oleh: Chandra R. Dikirim: Selasa, 20 Januari 2004 14:32
Adalah hal yang sulit untuk mendapatkan DOF yang dangkal (agar background terlihat blur) bagi pengguna kamera digital, terutama kelas consumer dengan sensor yang lebih kecil serta panjang lensa yang terbatas. Ini karena umumnya kamera pada kelas ini bersifat serba otomatis (Point & Shoot).
Dengan bantuan Photoshop, hal tersebut bisa dengan mudah dilakukan. Dibawah ini adalah langkah-langkah untuk membuat background blur dengan hasil yang baik.
- Buat seleksi thd obyek yang ingin kita pertahankan ketajamannya (paling mudah dgn Magnetic Lasso). Untuk memperhalus hasil seleksi, klik select-feather (ketikan nilainya antara 1-4) dan select-smooth (ketikan nilainya antara 2-6).
- Buat layer baru hasil seleksi tsb (layer via copy, Ctrl+J) lalu sembunyikan layer ini (layer1) dgn cara mengklik icon matanya pada palet layers.
- Aktifkan / pilih layer background lalu gunakan Smudge Tool (letaknya pada tool box, satu group dgn blur / sharpen tool) dan lakukan penarikan pixel di sekitar seluruh tepi obyek ke arah dalam (menuju tepi obyek). Agar cepat, pilih ukuran kuas yang tidak terlalu besar diameternya dan image dalam tampilan pembesaran yang tidak terlalu besar (mis: dalam Hand Tool, pilih tampilan Fit on Screen). Tujuan penggunaan tool ini adalah agar tidak terlihat “halo” pada tepi obyek yang sering terlihat bila kita menggunakan cara sederhana (seleksi obyek, select-inverse, gaussian blur).
- Kemudian pilih filter-blur-Gaussian Blur. Ketikan nilainya, besar nilai tergantung seberapa blur background yang kita inginkan (umumnya nilai antara 6-10 sudah cukup).
- Perlihatkan kembali layer baru hasil seleksi(layer 1) dengan cara mengklik kembali icon mata pada palet layersnya. Kita akan melihat hasilnya, di mana pada tepi batas obyek tidak terlihat halo. Bila kita merasa hasil seleksi kurang halus, bisa kita perbaiki pada layer 1 tersebut, mis: dengan Eraser Tool untuk menghapus kelebihan seleksi yang kita lakukan.
- Terakhir, simpanlah (save) hasil kerja kita. Bila kita merasa sudah puas dan tidak berencana untuk mengeditnya lagi, gabunglah layer tsb (flatten image), terutama bila image tsb akan disimpan dalam format JPEG.
Sumber: Kumpulan artikel milis kamera digital
*Artikel telah di edit ulang tanpa menghilangkan makna




Reply With Quote



Bookmarks