Newbie project : simple watercooling system
Mungkin diantara rekan-rekan yang saat ini menggunakan air cooling tertarik utk berpindah (mencoba) menggunakan watercooling ..
Begitu juga penulis, saat ini tertarik untuk mencoba watercooling. Tulisan ini dibuat sekedar untuk menshare pengalaman saja.
Ketertarikan untuk mencoba membuat penulis penasaran, mulailah search google untuk mengetahui hardware, harga, dan instalasi, cara kerja watercooling.
Banyak istilah-istilah baru yang ditemui penulis tentang watercooling seperti loop, korosi, tubing, t-line, clamp, noozle, leak test, double loop, etc.
Selain itu juga timbul juga keraguan menggunakan watercooling seperti masalah instalasi, kebocoran, flow air.
Kendala lainnya yaitu keterbatasan pengetahuan penulis mengenai watercooling,
jadi sebagai pengalaman pertama untuk urusan watercooling butuh panduan.
Salah satu sumber informasi yang sangat mebantu yaitu dari youtube.com karena disitu banyak video instalasi watercooling.
Adapun satu faktor yang menjadi pertimbangan watercooling system :
1. menambahkan OC lagi, makin tinggi vcore, makin panas.
2. suhu full load bisa ditekan secara significant, (dari hasil google)
3. low noise, bisa jadi silent pc /
4. bebas debu ? kalo fan cooling kan kipas banyak membuat debu.
inilah debu hasil pendingin dengan angin :
keraguan yg menghambat penulis untuk berpindah ke watercooling system :
1. perawatan?
orang bilang kalau menggunakan watercooling perlu perawatan, misalnya menguras air, bersihkan radiator dsb..
tapi menggunakan aircooling juga sama, banyak debu dalam bentuk daki hitam di motherboard, sangat sulit dibersihkan terutama di bagian pin dan kapasitor.
2. instalasi dan takut bocor,
yup, itulah yg membuat keraguan penulis untuk mencoba watercooling.
tapi hasil search di google banyak membantu, kesimpulan penulis watercooling untuk pertama kali dibuat simpel aja dulu.
jadi pompa -> CPU waterblock -> radiator -> kembali ke pompa.
Point A dan Point B adalah tempat radiator, posisi radiator di point A dan point B ? up to you bro.
Ok, setelah mantab untuk mencoba watercooling, berikutnya membeli hardware yang diperlukan.
1. cpu waterblock
untuk cpu waterblock penulis menggunakan d-tek fuzion, beli di classifieds.
2. pompa
sebagai pemula, sementara menggunakan pompa akuarium, kekuatan pompa cuma 1000 liter/ hour. Pompa akuarium ditaruh di dalam air juga.
3. radiator
menggunakan evapolator bekas dari AC. bisa menggunakan radiator bekas mobil juga,
kalau mau bisa dicari di loakan
4. selang air dan pengunci selang
menggunakan selang air 1/2" sesuai dengan cpu waterblock
5. reservoir
murah meriah, menggunakan baskom uuntuk cuci baju.
untuk pemasangan, pertama potong selang sesuai ukuran yg diinginkan.
Lakukan pengukuran panjang dari pompa ke cpu waterblock, panjang cpu waterblock ke radiator, dan panjang dari radiator ke baskom.
Cpu waterblock dipasang pipa, pada cpu waterblock ada lubang in dan out.
Kemudian pasang selang sesuai flow air masuk dan air keluar. Kencangkan selang dengan pengunci.
Setelah waterblock yang terpasang selang air baru dipasang ke motherboard.
Ujung selang yang dipasang ke pompa, sementara yang "out" dipasang ke radiator.
dari radiator juga ada dipasang selang kedua, sebagai selang out air ke baskom.
pompa ditaruh ke baskom, kemudian diisi air, pastikan semua selang terpasang baik, baru kemudian menyalakan pompa.
biarkan air mengalir dulu, flow air lancar, baru dihidupkan cpu anda.
jadilah simple watercooling system untuk newbie seperti gambar dibawah ini,
tambahan lagi, test penggunaan kipas angin ditiup ke radiator ternyata tidak pengaruh significant,
perbedaan suhu cuma 2 derajat saja, jadi bisa diabaikan,
kipas tersebut digunakan waktu test dengan kipas dan tanpa kipas.
tambahan lagi nih...
sekarang sudah dirapikan , biar tidak diomelin sama orang rumah.
untuk yang masih menggunakan pendingin angin, jangan ragu untuk mencoba yang baru.
perbedaan suhu ternyata bisa 15-20 derajat celcius .
Akhir kata :
selamat mencoba.![]()











Reply With Quote








Bookmarks