Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

[TUTORIAL] Kumpulan Tutorial Storage and Optical Device

Page Title Module
Move Remove Collapse
This is a sticky topic.
X
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial Storage and Optical Device

    Disini akan di salin semua Tutorial yang dibuat oleh para member. Thread/Post aslinya tidak akan di delete, namun Jangan mempost apapun disini kecuali anda ingin membuat tutorial tanpa anda mau membuat copy thread terlebih dahulu. Segala Reply akan dihapus disini!!! Pelanggaran akan dikenakan Kartu Kuning Silahkan anda buat Reply pada post asli atau buat thread baru.

    Bagi member yang melihat atau membuat Tutorial namun belum dimasukkan disini, mohon kirimkan Private Message ke saya.

    Atas perhatiannya dan kontribusinya, saya sangat mengucapkan terima kasih


    PC 3000 Tutorial
    Resize Partition dengan Acronis Disk Director 9
    Cloning HDD dengan Acronis True Image
    Akses Backup Image Acronis True Image
    Membersihkan Bad Sector
    Recover Partition dengan Acronis Disk Director
    Crossflashing Sony DRU 830A ke Samsung SH-182D atau sebaliknya
    BenQ QSuite Tutorial

    Last edited by DimeDeviL; 09-06-2007, 14:26. Reason: Updating Post

  • #2
    [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial

    PC3000 TUTORIAL

    Ok, let's get started

    Siapakan HDD yg bermasalah. Test dengan power supply only untuk memastikan masalah bukan di PCB.

    Setelah yakin bukan PCB yang bermasalah, pasang jumper safe mode pada HDD :
    Maxtor Ares (2F0 series)


    Maxtor Athena DSP (2B0 series) - WAH21PB0


    Maxtor Athena Poker (2B0 series) - WAK21R90


    Maxtor Calypso (6Y0 series)


    Maxtor N40P (6E0 series)


    Pasang pada Port ATA-0 di PC 3000 Card (Jangan input Power On dulu)

    Setelah terpasang, panggil shell.com dari PC 3000.

    Muncul menu utama PC 3000, pilih merk HDD yg bersangkutan, pilih type yang sesuai (lihat sticky !)

    Power On (F11), masuk menu utility, Load ldr file dng checksum yg sesuai (lihat sticky !)

    Reread drive ID

    Enter standard mode.

    Firmware operation

    Test firmware structure

    Periksa apakah checksum sesuai.

    Read modues

    Read modules group

    Defect tables, Read G-List

    Defect Table Read P-List

    Move G-List to P-List

    Ok, setelah read modules dan module groups, di root PC3K nya akan muncul folder [MXDSPMOD] atau [MXPKRMOD]. Cek apakah ada module yg bad saat dibaca.

    Exit utility PC 3K, lihat ke root directory dan buka folder yg dihasilkan. Cek seluruh module yg ada, periksa mana yang rusak.

    Ok, setelah pengecekan akan terlihat adanya module yang rusak (*.bad). Pastikan kita memiliki module pengganti dengan checksum yang sama.

    Juka tidak ada, jangan lanjutkan. Cari sampai dapat module pengganti dengan checksum yang sama.
    Lakukan SA Write Test.
    Jika ada checksum yg sama, overwrite module dengan yg baru.

    Lakukan Module Recovery (ATPOL, ATPDL, DCMS, U List) untuk perbaikan header dan checksum

    Exit. Power off (F12)

    Set jumper ke standard mode.
    Power On (F11)
    Pilih utility lagi (Sesuai dengan merk dan model HDD)
    Seharusnya jika module yang tepat telah masuk ke HDD, maka HDD akan dikenali sebagai model asli.

    Selesai.
    Last edited by hddstudio; 08-06-2007, 17:44.

    Comment


    • #3
      [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial

      Berhubung ada beberapa member yang meminta untuk dibuatkan langkah2 membuat atau mengatur partisi dengan tidak merusak data yg ada maka saya coba bikin tutorial penggunaan Acronis Disk Director Suite 9 yg mudah
      Tutorial ini dibuat pake ADDS 9 dari CD boot, tapi tampilannya sama dengan yg Windows kok

      1. Buka Acronis Disk Director yg sudah diinstall, maka akan muncul tampilan spt ini, pilih aja yg Manual



      2. Tampak daftar partisi yg ada di HDD



      3. Dalam tutorial ini saya akan melakukan resize drive C: yg kecil agar lebih besar, pertama resize dulu D: supaya ada space antara C: dan D:
      a. Klik kanan | Resize



      Drag ke kanan | OK



      4. Hasilnya seperti ini



      Partisi kosong ini juga bisa untuk membuat partisi baru...

      5. Sekarang resize drive C: sesuai kebutuhan dengan cara yg sama seperti drive D: tadi



      6. Hasil akhir partisi seperti ini



      7. Setelah yakin hasil sudah benar seperti yg diinginkan, klik tombol Commit

      Comment


      • #4
        Re: [Tutorial] Partisi HDD di Windows dengan Acronis

        Saran-saran dan persiapan sebelum melakukan resizing partisi :
        1. Ketahui ukuran used/free-space partisi yang akan dikurangi, jangan sampai hasil resize kurang dari used space.
        2. Defragment semua partisi yang akan terlibat dalam proses ini
        3. Jaga agar listrik tidak bermasalah (sebaiknya pake UPS dan PSU yg baik)

        Silakan nambahin kalau ada yg kurang

        Comment


        • #5
          [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial Storage and Optical Device

          Dear All, atas permintaan beberepa member via PM, saya akan mulai membuka teknik yg sebenarnya merupakan "rahasia klasik" yg digunakan oleh beberapa Data Recovery Agent. Mengingat butuh kesabaran dan ketelitian, belum lagi donor yg identik, saya rasa, cara yg dibuka disini tidaklah akan menghalangi kreatifitas Data Recovery Agent dalam menyelamatkan data.
          Ingat Data recovery is An Art. Berkreasilah dengan teknik baru !

          Note : Thread ini sementara saya lock sambil meyiapakan materi untuk thread ini. Harap sabar.

          Comment


          • #6
            Re: [Tutorial] Partisi HDD di Windows dengan Acronis

            Akhirnya selesai juga untuk membuat tutorial Acronis True Image 9.1 Server Edition. Berikut ini adalah cara singkat yang saya gunakan untuk meng-cloning hdd SATA / PATA dengan method 1-1 cloned HDD dari Acronis (semoga saja tidak salah menyebutkan..hihihihii.....) Ok langsung saja, ini tampilan awal dari Acronis True Image Enterprise Server 9.1.



            Berikutnya, pilihan yang harus dipilih untuk melakukan clone 1 to 1 HDD.


            Setelah dipilih, lalu akan muncul jendela selanjutnya seperti ini lalu click Next.


            Lalu selanjutnya, pilih clone method yang disediakan. Di sini saya menggunakan Automatic Method. Supaya, semua hdd yang terclone bisa automatic ter-resize sesuai dengan porsi / prosentasenya. Jadi jangan khawatir, di Acronis True Image bisa melakukan cloned HDD dengan segala size HDD. IMO. Jadi intinya, meskipun masternya berkapasitas 40GB, tapi yang akan menjadi destination nanti lebih dari itu. Akan disesuaikan sendiri.


            Setelah selesai melakukan basic step di atas, sekarang pilih harddisk master yang akan di clone. Kemaren malem saya mencoba untuk merubah posisi master dan slave. Ternyata tidak berpengaruh, jadi master dari clone pun bisa dijadikan hdd slave. Asal nanti pemilihan di select master hdd dari Acronis bener aja ndak masalah.


            Setelah memilih harddisk induk / master yang akan di clone, sekarang pilih harddisk yang menjadi destination.


            Setelah semuanya selesai di pilih, sekarang ada pilihan konfirmasi seperti berikut ini:


            Saya menggunakan pilihan delete partition, karena saya anggap partisi yang ada di destination harddisk itu tidak perlu. Tapi belum coba untuk pemilihan yang do not delete. Akan berbeda kah? Dunno... Nanti akan saya coba lagi.


            Setelah semuanya selesai dilakukan, sekarang READY TO CLONE YOUR HARDDRIVE! Click proceed untuk melakukan clone.


            Ada pertanyaan? Silahkan...........

            Comment


            • #7
              Re: [Tutorial] Partisi HDD di Windows dengan Acronis

              Sekarang saya akan coba memberikan Tutorial Backup HDD dengan Acronis True Image 9.1 Enterprise Server. Versi sama dengan yang saya gunakan seperti tutorial di halaman depan. Ok, langsung saja untuk memulai tutorial ini. Tutorial ini saya buat masih berdasarkan Wizard, untuk manual menyusul. Semoga mengerti, HDD saya abis rusak kena semut soalnya. Hiks.....

              Tampilan awal Acronis True Image Enterprise Server 9.1.


              Pilih menu File | Backup untuk langkah awal proses backup Entire HDD.


              Tampilan awal menu backup di Acronis True Image 9.1 Enterprise Server. Click Next button untuk melanjutkan ke menu berikutnya.


              Click pilihan The entire disk contents or individual partition, lalu pilih Next.


              Pilih satu / lebih dari satu drive yang akan di backup. Note: Backup dengan cara ini bukan melakukan backup per file, melainkan per drive / partition.


              Pilih lokasi penyimpanan backup untuk meletakkan hasil dari drive yang akan di backup.


              Kemudian, pilih menu default option. Note: Ini adalah cara wizard untuk backup, untuk yang expert akan saya usahakan jelaskan di tutorial selanjutnya.


              Berikan comment seperlunya.


              Pesan terakhir saya, GET READY TO BACKUP THIS DRIVE! Click proceed untuk melanjutkan process backup HDD Anda.

              Comment


              • #8
                Re: [Tutorial] Partisi HDD di Windows dengan Acronis

                Tutorial mount drive after backing up with Acronis True Image. Setelah di di backup dengan Acronis, mungkin ada yang bertanya bagaimana cara menggunakan file backupnya? Akan saya jawab langsung di sini setelah membuat tutorial di atas. Ok, langsung saja.

                Tampilan awal Acronis True Image Enterprise Server 9.1.


                Click Menu File | Backup, seperti gambar yang tertera di bawah ini:


                Kemudian akan muncul halaman awal dan langkah awal untuk melakukan mount drive. Lihat gambar di bawah ini:


                Cari file yang telah kita simpan dan mengindikasikan file dari Acronis True Image, ekstensinya berupa *.tib. Saya kurang tau apa singkatan dari tib itu, jadi jangan tanya dengan pertanyaan konyol apa ekstensi dari tib ya? hihihi....


                Kemudian akan keluar tampilan seperti gambar di bawah ini, pilih drive yang masih kosong untuk assign dan mount drive.


                Ada dua pilihan jenis mount yang bisa dilakukan. Dengan read only atau dengan read / write. Lihat gambar di bawah ini:




                Setelah menentukan pilihan di atas, click Next untuk melanjutkan. Lalu akan muncul tampilan comment seperti di awal tutorial tadi seperti gambar di bawah ini:


                Ga pake' banyak bicara deh, langsung saja click proceed!


                Next.....

                Comment


                • #9
                  Re: [Tutorial] Partisi HDD di Windows dengan Acronis

                  Note dan tambahan:
                  Setelah menggunakan read / write method, akan berbeda tampilannya waktu akan remounting file yang dimaksud. File backup akan menjadi dua dengan nama file baru. Lihat gambar di bawah ini:


                  File yang asli bernama MyBackup.tib dan yang hasil rebuild adalah MyBackup2.tib. Jadi dengan read / write method, akan meng-generate 1 file baru dengan nama yang berbeda. Dan setelah di remounting, menu yang timbul akan berbeda. Coba lihat gambar di bawah ini:


                  Ada yang bertanya kenapa namanya berbeda? Itu hanya simulasi, CMIIW. Soalnya waktu saya delete salah satunya / saya buka dari salah satu file tersebut. Semua metadatanya tetap sama dan tidak berubah tanggal dan waktunya.

                  Ada pertanyaan tentang tutorial yang saya berikan? Silahkan.......

                  Comment


                  • #10
                    Re: Teknik PCB Hot Swap untuk Data Recovery menggunakan MHDD dan victoria

                    Baiklah kita kan memulai dengan teknik pertama. Katakanlah saya ingin menyelamatkan data dari hard disk Maxtor 20 GB (type 2B020H1-111111-WAH21PB0-KMBA-A5FBA) yang pada BIOS terdeteksi error sebagai ATHENA

                    Untuk menyelamatkan datanya saya dapat saja menggunakan PC 3000. Cuma kalo saya ngak punya PC 3000 gimana dong ? Pakai Salvation firmware repairer saya mungkin dapat memperbaiki HDD ini. Cuma ada resiko setelah perbaikan, datanya rusak...

                    Nah kebetulan saya punya stok HDD seperti di atas banyak sekali dan dapat digunakan sebagai donor......Bagaimana caranya ?


                    Contoh sticker pada body Maxtor 6E040L0 (N40P)

                    Saya harus memastikan HDD donornya
                    1. Alfabet value identik di huruf ketiga : KM(B)A (the point !)
                    2. Model dan firmware sama persis : (2B0)20H1-(WAH21PB0)
                    3. PCB code sama : (A5FBA)
                    4. Yang paling penting : firmware sehat

                    Nah sekarang saya sudah ketemu yang konfigurasinya seperti di atas. HDD donor ini memang bad sector sedikit tapi sehat secara firmware (model dan kapasitas serta lainnya terdeteksi normal di BIOS). Hal ini bukanlah masalah karena saya cuma ingin menyelamatkan data dan bukan memperbaiki hard disk.

                    Sekarang apa yang harus saya lakukan ? Teknik memasang PCB dari donor langsung ke HDD yg rusak tidak menghasilkan apa2. HDD yg rusak tetap terdetek sebagai ATHENA. Berarti bukan begini caranya.... .

                    Putus asa. Saya mencopot PCB dari HDD yang rusak. Dan membiarkan HDD itu tanpa PCB.
                    Sekarang saya memasang HDD donor ini sebagai primary master ke PC dan memboot MHDD. Pada layar pilihan saya memilih HDD ini sebagai target.

                    saat MHDD> muncul, saya test dengan menjalankan Shift+F2

                    Muncul model yg tepat dan kapasitas LBA yg tepat. berarti secara firmware HDD ini sehat. Saya menjalankan prosedur scanning (tekan F4 2x)

                    Setelah yakin dengan hasil scanning nya, saya menekan Alt+S (stop motor)....MHDD segera menghentikan putaran rotor (tapi arus listrik tetap mengalir ! - hati2)

                    Sekarang (setelah rotor terhenti) dengan hati2 saya membuka baut torx (TX) yang mengikat PCB HDD donor ini....
                    Awas keringat dingin netes dan mulut ileran... , Nanti netes ke PCB langsung deh busssss!!! PCB donornya jebol juga....

                    Perhatikan :
                    Jangan melepas baik kabel data (IDE) maupun power pada saat operasi ini. Cuma hati2 lah...ingat PCB ini masih dalam keadaan teraliri listrik. Biarkan PCB tetap terkoneksi ke PC dalam keadaan idle...

                    Untuk WDC, kita dapat membaca DCM code sbb :
                    DCM: HSEHYV2AH

                    1- Motor (H)
                    2- Base (S)
                    3- Latch (E)
                    4- Bottom VCM (H)
                    5- Media (Y)
                    6- Headstack (V)
                    7- Actuator-Preamp (2)
                    8- Top VCM (A)
                    9- Separator (H)

                    Analisa selanjutnya dengan membaca module code C5 dari area firmware
                    Last edited by hddstudio; 13-06-2007, 17:38.

                    Comment


                    • #11
                      Re: Teknik PCB Hot Swap untuk Data Recovery menggunakan MHDD dan victoria

                      OK. Sekarang kita mencapai kondisi sbb :

                      1. PCB only dari HDD donor yg sehat firmware nya terpasang di kabel IDE dan power Mobo kita.
                      2. HDD yg rusak firmwarenya (korban) yg tidak memiliki PCB (sudah kita lepas sebelumnya)

                      Nah sekarang kita harus hari2 memasang PCB yg "livewire" ini ke body HDD yg hendak di selamatkan datanya.

                      INILAH YANG DISEBUT TEKNIK HOTSWAP (sperti prosedur flash BIOS)

                      Pelan2 kita harus memasukkan pin2 data pada jalur PCB dan memasang baut Torx (TX) ke seluruh permukaan PCB. Hati2 anda berurusan dengan PCB yg masih dialiri listrik. Salah prosedur, habislah semuanya (paling tidak ngulang lagi dari nol..Cape deeeh.... ).

                      Setelah semuanya OK, tekan Shift+F2. untuk melakukan rekalibrasi HDD ini. Dan voila ! HDD anda berfungsi normal seperti tidak ada firmware yg rusak. Model dan firmware akan muncul di MHDD. Lakukan scanning (F4 2x)....Jika sudah OK, shutdown PC anda. HDD bisa dioperasikan secara normal. Segera backup data anda ....

                      HDD hasil hotswap sudah bisa direcover baik secara direct access (dipasang di usb box via Windows) atau recover menggunakan WinHex dan software lainnya

                      Comment


                      • #12
                        [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial

                        OK deh, setelah dipikir2 mungkin memang lebih baik g bikin thread terpisah dan lebih spesifik mengulas tentang bad sector dan sekitarnya Tool yang umum digunakan untuk memperbaiki bad sector yang logical :

                        1. MHDD (www.hddguru.com) atau HDDScan
                        2. Victoria (http://www.hdd-911.com/index.php?opt...art=0&limit=15)
                        3. THDD (http://postget.net/?MTczNTM3ODAyMjUz...ExOTU6MA%3D%3D)
                        4. HDDL (http://postget.net/?OTNlZmUwNzY0NzQ3...MTI4MjQ4OjA%3D)
                        5. PCHDD (http://postget.net/?YmY4MGVkZmRiOTk0...MTU1NzI2OjA%3D)
                        6. HDD Repair 2.0 (http://postget.net/?YTE3ZDg2YjkwZWRm...MzQ2NTQzOjA%3D)


                        Tool 1,2,3 merupakan standard tools (dalam artian tidak langsung menyentuh area firmware) - Semua tool ini ada di CD Hiren 9.0 cuma versinya tertinggal
                        Tool 4,5,6 merupakan service tools (dalam artian langsung menyentuh area firmware)

                        Apa yang dimaksud dengan area firmware/service area/SA ?

                        SA merupakan bagian khusus dari sector di piringan (platter) hard disk yang menyimpan informasi konfigurasi secara physical (jumlah C,H,S = Cylinder, Head dan Sector). Secara default, konfigurasi HDD modern ialah
                        Cylinder = 16383
                        Head = 16
                        Sector = 63

                        Informasi ini direkam dalam beberapa kode mikro program yang disebut modules. Didalam salah satu modules ini terdapat informasi mengenai tabel kerusakan SMART (Reallocation Sector Count, Ultra DMA CRC error, Spin retry count, dll).

                        Bad sector soft (logical) merupakan bad yang secara prinsip masih dapat diperbaiki dengan menggunakan tool yang disebutkan di atas.

                        Untuk MHDD :

                        1. Pertama, boot PC (tanpa HDD) untuk mengubah setting HDD di BIOS. Dalam artian HDD yg bermasalah jangan didetek di BIOS (set IDE detection ke "None" di BIOS)
                        2. HDD yang bermasalah harus dipasang di PC sebagai Primary Master. Boot PC dengan MHDD. Pilih HDD yang muncul pada saat MHDD mulai.
                        3. JIKA TERJADI ERROR SAAT BOOT DAN MHDD tidak loading : shutdown lagi PC anda, lepas kabel power HDD yg bermasalah dan boot lagi. Setelah boot berhasil, pasang kabel power HDD anda.
                        4. Tekan Shift+F2 untuk meng-initiate HDD anda yg bermasalah. Model dan firmware akan muncul di MHDD
                        5. Setelah MHDD mengenali type HDD anda dengan tepat, tekan tombol F4 dua kali untuk mulai menganalisa sector HDD tsb.
                        6. Jika proses scanning terganggu oleh informasi adanya bad sector dengan kode UNC, AMNF atau lainnya, anda dapat melewati area tersebut dengan menekan tombol panah kanan (->).
                        7. Informasi adanya bad sector pada area tertentu akan dicatat oleh MHDD pada file mhdd.log
                        8. Jika anda ingin mulai memperbaiki HDD ini, siapkan waktu luang yg cukup lama. Saya merekomendasikan proses ini dimulai pada malam hari saat akan tidur sehingga tidak menganggu aktifitas.

                        Untuk menghapus kode bad sector (UNC, AMNF, ABRT, T0NF) dengan menggunakan MHDD, kita dapat menggunakan perintah "erase"

                        Pada prompt MHDD>, ketikkan perintan "ERASE"
                        MHDD>erase
                        Start LBA = 0
                        End LBA = disesuaikan dengan informasi LBA maksimum yg tercantum pada bagian atas MHDD.

                        Ada cara lain melakukan proses erase pada HDD, yaitu menggunakan "fast erase"

                        Fast Erase/Quick Erase menggunakan ATA Security module (jadi dengan konsep HDD memeriksa firmware secara internal dan melakukan erase di SErvice Area - mirip prosedur SelfScan). Untuk melakukan proses fast erase, diperlukan user password.

                        Caranya :

                        MHDD>PWD
                        MHDD ATA Security Password, this will lock the HDD with user or master password
                        User Password (0) or Master Password (1)
                        Please choose :

                        Isikan pilihan dengan angka 0 (user password)
                        lalu ketikkan password yang anda inginkan misalnya A

                        Please choose : 0
                        Enter user password : A

                        Tekan enter

                        Drive locked with ATA password.


                        MHDD>fasterase
                        Enter user (0) or master (1) password : 0
                        Enter password : A
                        Fast Erase started, wait until Busy Flag fails.

                        Sekarang MHDD akan melakukan Fast Erase terhadap HDD kita. Jika sudah selesai lambang "BSY" yang sibuk di pojok kanan atas akan berhenti.

                        Jika telah selesai melakukan Fast Erase, kita tidak dapat melakukan apapun terhadap HDD ini, kecuali membuka password user yang telah kita pasang.

                        MHDD>DISPWD
                        Enter user (0) or master (1) password : 0
                        Enter password : A

                        Enter sekali lagi

                        Done

                        Setelah password di-disable, maka HDD dapat di f-disk maupun diformat.

                        Diagnosis setelah proses erase dimulai :
                        Kalau bad ada di area 0-765 dan terjadi hang saat erase function, berarti Head mengalami error (Seagate Family). Tidak mungkin diperbaiki hanya dengan MHDD.
                        Kalau setelah erase dan remap, bad masih bandel dan tidak hilang juga, anda bisa gunakan F4+ erase 256 sector.

                        ------> Ada baiknya anda mempost screenshot waktu melakukan erase di forum ini (Tekan F10 saat erase dimulai). Nanti di directory MHDD ada file jpg, silakan di-atach di forum dan bisa kita bahas bersama.

                        Bad sector ditemukan pada bagian akhir LBA HDD :
                        Jika ingin memotong kapasitas HDD anda, anda menggunakan perintah HPA :
                        HPA (Host Protected Area) hanya bisa memotong LBA dari mulai 0 (null) sampai batas LBA terakhir sebelum ada kerusakan sector.

                        Jadi misalkan kita memiliki HDD 40 GB Maxtor dengan kapasitas asli LBA 80,293,248 dan memiliki sector yang rusak di area setelah 79,000,000, maka kita dapat memotongnya dengan perintah HPA :

                        MHDD>HPA
                        Enter new LBA : 69,999,999

                        Begitulah kurang lebih penjelasannya.

                        HPA tidak dapat digunakan kalau untuk memotong HDD dengan bad yang acak:

                        Misalnya HDD seperti contoh di atas juga, tapi dengan sector yang rusak di area 0-10,000 lalu berlanjut di 1,000,000-5,000,000 dan terakhir di 79,000,000 - 80,293,248.

                        Teknik pemotongan dengan kondisi seperti ini hanya mungkin menggunakan hardware HRT (HDD Repair Tools) PC 3000 LBA editor dan lainnya.
                        Last edited by hddstudio; 10-06-2007, 16:40.

                        Comment


                        • #13
                          [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial

                          Disini akan di salin semua Tutorial yang dibuat oleh para member. Thread/Post aslinya tidak akan di delete, namun Jangan mempost apapun disini kecuali anda ingin membuat tutorial tanpa anda mau membuat copy thread terlebih dahulu. Segala Reply akan dihapus disini! Silahkan anda buat Reply pada post asli atau buat thread baru.

                          Atas perhatiannya dan kontribusinya, saya sangat mengucapkan terima kasih

                          Comment


                          • #14
                            [TUTORIAL] Kumpulan Tutorial

                            Sh*t happens !!!
                            Pernah secara gak sengaja men-delete partisi di komputer kamu ? Saya sudah ! 2 kali malah



                            Jadi partisi UNALLOCATED kaya gini



                            Tapi untunglah ada Acronis Disk Director (lagi-lagi..... )
                            Buka aja Acronis Disk Director dan akan tampak partisi yg tertinggal



                            Klik pada Recover Partitions



                            to be continued.....


                            Comment


                            • #15
                              Re: [TIPS] Mengembalikan partisi yg ter-delete !

                              continuing......

                              Pilih MANUAL | Next



                              Pilih Partisi UNALLOCATED tadi dan Next



                              Pilih COMPLETE | Next dan berikutnya proses pencarian...



                              Pilih partisi yg terdelete untuk di-UNDELETE | Next



                              Hasilnya akan tampak seperti di bawah | Next



                              Pada screen ini sudah berhasil, tinggal tekan COMMIT

                              Comment

                              Working...
                              X