PSU yang akan ditest :
SPEEDPOWER AX550-S (550Watt)
dapat 4 baut untuk pemasangan, 1 buah kabel power dengan kualitas baik dan buku manual (kertas manual tepat nya )
Alat-alat yang dipakai :
![]()
PSU yang akan ditest :
SPEEDPOWER AX550-S (550Watt)
dapat 4 baut untuk pemasangan, 1 buah kabel power dengan kualitas baik dan buku manual (kertas manual tepat nya )
Alat-alat yang dipakai :
![]()
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:27.
The most important two tools in life: WD-40 and Duct Tape. If it doesn't move and it should, use WD-40. If it moves and shouldn't, use the duct tape.
Noise test Domain waktu (Oscilloscope) Kenwood CS4035
Noise Test Domain Frequency (spectrum analyzer) HP 8590L
![]()
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 04:03.
Load tester made Home Industry kampung Jambon Magelang 1 X 2400 Watt plus 1 X 1200 Watt
Bench Top Multimeter untuk reference hasil ukur
Suhu Pengujian :
Magelang dingin yah
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:37.
Label yang tertempel di PSU :
Panjang kabel Maksimum :
Kualitas pengerjaan Solder biasa saja pernah lihat yang lebih buruk kalau yang ini bisa saja ngak bagus juga ngak jelek, maka nya TKW disukai di pabrik electro katanya hasil solder nya bagus.
Chip kontroller untuk APFC dan PWM pakai CM6800 controller yang sangat umum dipakai di PSU made in timur jauh, tidak ada yang istimewa dari IC ini yang merupakan fotokopi dari buatan philips, ngak tau kenapa IC kombo semacam ini tidak bisa jaga regulasi tegangan dengan baik mungkin karena harus penempatan yang repot karena harus menjaga dua gawang sekaligus atau hanya karena kualitas PCB yang bukan no wahid.
Main Cap memakai TEAPO mengenai kualitas cukup lah untuk saya masih dibawah nippon chemi apalagi RIVA atau SIEMENS tapi ini juga ngak jelek kok ESR nya cukup baik, kalau ada yang menyanyangkan kenapa pakai yang rate 85 derajat bukan yang 105 derajat jangan protes dulu ya ikuti terus tayangan ini hanya di www.chip.co.id
Fan yang dipakai dari Protechnic sayang sampe lama ngak ketemu data-datanya cukup silent kalau masalah bunyi kalau soal daya tahan ya jangan dibandingkan Datech yang OEM nya DELL fan fan industri tapi saya yakin ini fan akan bertahan lama kok karena putarannya yang dibuat sekedar nya tapi cukup buat mengusir panas dalam PSU, ngak percaya nih hasil pengukuran suhu di outlet PSU setelah di bebani 3/4 dari daya maksimal di label :
![]()
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:41.
ini cap output ngak ada yang special umum lah alias lumrah.
ini contoh connector yang dipakai tanpa merk tapi kelihatan kokoh dan waktu ditest load menjadi panas tapi tetap kencang kok ngak ada gejala loss contact.
untuk semiconductor yang dipakai adalah :
bagian APFC
bukan mainan anak-anak 22 A di 600 kalau suhu 25 derajat dan turun menjadi 14 A pada suhu air mendidih (100 derajat) ini linear load kalau pulse cukup 88 A saja dan ini PSU pakai 2 ya 2
ini bagian main Switch
sedikit lebih rendah "cuma 18 A"
terus terang saya bukan fan transistor dengan model TO220 begini masalahnya HEAT TRANSFER nya jelek tapi ada pendapat yang mengatakan bahwa TO220 lebih baik dari TO247 untuk urusan stray capcitance walaupun datasheet tidak setuju dengan pendapat ini, kalau saya pribadi lebih senang dengan TO247 alasannya pemasangan dan transfer heat nya lebih baik cuma ya TO247 biasanya lebih mahal jadi untuk peralatan yang cost sensitif biasanya TO220 menjadi pilihan utama.
kalau anda tanya kenapa pakai 2 atau 3 atau lebih ya karena alasan safety dan alasan efisiensi saja cuma kadang-kadang yang nyebelin adalah pemasangan nya yang berkesan asal mirip sekrup lemari kalau saya bilang padahal pemasangan transistor itu menentukan sekali unjuk kerja nya.
ini dioda yang dipakai untuk tegangan +12 volt +5Volt dan +3,3 volt
ngak tanggung tanggung untuk semua rata dikasih 2 buah khusus buat +12 volt ada tempat buat nambah 2 lagi (barangkali ada yang mau "overclocked")
data nya ini dioda bisa menhantarkan arus sebesar 30A pada Tc (terminal juction temperature) sebesar 100 derajat inget loh pada Tc bukan chasing/body biasa nya ada beda 30 sampai 40 derajat antara suhu TC dan suhu chasing/body.
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:47.
Ini hasil test, maaf ngak bisa nampilin langsung ngak tau cara nya ajarin dong.
Tabel ini merupakan hasil test dengan tegangan input jala-jala PLN 208 volt.
SS dari pengukuran arus maksimum dari catu +12 Volt sungguh kaget melihatnya kalau kurang kaget coba lihat hasil pengukuran ripple dan noise dibawahnya
untuk yang terbiasa melihat hasil test berbasis waktu (pakai Osciloscope) ini hasilnya :
![]()
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:59.
Sebenar nya hari ini saya pingin mencoba PSU ini dalam kondisi panas tetapi karena sesuatu dan lain hal ya rencana nya diganti, test yang rencana nya besok akan saya coba diajukan hari ini.
Judul nya serem kali ya :test tambahan dalam kondisi yang ngak pernah di test oleh banyak orang
Mungkin terlalu bombastis tetapi saya pribadi belum pernah liat yang buat test PSU dengan tegangan kerja
kalau sudah ada judul diatas ya saya rubah dah.
ini tabel hasilnya :
kalau melihat hasil diatas walaupun terus terang lega ternyata pembuat PSU ini cukup jujur semua sejauh ini sesuai dengan label yang mereka tempel bukan WATON (asal) tempel saja.
sejauh ini saya belum bikin kesimpulan saya masih punya hutang 2 test yang harus saya lakukan Insya Allah besok akan saya cicil satu lagi.
jadi jangan kemana mana tetap lah di www.chip.co.id
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:56.
hari ini saya test speed power dengan kondisi panas ini suhu inlet :
ini suhu Outlet :
ini tabel hasil test :
wah masih punya hutang satu test yaitu "standard" test pakai OCCT
ini hasil kesimpulan :
1. PSU ini mempunyai kemampuan yang sama/melebihi label yang diberikan oleh produsen
2. PSU ini memenuhi standard ATX yang telah ditetapkan oleh Intel berdasarkan dokumen standard ATX
3. Dengan pemakaian yang wajar(di bawah label daya) dan pemeliharaan yang cukup baik diharapkan PSU ini berumur cukup panjang dengan alasan, suhu kerja dari PSU ini cukup rendah,
pemakaian fan 12 CM dengan putaran di set cukup rendah dapat bekerja dengan baik untuk mendinginkan PSU secara keseluruhan bahkan terfdapat fasilitas thermo sensor pada unit FAN drive
3. Jika anda pemakai single VGA anda dapat mempergunakan PSU ini tanpa ragu karena PSU ini dapat mensupply daya lebih dari cukup bahkan untuk OC menengah baik untuk VGA maupun CPU anda
4. Jika anda pemakai DUAL VGA dengan TDP dibawah 200 watt jangan ragu PSU ini tidak akan kehabisan daya.
5. jika anda masih ragu gunakan PSU calculator jika daya system yang anda pakai masih dibawah atau sama dengan label daya yang tercantum jangan ragu PSU ini dapat bekerja
dengan 100 % label
6. untuk anda yang punya masalah dengan jala-jala PLN yang turun naik jangan ragu bahkan pada tegangan 108 volt PSU ini masih melebihi label daya yang diberikan.
7. OCP (Over current protection) bekerja dengan sangat baik rata-rata bekerja pada 22 sampai 23 Ampere
Adapun kekurangan/ dari PSU ini adalah:
1. Kualitas pekerjaan solder yang tidak terlalu bagus.
2. Pemasangan komponen aktif (APFC MOSFET, MAIN SWITCH MOSFET, RECTIFIER DIODE) yang tidak mengikuti standar baku pemasangan transistor kalau istilah saya pemasangan ala "sekrup lemari"
3. Pengaturan putaran FAN secara thermal dirasa terlalu tinggi pada beban berat putaran fan masih terlalu lemah sehingga PSU lebih panas
4. pengaman pada jalur masukan listrik tidak menyertakan MOV sehingga pengaman pada lonjakan listrik tidak ada walaupun sudah dilengkapi
5. CAPACITOR yang digunakan baik di jalur masukan maupun jalur keluaran merupakan CAPACITOR yang cukup umum digunakan tetapi bukan yang terbaik.
daftar conector yang tersedia :
1. PCIE 8 pin 2 buah bersamaan dengan PCIE 6 pin
2. MOLEX 4 pin 6 buah
3. SATA 8 buah
4. Floppy
5. 20 pin + 4 pin 1 buah
6. 4 pin + 4 pin MB conector 1 buah
Kesimpulan dan hasil uji ini tidak mengikat dapat diubah apabila didapati ada kesalahan baik dalam metode test atau hal-hal lain yang mengurangi validitas test.
OCCT test akan ditaruh dihalaman terakhir.
catatan :
hasil test ripple dan noise untuk sementara dinyatakan berlaku karena konfirmasi dari pabrikan alat ukur menyatakan prosedur yang dipakai sudah layak dan cukup.
Last edited by fayzacantik; 25-01-2010 at 03:58.
ditunggu updetnya paknya fayza
Sip, menarik sekali thread ini, salut terutama pada alat2 pendukung utk pengetestan, ini baru test PSU yg serius. These kind of equipments that makes the test differs from boys to 'real man'.
Kalau boleh dan ngga merepotkan, walau suhu di sana agak dingin, pinjam hair dryer, terus di blow ke psu dan load test, biar bisa simulasi hot environment dan liat ripple nya saat sekitar load 80 s/d 90 %.
Juga kalau ngga merepotkan, sangat2 tertarik dgn "Load tester made Home Industry kampung", apakah bisa utk load transient response test juga ?
TIA
Last edited by bvi; 16-01-2010 at 17:19.
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks