang diputer di sistem dengan mid nonjol+high agak bright memang sama dengan bencana...

                            ama di system djon welly vienna strauss dan one note tube, efek hissing ini jg halus sekali. makanya walaupun digedein volumenya sampe lebih dr setengah jg tetep enak dengernya kayak di live jazz. mana ada penyanyi di live jazz kalo nyanyi ada sss..nya yg bikin cape kuping ya gak.. maklum pernah ikut pertunjukkan jazz-nya peter f. gonta soalnya hehe.. denger aja vokal irana yg tinggi gitu tapi efek ssss... nya ga sampe tajem ke kuping tuh.
                            Ya lu jangan bandingin Quad elo ama Vienna itu donk bro... itu Vienna setau gue harganya sekitar $6000... bisa beli hampir dua lusin Quad 11L... jadi jangan heran kalo suaranya enggak muncul sibilance begitu...

                            Ibarat kata elo komplain, koq ini Jazz tarikannya lemot ya? Gue kemaren abis bawa CLK koq kenceng banget... Ya jelas aja... harganya aja uda beda...

                            krn g gak tau dunia elektronika en g mau buat system g yg skrg jd lebih baik, pertanyaan gue efek hissing ini sumber dominan utamanya drmana? dr ampli/source/jenis tweeter speaker?
                            Untuk kasusmu: Speaker.

                            apakah penggunaah caps hig grade spt solven/black gate bisa mengatasi efek ini spt pd system kelas wahid? apa ada pengaruh dr sumber kelistrikan?
                            Dominannya di speaker koq... Lu ganti macem2 kalo terlalu banyak dan enggak jelas malah jadi buangin duit (soalnya elo enggak tau apakah ini Quad memang tweeternya uda terlalu "parah" sehingga enggak bisa dikoreksi or memang masih ada harapan diperbaiki di XO - and untuk riset lebih lanjut, rasanya malah jadi tambah repot)... mending langsung ganti speaker... di rentang 5-20 rasanya speaker2 uda mulai jauh lebih baik sibilance-nya. Coba tanya ama Djon aja hehehe

                            Thanks.

                            Comment


                            • #15
                              Re: tanya ttg 'desis'

                              WEh... dateng juga toh Java Jazz... kemarin gue di-iming imingin tuh katanya ada Diana Krall mau nongol... begitu acara mulai, gue dikasih schedulenya, mana Diana Krallnya... ngga ada

                              Comment

                              Working...
                              X