[vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

View Poll Results: setuju ga kalo ibukota negara Indonesia kita ini dipindah pulau Kalimantan?

Voters
80. You may not vote on this poll
  • SETUJU

    68 85.00%
  • TIDAK SETUJU

    12 15.00%
+ Reply to Thread
Page 1 of 8 1 2 3 4 5 6 7 8 LastLast
Results 1 to 10 of 71

Thread: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Yogyakarta tercinta
    Posts
    1,748
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    18

    [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    maaf saya REPOST..

    cuma pengen denger pendapat bro2 sekalian tentang pemindahan ibukota negara kita tercinta ini..

    setuju / kagak..

    sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2865449


    SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.

    Harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibukotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia, atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin.

    Karena jauh akhirnya pada pindah rumah. Kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibukota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.

    Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta

    Pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.

    Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka. Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.



    Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.

    Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.

    Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa.

    Jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan sekitar 23 juta jiwa. Padahal tahun 1986 jumlahnya hanya sekitar 14,6 juta jiwa (MS Encarta). Jika Jakarta terus dibiarkan jadi ibukota, maka jumlah ini akan terus membengkak dan membengkak. Akibatnya kemacetan semakin merajalela. Jumlah kendaraan bertambah. Asap kendaraan dan polusi meningkat sehingga udara Jakarta sudah tidak layak hirup lagi. Pohon-pohon, lapangan rumput, dan tanah serapan akan semakin berkurang diganti oleh aspal dan lantai beton perumahan, gedung perkantoran dan pabrik. Sebagai contoh berbagai hutan kota atau tanah lapang di kawasan Senayan, Kelapa Gading, Pulomas, dan sebagainya saat ini sudah menghilang diganti dengan Mall, gedung perkantoran dan perumahan.

    Hal-hal di atas akan mengakibatkan:
    1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
    2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM. Paling tidak ada sekitar 6,5 milyar liter BBM dengan nilai sekitar Rp 30 trilyun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta setiap tahun.
    3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja.
    4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
    5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan
    6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang.
    7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia.
    8. Pembangunan akan semakin tidak merata karena kegiatan pemerintahan, bisnis, seni, budaya, industri semua terpusat di Jakarta dan sekitarnya.
    9. Tingkat Kejahatan/Kriminalitas akan meningkat karena luas wilayah tidak mampu menampung penduduk yang terlampau padat.
    10. Timbul bahaya kelaparan karena over populasi dan sawah berubah jadi rumah, kantor, dan pabrik. Saat ini pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia 7 x lipat lebih padat daripada RRC. Kepadatan penduduk di Jawa 1.007 orang/km2 sementara di RRC hanya 138 orang/km2. Tak heran di pulau Jawa banyak orang yang kelaparan dan makan nasi aking.
    Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia. Sebagai contoh, di AS pusat pemerintahan ada di Washington DC yang jumlah penduduknya hanya 563 ribu jiwa. Sementara pusat bisnis ada di New York dengan populasi 8,1 juta. Pusat kebudayaan ada di Los Angeles dengan populasi 3,9 juta. Pusat Industri otomotif ada di Detroit dengan jumlah penduduk 911.000 jiwa.

    Di AS kegiatan tersebar di beberapa kota. Tidak tertumpuk di satu kota. Sehingga pembangunan bisa lebih merata.

    Indonesia juga harus begitu. Semua kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa).

    Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah.


    Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?



    Pertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Kalau dipaksakan di Jawa, maka luas sawah akan berkurang sebanyak 50.000 hektar! Produksi beras/pangan lain akan berkurang sekitar 200 ribu ton per tahun! Indonesia akan semakin kekurangan pangan karenanya. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia. Jawa sudah kebanyakan penduduk/over-crowded!

    Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.

    Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.

    Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.



    Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.

    Sebaliknya Jakarta begitu dekat dengan gunung Krakatau yang ledakkannya 30 ribu x bom atom Hiroshima dengan tsunami setinggi 40 meter. Efek ledakan Krakatau terasa sampai Afrika dan Australia. Sekarang gunung Krakatau yang dulu rata dengan laut telah “tumbuh” setinggi 800 meter lebih dengan kecepatan “tumbuh” sekitar 7 meter/tahun. Sebagian ahli geologi memperkirakan letusan kembali terulang antara 2015-2083. Jadi Jakarta tinggal “menunggu waktu” saja…



    Baca selengkapnya di:
    http://infoindonesia.wordpress.com/2.../#comment-1519
    http://www.tvone.co.id/berita/view/2..._pemerintahan/







  2. #2
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Yogyakarta tercinta
    Posts
    1,748
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    18

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    kalo aku SETUJU banget.. biar pembangunan bisa merata...
    ga apa2 di jakarta semua..

  3. #3
    Join Date
    Nov 2008
    Location
    bandoenxz[dago4]
    Posts
    1,242
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    11

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    setuju juga neh...
    asal jangan mpe kalimantan dijadiin kya di jakarta aja...

    lagian sekarang kalimantan dah rusak neh, klo pemerintahan pindah k kalimantan,mudah"an bisa lebih diperhatikan kelestarian dan keamanan di kalimantan.
    AMD'ers bandung(Barong Part II)
    masuk sini yuk!!!
    Jangan di_KLIK,,,[for me only]

  4. #4
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Yogyakarta tercinta
    Posts
    1,748
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    18

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    Quote Originally Posted by aULaajah View Post
    setuju juga neh...
    asal jangan mpe kalimantan dijadiin kya di jakarta aja...

    lagian sekarang kalimantan dah rusak neh, klo pemerintahan pindah k kalimantan,mudah"an bisa lebih diperhatikan kelestarian dan keamanan di kalimantan.
    kalopun ibukota pindah kalimantan, & kalimantan bakal jadi kaya jakarta sekarang butuh waktu lama banget broo...

    butuh berpuluh2 tahun dan setidaknya 3 generasi hingga bisa seperti jakarta sekarang..

    ya semoga terealisasi..

  5. #5
    Join Date
    Apr 2006
    Location
    Jakarta yang macet terus...
    Posts
    2,230
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    19

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    wah, klo gitu, kantor2 pemerintah spt departemen2 jg bakalan dipindah donk? repot anggotanya beserta keluarganya



  6. #6
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Yogyakarta tercinta
    Posts
    1,748
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    18

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    Quote Originally Posted by kamera View Post
    wah, klo gitu, kantor2 pemerintah spt departemen2 jg bakalan dipindah donk? repot anggotanya beserta keluarganya
    ya itu kan namanya resiko & konsekuensi bro..
    kalo mau berubah pasti harus ada pengorbanan..

    pengorbanan demi ke arah yang lebih baik to..?? hahaha..

  7. #7
    Join Date
    May 2007
    Location
    2°59′27.99″S 104°45′24.24″E
    Posts
    527
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    11

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    klo ane sih setuju2 aj, ga mslah pusat pemerintahan dimna.
    yang penting kerjaan pemerintah beres dan ga nyusahin rakyat..


  8. #8
    Join Date
    Jul 2009
    Posts
    97
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    vote setuju
    biar penyebaran daerah merata

  9. #9
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    yogya - bekasi
    Posts
    1,384
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    12

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    gw sih setuju2 aja. asalkan MONAS jangan di pindah aja

  10. #10
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    106°46'BT,6°19'LS
    Posts
    18,662
    Thanks
    34
    Thanked 19 Times in 16 Posts
    Rep Power
    78

    Re: [vote] wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan (ibukota negara)



    indonesia udah berapa kali pindah pusat pemerintahan, gara2 direcokin belanda... rencananya di jogja jadi pindah ke batavia.. bahkan sempet ngungsi sampe bukittinggi

    kalo gue pribadi sih setuju aja dngan catatan performa pemerintah lebih bagus, dan tatakota dibikin lebih modern, infrastruktur yg bagus, drainase yg rapih, jalan minimal 4 jalur untuk gang kecil, jalan utama 16 jalur, trafik kabel semua lewat bawah tanah dan tidak ditanam dibawah jalan


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts