fake or real foto
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Results 1 to 5 of 5

Thread: fake or real foto
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Dec 2006
    Location
    anywhere, anytime, just search me
    Posts
    52
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Post fake or real foto



    Cara Mudah Menganalisa Keaslian Sebuah Foto Digital

    Berikut ini adalah beberapa kiat untuk membedakan apakah suatu foto adalah asli ataukah hanya hasil rekayasa, yang diposting di sebuah milis oleh seseorang yang mengaku telah bergerak di bidang olrah grafis fotografi, dan nama pada e-mailnya tertulis sebagai Alvin Soong (keymon231@xxxxxxx)
    Alat dan Cara
    Peralatan yang dibutuhkan: komputer dan program Adobe Photoshop. Akan lebih baik jika menggunakan monitor dengan standar profesional (beresolusi cukup tinggi - Red.)
    Cara mengetahuinya:
    1. Perbedaan resolusi. Biasanya foto yang difoto secara profesional memiliki resolusi 255 ppi, sedangkan yang diambil dengan kamera digital biasa (non-pro) adalah 72 ppi. Bila dua foto (yang diambil dengan menggunakan alat yang berbeda kualitasnya) digabung menjadi satu, kemudian di save ke 72 ppi (dengan jpg format internet), lalu dikonversikan kembali ke 255 ppi dengan Photoshop dan di-zoom sebesar-besarnya, maka perbedaan pixelnya akan terlihat.
    2. Perbedaan warna dan skin tone. Perbedaan warna wajah dengan tubuh tidak selamanya menandakan sebuah foto itu hasil rekayasa. Bahkan sangat normal bila terdapat perbedaan warna kulit wajah dengan tangan atau bagian tubuh lain. Ini dikarenakan perbedaan kehalusan dan bulu pori-pori pada wajah dengan yang lainnya hingga mempengaruhi pantulan cahaya.
    Jadi perbedaan warna yang dimaksudkan disini adalah bukan cuma warna, melainkan tonase, termasuk titik terang dan titik gelap. Bila kita menemukan sebuah foto yang mencurigakan, coba atur ‘brightness’ monitor sampai maksimum dan ‘contrast’ sampai minimum. Kemudian lihat apakah terjadi perbedaan mencolok antara wajah dengan tubuh. Cara lain, buka dengan Photoshop dan gunakan filter HSB. Geser ’slider’ H dan S sampai kandas ke kanan. Biasanya akan langsung ketahuan perbedaannya jika dua gambar atau lebih dijadikan satu.
    3. Grain dan noise. Umumnya foto baik yang digital atau hasil scan, memiliki noise terutama pada daerah shadow (gelap). Noise atau grain ini timbul karena bit info tidak tertangkap kamera, sehingga software kamera mengkompensasi secara digital, umumnya secara interpolasi. Kamera yang berbeda tentu menghasilkan kompensasi yang berbeda. Untuk melihat dengan jelas, perhatikan foto pada channel masing-masing (RGB atau CMY). Biasanya yang kentara terjadi perbedaan jika foto merupakan suatu tempelan adalah di channel G (hijau) dan B (biru).
    4. Cari sambungan. Bila sebuah foto dicangkok kedalam sebuah foto yang lain, tentu ada daerah sambungan. Ini efektif untuk gambar ‘fake’ hasil kerjaan orang-orang pemula. Biasanya foto yang di-fake dengan teknik tinggi sangat sulit mencari sambungannya karena kecanggihan Photoshop yang bisa menyamarkan sambungan sampai 255 step. Namun begitu, sering kali seorang ahli akan membuat kelalaian, misalnya pada daerah rambut, sambungan dagu, leher, dan sebagainya.
    5. Perhatian: metadata yang merupakan embeded profile pada sebuah foto digital tidak pernah membuktikan kalau foto itu asli atau tidak. Kecuali kalau file foto itu berbentuk RAW (misalnya berekstension .nef untuk Nikon atau .dcr untuk Kodak )
    Demikianlah beberapa tips yang telah disampaikan oleh Alvin Soong tersebut, untuk menguji keaslian suatu foto. Tentu saja masih banyak teknik-teknik lain yang bisa untuk membuktikan keaslian suatu foto. Dan sebaliknya, tentu saja akan lebih banyak lagi kiat-kiat untuk berkelit dan menyangkal keaslian suatu foto.
    Tetapi setidaknya, tips tersebut di atas akan dapat menjadi bekal pertama Anda untuk (belajar) menjadi seorang analis foto. Bermanfaat atau tidaknya, tergantung Anda..



    from harmi prasetyo

  2. #2
    Join Date
    Aug 2004
    Location
    mbetawi kidul
    Posts
    273
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    15

    Re: fake or real foto



    Mungkin ada cara untuk mengakali poin no 3 dan 5, mungkin juga bisa poin yg lain.

    Tapi juga belum pernah saya coba. Bikin print dengan digital plotter yg besar dan hires. Seterusnya repro dengan teknik yg benar tapi dengan resolusi secukupnya, kira2 maks sampe 2 mp saja. Kira2 bisa gak ya pakar2 gitu dikecoh?

  3. #3
    Join Date
    Apr 2005
    Location
    Jogja-Jakarta
    Posts
    1,289
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    18

    Re: fake or real foto



    Wah kalau ada yang bisa beri contoh fotonya tentunya akan lebih menarik

  4. #4
    Join Date
    Oct 2005
    Posts
    82
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: fake or real foto



    nah ini kayanya teorinya... gmana klo fake potonya benar-benar perfect banget editannya?? pasti susah bedainnya kan... setuju ama yg diatas... harusnya ada poto yg diupload sbagai bahan referensi
    8===D Last edited by Admin : 6 Seconds Ago at 06:06.

  5. #5
    Join Date
    Jul 2006
    Location
    Home~Sweet~Home
    Posts
    221
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    12

    Re: fake or real foto



    Quote Originally Posted by pelez View Post
    gmana klo fake potonya benar-benar perfect banget editannya??
    yah... gimana nih klo hasil fotonya perfect banget..


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts