Seperti yang sudah diketahui, nForce430 yang dipadu dengan GeForce 6100 menjadi tulang punggung motherboard all in one dari Gigabyte ini. Model ini menjadi solusi yang pantas untuk aplikasi perkantoran yang berbasis system 64 bit dan processor AMD.
Sedikit hasil test.
Test Setup
Processor Athlon64 3000+
Motherboard Gigabyte GA-K8N51GMF-9 BIOS F2
Memory Kingston KHX3200ULK2/512 (256 x 2) @ 2-2-2-5 1T
Hardisk Maxtor 80GB SATA 7200 rpm
DVD-ROM Gigabyte GO-W1600D
PSU Silverstone Strider Series 420 watt
Menu BIOS motherboard ini memang miskin pilihan voltage, bahkan tidak ada sama sekali. Pilihan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kecepatan system hanya dapat dimungkinkan dari pilihan HTT dan multipiler HTT. Perubahan timing dan asynchronus memory juga terdapat di BIOS.
Meskipun demikian, processor 3000+ (1.8 GHz) yang digunakan, dapat digenjot ke HTT 275 MHz (2.470 Mhz). Hasil yang lumayan mengingat sangat terbatasnya motherboard ini. VGA onboard di set pada 16MB pada pengujian ini. Tidak adanya opsi untuk menaikkan tegangan memory, memaksa pengujian dilakukan dengan kondisi memory asychronus, untuk mengimbanginya, timing tetap dipertahankan pada 2-2-2-5 1T.
SiSandra Memory Bandwidth
PCMark 2005 1.1.0
Untuk VGA onboard, terdapat pilihan mulai dari 16MB, 32MB, 64MB dan maksimal 128MB di BIOS untuk mengalokasikan jumlah memory untuk VGA.
Hasil benchmark 3DMARK 2001SE dan 3DMARK 2003 3.6.0 menunjukkan tidak adanya peningkatan kinerja VGA bila memory ditingkatkan, bahkan dengan memory VGA lebih besar, terjadi penurunan score. Hal ini dikarenakan berkurangnya memory system yang digunakan.
Hasil benchmark 3DMARK 2001SE & 3DMARK 2003 3.6.0 VGA 16 MB
Hasil benchmark 3DMARK 2001SE & 3DMARK 2003 3.6.0 VGA 64 MB
![]()
Seluruh pengujian berjalan lancar dan mulus, tampaknya motherboard ini tidak memiliki masalah kestabilan meski dengan pilihan tweaking/overclocking yang sangat minim pada BIOS dan seluruh pengujian dijalankan pada keadaan processor teroverclock.











Reply With Quote




Bookmarks