Hi,
Guwe mau sharing sedikit informasi tentang peluang usah baru. Kebetulan sekarang lagi bikin blog juga, jadi ya sekalian berbagi cerita aja kali ya.
Seperti diketahui, blog di Indonesia begitu menjamur. Topik yang dibahas pun mencakup hampir seluruh industri. Namun, sedikit yang fokus di bidang teknologi. Memang banyak yang membuat blog tentang berita teknologi, software, dan e-book, namun sedikit yang membahas review hardware yang mendalam, seperti yang biasa kita baca di majalah CHIP.
Nah, buat teman-teman yang tertarik membuat blog teknologi, guwe coba bagi beberapa tips buat persiapan ya.
1. Tentukan niche
Apa itu niche? Arti kata niche sendiri adalah peran dalam komunitas. Apabila kita umpamakan internet sebagai komunitas, maka niche di sini adalah kategori atau tema yang ditawarkan oleh blog kamu nantinya. Ada baiknya pilih tema yang spesifik. Sebagai contoh; hardware - tema yang lebih spesifiknya adalah mobile phone, review notebook, tips menggunakan printer, tutorial membangun jaringan, dll.
2. Tentukan blog free atau berbayar sebagai blog host
Blogspot adalah blog host yang paling populer. Kita bisa langsung pasang AdSense dari hari pertama blog aktif. Bahkan mungkin blog yang di-host Blogspot lebih prioritas di index oleh Google dibandingkan blog Wordpress atau Posterous misalnya (masih harus dibuktikan).
Membuat blog dengan hosting sendiri mudah sekali dilakukan. Tidak seperti jaman dulu yang butuh pengetahuan HTML, PHP, dan kemampuan desain menggunakan Dreamweaver; sekarang tinggal daftar host di hostgator, install Wordpress, pilih theme dan beberapa pluggin, Content Management System (CMS) siap dan kamu tinggal post konten. Untuk diketahui, Google akan mengindex blog dengan ekstensi .com lebih baik dibanding domain blog host gratis seperti xxx.blogspot.com. Dan, domain .com juga terlihat lebih profesional.
3. Siapkan resource
Inilah persiapan yang paling krusial. Pada tahap awal setidaknya dibutuhkan tiga orang (atau satu orang dengan tiga keahlian) untuk membangun sebuah blog teknologi, yaitu editor, reviewer, dan web developer. Editor bertugas menjadi kurator artikel dan produk yang akan di-review, reviewer menguji produk dan menulis artikel berita, web developer mengelola back-end dan desain website, termasuk artistik, seperti ikon dan banner.
4. Siapkan testbed dan peralatan fotografi
Seperti diketahui, testbed diperlukan untuk menguji produk komponen, seperti prosesor, motherboard, graphics card, RAM, dll. Ya, kalau sekedar review flash disk, memory card sih bisa pakai notebook. Namun, perlu diingat bahwa testbed tidak boleh digunakan untuk bekerja sehari-hari, karena OS harus dalam keadaan "bersih" seperti baru di-instal, untuk menjamin kondisi yang ideal dalam pengujian.
Peralatan foto untuk menjadikan hasil foto high-res dan detil foto untuk bagian hardware tertentu. Persiapkan juga watermark untuk foto eksklusif blogmu (biar ngga dicolong orang hehe).
PS: Untuk awalnya, sebelum dapat pinjaman sampel dari vendor, kamu bisa mulai review produk yang kamu miliki sekarang. Ingat, jangan menyadur review dari blog atau website lain ya, karena inti dari review itu adalah authenticity atau keaslian tulisan. Ceritakan pengalaman dan penilaian kamu terhadap produk yang diuji. Kalau ambil dari website lain sih sama aja boong kali ya hehe.
Demikian tips awal yang bisa guwe share di sini. Silahkan kalau ada yang mau bertanya atau mungkin mau menambahkan tipsnya, post aja di sini ya. Thx and have a great day !




Reply With Quote










Bookmarks