Belajar Linux: Tingkat Dasar - Page 5
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 5 of 29 FirstFirst 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 ... LastLast
Results 41 to 50 of 288

Thread: Belajar Linux: Tingkat Dasar
  
Bookmark and Share

  1. #41
    Join Date
    Jul 2006
    Posts
    1,414
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    16

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    pemula nih,

    baru nyobain Fedora 7, cara ganti resolusi monitor biar lebih tinggi gimana yah ? gua koq mentok di 800x600 ??

    ATI vs NVIDIA

  2. #42
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    Quote Originally Posted by p3m8uru View Post
    pemula nih,

    baru nyobain Fedora 7, cara ganti resolusi monitor biar lebih tinggi gimana yah ? gua koq mentok di 800x600 ??
    Coba cek driver monitor dan VGA-nya, mungkin kurang cocok, jadinya resolusinya mentok di 800x600

  3. #43
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    [Belajar Linux: Tingkat Dasar] Bash Shell



    Bash Shell
    1. Pengantar
      Pernahkah Kita memikirkan mengenai proses yang terjadi ketika Kita memberikan perintah kepada Linux?

      Setelah perintah diberikan, ada beberapa proses yang terjadi, tetapi Kita hanya memperhatikan tingkat yang paling atas yaitu shell. Secara sederhana, shell adalah user interface kepada sistem operasi, baik itu DOS, Windows, maupun *NIX.

      Ada beberapa macam shell, yang paling umum adalah Bash, yang dikenal sebagai user interface berbasis karakter. Jenis interface lainnya adalah GUI (Graphical User Interface). Yang Kita akan bahas di sini adalah shell yang berbasis CLI, dan lebih spesifik mengenai Bash Shell.
    2. Berkenalan dengan Shell
      Tugas shell adalah menerjemahkan perintah yang diberikan user menjadi bentuk perintah yang dimengerti oleh sistem operasi. Contoh
      ls > list.txt
      Perintah tersebut berarti menampilkan isi direktori saat ini ke dalam file list.txt. Jadi tampilan tersebut tidak ditampilkan ke layar, tetapi langsung ke file list.txt ini.

      Proses yang dikerjakan oleh shell adalah:
      • Memisahkan baris perintah tersebut menjadi 3 bagian: ls, > dan list.txt
      • Menentukan fungsinya, dimana ls adalah perintah, > dan list.txt adalah instruksi I/O
      • Menset I/O berdasarkan > list.txt dan beberapa instruksi standar dan implisit
      • Mencari perintah ls dan menjalankannya
      Daftar shell yang terpasang berada di file /etc/shells. Pemeriksaan lainnya juga dapat dilakukan dengan perintah berikut (walau tidak semuanya benar)
      $ls /bin | grep sh
      Bila Kita benar-benar ingin memeriksa shell yang ada, Kita bisa mengkombinasikan kedua cara di atas dengan perintah berikut
      $ for f in `grep -v ^# /etc/shells`; do if [ -f $f]; then echo $f; fi; done
      1. Bash (Bourne Again Shell)
        Bourne Again Shell (Bash) dinamakan seperti itu karena shell ini mengacu pada shell yang dibuat oleh Steve Bourne.

        Bash diciptakan untuk digunakan dalam proyek GNU dan juga untuk menjadi shell standar sistem GNU. Bash lahir pada hari Minggu, 10 Januari 1998. Brian Fox yang menulis versi awal bash dan readline dan terus diperbaiki hingga tahun 1993. Chet Ramey bergabung di tahun 1989 dan secara resmi memelihara bash sampai saat ini, dan Ia juga membuat peningkatan-peningkatan lebih lanjut.

        Bash semakin populer karena merupakan shell yang umum dalam setiap OS UNIX. Bash juga menyertakan fitur-fitur terbaik shell C dan Korn, dan beberapa fitur unik lainnya. Bash ini tetap kompatibel dengan shell Bourne.

        Salah satu fitur Bash yang cenderung menarik adalah mode edit. Dengan edit perintah baris, akan menjadi lebih mudah dalam hal menggunakannya kembali, membetulkan kesalahan ataupun memodifikasinya.

        Fitur utama lainnya yang meminjam dari shell C adalah kendali perintah, yang akan memberikan Kita kemampuan untuk memulai, menghentikan dan menunda sejumlah perintah di waktu yang bersamaan.

        Keunggulan lainnya adalah Ia banyak menyertakan pilihan dan variabel baru untuk kustomisasi dan fitur pemrograman yang telah diperbaiki untuk menyertakan definisi fungsi, aritmatika integer, kendali I/O, dsb.
      2. Menggunakan Bash
        Umumnya, bila Kita berkutat di CLI, maka sebenarnya Kita telah menggunakan Bash. Sebenarnya di dalam sistem Kita, terdapat lebih dari 1 shell.

        Untuk mengetahui Kita bekerja di shell yang mana, ketikkan perintah
        echo $SHELL
        Bila kita tidak menggunakan Bash, dan ingin memakainya, ketik perintah bash. Tetapi Kita juga harus memastikan bahwa bash memang ada di sistem Kita. Bila menemukan pesan not found artinya bash belum terinstall di sistem Kita.

        Bila Kita ingin menjadikan bash sebagai shell default, berikan perintah berikut:
        $ chsh <lokasi bash>
        Lokasi bash bisa diketahui dengan perintah which bash. Selanjutnya bila Anda melakukan login, maka shell default Anda adalah bash.
    3. Bekerja Dengan Shell
      1. Prompt Shell
        Prompt shell merupakan tanda atau tempat yang menandakan bahwa perintah dapat diberikan. Masing-masin shell memiliki prompt yang berbeda. Prompt shell ini juga dapat memberitahukan kepada Kita bahwa saat ini Kita login dengan root atau user biasa.

        Pada shell bash, untuk user biasa ditandakan dengan $ dan untuk root ditandakan dengan #.

        Prompt standar shell, sebenarnya dapat Kita ganti. Jadi, bagi Kita yang sering melihat tampilan prompt standar seperti ini
        [user@pclinux home]
        maka Kita bisa membuatnya menjadi tampil beda.

        Prompt dalam shell bash didefinisikan dengan menggunakan variabel environment PS1. Untuk melihatnya, gunakan perintah
        $ echo $PS1
        PS1 digunakan untuk prompt pertama, artinya bila perintah yang Kita berikan tidak cukup satu baris, harus dilanjutkan pada baris berikutnya, maka definisi prompt pada PS2 (prompt kedua) akan ditampilkan.

        Untuk mengubah prompt, perintahnya adalah
        $ export PS1="Prompt Baru"

        Nilai yang dapat dimasukkan adalah:
        \ = karakter ESC, untuk karakter khusus (misalnya $) dapat dituliskan \$
        \u = menampilkan nama pemakai
        \h = menampilkan nama host
        \w = menampilkan nama direktori kerja saat ini
        Contoh, misalkan Kita ingin mengubah prompt standar menjadi seperti ini
        user di pclinux kerja di home >
        maka perintah yang kita berikan adalah
        $ export PS1="\u di \h ada di \w >"
      2. Varibel Environment
        Variabel environment adalah daftar variabel untuk menyimpan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh shell dalam melakukan suatu proses. Contoh variabel yang sering digunakan adalah PATH. Variabel ini berguna untuk mencari lokasi suatu program yang akan dijalankan, bila program tidak ditemukan di direktori saat ini.
        • Untuk menampilkan variabel environment, perintahnya
          $ env
        • Untuk menampilkan isi suatu variabel environment, perintahnya
          $ echo $NamaVariabelEnvironment
        • Untuk mendefinisikan, mengubah isi variabel environment, perintahnya
          $ export NamaVariabelEnvironment=Nilai
        • Untuk menambahkan nilai kepada variabel environment yang sudah ada, perintahnya
          $ export NamaVariabelEnvironment=$NamaVariabelEnvironment:N ilaiBaru
      3. Histori Perintah Shell
        Jika Kita sering mengetikan perintah shell, Kita biasa menggunakan panah atas dan panah bawah untuk menggunakan perintah shell yang sudah pernah Kita berikan. Bahkan perintah tersebut akan terus ada walaupun Kita telah melakukan Log-off ataupun mematikan komputer. Kenapa bisa begitu? Karena semuanya tersimpan di dalam file .bash_history yang berada di direktori home setiap user. Contoh jika ingin melihat daftar histori perintah yang pernah diberikan, maka Kita bisa memberikan perintah history.

        Perintah untuk memanggil kembali, selain dengan panah atas dan panah bawah juga bisa dengan menggetikan nomor perintahnya. Misalnya, Kita ingin memanggil perintah ls -al yang pernah Kita berikan. Dari perintah history yang Kita lihat, ternyata perintah ls -al ini berada di nomor urut 11, maka perintah yang Kita gunakan adalah
        $ !11
      4. Alias dan Unalias
        Misalkan, Kita mempunya perintah yang sangat panjang tentu akan tidak efisien bila Kita sering menggetikan perintah yang panjang tersebut. Atau misalkan Kita ingin menggunakan bahasa Indonesia dengan perintah-perintahnya, semua hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan alias. Perintahnya adalah
        $ alias NamaAlias=Perintah
        $ alias NamaAlias='Perintah'
        $ alias NamaAlias="Perintah"
        Contoh, Kita dapat memberikan perintah berikut
        $ alias la='ls -al'
        maka ketika Kita mengetikan perintah la, hasil yang muncul akan sama dengan Kita memberikan perintah ls -al.

        Hebatnya, Kita bahkan bisa mendefinisikan ulang perintah dasarnya. Contoh perintah berikut akan mengubah perilaku dari perintah ls
        $ alias ls='ls -al
        maka setiap kali Kita mengetikan ls maka hasil yang muncul adalah sama dengan perintah ls -al.

        Untuk melihat daftar alias yang telah ada, Kita dapat menggunakan perintah
        $ alias
        Untuk menghapus alias, Kita dapat menggunakan perintah
        $ unalias -a | NamaAlias
        Perintah -a artinya untuk menghapus semua alias yang aktif.
        Perintah alias ini akan disimpan per user, jadi user A bisa memiliki alias yang berbeda dengan user B.
    Last edited by Sirius Black; 20-07-2007 at 10:08.

  4. #44
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    Sorry kalau kelamaan nulis pembahasan tentang shell. Baru sempat menyelesaikan hari ini. Up dulu deh threadnya biar yang lain bisa tahu kalau pembahasan shell telah diselesaikan.

  5. #45
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    46
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    0

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    Salam kenal semuanya, saya baru join forum chip ini.
    Kebetulan perusahaan tempat saya bekerja sedang dalam proses perpindahan ke Linux. Distro yang digunakan CentOS 5.0 dan PCLinuxOS.
    Thread ini sangat membantu saya.
    Thx, bro.

  6. #46
    Join Date
    Sep 2007
    Location
    Earth was Create from ALLAH S.W.T
    Posts
    123
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    10

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    alo smuannya..

    saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
    pengen nanya...
    klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
    jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
    dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri

    hehehehe,,, sory klo nanya yang oot,,,thanks!!!
    Last edited by Noxis; 17-09-2007 at 18:15.

  7. #47
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    Quote Originally Posted by Noxis View Post
    alo smuannya..

    saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
    pengen nanya...
    klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
    jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
    dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri

    hehehehe,,, sory klo nanya yang oot,,,thanks!!!
    Nggak harus di 2 HDD, di 1 HDD juga bisa, karena Linux nanti akan membuatkan boot loadernya sendiri, jadi bisa pakai Windows dan Linux. Kalau mau pakai 2 HDD juga bisa banget, tergantung settingnya nanti, apakah mau pakai boot loader windows, atau menggunakan boot order dari BIOS

  8. #48
    Join Date
    Jan 2005
    Location
    jogjakarta
    Posts
    3,803
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    27

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    Quote Originally Posted by Noxis View Post
    alo smuannya..

    saya orang yang sangat sangat awam di bidang open source...
    pengen nanya...
    klo install linux hrs dua HDD ya?coz,klo OS windows ini saya ganti bisa dibunuh ma kakak nih...
    jd klo install linux ama windows di 2 HDD berbeda bisa g?
    dan ilmu2 apa aja yang digunakan dalam pengembangan open source bahkan hingga dapat membuat OS sendiri

    hehehehe,,, sory klo nanya yang oot,,,thanks!!!
    nggak harus klo mau install tgl bikin 1 partisi kosong lagi aja, abis itu install di partisi itu pake ext2 ma swap ukuran bisa disesuaiin terus bootloadernya di load di MBR. ilmu ya harus bisa bahasa pemograman kali ya tapi bisa kok bikin linux sendiri dengan meremaster linux jadi bisa disesuain applikasi apa aja yang mau diinstall kernel juga bisa disesuaiin cuma komptible dengan komputer kamu aja, cuma ya itu musti banyak belajar ma cari2 info

  9. #49
    Join Date
    Feb 2007
    Location
    Kota yg PLN nya sering padamin listrik
    Posts
    163
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    11

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    good article.
    Thanx for sharing this..it's so useful for nyubi like me
    Piss.

  10. #50
    Join Date
    Sep 2007
    Location
    Earth was Create from ALLAH S.W.T
    Posts
    123
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    10

    Re: Belajar Linux: Tingkat Dasar



    hehee,,sorry nih nanya lagi...

    wah berarti saya harus install ulang dunk..bwat bikin 3 partisi 1 bwat program,1 bwat data, 1 bwat linux?
    oya MBR itu apa ya? nanti klo udah setting dimana agar bisa pake linux?
    n atu lagi,klo misalnnya kita lagi make windows trus mw ngerubah ke linux secara langsung,,gmn??

    need help!!
    Last edited by Noxis; 19-09-2007 at 13:32.


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts