Gw pengen buat foto yang latarnya keliatan buram. Caranya gimana yahhh?
Pake Prosumer yang ada manual focus nya bisa gak ?? Kalo DSLR gimana?
(baru belajar sihhh, bantuin yaa)
Gw pengen buat foto yang latarnya keliatan buram. Caranya gimana yahhh?
Pake Prosumer yang ada manual focus nya bisa gak ?? Kalo DSLR gimana?
(baru belajar sihhh, bantuin yaa)
kameranya harus bisa manual focus
kalo kamera loe bisa berarti bisa... tergantung lensa juga CMIIW
Kalau mau BG blur , itu tergantung pada 3 faktor :
1. Bukaan / aperture lens. Lensa anda kalau bukanya di f/16, mesti dari Monas ke depan istana mungkin baru blurBuat blur, bukaan harus sebesar2nya f/2.8 kalau bisa.
2. Jarak photog -> objek -> Background
Dengan bukaan besar, jarak anda dengan objek bertambah dekat tapi dengan itu ruang tajamnya pun berkurang. Misal dengan f/2.8 jarak 1M ... mugkin anda cuman bisa dapat focus hidung dan mata ... kuping sudah blur.
3. Qualitas lensa. Ini sih relatif, tapi lensa tertentu BG nya bisa smoooottthhh banget . n lensa tertentu rada kasar.
Bisa manual focus / ndak .. itu irrelevant .. yang pasti .. HARUS bisa focus![]()
Enjoy.
Saya coba pake sony f505, aperture di set ke f2.8, zoom gak dipake tapi tetep aja gak bisa. Jarak photog ke obyek sekitar 2 meter, obyek ke background sekitar 4 meter. kondisi itu udah memenuhi syarat belum ya... Mungkin kameranya emang gak dukung kali ya(pernah sih bisa ngeblurin backg, tapi jarak ke obyek cuman 10 cm, sementara obyek ke backg 5 meteran. Harus seperti itu kali ya..)
apa kamu yakin bahwa apeture dalam keadaan manual, harusnya dengan bukaan yang paling gede background blur
paling asik sih buat nge-blur pake DSLR tapi kalo ga punya, tinggal di-edit aja pake Photoshop
Itu dia... Di kameranya sih ada prog aperture priority. dari situ kita bisa ngeset ap prior dari 2.8 ampe 8 dalam kondisi nggak pake zoom. tapi tetep aja hasilnya gak blur.Originally Posted by hilalmahdip
kamera gue juga bisa gini.... dan kasusnya sama.... kalo udah gini berarti pengaruh lensa kan????Originally Posted by cokino
ya bener.. emang pengaruh lensa.. dan (secara tidak langsung pengaruh ukuran image sensor.. makin besar ukuran image sensornya, lensa yg digunakan juga makin mengizinkan DOF sempit (efeknya: blur di background). semua digicam consumer dan prosumer, ukuran image sensornya kecil2.. jadi memang susah untuk mendapatkan background blur..
Tapi.. kelemahan ini dapat dimanfaatkan menjadi keunggulan.. utk foto2 macro dan landscape.. digicam consumer dan prosumer bisa menggunakan f/2.8 tanpa takut terlalu banyak bagian foto yg blur
Saya cuma mau nambahin aja dikit. Sebagian sudah dibahas oleh Bro b18.
Sebenarnya untuk membuat latar belakang 'Blur' tergantung dari sesuatu yang dinamakan 'Depht of Field" atau kalo di Indonesia-in Kedalaman Ruang (bener ngga nih terjemahannya?)
Kedalaman Ruang sempit akan membuat latar depan (Fore Ground) dan latar belakang (Back Ground) dari subyek foto menjadi blur atau tidak jelas.
Kedalaman Ruang yang sangat lebar akan membuat latar depan dan latar belakang menjadi jelas atau tidak blur.
Kedalaman Ruang atau Depht of Field (DOF) sangat dipengaruhi oleh 3 hal:
1. Bukaan Lensa (diafragma/ Aperture)
2. Jarak pemotretan
3. Panjang fokal lensa (Focal lenght)
Bukaan Lensa.
Semakin besar bukaan lensa, semakin sempit kedalaman ruang, begitu juga sebaliknya. Nilai bukaan lensa biasanya ditandai dengan titik 5.6, 4.5 dan seterusnya. Makin kecil nilainya makin besar bukaannya. Misal bukaan 5.6 lebih besar dibandingkan dengan 16.
Jarak Pemotretan.
Semakin dekat jarak pemotretan semakin sempit kedalaman ruang, begitu juga sebaliknya.
Panjang Fokal lensa.
Semakin panjang semakin sempit kedalaman ruang. Kalo pake kamera proconsumer pake tele yang terpanjang aja. Ini akan membuat latar belakang lebih blur dibandingkan dengan yang wide. Panjang fokal anda dapat dilihat dibagian lensa terdepan. biasanya ada nilai angka dengan belakang mm, contoh 16mm atau 35-70 mm.
Solusi:
Untuk mendapatkan Latar Belakang yang sangat blur pada kamera anda,
setting lensa pada yang kondisi tele terpanjang, atur bukaan pada kondisi yang terbesar dan jarak pemotretan terdekat.
Sebagai contoh kawan-kawan bisa lihat hasil karya saya yang berjudul "The Vision". Saya menggunakan jarak pemotretan sekitar 20-25cm dan bukaan 3.5 (bukaan terbesar dilensa saya) dan panjang fokal 70mm (panjang fokal tertinggi pada lensa saya, 35-70mm).
Dan contoh lagi dengan judul "Antara kau, aku dan bekas pacarku". Menggunakan panjang fokal 35mm, bukaan sekitar 3.5 dan jarak pemotretan sekitar 2 meter.
Itu sekedar ilustrasi, kombinasi antara ketiga hal tersebut akan membuat latar belakang blur apa tidak.
Untuk melihatnya klik PHOTO GALLERY. cari judul di atas. Semoga dapat bermanfaat.
THX
Senior Technical Engineer, Photographer, High Speed Video Instructor and Operator, Corona (UV) Camera Instructor.
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks