Halo Chippers..Tutorial : Dual Boot Vista dan XP (Dengan Vista Terinstall Dahulu)
Tutorial ini akan dibagi menjadi beberapa step :
Step 1 – Intro
Step 2 - Create Free Space for Windows XP
Step 3 - Install Windows XP
Step 4 - Restore Vista Bootloader and Enable Dual Booting
Step 5 - Removing Windows XP
Step 6 - Fixing the Corrupt Bootloader
STEP 1 – INTRO
Tutorial ini membahas secara step-by-step cara instalasi 2 (dua) OS dalam satu komputer, yakni Windows XP dan Windows Vista, dengan kriteria bahwa komputer anda telah terinstall Windows Vista terlebih dahulu.
Software yang digunakan dalam tutorial ini :
Windows XP SP2
Windows Vista Home Premium
EasyBCD
GPartEd Live CD - http://gparted.sourceforge.net/download.php
Vista Disk Management
Microsoft .NET Framework 2.0
Hardware yang digunakan dalam tutorial ini :
Notebook ASUS F8SG
Bios : AMIBIOS Version 302
Harddisk 160GB (internal)
STEP 2 – Create Free Space for Windows XP
(NOTE : Backup dahulu semua data anda pada harddisk yang akan anda partisi)
Pertama-tama kita akan melakukan partisi pada hard disk anda agar dapat digunakan untuk melakukan instalasi Windows XP. Partisi dapat dilakukan dengan 3 cara.
Option 1 - Using GPartEd
Software yang akan kita gunakan adalah GParted Live CD ISO. Download lalu burn ke dalam CD – versi yang digunakan adalah 0.3.7-7.
Saat anda boot melalui GParted LiveCD (tegantung pada sistem yang anda gunakan), anda tinggal memilih auto-configuration boot option.
Hidden
Selama booting, tekan Enter dua kali saat muncul pemilihan keymap dan language setting.
Saat halaman utama GUI tampil, klik-kanan pada Main Windows XP NTFS Partition (tergantung pada setup anda, biasanya /dev/hda1) dan pilih ‘Resize/Move’.
Hidden
Gunakan slider untuk mengurangi ukuran partisi dan buat ukuran yang cukup untuk menginstal XP (minimal 5 GB) dan klik ‘Resize/Move’
Hidden
Perubahan yang dilakukan belum sepenuhnya selesai. Untuk memastikan perubahan partisi tersebut, klik ‘Apply’. Gparted akan menanyakan konfirmasi mengenai perubahan yang dilakukan, klik ‘OK’.
Option 2 - Using DISKPART
Hidden
Boot komputer anda melalui Vista DVD. Pilih bahasa yang ingin anda gunakan, lalu “Install Now”
Saat muncul halaman product key page, tekan SHIFT + F10 untuk menampilkan layar Windows PE 2.0. Lalu ketik ‘DISKPART’ dan tekan enter untuk menampilkan DISKPART utility.
Hidden
Lalu ketik ‘LIST VOLUME’ – guna menampilkan informasi mengenai partisi/volume yang tersedia di sistem. Pilih partisi utama Windows XP dengan mengetik ‘SELECT VOLUME 0’ (hal ini tergantung pada sistem anda, umumnya Volume 0 – namun pada gambar Volume 1).
Hidden
Lalu ketik ‘SHRINK’. Vista akan mengurangi size dari volume yang dipilih hingga sekitar 50%.
Option 3 - Using Disk Management
Hidden
Klik-kanan pada Computer dan pilih ‘Manage’. Pada Computer Management, expand Storage dan pilih Disk Management.
Hidden
Klik-kanan pada partisi utama (volume yang ingin anda partisi) dan pilih ‘Shrink Volume’.
Hidden
Nilai default yang diberikan merupakan nilai standar yang seharusnya digunakan pada sistem. Jika nilai ini memang sudah cukup bagi anda, sebaiknya ikuti saja nilai default tersebut dan klik ‘Shrink’
Vista akan loading sesaat dan space baru pun tersedia pada hard disk anda. Sekarang anda boleh reboot dan install XP.
STEP 3 - Install Windows XP
Untuk tutorial ini, saya menggunakan notebook saya dengan Bios – AMIBIOS Ver. 302. Untuk notebook saya ini diperlukan sedikit setting pada bios agar dapat membaca CD installer anda sebagai booting awal.
Masuk ke Bios anda, cari tab ‘Advance’ – ‘IDE Configuration’ – ubah ‘SATA Operation Mode’ dari “enhanced” (ini nilai default nya) menjadi “compatible”. Ganti boot setup anda dengan priority pada CD-Rom anda agar anda dapat menginstall Windsow XP melalui CD installer anda. Lalu setelah itu save dan restart.
Hidden
Partisi yang telah anda buat sebelumnya harusnya muncul sepert pada gambar di atas – “Unpartitioned Space”.
Buat partisi keda dengan menggunakan layar Windows XP installer seperti gambar di atas dengan memilih “Unpartitioned Space” dan menekan “C” untuk membuat partisi – pilih NTFS sebagai file sistemnya. Lalu ikuti proses instalasi seperti biasanya.
Saat XP sudah terinstal dan anda menjalankan Windows XP, maka buka Windows Explorer dan anda akan menemukan 2 partisi anda dengan Drive C: dan E: (pada tutorial ini).
Drive C: memuat Windows Vista dan Drive E: memuat Windows XP anda.
(NOTE : Saat anda ingin menginstall program di kemudian waktu, sebaiknya gunakan Drive sesuai dengan Windows yang sedang anda gunakan saat anda ingin menginstal)















Reply With Quote








Mohon Maaf yak kalo ada kata-kata atau kalimat yang telah Saya buat ada yang menyinggung perasaan teman-teman semuanya 


Pengen cepet2 lulus SMP...
chiper
damai

Bookmarks