TUTORIAL MOTION TRACKING WITH COMBUSTION 4
by : Opteroner
Hai, jumpa kembali dengan saya Opteroner. Kali ini saya mencoba mengetengahkan tutorial dan juga pengertian dan pemahaman tentang Motion Tracking atau Motion Tracker. Motion Tracker biasanya dimiliki oleh Aplikasi-aplikasi untuk Special F/X dan Compositing. Salah satu software Special F/X dan Compositing yg memiliki fitur tesebut adalah Combustion 4 dari Autodesk yg saya coba ketengahkan ini.
Untuk dapat memahami apa itu Motion Tracker/Tracking...ijinkan saya memberi contoh kasus nyata pada film-flm/TVC atau acara tv yg banyak beredar. Contoh film, seperti film Fantastic four, salah seorang jagoannya memiliki kemampuan mengeluarkan api dari anggota tubuhnya. Ketika sedang beraksi, kemanapun si aktor bergerak api selalu ikut bergerak mengikuti irama gerakan tubuhnya. Juga misalnya film Sky High School, tentang sekolah bagi para siswa yg memiliki bakat atau kemampuan atau kekuatan special masing-masing. Salah seorang siswanya ada yg dapat mengeluarkan api dari tangannya. Baik itu api kecil ataupun api besar. Salah satu adegan yg cukup unik adalah ketika ia menjentikkan jarinya dan api kecil sepeti api lilin pun keluar daari ujung jarinya, lalu ia menyalakan lilin dengan api yg keluar dari jarinya tsb. Focus teknik F/X nya adalah, bagaimana membuat api itu muncul dari jarinya dan kemanapun jarinya bergerak, api kecil tsb terus menempel pada jarinya dan mengikuti sesuai arah gerakan jarinya. Bagaimana hal itu bisa dibuat? Motion Tracker adalah inti jawabannya....![]()
Saya mencoba mengetengahkan skenario sbb:
“Seorang talent menjentikkan jarinya, kemudian mu
ncullah sepercik api kecil (seperti api lilin) dari jarinya. Kemudian si talent menggerak-gerakkan jarinya, sementara api tetap menyala dan mengikuti arah gerakan tangan si talent.”
Nah, sebaiknya Anda dalam berexperimen mengikuti tutorial ini, juga mempunyai footage seperti footage yg saya miliki. Anda boleh me-shoot teman Anda, saudara, atau siapa saja yg bisa membantu footage yg dimaksud terekam. Dengan memiliki footage ini akan sangat membantu dalam tutorial ini.
Mari kita langsung mulai saja, kita awali dengan membuka Combustion.
Mungkin bagi yg belum pernah memakai Combustion sedikit bertanya, bagaimana interface-nya pertama kali start-up, seperti ini, jangan heran tampilannya memang kosong.
Langsung saja kita buat Composition baru:
Seperti terlihat pada gambar di atas, pada kotak setup New Composition, ada beberapa setup parameter. Paling atas ada Type composisi, pilih saja Composite. Pada kotak isian nama, Anda boleh isi namanya atau nanti, terserah Anda. Parameter lainnya, sebenarnya Anda boleh saja berexperimen, tapi saran saya silahkan samakan parameter seperti di atas, agar ada kesinambungan dalam mengikuti tutor ini.
Combustion mempunyai tampilan viewport yg bisa dicuztomize tampilannya. Saran saya, bekerjalah dengan lebih dari 1 viewport, karena akan sangat membantu.
Untuk mengubah tampilan viewport, Anda bisa klik pada panel control seperti gambar di atas. Anda juga bisa mengubah salah satu viewport ke mode Schematic. Pilih viewport yg diinginkan, lalu Anda bisa klik kanan dan pilih Schematic.
Schematic mode akan banyak membantu Anda bekerja.![]()
Sekarang waktunya memasukkan footage ke dalam Compositing. Ikuti saja seperti gambar berikut:
Bersambung...
nanti sore ya..soalnya internet di kantor gua dibatesin nih![]()





Reply With Quote



Bookmarks