[FAQ] Data Recovery : How to do it the right way...
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

Closed Thread
Page 1 of 4 1 2 3 4 LastLast
Results 1 to 10 of 34

Thread: [FAQ] Data Recovery : How to do it the right way...
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Talking [FAQ] Data Recovery : How to do it the right way...



    Quote Originally Posted by shev__milan_07 View Post
    Ini memakai software atau bongkar hardware?
    Cara yang saya jabarkan disini sebenarnya merupakan gabungan keduanya....Tapi untuk proses bongkar hardwarenya masih sampai batasan yg tidak membahayakan. Masalah ini saya buka karena selama ini banyak kasus data recovery yg kita terima di Workshop semakin parah.
    Semakin parah kondisinya karena cara yg digunakan dan dianjurkan tidak seluruhnya benar dan seringkali melewati beberapa hal penting yg signifikan dan membahayakan data sendiri.
    Hal ini sebenarnya bagian yg menguntungkan bagi recovery service (biaya yg dicharge makin mahal krn tingkat kesulitan makin tinggi) , namun ada sisi buruknya juga : kami dianggap "ngemplang" harga. Padahal bukan seperti itu pengertiannya.

    Biaya akan semakin mahal ketika yg diterima untuk recovery telah menjalankan software recovery tanpa melakukan pemeriksaan awal ttg kondisi HDD nya.
    Hal ini menyebabkan banyak kasus HDDnya yg memang pada awalnya sudah mengalami masalah di HDDnya lalu dipaksa menyelamatkan data dan pada akhirnya data yg keluar rusak dan HDDnya ikut rusak..

    Post ini tidak mengurangi segala hormat kepada pada master/ ahli recovery yg ada. Saya yakin di Indonesia sangat banyak ahli recovery yg kredibilitasnya dapat dibanggakan, namun ada juga beberapa (sangat sedikit) yg kredibilitas mulai meragukan... (main bongkar HDD tanpa persetujuan pemilik dan lainnya)

    Saya cuma mengimbau agar recovery janganlah dipandang dari sudut bisnisnya saja tapi dari skill dan art (tanpa hanya mengandalkan software recovery).

    Mohon maaf kalau post ini kurang berkenan di antara rekan-rekan sejawat.

    Salam,

    FX Suryakusuma
    HDDStudio
    HDDStudio Data Recovery Center
    http://www.hddstudio.net

    Saya akan mulai post ttg recovery mulai siang ini. Semoga bermanfaat untuk semua Chiipers !


    UPDATE POST :
    SIMPLE software recovery procedure :
    Cara ini hanya dapat digunakan untuk memcahkan masalah pada error yang masih dalam batasan logical. Logical error/recovery dalam hal ini : Partisi terformat, folder terdelete lewat Shift+Del, error partition table/MBR dll.

    1. Shutdown system anda segera (setelah file terhapus, terformat atau lainnya). Jangan utak-atik HDD yg kehilangan data ini.
    2. Install software recovery pada HDD yang lain. Jangan pada HDD yang memiliki masalah !
    3. HDD yang bermasalah (yang terformat atau kehilangan data) harus sebagai posisi slave di PC lain. Jangan sebagai master !
    4. Siapakan HDD satu lagi untuk menampung data yang akan diselamatkan. HDD yang bermasalah jangan digunakan untuk mengisi data hasil recovery

    Jadi secara standard :
    Ada 3 Hard disk yang harus disiapkan : HDDA (yg bermasalah) HDDB (yg diinstal prgram recovery) dan HDDC (untuk menampung data yang diselamatkan)

    HDDB sebagai bootable master (dengan Windows dan lainnya_
    HDDA sebagai korban yg akan diselamatkan
    HDDC sebagai tempat penampungan data

    Software yang direkomendasi :
    1. WinHex (dari www.x-ways.net)
    2. TestDisk (dari www.cgsecurity.org)
    3. GetDataBack (dari www.runtime.org)

    Masih banyak software recovery lainnya yang dapat digunakan untuk menyelamatkan data. Silakan anda cari dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Prinsip kerjanya sama saja. Yang penting ialah standarisasi HDDA, HDDB, HDDC seperti di atas.

    Data Recovery lewat hotswap..: http://forum.chip.co.id/storage-opti...-victoria.html
    Last edited by hddstudio; 15-01-2009 at 18:58.

  2. #2
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    POST MORTEM WARNING : JANGAN MENGUBAH KONDISI HDD YG BERMASALAH DENGAN SEMBARANGAN ! KALAU KEGAGALAN HARD DISK DISEBABKAN OLEH SOFTWARE PARTISI MACAM PARTITION MAGIC (RESIZE, CONVERT ATAU LAINNYA) ATAU ACRONIS DAN LAINNYA, JANGAN LAKUKAN PERINTAH "UNDO". BAHAYA !!!

    Baiklah, kita akan memulai dengan post pertama.....

    Dalam situasi dimana HDD tidak dapat diakses, ingat hal sbb:

    1. Jangan panik, matikan PC / notebook / HDD external dulu
    2. Coba ingat ingat folder atau file apa saja yg tidak ada..Buat daftarnya
    3. Cari backupnya di CD atau di storage lainnya. Apakah lengkap ? Cek 2x
    4. Backupnya masih Ok ?
    5. Kalau tidak ada backup, catat apa yg terjadi sebelum masalah muncul...
    6. Lepaskan semua kabel power, copot HDD.

    OK, sekarang kita akan menganalisa kasus yg anda alami. Jangan apa-apakan dulu HDDnya. Relax....

    Lihat HDD anda, apakah ada bagian dari PCB yg terbakar ? chip yg terbakar menyebabkan bau yg khas..

    Jika ada yg terbakar berarti PSU dipertanyakan kestabilannya. Hentikan analisa anda. Lihat post yg berikutnya...

    Jika tidak ada yg terbakar, anda bisa melanjutkan analisa anda sbb...

    Nyalakan komputer, INGAT jangan memasang HDD atau lainnya dulu (USB Flash, HDD external atau lain-lain). Apakah Mobo anda normal ? Bisakah BIOS anda melakukan P.O.S.T dan mendeteksi semuanya ?

    Normal tuh....

    OK berarti masalah bukan dari Mobo atau RAM dan prosessor

    Matikan komputer lalu sekarang test port IDE/SATAnya dng cara memasang CD ROM atau lainnya ke port IDE/SATA HDD anda , nyalakan komputer, apakah CDROM itu terdeteksi di BIOS, normalkah....?

    Jika ya berarti port IDE/SATA tidak bermasalah, mungkin kabel IDE/SATAnya yg tadi ke HDD bermasalah, sekarang pasang HDD dengan kabel IDE/SATA CD Rom tsb dan segera masuk ke BIOS, apakah HDD anda muncul di BIOS ? Jika ya kita bisa melanjutkan, jika tidak : Komputer tidak bisa boot atau komputer mati total, berarti masalahnya memang di PCB atau malah di HDDnya lihat di post berikutnya. Note : Beberapa HDD, PCBnya mati total tanpa menunjukkan gejala terbakar..

    OK HDD anda muncul di BIOS (normal ! bukan dgn nama yg aneh-aneh muncul spt Athena, N40P, Ares dan lainnya) berarti masalah sekarang dibagi dua lagi :

    Kalau HDD anda terdeteksi normal dan tidak mengeluarkan bunyi yg aneh-aneh, coba perhatikan yg berikut ini :

    1. Apakah anda tadi online dan menerima e-mail "panas" dan anda buka ? Atau memasang CD, floppy atau USB yg tidak jelas keamanannya ?
    ----> Jika ya , ada kemungkinan anda kena serangan virus atau lainnya saat membuka e-mail atau file tertentu. Scan komputer dengan antivirus yg databasenya sudah diupdate sampai hari terjadinya masalah, kalau virus tidak ditemukan, jangan yakin dulu, sebab ada kemungkinan anda terkena virus baru dan belum ada di database antivirus anda...

    2. Jika anda tidak online, apakah komputer tadi hang saat membuka aplikasi atau file ?
    ----> Jika ya, ada kemungkinan cuma Windows atau program anda yg error. cek kecukupan memory anda untuk menjalankan aplikasi atau file tsb....Anda harus Uninstall dulu program tadi lewat safe mode Windows.

    3. Apakah tadi Windows memberikan pesan "CRC error" ? atau "Write delayed failed"? atau "Partition table is corrupt and unreadable" ? atau "Error file not found" ?
    ----> Jika ya anda harus siap-siap bekerja lebih lama lagi untuk memeriksa HDD ini. lihat langkah ke 4 (Anda harus bersiap-siap bercanda gurau dng HDD anda dalam modus DOS dan bukan modus Windows)

    4. Jika ada komputer lainnya (atau milik teman) copot HDDnya dan siapkan floppy disk yg berisi MHDD atau utility lainnya (Victoria, THDD dan lainnya). Pasang HDD anda di komputer tsb. Masukkan floppy tsb dan set boot options ke Floppy, nyalakan komputer lalu test dengan software tsb, apakah HDD anda error ?
    ----> Kebanyakan HDD, saat system hang akan mencatat Error tsb dalam tabel SMART dan jika SMART mengindikasikan bahaya, maka di BIOS akan muncul peringatan untuk segera membackup data. Periksa SMART anda ...kalao\u dng MHDD atau Victoria tekan F8, kalau THDD anda bisa langsung melihatnya di pojok kiri atas. Kalau nilai SMART menunjukkan error dan ada masalah, anda harus membereskan masalah SMART ini dulu sebelum bisa mengambil data Anda...

    NOTE : Perhatikan bahwa MHDD , Victoria dan THDD hanya dianjurkan untuk memeriksa saja dan jangan digunakan untuk memperbaiki error yg muncul. Software ini tidak menjamin integritas data anda.

    Sekarang MHDD maupun THDD dan Victoria tidak menunjukkan adanya error di level sector maupun atribut SMART, jadi masalahnya ada di file system atau partisi. Tindakan yg harus dilakukan untuk menyelamatkan data :

    1. Image HDD anda ke HDD lainnya dengan kapasitas yg sama kalau bisa lebih. Ingat Maxtor 40 GB (seri lama, yg tipis) kapasitas LBA-nya > Seagate 40 GB (80293248 > 78,165, sekian-sekian.deh..lupa...... ). Prinsipnya Maxtor memiliki kapasitas LBA lebih besar dari merk lainnya.

    -----> Note : Untuk imaging, Anda dapat menggunakan bermacam software : Norton Ghost (sector copy !!) atau Acronis dan lainnya. Pilih mana yg menurut anda yg paling disukai. Hanya pastikan saja semuanya berlangsung tanpa ada error log.

    Cara membuat image/clone



    2. Nah, setelah selesai di-image, pasang HDD hasil image tadi (HDD-1) ke komputer lain yg memang ada OS nya. Kalau bisa dan dianjurkan sekali !, HDD-1 tadi dijadikan external dengan USB box (gunakan yg chipsetnya memang bagus (Lenox, Smart Drive atau lainnya...).

    -----> HDD-0 (yg pertama kali bermasalah) lebih baik disimpan dengan baik-baik. Tidak perlu mengoprek HDD-0 ini.
    (Perhatikan yg ini ! HDD yg bermasalah tidak boleh diubah kondisinya !)

    3. Setelah OS tampil, Antivirus dan semuanya selesai loading, baru sekarang nyalakan HDD-1 hasil image tadi. Lihat di Properties, Disk Management, apakah partisi yg tadi error muncul ?

    -----> Jika ya, anda dapat mencoba mengakses partisi itu dan mengcopy data sebanyak-banyaknya. Lakukan per folder...Jangan langsung keseluruhannya. Jadi kalau ada error bisa anda catat dan lihat dimana letak masalahnya.

    4. Oh, ada masalah, Di Disk Management muncul, tapi HDD/partisi tidak dapat diakses - 0 bytes dan pesan error lainnya (Partisi muncul dengan nama aneh). Berarti ada error di partition table atau MBR. Jalan yg harus kita tempuh untuk mengcopy datanya (bagi kami : dapet bayarannya... ) masih berliku lagi.

    ------> Tenang, tenang.., anda kan hanya bekerja dengan image-nya saja, semua perubahan yg terjadi tidak mengakibatkan masalah apapun. HDD-0 yg asli aman kan ?

    Ini berarti :
    1. MBR error
    2. FAT0 dan FAT 1 eror (pada FAT 32)
    3. MFT mirror error (pada NTFS)

    Note :
    MBR = Master Boot Record + Boot Record + Boot Sector. dibentuk pertama kali saat HDD diformat

    FAT = File Allocation Table (bukan file systemnya !). Dibentuk saat Directory dan file2 diisi ke HDD

    MFT = Master File Table (sama seperti FAT). Hanya ada di NTFS (Win NT, Win2K dst). ada 4 copy, lebih banyak dari FAT32, Salah satu keunggulan NTFS (selain mendukung encryption dan security hierarchy)

    Solusi :
    MBR error, biasanya akibat:

    a. Infeksi virus. Tertuduh utama : Defo.MBR. Untuk menghadapi ini anda dianjurkan melakukan scanning sekali lagi, tapi kali ini : Under DOS ! Gunakan antivirus favorit anda dengan database yg lengkap. Biasanya antivirus akan langsung memperbaiki MBR yg errror. kalau tidak bisa, lihat di bawah ini.

    b. Terhapus "tidak sengaja" oleh Windows atau aplikasi lainnya saat Windows crash. Dapat ditangani oleh Windows atau Norton Utilities dan software recovery lainnya : GetDataBack, dll Perbaikan dengan Windows akan menghasilkan file *.chk yg jumlahnya banyak sekali, tergantung kondisi kerusakan partition table-nya. celakanya, file CHK ini, tanpa seijin kita biasanya ditulis langsung ke HDD yg bermaslah. tapi kita boleh santai. Ini kan HDD-1 hasil image bukan yg HDD-0 aslinya. Paling kalo salah juga mesti bikin image lagi....File CHK bisa diterjemahkan menggunakan CHK Identifier atau UnCHK. Nah kalo file2nya dah bener tinggal dipindahkan ke HDD yg masih sehat. Tigas selesai. Lanjutin download !!! (jadi duit deeh.....)

    c. Head landing crash (di sector 0-20,000) tidak sengaja (sering terjadi di Quantum dan Maxtor) menghapus area Boot Sector. Ini yg paling repot...Tindakan head ini bukan mendelete MBR tapi malah "write MBR". Jadi MBR yg lama ditimpa oleh MBR baru (software recovery biasanya gagal menyelesaikan masalah ini)


    Anggaplah kasus yg anda hadapi adalah kasus (c), Kasus (a) dan (b) jelas dapat diselesaikan dengan software standard..

    Bagaimana cara yg tepat jika ini terjadi ?

    Ciri yg utama dari kasus (c) :
    1. Jika file system sebelumnya adalah NTFS, tab security saat klik kanan properties, tidak akan muncul. System size = 0 bytes, Di properties dari Disk Management, partition size ada tapi jika coba di explore akan muncul pesan error (kontradiksi)

    2. Jika file system sebelumnya adalah FAT32, muncul pesan : directory structure is corrupt and unreadable..
    Last edited by hddstudio; 04-06-2007 at 13:48.

  3. #3
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Quote Originally Posted by dewanggaba View Post
    Ow iya, mau tanya sedikit tentang MHDD.. Emang guna sesungguhnya proggie itu buat apaan sich? Aku sich cuman pake' buat clear MBR hdd yang rusak doank.. Selain itu sich ga ada.. Tapi fungsi utamanya buat apaan sich? Masih bingung soalnya..
    Bro, MHDD banyak digunakan untuk
    1. bad block repairing : perbaikan bad sector
    2. Sector speed test ---> benchmark !
    3. ATA password removal ----> security and HDD recovery
    4. HPA ----> membatasi kapasitas HDD/ memotong ukuran HDD
    5. Data sanitazion -----> security
    6. Defectoscope : revealing hidden bad sectors...

    lainnya baca di FAQ MHDD : http://forum.hddguru.com/mhdd-faq-vt5.html
    Last edited by hddstudio; 16-04-2007 at 14:35. Reason: IMPORTANT POINTS

  4. #4
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Post deleted, merged to single post!
    Last edited by hddstudio; 16-04-2007 at 14:38.

  5. #5
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Quote Originally Posted by kelelepdiairsusu View Post
    bro, kalo recovery HDD yg pake linux.
    ada caranya gak?
    Pernah coba pake Live CD, salah satunya distro BackTrax.
    Tapi sebenarnya kalo diglobalin, semua OS sama aja, kan yg dibaca sebenarnya HexaCode dari MBR-nya doang........
    Perbedaan di Linux terletak pada file system (Ext2/Ext3) sebenarnya bukan masalah bagi recovery agent.

    Banyak software recovery under Windows yg dapat membaca partisi Linux dan family-nya. Silakan Google !
    Last edited by hddstudio; 16-04-2007 at 14:56.

  6. #6
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Errr... ini surya kusuma yang dulu di sunter bukan? DB2?[/quote]

    No, bukan yg dari sunter tuh....

    Quote Originally Posted by Magician View Post
    Benernya percuma juga sih mau linux atau apa juga.. yang penting scan data area, terus diambil data yang mau diselametin. Kalau cuman kena boot sector, bisa direkonstruksi ulang, dan 1 partisi itu selamat. Kalo partisi lebih gampang lagi.. tinggal scan sector sectornya, terus masukin ke partition table-nya.. Kalau extended partition juga gampang, soalnya itu partition table lagi.
    Anyway.... GRP meluncur.

    @hdd: pak, kalau misalnya kayak kasus gue dulu, sector-nya bisa pindah pindah, itu beresinnya gimana ya? Masih bingung sampe sekarang recovery-nya. HDD-nya Quantum Atlas. Jadi gue udah dapetin dari sector sekian sampe sector sekian, tapi waktu diextract isinya ternyata lain. Dan setelah gue balik ke sector sana lagi, yang gue cari ternyata pindah ke sector lain. Tapi kayaknya cuman ada 2 state aja. Itu, beresinnya gimana ya? Kemarin brute force aja.. dapet sukur ngga dapet pindahin lagi. Gue image ke sector per sector ke HDD lain pun hasil image-nya rada "aneh". Yang di image kadang bisa lompat lompat sectornya dari yang di HDD asli. Akhirnya HDD image cuman buat nampung hasil file file yang udah sukses di-extract aja. Gue ngga bisa tuker board, soalnya itu satu satunya Quantum Atlas kemarin. Gue memang ngga pake HDD identik, tapi HDD lain yang gue manipulasi sehingga "identik". Gue biasa copy langsung sector per sector, boot sector, MBR, dll biasa gue rekonstruksi sendiri,dan HDD image-nya IDE biasa, bukan SCSI. Tapi mestinya ngga ada hubungannya kan?
    Ini namanya error di LBA Shift. Biasanya memang terjadi di Quantum . Penyebab utama automatic read allocation dan write allocation. Terus SMART modul masuk dari external yg tidak kompatibel. Beberapa kasus karena merging defect into track. Kalau di SCSI : G-List di-merge ke P-List. Jadi saat translasi dari CHS ke LBA, sector tidak ditemukan. Semuanya ada di P-List, jadi muncul sector unstable/inconsistent.

    Mending head nya di mapping aja. Kalau masih mungkin........
    Last edited by yossie3660; 08-03-2007 at 15:52. Reason: merger post

  7. #7
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Mohon maaf semuanya, belum sempat post lagi lanjutan ttg data recovery, lagi banyak banget kerjaan yg masuk.

    Anyway, untuk persiapan silakan download dulu WinHex dari www.x-ways.net. Tool ini akan diperlukan untuk mengedirt MBR dan partition table secara manual...Kami yakin mengedit secara manual, jauh lebih aman dibanding menggunakan software yg langsung writing MBR tanpa analisa sama sekali.

    @Magician : Kalo mau aman ttg ini, SCSI drive diimage dulu ke IDE dng kapasitas yg lebih besar. Nah kalo dah diimage, nanti ikuti lagi post ini, kita selesaikan dengan WinHex dan Power Data Extractor.
    Last edited by hddstudio; 16-02-2007 at 12:41.

  8. #8
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Talking Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    OK, kita lanjutin lagi yach......(HDD detek normal di BIOS, tidak ada bad sector, tapi diidentifikasi 0 byte oleh OS)

    Setelah WinHex kita install, kita bisa mengutak-atik HDD-1 kita ini yg bermasalah.

    Panggil WinHex, klik tab Tools, Open Disk....

    Ada 2 pilihan :

    1.Kalau drive letter muncul (D: atau E, kita bisa langsung coba mengaksesnya secara logical. Biasanya drive otomatis direkonstruksi (Hehehehe ) dengan membaca Partition Table.


    -----> Setelah partition table dibaca, WinHex akan menampilkan struktur HDD kita yg bermasalah, tinggal copy - paste (satu-satu bro, jgn nafsu !). JAV-nya masih jauuuuh....

    2. Kalau drive letter ngak muncul, berarti kita harus mengakses HDD tsb secara physical. Pilih di Box WinHex akses Drive Physically. Biasanya kalau MBR dan Partition Table memang rusak, WinHex akan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengakses HDD ini. Tunggu aja.....

    ----> Setelah rekonstruksi selesai (15-30 menit biasanya sih), Muncul box berupa kode hexadecimal dari MBR. Di atas kanan akan muncul pilihan Parttion akses, pilih partition yang menampilkan drive letter, selanjutnya copy - paste lagi coy........

    3. Celaka ! WinHex selesai membaca Partition Table dan MBR, tapi tidak ada pilihan akses ke partisi satupun, Gimana nih ?

    ----> Tenang, tenang..., Coba ingat dulu dosa apa yang anda perbuat semalam ( ). Maksudnya file systemnya HDD-0 dan HDD-1 itu sebenarnya FAT32 atau NTFS ? Interogasi si pemiliknya ! Pake GoBack kah ? Pake Deep Freeze kah ? Atau pake Boot Manager ? dan lainnya....

    Prinsip utamanya : Baik FAT 32 maupun NTFS akan tetap menyimpan salinan MBR dan FAT/MFT nya di dalam. Rusak MBR dan MFT dapat saja disebabkan oleh program-program yg disebutkan di atas.....Tapi untungnya (atau ruginya ya ?) kita masih dapat mencari Hexa Code nya di dalam HDD tsb. Cuma memang perlu ketelitian dan sedikitnya keringat....
    Lihat screenshot ini dengan fungsi Interpret as Partition Start (mengambil copy 1 dari FAT) :

    Bentar ya, lagi dipanggil ada pasien baru....
    Last edited by hddstudio; 11-03-2007 at 15:28. Reason: Screenshots

  9. #9
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Quote Originally Posted by panjikeren View Post
    Kalo HD udah ga kedetek di BIOS trus ga bisa lewat BIOS juga, brati board di HDnya koit dong ya??

    - Tindakan apa yang harus dilaksanakan? Step by step..
    - Hal2 apa aja yang HARUS dihindari?
    - Berapa persen kemungkinan kita bisa recover datanya?
    - Kira2 ada kemungkinan masalah lain dalam situasi kayak gini?

    Yah kira2 mungkin itu bisa didiskusikan bersama2 rekan2 semua disini? Sebelumnya saya pernah coba kanibal dengan board yang identik, dan berjalan dengan mulush.. like nothing has happened before..

    Tapi mungkin itu ada faktor luck juga ya??
    Hmmm, ngak juga harus ganti PCB, masalahnya kan HDD tetap muter tapi ngak detek di BIOS. Itu biasanya error di SA - Service Area (Bagian terluar dari Cylinder) dan bisa diselesaikan dengan mengubah konfig jumper HDD ke safe mode dan diflash ulang SA-nya.

    Kalau memang HDD ngak muter memang bisa dengan cara mengganti PCB tapi hati-hati. Lihat thread yg ini :
    http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=57289

  10. #10
    Join Date
    Jan 2007
    Location
    HDD Studio Data Recovery Lab
    Posts
    4,808
    Thanks
    0
    Thanked 4 Times in 3 Posts
    Rep Power
    29

    Re: Data Recovery : How to do it the right way...



    Quote Originally Posted by conz View Post
    hddstudio,

    hdd saya jika tertancap pada ide cable pada saat booting, maka booting akan terhenti di POST SCREEN BIOS (hdd dikenali oleh BIOS), walaupun sudah di set boot melalui CD. kalau hdd dilepas dan boot dengan cd berisi mhdd, kemudian setelah masuk mhdd baru hdd ditancapkan ke ide cable, baru hdd dikenali dan ketika discan, ada bad sector di awal sector hdd. bagaimana cut hdd di bagian awal yang ada bad sector, supaya seterusnya bad sector tidak perlu dibaca lg? saya coba command hpa tapi ternyata yang di cut dari awal (tidak bisa pilih sector mulai untuk cut). mohon panduan.
    Power off, jangan pasang HDD/lepaskan dari system.
    Power On
    Masuk ke BIOS Setup
    Jangan detek HDD di BIOS ( Masuk BIOS Setup dan disable detection atau set to none di IDE Configuration).
    MHDD tetap berfungsi tanpa HDD detek di BIOS
    Power off,
    Pasang HDD yg bermasalah
    Power on
    Boot dengan floppy MHDD
    Setelah selesai muncul
    MHDD>
    Tekan F2 untuk inisiasi HDD
    Lihat di posisi atas pada screen MHDD: DRDY dan DSC harus nyala dan tidak ada error (ABRT atau ERR). Berarti HDD berfungsi tapi mengalami masalah di LBA
    OK, saya anggap data tidak ada.
    Anda bisa gunakan perintah erase atau fast erase MHDD sbb:
    MHDD>erase
    MHDD Erase Function. Continue ?
    Start LBA : 0
    End LBA : 10,000 (ini cuma contoh : terserah anda sampai berapa)
    Continue ? Yes

    Nah, setelah selesai erase, tekan F4, kemudian sorot pilihan dengan tanda panah bawah dan cari pilihan remap (dengan menekan spasi)

    Setelah selesai, anda bisa lakukan scanning lagi tekan F4 (tanpa pilihan remap lagi)

    Kalau bad ada di area 0-765 dan terjadi hang saat erase function, berarti Head mengalami error (Seagate Family). Tidak mungkin diperbaiki hanya dengan MHDD.

    Kalau setelah erase dan remap, bad masih bandel dan tidak hilang juga, anda bisa gunakan F4+ erase 256 sector.

    ------> Ada baiknya anda mempost screenshot waktu melakukan erase di forum ini (Tekan F10 saat erase dimulai). Nanti di directory MHDD ada file jpg, silakan di-atach di forum dan bisa kita bahas bersama.

    Buat Member Chip Yg Kemarin Nanya Soal Cara Reaparasi Seagate Dengan Bantuan Com Port. Ini Skema-nya :
    http://forum.chip.co.id/attachment.php?attachmentid=4042&d=1173252208

    Skema ini Berlaku juga untuk HDD Samsung, Quantum, WDC dan Hitachi (2.5")

    Untuk Maxtor dibutuhkan Safe Mode Config :
    Maxtor Athena DSP Chip Kode 2B0xxH1-WAH21PB0 --->
    short pin 1 dng 2 dan 3 dng 4

    Maxtor Athena Poker/Ardent Chip Kode 2B0xxH1-WAK21R90--->
    short pin 2 dng 4

    Konfigurasi jumper di atas juga berlaku untuk Calypso (6Y0 series), N40P (6E0 series), Sabre (6L0 series)---> gampangnya : Untuk seluruh Chip Ardent/Poker

    BUAT MEMBER YG KEMARIN PM (dan lainnya), SORRY, KE-DELETE SEBELUM SEMPET BALES

    Ini skematik RS 232 khusus Seagate :

    http://postget.net/?NjUyY2ZhM2M1MmZl...UxNmQ6OTgzNzow

    Pakai terminal Command Windows

    Lalu perintahkan ATA Command ke HDD

    Safe Mode jumper Configuration untuk HDD WD Scorpio 2.5" :

    Last edited by hddstudio; 08-06-2007 at 14:49.


 
Closed Thread
Page 1 of 4 1 2 3 4 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts