Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem - Page 5
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 5 of 16 FirstFirst 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 LastLast
Results 41 to 50 of 151

Thread: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem
  
Bookmark and Share

  1. #41
    Join Date
    Jul 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,103
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    21

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Wah , bagus sih sumbangsih nya bro , terutama fokus pada Command Line nya . GRP has been sent !!

  2. #42
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    24

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Quote Originally Posted by shev__milan_07 View Post
    Wah , bagus sih sumbangsih nya bro , terutama fokus pada Command Line nya . GRP has been sent !!
    Thanks buat dukungannya + GRP-nya.

    Mohon maaf, kalau belakangan ini pembahasannya jadi agak lama diupdate, karena adanya keterbatasan waktu, soalnya di sini lagi migrasi server dari Windows ke Linux. Jadi nggak banyak waktu buat ngetik.
    Last edited by Sirius Black; 31-07-2007 at 06:18.

  3. #43
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    24

    [Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem] Pemrograman Shell - Bagian I



    Dasar Pemrograman Shell

    Seringkali di dalam memberikan perintah-perintah di Linux, Kita harus mengulang-ulang pengetikan. Pekerjaan yang berulang tersebut sangatlah tidak efisien, akan lebih baik bila kita menyimpan semua perintah tersebut ke dalam file untuk dijalankan. File-file inilah yang disebut dengan file script.

    Untuk itulah gunanya file-file script, agar memudahkan pekerjaan Kita. Tidak hanya perintah-perintah yang sering digunakan saja, Kita bahkan dapat menggunakan perintah-perintah dasar pemrograman agar file script tersebut menjadi lebih dinamis.

    Dalam pembahasan kali ini, Kita akan mempelajari pemrograman di dalam bash shell.

    Tidak seperti Windows, di dalam Linux tidak ada ekstensi khusus untuk suatu nama file yang dapat dijalankan termasuk file script. Suatu file script dapat memiliki ektensi dan dapat juga tidak memiliki ektensi. File dapat dijalankan atau tidak tergantung dari permission file tersebut. Suatu file dapat dijalankan bila memiliki permission x
    1. Menjalankan Script
      Untuk menjalankan Script, perintahnya adalah
      $ sh [/path/]NamaScript
      sh dapat diganti dengan bash atau csh, sesuai dengan shell yang akan digunakan.

      Bila file script tersebut mempunyai atribut executable, maka untuk menjalankan script tersebut dapat dilakukan dengan perintah
      $ [/path/]NamaScript
    2. Membuat Script

      Baris pertama setiap script sebaiknya memiliki pernyataan sebagai berikut
      #!/bin/bash
      Isi baris tersebut menunjukkan bahwa script yang dibuat seharusnya dijalankan pada lingkungan shell bash

      Berikut adalah contoh script untuk menampilkan pesan:
      $ vi HelloWorld.sh

      #!/bin/bash
      echo "Hello World"
    3. Menggunakan Variabel
      1. Pemberian Nama Variabel
        Di dalam dunia pemrograman, variabel merupakan komponen penting yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data yang akan diproses. Pemberian Nama Variabel tidak diperbolehkan menggunakan tanda baca ataupun spasi.

        Contoh yang benar
        NamaBahasa
        Nama_Lengkap
        NILAI
        Contoh yang salah
        Nama Bahasa
        Nama/Lengkap
      2. Operasi Assignment
        Untuk memberi nilai (mengisi data) ke dalam variabel, Kita bisa menggunakan tanda = (sama dengan). Contoh:
        NamaBahasa="Pascal"
        Nama_Lengkap="Turbo Pascal"
        Saat memberikan perintah assignment, tidak boleh ada spasi antara nama variabel dengan tanda sama dengan. Pemberian spasi akan menyebabkan variabel tersebut dianggap sebagai sebuah perintah.

        Jika data yang dimasukkan bukan berupa angka (data untuk kalkulasi matematis), maka data tersebut harus diapit dalam tanda kutip ganda (") atau dengan tanda petik tunggal (').

        Jika Kita ingin memasukan perintah-perintah Linux ke dalam variabel ini agar dapat dieksekusi, maka perintah tersebut harus diapit dengan tanda backquote (`).

        Contoh
        NamaBahasa="Pascal"
        Versi=7
        AdaDiManaSekarang=`pwd`
        Dalam kasus tertentu, assignment seperti contoh di atas tidak dapat digunakan, misalnya karena penggunaan karakter seperti wildcard seperti "*", sehingga tidak memungkinkan kita melakukan operasi aritmatika.

      3. Operasi Assignment dengan perintah Let
        Untuk itu, Kita bisa menggunakan perintah let sebagai pernyataan perintah untuk melakukan assignment. Contoh:
        let NamaBahasa="Pascal"
        let x=100
        let x=100+20
      4. Variabel Read Only
        Kadangkala Kita ingin agar variabel tersebut tidak boleh berubah isinya (constanta), maka variabel tersebut harus diberikan perintah readonly. Contoh penggunaannya
        NamaBahasa="Pascal"
        readonly NamaBahasa
        Jika Kita mengubah suatu variabel read only, maka akan terjadi kesalahan karena variabel tersebut tidak dapat diubah.

      5. Menampilkan Variabel
        Untuk menampilkan variabel, Kita dapat menggunakan perintah echo. Nama Variabelnya sendiri harus didahului dengan tanda $. Perintahnya
        echo $NamaVariabel
        . Contoh penggunaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        AdaDiManaSekarang=`pwd`

        echo "Nama Bahasa Pemrograman yang digunakan "$NamaBahasa
        echo "Lokasi direktori saat ini berada di "$AdaDiManaSekarang
        Di atas telah disebutkan untuk data variabel dapat menggunakan tanda petik ganda (") dan tanda petik tunggal ('). Sebenarnya penggunaan tanda petik ini pada dasarnya adalah sama. Penggunaannya baru berbeda bila ada nama variabel di dalamnya. Contoh perbedaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        echo "Isi Variabel NamaBahasa $NamaBahasa"
        echo 'Isi variabel NamaBahasa $NamaBahasa'

        maka hasilnya adalah
        Isi Variabel NamaBahasa Pascal
        Isi Variabel NamaBahasa $NamaBahasa
        Terlihat bahwa isi variabel akan ditampilkan pada saat diapit dengan tanda petik ganda. Agar isi variabel tidak digunakan (sama dengan menggunakan tanda petik tunggal), maka kita harus menggunakan tanda "\". Contoh penggunaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        echo "Isi Variabel NamaBahasa \$NamaBahasa"
    4. Menerima data dari standar input
      Untuk membuat script Kita menjadi interaktif, maka script tersebut haruslah dapat menerima input dari standar input (misalnya: keyboard). Untuk menerima input, gunakan perintah read, contoh penggunaanya:
      echo "Masukan Nama Bahasa Pemrograman Favorit"
      read NamaBahasa
      echo "Ternyata bahasa pemrograman favorit Anda adalah "$NamaBahasa
    5. Perintah expr
      Perintah expr merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan suatu evaluasi suatu ekspresi. Contoh penggunaannya:
      echo "Test "
      expr "Test "
      echo 10 + 1
      expr 10 + 1
      expr 10+1

      maka hasilnya adalah
      Test
      Test
      10 + 1
      11
      10+1
      Jadi dengan menggunakan perintah expr, bila operasi aritmetika memiliki spasi maka yang ditampilkan adalah hasilnya. Tetapi bila tidak memiliki spasi maka akan ditampilkan sebagai string.

      Hasil dari perintah expr tidak disimpan ke dalam variabel, tetapi langsung ditampilkan ke dalam standar output.

      Sedangkan hasil dari perintah let disimpan dalam variabel, tetapi tidak ditampilkan ke dalam standar output.

      Jika hasil dari perintah expr ingin disimpan ke dalam variabel, maka Kita harus menggunakan operator brave yang diikuti dengan perintah expr atau echo untuk menampilkan isi variabel tersebut.

      Contoh:
      y=`expr 10 + 1`
      echo $y
      expr $y

      maka hasilnya adalah
      11
      11

    Pembahasan pemrograman telah dibuatkan dalam thread tersendiri atas permintaan bro D2000, pembahasan tingkat dasar ini juga ada di thread tersebut. Thread tentang pemrograman tersebut berjudul Belajar Linux: Pemrograman di Linux .
    Last edited by Sirius Black; 07-08-2007 at 11:27. Reason: Info thread untuk pemrograman di Linux

  4. #44
    Join Date
    Nov 2005
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    617
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Nice sticky,Bro Siriusijo-ijo meluncur, Bro
    --no signature--

  5. #45
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    24

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Quote Originally Posted by haztyo View Post
    Nice sticky,Bro Siriusijo-ijo meluncur, Bro
    Thanks bro buat ijo-ijonya. Btw, ditunggu ya pemrograman script bagian II (lagi disusun) dan pelajaran lainnya yang masih menunggu, maklum masih sibuk.

  6. #46
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    Depok
    Posts
    2,174
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    tanya pak, kalo kita dah bikin script misalnya untuk delete file :
    home/gw/script$vi delete
    #!/bin/bash
    rm -rf /home/bob/makan
    home/gw/script$chmod 755 delete
    gmn cara ngerun "makan" tanpa ketik /home/gw/script/delete ? jadi di konsole tinggal ketik:
    home/gw$delete

    ?

    thx
    Last edited by payahx; 06-08-2007 at 11:58.

  7. #47
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    24

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Quote Originally Posted by payahx View Post
    tanya pak, kalo kita dah bikin script misalnya untuk delete file :
    home/gw/script$vi delete

    home/gw/script$chmod 755 delete
    gmn cara ngerun "makan" tanpa ketik /home/gw/script/delete ? jadi di konsole tinggal ketik:
    home/gw$delete

    ?

    thx
    Ada 2 cara:
    1. Copy scriptnya ke /usr/bin
    2. Buat symlink ke /usr/bin, perintahnya ln -s /home/gw/script/delete /usr/bin

  8. #48
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    Depok
    Posts
    2,174
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    sip , kmr 2x ngopy ke /sbin /bin

  9. #49
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    24

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Quote Originally Posted by payahx View Post
    sip , kmr 2x ngopy ke /sbin /bin
    Nggak masalah sih, sama saja. kalau /bin itu seperti \windows dan /usr/bin itu seperti \program files

    Kalau bisa jangan ke /sbin atau /usr/sbin karena kalau diletakkan di situ maka yang dapat menjalankan hanya root.

  10. #50
    Join Date
    May 2005
    Location
    localhost
    Posts
    5,273
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    33

    Re: Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem



    Umm anu... programing nya di bikin chapter sendir ajah bole gak.. biar lebih fokus.

    Thx yah


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts