editing card gw Matrox RT2000 neeh, trus yang lain kan banyak kaya Canopus, pinnacle, Snazzi DV master ( kalo masih ) ada
powerful mana seeh
editing card gw Matrox RT2000 neeh, trus yang lain kan banyak kaya Canopus, pinnacle, Snazzi DV master ( kalo masih ) ada
powerful mana seeh
Gw sih pake Pinnacle DV500... bagaimana, ya... gua rasa skrg gua gak begitu memperhatikan masalah editing, ya, apapun... mo cuma pake IEEE/1394 (FireWire) sekaligus juga jadi... kualitas hasil editing kan gak dipengaruhi dari yang namanya alat, ya, kan?!![]()
masa sih trus kalo cuma kaya gitu kenapa masih banyak orang yang yariin editing card yang harganya ampe belasan juta
Hei... namanya juga nyari gengsi, kan...
Enngh... emanknya apa yang bisa bikin beda antara DV500 ama MATROX? Gua nanya nih..
memang software2 tertentu dibutuhkan untuk pengaturan warna yang soft dan sebagainya... Tapi kalo hanya System untuk meng-capture dan output sama2 DV dan menggunaka firewire, apa yang beda...?
compressor? memang. Tapi malahan, MATROX (RT2000 tepatnya) punya kelemahan dalam meng-capture analog...
lemahnya dimana perasaan gw pake analog normal2 aja tuh
ga ada gangguan aneh2
Coba bandingin ama editing sistem lain dulu...
kantor gua juga pake MATROX RT2000 soalnya, kan?!dan ketahuan jatoh warnanya kalo input analog.
hihihi..oke, selamat mencoba...
![]()
Matrox Rt2000 udah cukup hebat kok. Memang mau ganti card editingnya, ya? Dananya tersedia berapaan? Rt2000 dan Rt 2500 sama aja dengan Pinnacle DV500, cuma karena DV500 sudah ada yang versi terakhir, yang berkode DVD, lebih banyak featurenya dan efeknya. Paling tidak kalo mau memberi efek motion, seperti slow maupin fast motion, card tersebut sangat bagus. Jauh lebih bagus dibanding yang tidak memakai card editing (yang hanya capture melalui firewire). Yah, paling tidak semua card editing ini lebih unggul saat export ke analog, yang kini bisa diefektifkan dengan passthrough dari firewire melalui minidv handycam.Originally Posted by Matrox
Cuma kalo mau upgrade, untuk keperluan apa dulu. Kalo hanya mementingkan kecepatan editing dan output ke keping dvd/vcd, yah matrox rtx100 extreme sangat baik, malah cocok dengan adobe premiere pro 1.5. Nah jika lebih, misalnya mau ke analog broadcast, dan jika dana yang tersedia sekitar 10 jutaan, ya paling pas beralih ke Canopus DVStorm 2plus. Realtime hingga 5 video layer. Sangat powerful. Analog outputnya bagus, baik rca, maupun svideo, bahkan kalo mau ke betacam sp (standard broadcast) sudah tersedia RGB/YUV output gratis, sehingga kualitas warna terjamin, tidak akan ada terlihat gradasi warna blur (yang disebabkan converter digital to analog). Output RGB-nya tajam. Jika diukur melalui vectorscope dan waveform, tidak ada bedanya dengan kualitas capture card uncompressed, seperti Velocity ataupun Matrox Digisuite.
Nah, jika kita menggunakan capture card matrox ataupun pinnacle liquid, outputnya masih sebatas firewire, sehingga kita harus membeli lagi converter datavideo, yang harganya hampir 4 juta lebih.
DV500 sudah punya Composite dan S-Video serta firewire gratis, sayang gak da component cable.
Yup, untuk itu diperlukan hardware tambahan yaitu converter datavideo (dari firewire ke RGB, bahkan sekarang udah dijual di Kotaraya, dari firewire ke SDI).
Tapi, kalo menggunakan SVIDEO yang kualitas top, penurunan gambar tidak terasa secara kasat mata kok. Cuma kalo dicek dengan Waveform atau vectorscope, ya terlihat turun sedikit. Kabel SVideo-nya bisa dirakit juga di glodok. Saya udah coba, menggunakan SVIDEO yang gold, dan kabel khusus SVIDEO (seperti kabel setrikaan, berwarna hitam putih kaya zebra) yang harga satu meternya 50 ribu. Paling tidak untuk merakit satu kabel SVIDEO sepanjang 2 meter, kira-kira 125 ribuan. Itu masih termasuk murah jika kita bandingkan dengan kabel svideo yang sudah jadi namun sama-sama berkualitas tinggi. Dan hasilnya memuaskan.
Waveform atau vectorscope cek pake software apaan mas saras? trus taunya kalo bagus atau drop warna ukurannya gimana? mohon pencerahan.
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks