Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Page 1 of 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 LastLast
Results 1 to 10 of 102

Thread: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    Diafragma



    Di atas adalah Gambar diafragma.
    Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa jika kita ingin Diafragma Besar maka kita pakai nilai f yg kecil, sedangkan jika kita ingin Diafragma Kecil maka kita pakai nilai f yg besar.

    Diafragma itu adalah bukaan lensa. Ukuran dari bukaan lensa ini, semakin besar maka semakin banyak sinar yg masuk.
    Diafragma ini akan mempengaruhi kadar pencahayaan dalam pengambilan suatu foto (gelap dan terang), selain itu diafragma juga mempengaruhi ruang tajam ( istilah kerennya DOF = Depth Of Field ) .

    Lebih jelasnya, kalau semua settingan kamera tidak kita ubah, dan kita hanya mengubah settingan diafragma saja, maka bila bukaan lensanya kita perbesar, hasil fotonya akan lebih terang, demikian juga sebaliknya.

    Sedangkan yg dimaksud dengan ruang tajam, coba perhatikan gambar di bawah ini



    Semakin kecil bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin luas, dan semakin besar bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin sempit.

    Jadi pada gambar diatas, tulisan yg paling jelas dan dapat dibaca dengan enak adalah tulisan "Depth of Field".
    Nah kalau kita mau membuat tulisan "to infinty" dan tulisan "are using. If you the" tampak lebih jelas......maka kita harus "memperluas ruang tajamnya" dengan cara memperkecil bukaan diafragmanya, demikian juga sebaliknya.

    Angka² diafragma dilambangkan dengan huruf f.
    Seperti gambar diatas, ada f1.4, f2, f2.8, f4, dsb.
    dari f1.4 ke f2 atau dari f2 ke f2.8 atau dari f2.8 ke f4, dst disebut 1 stop.
    Angka-angka untuk 1 stop berikutnya didapatkan dengan mengalikan angka sebelumnya dengan nilai 1.4

    Hasilnya seperti ini : 1.4 - 2 - 2.8 - 4 - 5.6 - 8 - 11 - 16, dan seterusnya.
    Jumlah sinar yg masuk pada f2 sama dengan setengah kalinya f1.4.
    Jumlah sinar yg masuk pada f2.8 sama dengan setengah kalinya f2.
    Jumlah sinar yg masuk pada f4 sama dengan setengah kalinya f2.8.
    dan seterusnya.....

    Para Senior kalau ada yg salah dari penjelasan saya ini tolong dikoreksi ya....

    Berikut contoh gambar yg saya ambil dari DPREVIEW tentang perbedaan penggunaan ukuran bukaan lensa








  2. #2
    Join Date
    Jul 2006
    Location
    Serpong
    Posts
    1,759
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    17

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    thx bro...nambah pengetahuan soal fotografi nih....


  3. #3
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    Quote Originally Posted by hijacker View Post
    thx bro...nambah pengetahuan soal fotografi nih....
    sharing ilmu bro... hehhehee... ntar akan ditambah lagi...

  4. #4
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    METERING:
    Pola pengukuran cahaya yang biasanya terbagi dalam 3 kategori. Centerweight, evaluative/matrix dan spot.

    METERING CENTER WEIGHT:
    Pola pengukuran cahaya yang menggunakan 60 persen daerah tengah gambar.

    METERING MATRIX:
    Pola pengukuran pencahayaan berdasarkan segmen-segmen dan prosentase tertentu.

    METERING SPOT:
    Pola pengukuran cahaya yang menggunakan satu titik tertentu yang terpusat.


    Filter Size ( Diameter Lensa )



    Ada berbagai macam filter yg dapat dipasangkan pada lensa.
    Ada filter InfraRed, filter UV, filter ND, filter CPL, dan lain sebagainya.
    Bila kita membeli filter, tentu saja ukuran dari filter tersebut harus dicocokan dengan diameter lensa kita.
    Untuk lensa EF-S 18-55 mm F3.5-5.6, ukuran filternya adalah 58 mm, dan angka ini juga tertera di depan lensa.


    Tiap Lensa mempunyai pembesaran yg berbeda-beda.
    Biasanya ditulis dalam bentuk Magnification Ratio, misalnya 1:5, 1:10 : 1:1, 2:1, 5:1, dsb.
    Atau bisa juga ditulis dalam bentuk Magnification biasa, misalnya 2x, 1x, 0.93x, 0.64x , dsb.

    Angka2 ini didapat dari Ukuran objek yg terbentuk di dalam Sensor Banding Ukuran objek yg sebenarnya (nyata)

    Pake contoh gambar aja deh.

    Misal diasumsikan contoh2 foto dibawah ini difoto dengan menggunakan kamera Full Frame yg ukuran sensornya 3.6 cm x 2.4 cm, dan tanpa CROP.



    Pada Foto ini, tinggi badan orang tersebut 178 cm dan orang tersebut tingginya memenuhi 1 frame. Jadi gambar orang itu, terekam dalam sensor yg panjangnya 3.6 cm. Jadi magnification rationya adalah 3.6 : 178 = 1 : 49.4 atau bisa juga disebut sebagai perbesaran 0.02x



    Pada Foto ini, mata orang tersebut panjangnya 3.6 cm danpanjang mata tersebut memenuhi 1 frame. Jadi gambar mata orang itu, terekam dalam sensor yg panjangnya 3.6 cm. Jadi magnification rationya adalah 3.6 : 3.6 = 1 : 1 atau bisa juga disebut sebagai perbesaran 1x



    Pada Foto ini, dari mata kiri tawon sampai ke mata kanan tawon panjangnya 1 cm dan kedua mata tersebut memenuhi 1 frame. Jadi gambar kedua mata tawon itu, terekam dalam sensor yg panjangnya 3.6 cm. Jadi magnification rationya adalah 3.6 : 1 atau bisa juga disebut sebagai perbesaran 3.6x

    Lensa-lensa yg biasa dipakai untuk close up photography biasanya perbesarannya berkisar antara 1x - 10x.
    Biasanya lensa-lensa yg bisa bikin perbesaran sampai 1 : 1 adalah lensa Macro.
    Dan yg bisa bikin perbesaran sampai 2:1, 3:1, 4:1, 5:1, dsb adalah lensa-lensa yg memang spesial dibikin untuk Macro saja (tidak bisa dipakai untuk foto biasa) atau bisa juga disebut sebagai lensa Super Macro.






  5. #5
    Join Date
    Mar 2006
    Location
    SMG - JKT
    Posts
    10,262
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    47

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    menyimak mode = ON


    ayok lanjut bosss..
    banyak yg merasa bisa, but sedikit yang bisa merasa



  6. #6
    Join Date
    Mar 2006
    Location
    Medan - Pakpak Bharat - Jakarta
    Posts
    312
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    13

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    Mantep penjelasannya,lanjut lagi gan...

  7. #7
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    sunter
    Posts
    1,281
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    13

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    keren gan...gw jadi taw nh klo maw blajar kamera...
    grp sent...

  8. #8
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    Quote Originally Posted by jozzy View Post
    menyimak mode = ON


    ayok lanjut bosss..
    weleh..weleh.... dibantu juga donk.... gimana kabarnya tuh Gelang merah....

  9. #9
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    huehuehuhe.... karena banyak permintaan... dilanjut lagi.... smoga makin banyak yg GRP...

    kali ini tentang


    FOCAL LENGHT

    Coba lihat Contoh Gambar di bawah ini

    24mm 35 mm 50 mm 100mm

    200mm 400mm

    Foto-foto di atas ini diambil dengan kamera yg sama dan pada jarak yg sama.
    Jadi yg moto nggak berpindah-pindah (tidak maju mundur), tapi hanya lensanya aja yg diganti ( Jangan tanya saya pakai Lensa apa ya... ).
    Foto yg pertama diambil dengan lensa 24 mm.
    Yg kedua diambil dengan lensa 35 mm.
    Yg kedua diambil dengan lensa 50 mm.
    Yg kedua diambil dengan lensa 100 mm. dst...

    Jadi intinya focal length inilah yg menunjukkan sudut dan jarak pandang lensa. Sudut pandang manusia adalah sama dengan lensa 50 mm (46 derajat) bila dipasangkan pada kamera yg ukuran sensornya 36x24 mm.
    Bila menggunakan EOS 350D, karena ukuran sensornya 22.2 x 14.8 mm, maka dia mempunyai faktor pengali 1.6x.
    Jadi kalau lensa 100 mm dipakai di 350D, maka Focal Length-nya menjadi 100 x 1.6 = 160 mm, dan lensa 50 mm akan menjadi 50 x 1.6 = 80 mm, dan seterusnya...

  10. #10
    Join Date
    May 2006
    Location
    medan
    Posts
    777
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    14

    Re: Sekilas tentang Istilah dalam Dunia Photography



    Menurut Focal Length-nya, maka lensa-lensa pada umumnya dibagi menjadi 5 macam : (diasumsikan lensa akan dipasangkan pada kamera Full Frame / sensornya 36x24 mm)
    1. Super Wide ( < 20 mm )
    2. Wide ( 24-35 mm )
    3. Standard ( 50 mm )
    4. Tele ( 80-300 mm )
    5. Super Tele ( > 300 mm )

    Selain itu lensa juga dapat dibagi menjadi 2 macam :
    1. Lensa Fix (kalo bahasa awamnya, lensa ini adalah lensa yg nggak bisa maju mundur ), misalnya lensa 50 mm, lensa 25 mm, lensa 100 mm, dsb.
    2. Lensa Zoom (lensa yg focal lengthnya mempunyai range), misalnya lensa 17-40 mm, lensa 18-55 mm, lensa 18-70 mm, lensa 55-200 mm, 70-300 mm dsb....

    Lensa Fix kualitasnya lebih baik daripada lensa Zoom, tapi kalo objek yg kita foto terlalu jauh ya terpaksa kitanya yg maju, dan kalo objek yg kita foto terlalu dekat ya terpaksa kita mundur.
    Kalau menggunakan lensa zoom, cukup lensanya aja yg kita puter-puter biar bisa lebih deket atau lebih jauh objek foto kita.

    Sekarang sudah mengenal istilah Diafragma dan Focal Length.
    Saya ambil contoh Lensa Kit-nya Canon EOS350D.
    Lensa bawannya 350D memakai Lensa EF-S 18-55 mm F3.5-5.6
    Karena terdapat range pada focal lengthnya, maka lensa ini tergolong lensa Zoom.
    Karena dipasangkan pada 350D maka Focal Lengthnya menjadi 18 x 1.6 - 55 x 1.6 = 28.8 - 88 mm

    Maksud dari F3.5-5.6 adalah, pada saat lensa pada posisi 18 mm, diafragmanya dapat dibuka maksimal pada F3.5, sedangkan bila lensa pada posisi 55 mm, diafragmanya dapat dibuka maksimal hanya pada F5.6.

    Contoh lain, lensa 17-40 mm F4, berarti lensa ini pada focal length berapapun, diafragmanya dapat dibuka maksimal F4.


    Demikian Sedikit Tambahan lagi dari saya... semoga bermanfaat....
    Semoga Suhu-Suhu Fotografi yg lain mau menambahi juga...


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts