gua mau nanya ada yang bisa ngasih tau detail dari DDR2 sama DDR atau link website yang ngebandingin DDR2 ma DDR
gua mau nanya ada yang bisa ngasih tau detail dari DDR2 sama DDR atau link website yang ngebandingin DDR2 ma DDR
http://www.lostcircuits.com
Hari ini dia kayaknya lagi down.. gue nggak bisa masuk. Tapi artikel itu ada disana.
DDR 2 kalo diliat dari fisik sih.. ampir sama ama DDR biasa... cuma DDR2 beda dari Konfigurasi PIN yang dimilikinya dan juga tegangan dari masing masing PIN antara DDR 2 dan DDR.
Karena DDR 2 diharapkan memilki latency lebih bagus dari DDR biasa..
DDR 2 Registered DIMMs punya 240 pin - 1.8 v sedangkan DDR Registered DIMMs memiliki 184 pin - 2.5 v ...
Letak "Tekukan"tengah dari DDR 2 juga ampir sama dengan DDR cuma DDR 2 agak ke tengah dikit.... oiyah.. cara pasangnya juga rada beda... [menurut gw sih..] Kalo mo masang DDR 2 harus bener bener 'balance' sehingga kuncian baik dari sisi kanan dan kiri ngunci barengan.... [asli susah banget gw ngungkapin pake bahasa ketikan...]
Gw pernah coba benchmark DDR 2 dan DDR buat liat latencynya..
DDR 2-533 punya Nilai Memory Latency sekitar 75 sekian.. DDR sekitar 78 sekian... waktu itu gw benchmark pake ScienceMark 2.0
Beda tipis ya.... yaa namanya juga teknologi... belakangan ini latency yang minimal jadi impian para vendor hardware... dari DDR sampe PCI xPress juga dikeluarkan untuk ngejar target itu gw rasa....
:: Only Attoz ::
http://www.attoz.co.nr
http://groups.yahoo.com/group/juvenistina
http://www.juventus.or.id
Wah, salah itu..
DDR2 itu dibuat untuk bandwidth. DDR2-667 misalnya cuman bisa running di 166Mhz maksimum. Tapi kalo DDR dalam 1 clock transmit 2 kali (clock raise dan clock fail) masing masing 1 bit, maka DDR2 transmit 2 kali masing masing 2 bit.
Mengenai latency, sepintas memang sama seperti DDR, tapi DDR2 memiliki hidden latency. Misalnya pada DDR1 2-2-2-5-1T, dan DDR2 4-4-4-9-2T. Maka DDR akan sanggup respond dalam 2 clock dan DDR2 respon dalam 4 clock, plus AL. Misalnya AL = 3, maka total latency adalah 7.. Jelasnya, nanti de.. gue belon sempet masuk ke sitenya. Ntar abis gue baca gue post lagi disini cara kerjanya..
Okeh.. Lostcircuit online.. Lupain post gue diatas.. ada yang salah
Reference:
http://www.lostcircuits.com/memory/ddr3/
http://www.lostcircuits.com/memory/ddrii/
Mengenai latency, DDR2 jauh lebih parah dari DDR1. Coba baca ini.
Ada beberapa perbedaan mendasar dari DDR1 dan DDR2, yaitu command queue yang lebih kompleks.. Coba perhatikan bagan iniConventional SDRAM including DDR I uses random accesses as the name implies. This means that the controller is free to write to any location within the physical memory space, which, in most cases, means that it will write to whichever page is open and to the column address closest to the (CAS) strobe. The result is a write latency of 1T, as opposed to read or CAS-Latency values of 2, 2.5 or 3. In DDR II, this changes in that the write latency will be the Read Latency (RL) minus 1T.
That means that at CAS-4, and AL-3 for a combined read latency of RL=7, the write latency will be 6T. This sounds somewhat worse than it is, especially compared to the 1T in DDR I but one needs to consider that, just like a read command, a write command will be issued early and will be using Posted CAS. That is, the write command abides by the same rules as the read command, only that the "Write Enable" signal is a logical "true" in this case. Effectively, therefore, the CAS latency is the important timing parameter to determine write latency, meaning that in the above example, the write latency will be 3T. This is only 3 times as long as the equivalent latency in DDR I. It will be very interesting to look at integrated graphics using UMA and DDR II but it appears as if interesting is spelled u g l y.
Pada DDR2, data path dikirim 4 kali lebih banyak dari SDRAM, Pada DDR, speed core berjalan pada 133Mhz misalnya, pada DDR2 dia harus bekerja pada 266Mhz. Dan seperti kita tahu, untuk membuat DDR dengan core 266 atau DDR533 itu sangat mahal. Karena itu, pada DDR2 core clock diturunkan setengah agar IO buffers bisa bekerja normal. Ini menguntungkan pembuat memory karena
Kemudian untuk latency, DDR2 menggunakan latency baru untuk mengurangi terjadinya bubble atau collision.. Coba lihat gambar dibawahThe only other thing that needs to be accomplished to manage the internal data flow increase is to double the clock on the I/O buffers so that they are running at twice the speed of the core. To sum this up, DDR II 400 will feature a 100 MHz (10 ns clock cycle; tCK) core and I/O buffers that are running at twice the frequency while outputting data using DDR mode. This results in output of four bits / clock which is equivalent to a quad pumped interface in terms of bandwidth.
From a core manufacturing standpoint, a DDR II 400 is equivalent to a PC1600 core whereas a DDR (I) 400 core has to be twice as fast. Since low cost is the one and only driving factor in the DRAM industry, it is a no-brainer which one the DRAM manufacturers will like. Coincidentally, at this year's Fall Intel Developer Forum, Micron introduced their new metric as bandwidth / $$ or was it $$ / bandwidth?
Pada memory 4 buah command yang penting.. Yaitu CAS, RAS, WE dan CE. Forget about CS, karena CS adalah Chip Select, untuk memilih IC RAM. Tinggal 3, yaitu CAS, RAS dan WE. Hanya ada 1 buah command yang boleh di-issue pada clock yang sama. Misalnya 100, 010, atau 001. 2 buah command pada saat bersamaan seperti misalnya 101 atau 110 akan menimbulkan collision.
Contoh diatas, adalah tRRD (Row to Row Delay) adalah 2 clock, dan tRCD adalah 4 clock. Maka pada clock ke-4 ACT dan Read adalah high. Dan terjadi konflik karena konflik ini, maka ACT (Bank activate) akan shift 1 clock, dan menyebabkan command berikutnya akan shift 1 clock juga. Hal ini akan menimbulkan bubble. Bubble ini cost about 20ns pada DDR400, dan 15ns pada DDR533.
Pada DDR2, Read hanya boleh terjadi pada clock ganjil, dan ACT pada clock genap. Dan Read command ditunda, dan akan dieksekusi pada waktu yang predefined sebagai Postponed Read (P-Rd) atau Posted CAS. Karena Posted CAS diurus oleh memory secara internal, maka bus bisa menerima instruction lagi, dan menghindari data collision.
Benernya masih panjang.. untuk jelasnya, liat disana aja de ya..Gue masih mesti kerja..
![]()
heuheuhee..kurang lebih sih penjelasannya kayak gituh..
[ngeles aja ah gw...]
penjelasan secara teknisnya gitu emang bener... yang gw jelasin berdasarkan pengalaman gw aja sih.. ga ada refrensi dari mana pun.. ga sempet euy cari cari....
btw makasih magic... dah kasih penjelasan.... ga percuma neh gabung..![]()
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks