Tips n Trick Linux
Welcome guest, is this your first visit? Create Account now to join.
  • Login:

Welcome to the CHIP Forum.

If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.

+ Reply to Thread
Results 1 to 10 of 10

Thread: Tips n Trick Linux
  
Bookmark and Share

  1. #1
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb Tips n Trick Linux



    Bagi rekan-rekan yang punya tips ataupun trick untuk Linux silakan di post di sini.

    PERHATIAN! Diharapkan yang membaca thread ini sudah mengenal perintah dasar linux, bila belum mengenalnya, harap membaca dahulu thread-thread berikut ini:
    1. Belajar Linux: Tingkat Dasar
    2. Belajar Linux: Tingkat Menengah – Administrasi Sistem
    3. Belajar Linux: Pemrograman di Linux
    Tips 'n Trick yang ada di thread ini:
    1. Backup Dokumen Otomatis
    2. Backup Dengan Nama File Sesuai Waktu
    3. Mengatasi File yang Hilang dengan Link File
    4. Membuat Banyak User
    5. Membuat CD/DVD ISO image - Oleh Chaly
    6. Membuat Virtual CD/DVDROM untuk file-file ISO images - Oleh Chaly
    Last edited by Sirius Black; 05-04-2008 at 12:50. Reason: Update Daftar Pembahasan

  2. #2
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb [Tips n Trick Linux] Backup Dokumen Otomatis



    Backup dokumen sangat penting sekali, tetapi biasanya Kita seringkali malas untuk membackupnya. Nah, tips berikut akan mencoba untuk memberikan alternatif backup otomatis via script bash shell yang dipadukan dengan crontab.

    Untuk mudahnya sih bisa saja menggunakan crontab untuk membackup seluruh dokumen tersebut ke dalam 1 file backup, hanya saja kalau file tersebut rusak, artinya dokumen di dalam file backup itu pun akan rusak. Karen itu dalam tips berikut akan mencoba membuat file backup per folder/file di bawah direktori tertentu.

    Skenario backup otomatis yang akan dilakukan adalah
    1. Seluruh proses ditampilkan prosesnya, agar mudah untuk di log
    2. Membackup seluruh dokumen di /home (lokasi boleh diganti)
    3. Mengompress 1 file/folder di /home menjadi 1 file backup

    Berikut kode scipt-nya:
    Code:
    echo "Backup Documents..."
    date
    ls /home -1 > /backup/list.txt
    for ((i = 1; i <= $(wc -l /backup/list.txt | awk '{print $1}'); i++))
    do
      filename=$(head - /backup/list.txt | tail -1)
      echo "Kompres file..." ""
      /bin/tar -cjf  "/backup/$filename.tar.bz2" "/home/$filename" done
    echo "Backup selesai..."
    date
    Penjelasan scriptnya:
    1. Pertama kali, ditampilkan informasi bahwa backup dijalankan lengkap dengan tanggalnya.
    2. Kemudian Membuat daftar direktori/file di bawah /home dan menyimpannya ke dalam file /backup/list.txt.
    3. Membaca baris-baris yang ada di file /backup/list.txt.
    4. Perintah wc -l /backup/list.txt artinya untuk menghitung ada berapa baris dalam file /backup/list.txt
    5. Perintah wc kemudian di kombinasikan dengan perintah awk. Perintah awk ini berguna untuk membaca kolom pertama dari hasil perintah wc (karena menggunakan tanda | (pipe))
    6. Kombinasi antara perintah wc dan perintah awk, digunakan untuk menentukan banyaknya perulangan yang perlu dilakukan. Atau dengan kata lain perulangan yang dilakukan adalah 1 s/d banyaknya baris file /backup/list.txt
    7. Folder atau nama file yang akan dibackup di baca melalui pembacaan file /backup/list.txt. Pembacaan file dilakukan dengan memanfaatkan perintah head yang dikombinasikan dengan tail.
    8. Nama file yang dibaca di file /backup/list.txt digunakan untuk mendapatkan nama file yang akan dibackup, sekaligus untuk nama file backupnya (ditambah extensi .tar.bz2)
    9. Menampilkan informasi kalau backup telah selesai dan menampilkan waktu selesai backup.
    Kalau scriptnya sudah jadi (misalnya nama filenya /backup/backup.sh), kita atur permissionnya agar bisa diexecute dengan perintah
    chown ug+x /backup/backup.sh
    sekarang kita perlu mengatur crontab-nya.
    Ketikan cront -e dan masukkan baris berikut dan simpan hasilnya:
    0 22 * * * /backup/backup.sh
    Kalau ingin dibuat log-nya, ganti baris di atas menjadi
    0 22 * * * /backup/backup.sh >> /var/backup.log
    Backup otomatis sekarang telah selesai disetting dan backup akan berjalan jam 22:00 setiap harinya.

    Agar tidak ada masalah saat backup dokumen di /home, ada baiknya backup dijalankan sebagai root.
    Last edited by Sirius Black; 06-11-2007 at 11:30.

  3. #3
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb [Tips n Trick Linux] Backup Dengan Nama File Sesuai Waktu



    Dalam tips n tricks sebelumnya, Kita sudah membuat file backup otomatis. Tetapi file backup tersebut sifatnya akan mengupdate file backup yang sudah ada.

    Sekarang bagaimana bila ingin membuat file backup tersebut ada terus sepanjang waktu? Dengan kata lain, file backup hari kemarin, hari ini dan besok dipisahkan ke dalam masing-masing file.

    Cara mudahnya adalah dengan mengubah nama filenya, atau menambahkan counter di dalam nama filenya. masalahnya dengan counter ini, Kita harus mengecek terlebih dahulu sudah sampai counter ke berapa.

    Ada cara lain yang lebih praktis, yaitu menggunakan nama file dan dipadukan dengan waktu (tanggal dan jam). Nilai waktu ini pastilah unik, karena waktu akan maju terus dan ini sama seperti counter atau incremental number.

    Sekarang kita akan coba modifikasi script sebelumnya:

    Code:
     echo "Backup Documents..."
    date
    tgl=`date +"%F %H.%M.%S"` 
    ls /home -1 > /backup/list.txt
    for ((i = 1; i <= $(wc -l /backup/list.txt | awk '{print $1}'); i++))
    do
      namafile=$(head - /backup/list.txt | tail -1)
      echo "Kompres file..." ""
      /bin/tar -cjf  "/backup/$namafile '$tgl'.tar.bz2" "/home/$namafile" done
    echo "Backup selesai..."
    date
    Contoh hasil file backupnya, nantinya akan menjadi seperti ini
    Documents 2007-11-06 09.48.52.tar.bz2
    Last edited by Sirius Black; 06-11-2007 at 11:31.

  4. #4
    Join Date
    Oct 2006
    Location
    Tengah kota pahlawan
    Posts
    533
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    12

    Re: [Tips n Trick Linux] Backup Dengan Nama File Sesuai Waktu



    wow nice tips bro , BTW kalau bisa di-sticky aja nih

  5. #5
    Join Date
    Jun 2005
    Location
    Bekasi & Bandung
    Posts
    796
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    16

    Re: Tips n Trick Linux



    thx bro sirius.....
    om momod sticky....sticky....
    linux registered user # 477499



  6. #6
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb [Tips n Trick Linux] Mengatasi File yang Hilang dengan Link File



    Bagi yang pernah bekerja dengan OpenOffice.org Calc, dimana 1 file berhubungan dengan file-file lainnya di dalam membuat suatu laporan, atau mungkin program lainnya yang juga melibatkan banyak file di dalam dokumennya, pasti pernah merasakan kalau ternyata lokasi filenya berubah akan menyebabkan kekacauan terhadap dokumen tersebut.

    Contoh, misalnya kita mengambil suatu nilai dari file di /home/usera/file.ods. Nah suatu saat ternyata lokasi file tersebut telah berganti menjadi /home/userb/file.ods (misalkan direktori /home/usera telah dihapus).

    Solusinya sih ada banyak cara, yaitu:
    • Mengedit semua link yang terkait di dokumen yang bersangkutan.
    • Membuat direktori tersebut dan meng-copy/memindahkan kembali file-filenya ke direktori yang baru
    Cara pertama, terkesan bagus, tetapi bagaimana kalau filenya ada banyak? Bukan pekerjaan mudah bukan, terlebih lagi bila ternyata filenya berpindah lagi.

    Cara kedua, juga bagus, tetapi ingat mengenai keterbatasan kapasitas penyimpanan. Dan bila dipindahkan memang bisa mengatasi keterbatasan ini, tetapi struktur direktorinya punya menjadi kurang berguna, karena file userb ditempatkan di direktori usera.

    Nah, dengan memanfaatkan symbolic link di Linux, Kita bisa mengatasi hal ini. Symbolic link ini hampir mirip dengan shortcut di windows, tetapi symbolic link ini jauh lebih handal dibanding shortcut windows. Kenapa demikian? Karena symbolic link ini bekerja seperti file-file tersendiri, symbolic link ini bisa diedit langsung dan secara otomatis file aslinya pun akan ikut berubah. Shortcut di windows pun tidak bisa seperti ini khan?

    Nah, dari contoh diatas, Kita bisa memecahkan kasus tersebut dengan perintah sebagai berikut (sebelumnya direktori usera harus dibuat terlebih dahulu):
    ln -s /home/userb/file.ods /home/usera/file.ods
    Jika misalnya Kita ingin membuat link semua file yang ada di direktori userb tersebut, maka perintahnya adalah (direktori usera tidak perlu dibuat):
    ln -s /home/userb /home/usera
    Bagaimana dengan ukuran filenya? apakah akan menghabiskan kapasitas HDD? Tidak, link file ukurannya kecil sekali, ukuran filenya hanya sebanyak karakter file/direktori yang akan di link.

    Symbolic link ini juga dapat digunakan untuk mengakali program yang membutuhkan library tertentu yang sudah ada tetapi dengan nama lain.

    Contoh: program A membutuhkan file /lib/fbclient.so.6, sedangkan kita tidak mempunya file tersebut. Tetapi kita tahu, bahwa file tersebut sama dengan file /lib/fbclient.so yang kita punyai. Nah, dengan demikian masalahnya selesai dengan menggunakan perintah ini
    ln -s /lib/fbclient.so /lib/fbclient.so.6
    Setelah perintah tersebut dilakukan, maka program A tidak akan error lagi karena tidak menemukan file /lib/fbclient.so.6, tentu saja hal ini terjadi karena file /lib/fbclient.so.6 sudah ada walau berbentuk symbolic link
    Last edited by Sirius Black; 07-11-2007 at 12:09.

  7. #7
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Lightbulb [Tips n Trick Linux] Membuat Banyak User



    Bagi admin Linux yang akan men-setup linux servernya untuk membuat username dan passwordnya, pasti tahu betapa repotnya kalau masing-masing user tersebut di buat satu per satu. Ditambah lagi user tersebut juga harus mempunyai password.

    Jika jumlah user tersebut hanya beberapa saja sih tidak menjadi masalah, tetapi masalah akan muncul bila user tersebut banyak jumlahnya, misalnya 20 atau bahkan 100.

    Sudah terbayang berapa banyak waktu yang akan terbuang hanya untuk membuat user dan passwordnya tersebut

    Tips berikut akan mencoba untuk meringankan pekerjaan tersebut. Yang pertama, kita perlu membuat file yang berisi daftar nama user beserta passwordnya (beserta group jika perlu).

    Berikut contoh isi filenya (dalam contoh, filenya ada di /root/user.txt):
    user01 marketing password01
    user02 marketing password02
    user03 hrd password03
    user04 accounting password04
    File tersebut berisikan daftar nama user, group user dan passwordnya. Pastikan bahwa group user yang akan dibuat tersebut sudah ada (lihat di file /etc/group). Jika groupnya belum ada, buatlah terlebih dahulu.

    Nah, sekarang kita akan membuat script untuk membuat user-user tersebut dalam 1x pengerjaan

    Code:
    #! /bin/sh
    
    echo "Membuat users..."
    cat /root/user.txt | \
    while read user group password
    do
      echo "tambah user " 
      /usr/sbin/useradd -g  
      echo  | /usr/bin/passwd  --stdin
    done
    prinsip dari script di atas adalah membaca file /root/user.txt yang berisi daftar nama user, group dan passwordnya, kemudian melaksanakan perintah useradd dan memberikan password terhadap user tersebut dengan perintah passwd.

    NB: nama user, group dan passwordnya tidak boleh mengandung spasi, karena spasi di sini digunakan untuk memisahkan antar field satu dengan field yang lainnya

  8. #8
    Join Date
    Aug 2006
    Location
    Ciputat
    Posts
    2,315
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    33

    Re: Tips n Trick Linux



    Bro gw ikutan nimbrung ya...
    Dipost disini biar besok-besok lupa bisa nyontek langsung dari sini...

    Membuat CD/DVD ISO image

    Kadang kita merasa kerepotan bila ingin gonta-ganti DVD Repo, atau ingin membackup CD/DVD kita ke dalam harddisk untuk diburn dikemudian hari.
    1. Masukkan CD/DVD yang ingin dibuat ISO imagenya.
    2. Buka console/terminal window.
    3. Bila automountnya aktif, kita harus unmount CD/DVDnya agar proses/hasil duplikasi berjalan dengan baik.
      Code:
      umount /dev/cdrom
    4. Agar lebih rapi kita buatkan folder tersendiri untuk hasil file-file ISO kita nanti.
      Code:
      mkdir Documents/ISO
    5. Kita mulai proses duplikasinya.
      Code:
      dd if=/dev/cdrom of=Documents/ISO/repodisk-1.iso bs=1024
      4384160+0 records in
      4384160+0 records out
      4489379840 bytes (4.5 GB) copied, 408.975 seconds, 11.0 MB/s
      dd=duplicate disc, if=input file, of=output file, bs=block sector

    6. Keluarkan CD/DVD atau lanjutkan dengan CD/DVD berikutnya.
      Code:
      eject /dev/cdrom
    Gunakan perintah ls untuk melihat hasilnya.
    Code:
     ls Documents/ISO/
    Sekarang kita telah sukses membuat duplikasi CD/DVD tersebut ke file ISO.
    Last edited by Chaly; 05-04-2008 at 12:49.


    CODEC 012

    While Microsoft Gives You Windows
    Linux Gives You The Whole House


  9. #9
    Join Date
    Aug 2006
    Location
    Ciputat
    Posts
    2,315
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Rep Power
    33

    Re: Tips n Trick Linux



    Kita lanjutkan dengan Tips berikut...

    Membuat Virtual CD/DVDROM untuk file-file ISO images

    Umpamanya kita tidak memiliki cadangan kepingan CD/DVD Blank.
    Sementara kita tiba-tiba membutuhkan file yang ada di CD/DVD hasil duplikasi yang pernah kita buat sebelumnya. Atau sekedar ingin berhemat dengan CD/DVD yang ada?

    Ikuti panduan dari tips berikut.
    1. Persiapan awal yang kita butuhkan ialah membuat media baru sebagai media virtual. Disini kita cukup membuat folder baru dibawah /media. Jangan lupa untuk login sebagai root.
      Code:
      sudo mkdir /media/virtual-cdrom
      Disini kIta beri nama foldernya sebagai virtual-cdrom.
    2. Setelah folder siap, kita aktifkan menambahkan modul loop ke dalam kernel.
      Code:
      sudo modprobe loop
      Dengan modul loop ini memungkinkan kita untuk mengakses file-file system berupa CD/DVD, Harddisk, USB, dan lain-lain.
    3. Sekarang kita mount image filenya.
      Code:
      sudo mount Documents/ISO/repodisk-1.iso /media/virtual-cdrom/ -t iso9660 -o loop
      Perintah diatas kira-kira diterjemahkan sebagai berikut:
      mount repodisk-1.iso ke virtual-cdrom dengan tipe file -t iso9660 output -o ke device loop.
      Perhatikan juga penulisan spasi sebelum option -t diatas.
    Bila berhasil virtual-cdrom tersebut sekarang tampil sebagai media baru dan dapat diakses melalui desktop maupun nautillus.

    Untuk dukungan tipe filesystem apa saja yang didukung oleh perintah mount bisa dilihat di manual perintahnya.
    Last edited by Chaly; 05-04-2008 at 12:41. Reason: Lanjutin Tips...

  10. #10
    Join Date
    Jul 2004
    Location
    Tangerang
    Posts
    2,848
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Rep Power
    25

    Re: Tips n Trick Linux



    @Chaly, thanks udah ikutan kasih tips n trick. Tipsnya sudah saya tambahkan di daftarnya.


 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts