Sip, ini berita baik, berarti di Bandung LM385-1.2 ini tersedia dan tidak terlalu mahal.
Jangan berkecil hati, dari list diatas yg kamu dapat, itu sudah cukup baik kok.
RDS on yg kecil itu selain dari mosfet nya sendiri yg sudah sangat kecil, tapi juga bisa didapatkan dgn meng-"PARALEL"-kan lebih dari satu mosfet.
Makanya dari awal2 saya sebutkan projek ini ada sedikit experimentalnya, jika ambisius, maka mosfet nya bisa lebih dari satu untuk mencapai RDS ON yg lebih kecil.
Secara umumnya, misalnya satu mosfet dgn rds on 100 mili Ohm, maka kalau dipakai 2 biji di parallel, akan menjadi setengahnya di 50 mOhm, kalau tiga biji jadi kira2 1/3 nya, kira2 33 mOhm.
Tentunya dalam ini, ada kelemahannya, yakni "BIAYA" akan lebih membengkak karena harus beli lebih dari satu biji, terus ukuran pcb akan lebih besar, juga ingat lho, kan setiap mosfet "HARUS" pakai heatsink, jadinya total ukuran final projek ini pasti akan lebih besar.
Jangan sedih dulu, ada juga kelebihan lainnya didalam meng-parallel kan mosfet adalah panas yg ditimbulkan akan tersebar, jadi tidak hanya satu mosfet menanggung panas yg di hasilkan "SENDIRIAN", karena beban panas di bagi merata, ini secara performa mosfetnya akan lebih enteng kerjanya dan juga ketahanan rangkaian secara menyeluruh lebih baik.
Sebenarnya didalam satu mosfet, itu didalamnya terdiri dari ribuan atau mungkin ratusan ribu mosfet yg diparallel, semakin kecil rds on nya, semakin banyak mosfet2 kecil yg diparalel.
Sabar, nanti sembari jalan projek ini, kita akan coba dengan satu mosfet dan varian lebih dari satu mosfet utk membuat rangkaian ini lebih baik disisi drop outnya.
Nah .. soal mosfet2 yg ada disana ...
Ini mosfet jepang ini dari datasheet yg saya lihat cukup baik spesifikasinya.
Contohnya 2SJ494 dgn rds on yg 50 mOhm, ini sudah sangat baik sekali.
Cuma hanya mau pastikan saja, apakah mosfet2 jepang itu pakai body metal atau plastik ? Karena dari datasheetnya tidak jelas, itu biasanya kalau body metal, didatasheetnya biasanya ada dicantumkan, dan umumnya itu body metalnya sama seperti pin D (Drain), coba lihat saja datasheet mosfet IRF sebagai pembanding.
Yang saya mau informasikan adalah, "PASTIKAN" mosfetnya harus punya body metal, karena didalam projek ini mosfet ini kita pakai utk non switching yg dimana akan menghasilkan panas yg sangat signifikan bedanya dibanding mosfet ini dipakai didalam rangkaian switching power seperti didalam psu.
Ini saya kasih gambar dibawah ini sebagai contoh biar jelas apa yg saya maksudkan :
Lihat itu yg sebelah kiri, itu body nya metal, ini berguna utk ikat di heatsink seperti di kanan biar panasnya bisa tersalurkan. Kalau yg di tengah, itu sama sekali body nya terbuat dari plastik yg kita akan kewalahan utk mendinginkannya.
Mosfet yg terlalu panas akan mempengaruhi RDS ON nya dan buntut2nya drop out nya juga pengaruh.
Ini sisi belakangnya, lihat yg versi plastik yg dikanan sama sekali tidak ada bagian metal utk mendinginkan mosfetnya dibanding yg body metal di kiri yg bisa utk menghantarkan panas ke heatsink.
Sebenarnya mosfet2 beginian memang didesign utk switching yg "UMUMNYA" panasnya relatif kecil yg kadang sama sekali tidak perlu heatsink. Akan tetapi utk projek kita ini, kita memakai mosfet sebagai non switching dan mosfetnya di "PAKSA" bekerja di zona linear (istilah elektronis) yg dimana akan menghasilkan panas yg lumayan tinggi dibanding di jenis switching seperti di psu switching.
Jadi heatsink buat mosfet adalah lagu wajib, soal seberapa besarnya, nanti akan kita diskusikan detailnya setelah saya post skemanya, juga kalau sempat saya akan post foto2 berbagai jenis heatsink.
Yang pasti heatsink yg oversize seperti post kamu sebelumnya itu sangat2 baik utk fase testing2 dan experiment.
Dari sekilas googling saya dapatkan rds on masing2 sbb :
IRF9510 1200m Ohm -> yang ini RDS ON nya besar sekali, TIDAK di rekomendasikan utk buat ULDO
Kalau yang dua ini sih masih ok, kalau memang sudah terpaksa :
IRF9530 200m Ohm
IRF9540 117m Ohm
Untuk 3 jenis yg dibawah ini juga tidak direkomendasikan karena memang didesign utk voltase tinggi, lagipula rds on juga tidak rendah2 banget.
IRF9630
IRF9640
IRF9240
Kalau yang tiga ini sama sekali tidak bisa dipakai, karena mosfet daya rendah, kalau di pakai utk ULDO dan tarik kipas setan, mungkin dalam hitungan mili detik langsung jebol.
Yang pasti mosfet yg kita perlukan bodynya minimal ukuran TO-220.
2SJ494 kelihatannya cukup bagus, juga ingat, p-mos bisa diparallel, dan kalau tidak terlalu mahal, boleh dipertimbangkan utk memakai lebih dari satu mosfet.
Kembali ke buntut2nya duit juga, sarankan "PERTIMBANGKAN" faktor biaya juga, karena kuatir jatuh2nya jadi mahal sekali. Padahal tujuan saya utk DIY ULDO ini supaya tidak terlalu mahal di biaya komponennya.
Saran saya, keputusannya di pertimbangkan baik2 dulu dan juga itu mosfet2 jepang kira2 berapa sebiji sekarang ?
Untuk pertanyaan OOT diatas saya jawab saja di-thread sebelah yah ? Biar orang2 tidak bingung sewaktu ikutin thread ULDO ini.
Pak Sky, kalau boleh nanti tanya2 juga harga2nya dan dishare disini kalau ketemu.












Reply With Quote

Bookmarks