Belajar Linux: Pemrograman di Linux
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 1 of 3 1 2 3 LastLast
Results 1 to 10 of 21

Thread: Belajar Linux: Pemrograman di Linux
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb Belajar Linux: Pemrograman di Linux



    Pemrograman di Linux ada banyak macamnya, mulai dari pemrograman script (seperti Bash, Perl, dsb) sampai dengan pemrograman yang menggunakan compiler (C/C++, pascal, dsb).

    Thread ini bertujuan untuk mengenalkan kepada pengguna Linux mengenai pemrograman yang ada di Linux. Untuk awalnya Saya akan coba mengenalkan pemrograman script seperti bash shell.

    Kenapa dari pemrograman script? Karena pemrograman script ini sangat umum dan bisa memenuhi kebutuhan dasar Kita.

    Daftar Pembahasan:
    1. Pemrograman Bash Shell
      1. Pengenalan Dasar
      2. Operator Data
      3. Parameter dan Variabel Khusus
      4. Kondisi Pemilihan
      5. Kondisi Perulangan
    2. Pemrograman Perl
      1. Menjalankan Perl
      2. Dasar Pemrograman Perl
      3. Kondisi Pemilihan
    Last edited by Sirius Black; 06-10-2007 at 07:27. Reason: Update Daftar Pembahasan

  2. #2
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Pengenalan Dasar



    Pemrograman Bash Shell - Pengenalan Dasar

    Seringkali di dalam memberikan perintah-perintah di Linux, Kita harus mengulang-ulang pengetikan. Pekerjaan yang berulang tersebut sangatlah tidak efisien, akan lebih baik bila kita menyimpan semua perintah tersebut ke dalam file untuk dijalankan. File-file inilah yang disebut dengan file script.

    Untuk itulah gunanya file-file script, agar memudahkan pekerjaan Kita. Tidak hanya perintah-perintah yang sering digunakan saja, Kita bahkan dapat menggunakan perintah-perintah dasar pemrograman agar file script tersebut menjadi lebih dinamis.

    Dalam pembahasan kali ini, Kita akan mempelajari pemrograman di dalam bash shell.

    Tidak seperti Windows, di dalam Linux tidak ada ekstensi khusus untuk suatu nama file yang dapat dijalankan termasuk file script. Suatu file script dapat memiliki ektensi dan dapat juga tidak memiliki ektensi. File dapat dijalankan atau tidak tergantung dari permission file tersebut. Suatu file dapat dijalankan bila memiliki permission x
    1. Menjalankan Script
      Untuk menjalankan Script, perintahnya adalah
      $ sh [/path/]NamaScript
      sh dapat diganti dengan bash atau csh, sesuai dengan shell yang akan digunakan.

      Bila file script tersebut mempunyai atribut executable, maka untuk menjalankan script tersebut dapat dilakukan dengan perintah
      $ [/path/]NamaScript
    2. Membuat Script

      Baris pertama setiap script sebaiknya memiliki pernyataan sebagai berikut
      #!/bin/bash
      Isi baris tersebut menunjukkan bahwa script yang dibuat seharusnya dijalankan pada lingkungan shell bash

      Berikut adalah contoh script untuk menampilkan pesan:
      $ vi HelloWorld.sh

      #!/bin/bash
      echo "Hello World"
    3. Menggunakan Variabel
      1. Pemberian Nama Variabel
        Di dalam dunia pemrograman, variabel merupakan komponen penting yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data yang akan diproses. Pemberian Nama Variabel tidak diperbolehkan menggunakan tanda baca ataupun spasi.

        Contoh yang benar
        NamaBahasa
        Nama_Lengkap
        NILAI
        Contoh yang salah
        Nama Bahasa
        Nama/Lengkap
      2. Operasi Assignment
        Untuk memberi nilai (mengisi data) ke dalam variabel, Kita bisa menggunakan tanda = (sama dengan). Contoh:
        NamaBahasa="Pascal"
        Nama_Lengkap="Turbo Pascal"
        Saat memberikan perintah assignment, tidak boleh ada spasi antara nama variabel dengan tanda sama dengan. Pemberian spasi akan menyebabkan variabel tersebut dianggap sebagai sebuah perintah.

        Jika data yang dimasukkan bukan berupa angka (data untuk kalkulasi matematis), maka data tersebut harus diapit dalam tanda kutip ganda (") atau dengan tanda petik tunggal (').

        Jika Kita ingin memasukan perintah-perintah Linux ke dalam variabel ini agar dapat dieksekusi, maka perintah tersebut harus diapit dengan tanda backquote (`).

        Contoh
        NamaBahasa="Pascal"
        Versi=7
        AdaDiManaSekarang=`pwd`
        Dalam kasus tertentu, assignment seperti contoh di atas tidak dapat digunakan, misalnya karena penggunaan karakter seperti wildcard seperti "*", sehingga tidak memungkinkan kita melakukan operasi aritmatika.

      3. Operasi Assignment dengan perintah Let
        Untuk itu, Kita bisa menggunakan perintah let sebagai pernyataan perintah untuk melakukan assignment. Contoh:
        let NamaBahasa="Pascal"
        let x=100
        let x=100+20
      4. Variabel Read Only
        Kadangkala Kita ingin agar variabel tersebut tidak boleh berubah isinya (constanta), maka variabel tersebut harus diberikan perintah readonly. Contoh penggunaannya
        NamaBahasa="Pascal"
        readonly NamaBahasa
        Jika Kita mengubah suatu variabel read only, maka akan terjadi kesalahan karena variabel tersebut tidak dapat diubah.

      5. Menampilkan Variabel
        Untuk menampilkan variabel, Kita dapat menggunakan perintah echo. Nama Variabelnya sendiri harus didahului dengan tanda $. Perintahnya
        echo $NamaVariabel
        . Contoh penggunaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        AdaDiManaSekarang=`pwd`

        echo "Nama Bahasa Pemrograman yang digunakan "$NamaBahasa
        echo "Lokasi direktori saat ini berada di "$AdaDiManaSekarang
        Di atas telah disebutkan untuk data variabel dapat menggunakan tanda petik ganda (") dan tanda petik tunggal ('). Sebenarnya penggunaan tanda petik ini pada dasarnya adalah sama. Penggunaannya baru berbeda bila ada nama variabel di dalamnya. Contoh perbedaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        echo "Isi Variabel NamaBahasa $NamaBahasa"
        echo 'Isi variabel NamaBahasa $NamaBahasa'

        maka hasilnya adalah
        Isi Variabel NamaBahasa Pascal
        Isi Variabel NamaBahasa $NamaBahasa
        Terlihat bahwa isi variabel akan ditampilkan pada saat diapit dengan tanda petik ganda. Agar isi variabel tidak digunakan (sama dengan menggunakan tanda petik tunggal), maka kita harus menggunakan tanda "\". Contoh penggunaannya:
        NamaBahasa="Pascal"
        echo "Isi Variabel NamaBahasa \$NamaBahasa"
    4. Menerima data dari standar input
      Untuk membuat script Kita menjadi interaktif, maka script tersebut haruslah dapat menerima input dari standar input (misalnya: keyboard). Untuk menerima input, gunakan perintah read, contoh penggunaanya:
      echo "Masukan Nama Bahasa Pemrograman Favorit"
      read NamaBahasa
      echo "Ternyata bahasa pemrograman favorit Anda adalah "$NamaBahasa
    5. Perintah expr
      Perintah expr merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan suatu evaluasi suatu ekspresi. Contoh penggunaannya:
      echo "Test "
      expr "Test "
      echo 10 + 1
      expr 10 + 1
      expr 10+1

      maka hasilnya adalah
      Test
      Test
      10 + 1
      11
      10+1
      Jadi dengan menggunakan perintah expr, bila operasi aritmetika memiliki spasi maka yang ditampilkan adalah hasilnya. Tetapi bila tidak memiliki spasi maka akan ditampilkan sebagai string.

      Hasil dari perintah expr tidak disimpan ke dalam variabel, tetapi langsung ditampilkan ke dalam standar output.

      Sedangkan hasil dari perintah let disimpan dalam variabel, tetapi tidak ditampilkan ke dalam standar output.

      Jika hasil dari perintah expr ingin disimpan ke dalam variabel, maka Kita harus menggunakan operator brave yang diikuti dengan perintah expr atau echo untuk menampilkan isi variabel tersebut.

      Contoh:
      y=`expr 10 + 1`
      echo $y
      expr $y

      maka hasilnya adalah
      11
      11

  3. #3
    Join Date
    Jun 2006
    Location
    slemans
    Posts
    378
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    13

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Pengenalan Dasar



    lanjuuuut terus....GRP meluncur. thanks boss



  4. #4
    Join Date
    May 2005
    Location
    localhost
    Posts
    5,273
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    33

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Pengenalan Dasar



    Gw bakalan manteng di sini terus nih.... manstab

    Lanjut dengan script execute app ato command

  5. #5
    Join Date
    Aug 2004
    Location
    jambi
    Posts
    2,101
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    22

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Pengenalan Dasar



    sip dah, lanjut trusssssss

  6. #6
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Operator Data



    Pemrograman Bash Shell - Operator Data

    Operator adalah alat untuk memanipulasi data yang dinyatakan dalam simbol-simbol khusus. Berikut penjelasan mengenai masing-masing operator data yang ada di dalam pemrograman shell:
    1. Operator Arimetika
      1. + : Operator penjumlahan, contoh 3 + 4 akan menghasilkan 7
      2. - : Operator pengurangan, contoh 4 - 3 akan menghasilkan 1
      3. * : Operator perkalian, contoh 3 * 4 akan menghasilkan 12
      4. / : Operator pembagian, contoh 6 / 3 akan menghasilkan 2
      5. ** : Operator pangkat, contoh let “a=3 ** 2” maka nilai a akan bernilai 9
      6. % : Operator pembagian sisa (mod), contoh 4 % 3 akan menghasilkan 1
      7. += : Operator penambahan suatu variabel, contoh:
        a=4
        a+=3
        maka nilai a sekarang adalah 7.

        Perintah tersebut sama dengan a=a+3.
      8. -= : Operator pengurangan suatu variabel, contoh:
        a=4
        a-=3
        maka nilai a sekarang adalah 1.

        Perintah tersebut sama dengan a=a-3.
      9. *= : Operator perkalian suatu variabel, contoh:
        a=4
        a*=3
        maka nilai a sekarang adalah 12.

        Perintah tersebut sama dengan a=a*3.
      10. += : Operator pembagian suatu variabel, contoh:
        a=6
        a/=3
        maka nilai a sekarang adalah 2.

        Perintah tersebut sama dengan a=a/3.

      Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakanoperator aritmetika ini, yaitu:
      1. Perkalian dilakukan dengan tanda “\” sebelum tanda “*”, contoh: expr 3 \* 4. Maksudnya adalah agar shell tidak mengartikan sebagai karaketer wildcard yang biasa kita gunakan dalam pencarian file.
      2. Antara data dengan operator harus dipisahkan dengan spasi
      3. Operator pangkat harus menggunakan perintah let, yang akan melakukan proses eksekusi pernyataan assignment
      4. Perintah let juga digunakan untuk memproses evaluasi yang menggunakan operator +=, -=, *=, /=

    2. Operator Bitwise
      Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit.
      • << : Operator left shift, akan menggeser bit ke arah kiri. Setiap pergeseran akan sama dengan dikalikan 2. Jadi bila digeser sebanyak 2 kali, sama dengan dikali 4, bila digeser sebanyak 4 kali sama dengan dikali 16, dan seterusnya. Contoh:
        A=5
        let “B=A<<3”
        maka nilai B adalah 40.
        Dari mana asal angka tersebut? Ada cara mengetahuinya:
        1. Nilai A=5, yang dalam bilangan binari akan berbentuk 0000 0101. Perintah left shift 3 artinya menggeser angka-angka binari tersebut ke sebelah kiri sebanyak 3 kali. Jadi, bilangan binari tersebut setelah digeser 3 kali akan menjadi seperti ini 0010 1000. Bilangan biner tersebut dalam bentuk desimal sama dengan 40.
        2. Nilai A=5, akan digeser sebanyak 3 kali. Artinya setiap pergeseran dikalikan 2 atau sama dengan 2 pangkat 3, yang menghasilkan nilai 8. Nilai 8 dikalikan dengan 5 = 40.
      • >> : Operator right shift, akan menggeser bit ke arah kanan. Setiap pergeseran akan sama dengan dibagi 2. Jadi bila digeser sebanyak 2 kali, sama dengan dibagi 4, bila digeser sebanyak 4 kali sama dengan dibagi 16, dan seterusnya. Contoh:
        A=40
        let “B=A>>3”
        maka nilai B adalah 5.
      • =<< : Operator equal left shift, akan menggeser bit ke arah kiri suatu variabel. Operasi ini sama dengan operator left shift, tetapi dalam operator ini harus menggunakan variabel. Contoh:
        A=5
        let “A<<3”
        maka nilai A adalah 40.

        Perintah tersebut sama dengan let “A=A<<3”
      • =>> : Operator equal right shift, akan menggeser bit ke arah kanan suatu variabel. Operasi ini sama dengan operator right shift, tetapi dalam operator ini harus menggunakan variabel. Contoh:
        A=5
        let “A>>3”
        maka nilai A adalah 40.

        Perintah tersebut sama dengan let “A=A>>3”
    3. Operator String
      Operator string ini pengunaannya sama dengan yang pernah dijelaskan dalam post sebelumnya. Silakan lihat post sebelumnya.

    4. Operator Pembandingan
      Operator pembandingan adalah operator yang digunakan untuk proses perbandingan, dan hasil dari proses ini adalah nilai logikal benar (0) atau salah (bukan 0). Hasil dari operasi pembandingan ini akan disimpan dalam variabel khusus, yaitu $?

      Berikut adalah daftar operator pembandingan untuk data numerik:
      1. -lt : less than (lebih kecil), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri lebih kecil dari sebelah kanan. Contoh:
        4 -lt 8 => Hasilnya adalah benar (0), karena 4 lebih kecil dari 8. Hasilnya disimpan dalam variabel $?

        8 -lt 4 => Hasilnya adalah salah (bukan 0), karena 4 lebih kecil dari 8. Hasilnya disimpan dalam variabel $?
      2. -gt : greater than (lebih besar), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri lebih besar dari sebelah kanan. Contoh:
        8 -gt 4 => Hasilnya adalah benar (0), karena 8 lebih besar dari 4. Hasilnya disimpan dalam variabel $?

        4 -gt 8 => Hasilnya adalah salah (bukan 0), karena 8 lebih besar dari 4. Hasilnya disimpan dalam variabel $?
      3. -eq : equal (sama dengan), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        4 -eq 4 => Hasilnya adalah benar (0)
        8 -eq 4 => Hasilnya adalah salah (bukan 0)
      4. -nq : not equal (tidak sama dengan), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri tidak sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        4 -nq 4 => Hasilnya adalah salah (bukan 0)
        8 -nq 4 => Hasilnya adalah benar (0)
      5. -le : less equal (lebih kecil sama dengan), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri lebih kecil atau sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        4 -le 8 => Hasilnya adalah benar (0)
        8 -le 8 => Hasilnya adalah benar (0)
        4 -le 8 => Hasilnya adalah salah (bukan 0)
      6. -ge : greater equal (lebih besar sama dengan), untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri lebih besar atau sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        4 -ge 8 => Hasilnya adalah salah (bukan 0)
        8 -ge 8 => Hasilnya adalah benar (0)
        8 -ge 4 => Hasilnya adalah benar (0)


      Berikut adalah daftar operator pembandingan untuk data string:
      1. = : sama dengan, untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        “Sirius” = “sirius” => Hasilnya adalah salah (karena case sensitive)
        “Sirius” = “Sirius” => Hasilnya adalah benar.
      2. != : tidak sama dengan, untuk membandingkan dua nilai apakah data di sebelah kiri tidak sama dengan data sebelah kanan. Contoh:
        “Sirius” != “Sirius” => Hasilnya adalah benar
        “Sirius” != “sirius” => Hasilnya adalah salah (karena case sensitive)

    5. Operator Logika
      Operator logika digunakan untuk membandingkan hubungan dua buah data logikal. Hasil dari operasi ini adalah nilai benar atau salah.

      Daftar perintahnya adalah:
      1. && : operator AND (dan), untuk menguji apakah dua buah data tersebut mempunyai nilai logikal yang sama. Contoh:
        TRUE && FALSE ==> hasilnya adalah false, karena tidak mempunyai nilai logika yang sama
        TRUE && TRUE ==> hasilnya adalah true, karena mempunyai nilai logika yang sama
        FALSE && FALSE ==> hasilnya adalah true, karena mempunyai nilai logika yang sama
      2. || : operator OR (atau), untuk menguji apakah salah satu dari dua buah data tersebut mempunyai nilai logikal true. Contoh:
        TRUE || FALSE ==> hasilnya adalah true, karena salah satu data mempunyai nilai true
        TRUE || TRUE ==> hasilnya adalah true, karena kedua data mempunyai nilai true
        FALSE || FALSE ==> hasilnya adalah false, karena dari dua data tersebut tidak ada yang bernilai true
    6. Operator Brave
      Operator brave digunakan untuk mengeksekusi perintah shell, dimana hasilnya akan dimasukkan ke dalam suatu variabel. Operator brave ini sudah pernah dibahas pada post sebelumnya. Operator Brave selalu diapit dengan tanda ` (backquote), atau bisa juga diapit dengan $(). Contoh:
      LIST=`ls`
      LIST=$('ls')
    Last edited by Sirius Black; 07-08-2007 at 21:52.

  7. #7
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    [Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Parameter dan Variabel Khusus



    Pemrograman Bash Shell - Parameter dan Variabel Khusus

    Pemrograman script pun dapat menggunakan parameter agar pemrograman script dapat lebih dinamis dan otomatis. Apa itu parameter? Parameter adalah nilai yang kita berikan saat program akan dijalankan. Contoh:
    ls -l => ls adalah perintah, sedangkan -l adalah parameter
    cat namafile => cat adalah perintah, sedangkan namafile adalah parameter
    Parameter ini akan disimpan dalam variabel $1..$n, dimana $1 artinya parameter pertama, $2 artinya parameter kedua, $n artinya parameter ke-n, dst. Bila parameter yang dimasukkan mengandung spasi, maka parameter tersebut harus diberi tanda “ (kutip).

    Contoh penggunaan parameter dalam pemrograman script:
    #/bin/sh
    # NamaScript: luaspersegi
    # $1 parameter untuk panjang
    # $2 parameter untuk lebar
    # $3 parameter untuk nama user
    echo “Hallo $3, Kita akan menghitung luas persegi panjang”
    echo “Masukkan Panjang $1“
    echo “Masukkan Lebar $2“
    luas=`expr $1 \* $2`
    echo “Luas persegi panjang dengan panjang $1 dan lebar $2 tersebut adalah $luas”
    Script di atas dapat dijalankan dengan perintah berikut:
    ./luaspersegi 5 6 “Sirius Black”

    maka, hasilnya adalah:
    Hallo Sirius Black, Kita akan menghitung luas persegi panjang
    Masukkan Panjang 7
    Masukkan Lebar 6
    Luas persegi panjang dengan panjang 7 dan lebar 6 tersebut adalah 42
    Berikut adalah beberapa variabel khusus yang berhubungan dengan parameter:
    1. $0 : berisi nama file script tersebut.
    2. $1..$n : berisi parameter pertama sampai dengan ke-n
    3. $# : berisi jumlah parameter yang diberikan
    4. $@ : berisi seluruh parameter (menggabungkan parameter $1..$n)
    5. $? : selain sebagai hasil dari operator pembandingan dan logikal, variabel khusus ini juga merupakan exit status pelaksanaan perintah.

  8. #8
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    Depok
    Posts
    2,174
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Operator Data



    nanya pak:
    gw kan ngejalinin cvs check out :
    $cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository" co <nama_project)
    dah coba bikin file cvsco:
    #!.bin/bash
    cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository" co
    kalo gw jalanin :
    $cvsco project1
    maka yg keluar:
    cvs [checkout aborted]: must specify at least one module or directory
    jadi shell nya, cuma mendapat input command :
    cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository" co
    walau module project1 gak ada, seharusnya keluar:
    $cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository" co project1
    cvs server: cannot find module `project1' - ignored
    cvs [checkout aborted]: cannot expand modules
    udah juga edit cvsconya :
    dah coba bikin file cvsco:
    #!.bin/bash
    cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository"
    $cvsco co project1:
    Usage: cvs [cvs-options] command [command-options-and-arguments]
    where cvs-options are -q, -n, etc.
    (specify --help-options for a list of options)
    where command is add, admin, etc.
    (specify --help-commands for a list of commands
    or --help-synonyms for a list of command synonyms)
    where command-options-and-arguments depend on the specific command
    (specify -H followed by a command name for command-specific help)
    Specify --help to receive this message
    shell cuma baca :
    cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository"
    tanpa menyertakan option co

  9. #9
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Operator Data



    Quote Originally Posted by payahx View Post
    nanya pak:
    gw kan ngejalinin cvs check out :


    dah coba bikin file cvsco:


    kalo gw jalanin :

    maka yg keluar:
    cvs [checkout aborted]: must specify at least one module or directory
    jadi shell nya, cuma mendapat input command :


    walau module project1 gak ada, seharusnya keluar:


    udah juga edit cvsconya :
    dah coba bikin file cvsco:



    shell cuma baca :

    tanpa menyertakan option co

    Anda hanya kurang variabel khusus parameternya.

    Berikut Saya edit source code yang pertama ya:
    #!/bin/bash
    cvs -d ": pserver:bob@192.168.1.77:/usr/local/repository" co $1

  10. #10
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    Depok
    Posts
    2,174
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    20

    Re: [Belajar Linux: Pemrograman di Linux] Pemrograman Bash Shell - Operator Data



    , sering dibaca kok gak ngeh ya, dasar gw oon


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts