Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Results 1 to 10 of 10

Thread: Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Oct 2004
    Location
    Jak Sel
    Posts
    1,561
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?



    Halo,

    Saya telah mengikuti majalah Chip mulai th 2000. Walaupun tidak tiap seri, tapi Chip merupakan hiburan utama untuk mengobati kerinduan pada informasi dunia komputer sejak tidak lagi membaca PC Computing, PC Market, Byte dan PC Magazine luar. Bahkan sejak itu Chip membuat saya tidak berminat lagi mencari majalah-majalah tsb.

    Tahun 2001 majalah Chip makin membuat saya jatuh cinta dengan fokus lebih mendalam pada hardware dan tweaking. Malah senangnya, saat itu saya ingat ada edisi tweaking pada untuk Mac G3. Saat itu saya putuskan untuk berlangganan. Bahkan jika agen kehabisan, saya bela-belain muter cari sampai dapat.

    Penekanan proporsi pada benchmark hardware multi brand dan informasi produk yg semakin mendalam pada kisaran th. 2002 bahkan telah mampu membuat saya menjual Mac G4 yg baru beberapa bulan saya beli. Saya ingat saat memaksakan diri beli best KT333 board (Abit AT7-Max), best GF4 card (Asus V8460), DDR3200 XMS Corsair, casing Lian-Li PC70, sampai PSU dan fan Papst. Istri saya sampai ngomel habis-habisan karena duit belanja
    juga udah terkena.

    Sejak th. 2003 fokus telah dibagi sedikit untuk gadget komunikasi. Agak sedikit kecewa, tapi masih OK karena beberapa artikel hard dan soft mod masih disertakan.

    Tetapi untuk 2004 ini saya merasakan adanya perubahan radikal. Walau dari sisi layout saya sukarela memberi nilai AAA++, tapi fokus bahasan saya rasakan telah melenceng dari akar Chip pada awalnya. Preferred taste yg saya rasakan tahun 2001 dan 2002 lalu semakin berkurang sehingga mengurangi minat saya untuk tetap stay tune tiap edisi.

    Akhirnya saya putuskan untuk beli eceran saja, itupun jika artikelnya cukup menarik. Kepuasan saat ini saya dapatkan dari berbagai forum seputar dunia IT dan tweaking.

    Saya yakin hal ini lebih menekankan pada visi misi Chip dari tahun ke tahun. Tetapi mohon dipertimbangkan agar pengembangan masih sesuai dengan identitas yg telah dibangun Chip, karena bagi saya disinilah Chip dewasa, mempunyai identity kuat yg telah tertanam di mindset pembaca, dan telah mempunyai segmen. Mohon agar tidak mengarah pada "Me too" seperti kebanyakan trend lokal. Apalagi dengan tumbuhnya berbagai media IT yang baru, konsep "Me too" hanya akan menurunkannya menjadi sama dg yang lain. Jika begini, maka share cake -nya akan semakin berkurang akibat converted consumer.

    Tentang pengembangan, berbagai ide sangat bagus terdapat di forum. Tidak harus luar, tetapi beberapa forum lokal telah menunjukkan kedewasaannya. Trend populer seperti cooling, tweaking dsb bahkan telah terfasilitasi dengan beberapa produsen lokal (company dan non-company) yg produknya bahkan berani bersaing dengan produk luar baik dari sisi harga dan performa.

    Demikian uneg-uneg saya. Mohon maaf jika ada hal yg tidak sesuai di hati redaksi. Saya hanya tidak rela melihat role model saya berada dalam fase post maturity dalam product life cyclenya sebelum mencapai fase inovasi baru yg sesuai dg root identity-nya.

    Hormat saya,
    hwarda
    Last edited by hwarda; 10-10-2004 at 16:03.

  2. #2
    Join Date
    Sep 2004
    Location
    Jakarta for now..
    Posts
    561
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    16


    eh seingat saya ada anggota CHIP yg namanya seperti hwarda gitu deh, bener gak yah?

    oh ya saya mau kasih masukkan ke CHIP juga nih, saya baru punya PC Media memang sih review hardwarenya gak sebgaus CHIP tapi kalo info utk IT-nya itu bagus banget. tapi yg lebih bagus lagi adl software2 freeware-nya. mungkin utk software2 freeware yg bagus2 spt PC Media bisa CHIP ikutin.

  3. #3
    Join Date
    Aug 2004
    Location
    Makassar, Indonesia
    Posts
    2,742
    Thanks
    4
    Thanked 2 Times in 2 Posts
    Rep Power
    24


    Well yang diutarakan rekan hwarda ada benarnya....
    Saya jatuh cinta dengan CHIP karena Review Hardware, tweaking dan terutama Overclocking....untuk yang satu ini saya selalu sangat antutias jika ada rubrik tersebut di CHIP, saya rasa CHIP memang sudah banyak berubah...tapi yeah saya tetap pelanggan setia dan tetap ingin menjadikan CHIP sebagai my 1st Komputer magazine....

  4. #4
    Join Date
    Aug 2004
    Location
    Malang
    Posts
    39
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Nimbrung aaahh



    Saya mau ikutan nimbrung nih,

    saya dah ngikutin CHIP sejak 2001 walau gak rutin tiap bln. Nurut saya, dulu CHIP rajin bgt muat artikel2 hardware (komputer) dan review multibrand lengkap dgn benchmark dan tip trik tweaking-nya. Tapi belakangan kemana itu ????Kok malah porsi gadget yg (nurut saya) overdosis???

    Utk konten CD coba bandingin dgn PCMedia, CHIP CD banyak diulang-ulang, useless....

    Pendek kata saya jd malas beli CHIP, karena isinya kini garing bgt....Tapi untungnya iklan2 di CHIP bagus2 (mungkin karena bikinnya bener2 dipirkan matang ya?) beda bgt dgn artikel2nya, kayaknya kok CHIP kehabisan ide shg terkesan asal menuhin kuota halaman aja. Keliatannya aja tebal tapi yg bisa kubaca (MENARIK BUAT DIBACA) paling cuma berapa lembar aja. Sampe2 temen2 saya bilang kalo mau liat iklan bagus2 & colourful mending baca CHIP tapi kalo mau nambah pengetahuan mending baca majalah yg lain aja deh.

    Saran:

    1. Buang aja software spt Adobe Reader, DivX, dkk, masak tiap bln dimunculin?Saya yakin hampir semua pembaca udah punya software umum kayak gitu.

    2. Buang aja artikel harga, wong yg diupdate cuman tanggalnya doank...harganya gak pernah diupdate. Entar kalo tetep dimuat malah bisa menyesatkan pembaca yg butuh guidance harga, soalnya harga itu beda bgt dgn pasaran.

    3. Dgn makin maraknya pembahasan dan kajian dunia elektronika (audio video) moga CHIP gak latah ikutan mbahasnya, ntar porsi buat komputernya jadi berkurang donk....kayak sekarang yg udah dijajah ama GADGET>>>>>

    4. Sori kata2 nya pedas, tapi saya bermaksud membangun dan masih berharap CHIP bisa kembali spt dulu..

    THANX for all


  5. #5
    Join Date
    Oct 2004
    Posts
    96
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0


    Wah, ternyata bukan cuma saya yang merasa demikian. Ada banyak hal di masa lampau (kayak udah hidup berapa puluh tahun aja...) yang membuat CHIP terasa berbeda. Saya ingat betul bagaimana CHIP telah mengubah paradigma komputer Indonesia dengan artikel mengenai K7-nya AMD tahun 2000 & 2001. Saya sendiri akhirnya mengupgrade sistem lama saya dengan platform AMD. Masih saya ingat sampai sekarang, benchmark di CHIP edisi 8/2000 untuk platform AMD: round-up VIA KT133. Dari situ yang memenangkan CHIP Tip Power adalah ABIT, tapi yang saya pilih adalah runner-up-nya Gigabyte GA-7ZX. 10 bulan kemudian akhirnya saya beli produk tipe yang sama namun sudah revisi 5.0. Lalu di edisi 3/2001 itu diulas mengenai chip VGA keluaran PowerVR, Kyro. Nah, dua komponen itulah yang mengisi PC saya hingga sekarang. Itu sedikit pengalaman berkesan saya dari CHIP.

    Ada banyak hal yang berubah di CHIP. Yang utama menurut saya (dan ini yang membuatnya menjadi semacam membosankan) adalah hilangnya ruang lebih di kolom hardware. Satu-satunya alasan mengapa saya membeli CHIP adalah ulasan hardwarenya yang lengkap. Sudah setahun lebih sejak CHIP terakhir membahas struktur chipset tertentu. Dulu kan sering diulas, mulai VIA seri tertentu, SiS seri tertentu. Yang terakhir saya ingat mungkin Intel Springdale (865) dan Canterwood (875), sekitar setahun lalu. Skalabilitas VGA menurut saya hampir membosankan, karena tidak ada yang bisa benar2 saya manfaatkan dari situ. Informasi2 bermanfaat yang masih bertahan mungkin benchmark hardware rutin (HDD, CDRW, mainboard, graphic card). Dan baru2 ini yang paling saya pertanyakan mungkin adalah 2x munculnya artikel mengenai Applebred. Ini boleh dibilang kolom yang terbuang sia2. Pertama, produk ini sendiri keberadaannya boleh dibilang langka di Indonesia. Kedua, AMD sendiri secara resmi sudah meluncurkan Sempron sebagai penerus Duron. Dan press release untuk ini sudah ada sejak bulan Juni/Juli 2004. Lalu kenapa masih dibahas pula di dua edisi terakhir (8 & 9)? Malahan Sempron-nya tidak nampak sama sekali ulasan lengkapnya, hanya satu kotak kecil info singkat.

    Kolom software menurut saya begitu2 saja. Mungkin karena setiap hari ada puluhan software yang dirilis, dan tentu saja mengulasnya satu2 sulit. Di internet sudah tersedia lebih banyak kolom review dan saya rasa CHIP tidak perlu terlalu memaksakan, mungkin sediakan lebih banyak kolom untuk review freeware (pasti kita coba, bukan?).

    Yang terakhir dan pasti membuat saya tambah bosan adalah artikel mengenai komunikasi. Hampir tidak ada manfaatnya, karena saya sendiri tidak gonta-ganti HP setiap bulan. Lalu untuk apa? Untuk memantau perkembangan? Karena saya pikir reviewnya standar dan bisa ditemukan versi lebih lengkapnya di internet, bahkan lebih up-to-date.

    Untuk segmen lain yang saya rindukan adalah review game. Biarpun CHIP punya LEVEL, tapi satu-dua artikel gak ada salahnya kan? Toh ada juga computer geek seperti saya yang suka bermain game di kala senggang, walau tidak main terus-terusan. Untuk membeli majalah LEVEL saya pikir cukup mubasir karena saya mungkin hanya perlu reviewnya saja, saya tidak punya cukup waktu mencoba semua game tersebut, apalagi PC saya sendiri tergolong out-of-date untuk main game2 terbaru.

    Untuk CHIP-CD sendiri, pokoknya sejak fokus CHIP yang 'berubah' ke pasar gadget dan komunikasi, porsi software untuk PC boleh dibilang tersisa 30%? karena 20% habis untuk software rutin (Adobe Reader, Winzip, CHIP digital), dan 20-30% untuk 3D animation, sisanya untuk gadget.... (mungkin kurang akurat nih kalkulasi proporsinya, tapi intinya berkurang deh porsi PC-nya).

    Wah banyak betul nih uneg2nya. Moga2 CHIP mau coba meninjau, bagaimanapun juga kita-kita udah tergolong pembaca setia (saya mulai 1998 sudah baca CHIP, walau waktu itu masih 'bodoh'). Maju terus deh CHIP (jangan cuma dari omsetnya, tapi juga dari bobot materi-nya)!

  6. #6
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Palmerah, Jakarta
    Posts
    2,680
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    24


    wow, makasih banyak atas masukkannya. Salut atas perhatian dan masukan rekan2 semua thdp CHIP, really! Terus terang, sesuai dengan perkembangan dan kondisi sekarang, ada banyak fase pembenahan & perbaikan yg kita lakukan hingga edisi desember nanti, mudah2an edisi Januari 2005 bisa memuaskan rekan2 sekalian dan mudah2an beberapa masukan dan kritik yg diutarakan bisa kami follow-up & perbaiki.

    Thanks again & keep those feedbacks coming!
    Last edited by etaslim; 18-10-2004 at 17:14.

  7. #7
    Join Date
    Aug 2004
    Posts
    25
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0


    Thx buat masukan2nya yah

    * Edi Taslim (sambil megang pecut):
    CTAARRRR!!!, ayo kerja! buat review lagi! CTAARRRR!!! hayo jangan kebanyakan beli PDA, jual tu kamera!*

    Ok doki boss

  8. #8
    Join Date
    Dec 2004
    Posts
    17
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?



    semoga chip semakin baik lah......memang saya rada setuju dengn isi chip yang 'begitu2' aja...........kalau bisa kurangi pengulangan judul unutk setiap tahunnya,,,OK.keep on.....mas donovan dan mas dedi...motretnya dikurangin dulu yah...he he he

  9. #9
    Join Date
    Dec 2004
    Location
    Jakarta/Bekasi bolak-balik
    Posts
    11,223
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    52

    Re: Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?



    Kalo menurut saya sekarang kebanyakan preview nya daripada review plus tweak. Padahal banyak ttg tweak yg kalo diulas bakal menarik.
    Jadi males beli, untung kantor langganan . Jadi belinya yg "pilihan" aja.

  10. #10
    Join Date
    Jan 2005
    Posts
    1
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: Majalah CHIP: Ada apa denganmu ?



    Benar tuch. . . kata hwarda aku juga merasakan seperti itu, dulu aku pernah berlangganan satu tahun (thn 2003) tapi tahn 2004 stop abiis rasanya tambah ngak seruu lagi, apalagi sekarang sudah baanyak banget majalah yang menyerupai chip sekarang kalau mau beli di bolak balik dulu kalau pass baru beli. mudah mudahan kedepan Chip lebih Siiip Lagi ya .


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts