Quote:
|
Originally Posted by ast-cs
Dear bro bronkie. Mengenai permasalahan delay yang terjadi karena shipment atau expedisi dari Taiwan ke Indonesia. Distro sama sekali tidak ada niatan curang. Kebetulan stock Gladiator tinggal itu dan kita sedang kehabisan stock. Jadi maaf sekali kami tidak bisa langsung replace missing part yang kemungkinan terjadi dari human error di factory.
Begitu shipment arrived anda akan berhak mendapatkan part-part tersebut. Approximately 1 mingguan bro. Sekali lagi mohon
maaf atas ketidaknyamanannya dan jangan ragu contact / PM ke saya untuk informasi lebih lanjut.
Regards,
ast-cs
|
[Addition 2009-11-29 05:55]
Laporan pertama dari Konsumen: 26-11-2009,
18:21 WIB
Respon pertama dari Representative Distributor: 26-11-2009,
19:43 WIB
Dari 18:21 ke 19:43 WIB = 82 menit =
1 jam 22 menit
Kalau melihat kenyataan bagaimana hanya dalam waktu kurang dari 1,5 jam sudah ada respon positif dari Representative Distributor (Ast-CS dari Astrindo Senayasa), rasanya patut bersyukur melihat reaksi-cepat-tanggap dari pihak Distributor. Sebagai System VAR yang kerap memasarkan dan menangani instalasi berbagai macam produk mid-to-highend dari berbagai distributor — salah satunya Astrindo (AsusTek, Sapphire, Cooler Master, dll) — saya ikut senang melihat hal yang menggembirakan ini karena biasanya memberikan efek positif dalam pekerjaan sehari-hari. Secara subyektif, ada perasaan mendapat ekstra support dari "atas", yang membuat jadi lebih bersemangat dalam merekomendasikan/memasarkan produk² tsb.
Quote:
Originally Posted by ast-cs
... Distro sama sekali tidak ada niatan curang. ...
|
Kalau soal
niat di hati, percaya 110% deh (tax free) ...

...
[Update 2009-11-29 05:55]
• Saya mengutip sebagian saja bagian yang hendak diberi comment tanpa bermaksud melepaskan bagian yang dikutip dari konteks aslinya. Tujuannya hanya untuk mempersingkat isi posting dan mempermudah pembaca melihat bagian mana yang dikomentari tanpa merubah formating text aslinya.
• Bagian elipsis (...) di atas tadinya berisi nama person yg kebetulan saya kenal secara pribadi namun ternyata tidak begitu tepat ditulis di post. Pada update ini bagian tsb di-edit dengan pertimbangan:
- Tidak mengganggu isi posting secara keseluruhan karena tak ada hubungannya secara langsung dengan isi thread.
- Lebih banyak tidak-baiknya daripada manfaatnya jika tidak di-edit.
Setelah sekian lama berhubungan baik secara langsung maupun tak langsung (via partner² bisnis lainnya), saya percaya dengan kebenaran statement di atas. Sudah sering merasakan buktinya dalam pekerjaan sehari². Cuma namanya orang kerja tidak sendirian dan sebuah perusahaan biasanya terdiri dari banyak bagian, apalagi kalau kelasnya sudah sebesar Astrindo yang memiliki
Distribution Point di berbagai daerah.
Selain itu pasti ada jalur birokrasi dan berbagai macam prosedur yang mesti dilalui. Misal kan tidak mungkin begitu kapal sandar di pelabuhan dan barang dibongkar lalu langsung dinaikkan ke pick-up dan dikirim ke konsumen, tanpa melalui bea-cukai dll serta tidak lapor dulu ke bagian inventory untuk dicatat barangnya, dst.
Prosedur yang harus dilalui dan banyaknya pihak yang terlibat disepanjang jalur sudah terbukti selama ini potensial melahirkan masalah tak terduga. Mudah dilihat di sini bahwa antara niat dengan pelaksanaan seringkali tidak berjalan sinkron secara mulus seperti sudah pasti menjadi keinginan kita semua.
Sebagai salah satu contoh bisa kita lihat cerita menarik di thread lain bagaimana pada awal Oktober 2008 Sdr Benny L (Product Manager PT Misuco Electronik, d/h Nusantara Eradata, distributor produk Gigabyte, dll) sampai harus posting thread khusus untuk menjelaskan suatu permasalahan yang terjadi akibat antara niat dan pelaksanaannya terhambat faktor lain. Tidak ada yang spesial dalam cerita tsb karena memang kerap terjadi diberbagai bidang. Namanya orang kerja/bisnis pasti ada saja problemanya.
»
Permintaan maaf dan klarifikasi kepada inkomrengat
Belajar dari contoh hal² semacam itu saya pikir mungkin ada baiknya niat yang sudah baik di-monitor terus sampai ke tingkat realisasi. Khususnya dalam hal ini kerja sama antar bagian dan personel di internal perusahaan serta di sepanjang jalur distribusi. Menyamakan visi yang dimiliki perusahaan (mulai dari pucuk sampai ke level operasional di lini depan) dan mengimplementasikan hal tsb ke suatu tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya secara efektif oleh semua pihak (dari titik asal produk sampai ke end-user) pada kenyataanya bukan hal yang mudah. Tiap orang punya kapabilitas berbeda. Ada yang bisa kerja cepat, ada yang memerlukan pemanasan dahulu baru bisa beroperasi secara optimal, dsb.
Kesan impresif hasil reaksi-cepat-tanggap dari Rep Astrindo yang kita lihat di atas, kan sayang kalau nanti (satu-dua minggu lagi) ternyata "ter-discount" oleh misalnya suatu ketidaklancaran yang lagi² juga tidak disengaja. Sama seperti produk yang seharusnya sudah lengkap dari pabrik namun di luar kesengajaan ternyata kurang lengkap. Sedangkan kalau dimonitor terus rasanya sampai thread ini ditutup resmi (case closed) nanti ceritanya bakal seperti film dengan happy-story happy-ending yang enak ditonton.
Ketika menulis bagian ini saya tidak punya maksud yang aneh². Sekedar mengingatkan saja juga tidak, karena kebetulan saya tidak punya kepentingan apa-apa di sini. Tujuannya cuma sebagai "penambah spirit", karena teringat bahwa tidak mungkin ada perusahaan yang 100% bebas problem, seperti kenyataan tidak ada barang yang 100% bebas defects.
Kalau kebetulan dibaca dan berguna untuk semua pihak sebagaimana dimaksudkan, syukurlah ... berarti niat saya untuk tidak hanya sekedar "menerima" (take) di forums melainkan juga turut aktif "memberikan" (give) kontribusi tercapai.
Quote:
Originally Posted by ast-cs
... Kebetulan stock Gladiator tinggal itu dan kita sedang kehabisan stock. Jadi maaf sekali kami tidak bisa langsung replace missing part yang kemungkinan terjadi dari human error di factory. ...
|
Nah loe, ketahuan sekarang, eh?

... nggak ada atawa kurang
Quality Control yak?
Lihat akibatnya, menyusahkan banyak orang kan? hihihi ... Dari mulai anda sendiri (yg harus jaga reputasi), Retailer (Enter Komputer, yg juga harus jaga credibility terhadap pelanggannya), sampai si Konsumen (Bronkie).
Masa barang tinggal satu tanpa kelengkapan diberikan juga ke
business partner (Enter Komputer) unt dijual?!
Sudah gitu ada complaint
pada hari yg sama eh gak segera dibereskan (secara efektif).
Masuk deh jadi cerita di forums (dibaca ribuan orang nih) ... hehehe ...
Update 2009-11-27 00:02
Di bawah ada keterangan dari
Enter Komputer (2009-11-26 22:35WIB) tentang asal barang. Ternyata tidak langsung dari Distributor melainkan dari
partner bisnis lainnya (hal yg umum dan bukan tabu; sesama saudagar kalau sedang butuh bisa saling tukar-menukar komoditi).
Jadi paragraf di atas dengan ini di edit dgn keterangan tambahan ini tanpa merubah apa yg sudah diketik supaya tidak dikira ada manipulasi text.
Spirit dasar dari message yg mau disampaikan sebenarnya sih tidak berubah: Waktu jualan (dan waktu beli) baiknya semua kelengkapan di-check biar afdol. Sialnya memang cuma kalau pas ada yg kelewatan (alias murni tidak disengaja).
[Update 2009-11-29 05:55]
Seperti bagian terdahulu, untuk kutipan pada bagian ini saya mengutip sebagian saja bagian yang hendak diberi comment tanpa bermaksud melepaskan bagian yang dikutip dari konteks aslinya, dengan tujuan yang pada prinispnya sama yaitu untuk mempersingkat isi posting dan mempermudah pembaca melihat bagian mana yang dikomentari tanpa merubah formating text aslinya.
Pada update ini tidak ada isi teks asli yang dirubah. Hanya ada tambahan keterangan ini yang diharapkan dapat menghilangkan syak-wasangka/prasangka negatif atau kesalahan penafsiran terhadap teks asli. Teks asli tidak saya edit isinya, buat bahan pembelajaran saya sendiri supaya lain kali kalau menulis bisa lebih hati-hati.
Emoticons smiley ada yang terpaksa dihapus karena tidak diijinkan posting dengan total image lebih dari 10 picture.
Waktu menulis bagian ini kemarin dulu saya memakai ungkapan pinjaman dari gaya bahasa sehari² yang umum kita dengar misalnya di berbagai kantin sekitar kompleks Mangga Dua atau pusat² penjualan produk² IT lainnya pada jam makan siang. Maksudnya sih supaya kesan
kaku akibat pemakaian
formal style bisa agak berkurang. Resikonya memang ada. Karena sifatnya yang cenderung
non-formal ia jadi mudah terpeleset jatuh ke wilayah penafsiran masing² pembaca menurut keadaan ketika mereka membacanya.
Saya hanya mau menegaskan tidak punya maksud jahat terhadap siapapun atau "memperkeruh suasana".

Mohon maaf kalau sampai menimbulkan kesan demikian bagi beberapa pembaca.
Sebab memang tanpa keterangan tambahan seperti ini (yang harusnya dari sejak awal sudah harus disertakan, paling tidak sebagai
Catatan Pelengkap di bawah bagian posting yang bersesuaian)
benar sekali bisa menimbulkan salah tafsir. Saya juga merasa begitu kok setelah me-review tulisan sendiri beberapa kali.
Kalau pas kebetulan berada di sekitar para karyawan pusat² produk IT yang sedang istirahat makan, saya sering dengar obrolan mereka dalam bahasa seperti yang saya pakai di posting asli (tentu saja tidak 100% sama persis seperti demikian bunyi dan susunannya).
Kadang ada yang meminjam
buku manual namun lupa mengembalikan ke dus aslinya. Lain waktu ada pengunjung permisi lihat kelengkapan suatu produk (misal seperti parts pelengkap casing pada cerita TS) namun setelah selesai ditaruh dulu di suatu tempat, tidak segera dikembalikan ke
package aslinya berhubung toko sedang ramai. Setelah lewat beberapa hari jadi lupa kemarin dulu di mana menaruhnya. Ketahuannya baru kalau ada
complaint bahwa ada yang kurang ketika barang tersebut terjual beberapa waktu kemudian.
Pada situasi seperti itu selalu ada yang ngomong "you kurang QC". Maksudnya,
Quality Control yang berkaitan dgn pemeriksaan kelengkapan atau keutuhan barang (casing tergores atau penyok sedikit ujungnya, adapter bawaan keyboard/mouse hilang entah ke mana, RAM rusak kena static, dll).
Lainnya bisa menyahut: "Iya, diperiksa dulu aja semua sekali lagi, daripada nanti nyusahin kita semua loh".
Sedangkan jika sudah terlanjur terjadi, sering muncul komentar: "Kenapa gak ditawarin balikin duitnya aja?" Solusi ini adalah salah satu yang dianggap sebagai "efektif" oleh sebagian orang. Efektif dalam pengertian mereka transaksi semula batal dan pembeli dipersilahkan mencari alternatif lain.
Sebagian lagi berpendapat sudah "efektif" kalau ditawarkan penggantian barang sejenis. Masalahnya tentu saja kalau kebetulan sedang tidak ada stock cadangannya dimana-mana.
Masih ada bermacam-ragam definisi lain yang semua mereka sebut secara mudah dgn memakai kata "efektif". Namun kalau dilihat lebih teliti tampaknya yang dimaksud "efektif" adalah problem selesai saat itu dan di situ juga. Makanya banyak yang memilih cara mudah: uang dikembalikan, transaksi semula batal, ditawarkan pembelian produk/model lain.
Kemarin dulu ketika menulis comment saya mencari cara bagaimana merangkum pernak-pernik yang menarik dari kejadian sehari² tersebut tetapi tidak panjang² (khawatir terlalu banyak OOT). Sepertinya gagal, sekarang malah akhirnya harus menambahkan keterangan pelengkap ini ... jadi harus ngetik tambah banyak deh.
Quote:
Originally Posted by ast-cs
... Begitu shipment arrived anda akan berhak mendapatkan part-part tersebut. Approximately 1 mingguan bro. Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan jangan ragu contact / PM ke saya untuk informasi lebih lanjut.
|
Hilangkan kata "akan" nya, eh?
Sudah jelas itu kan hak si Bronkie sbg customer?
Harusnya gak pake
akan-akung-aking-akong lagi dunk?
Harusnya [subyektif] kalau mau oke punya nanti kalau sudah tiba you kirim deh tuh the missing parts,
franco, sampai ke kandang si Bronkie.
Anggaplah sbg
goodwill tanda permintaan maaf telah bikin repot (minimal sudah sempat membuat kecewa) pengguna barang Astrindo.
Tapi overall bagus loh corrective action-nya ... proficiat ...
Besok kalau pas tiba giliran ku "kena nasib sial" (tidak disengaja) dgn barang distribusi Astrindo, mohon bantuannya dari
Ast-CS ya ...
[Update 2009-11-29 05:55]
Masih sama seperti lainnya, untuk kutipan pada bagian terakhir ini saya juga hanya mengutip sebagian saja materi yang hendak diberi comment tanpa bermaksud melepaskan materi tsb dari konteks aslinya, dengan tujuan untuk mempersingkat isi posting dan mempermudah pembaca melihat bagian mana yang dikomentari tanpa merubah formating text aslinya secara ekstrim.
Pada update bagian terakhir ini tidak ada isi text asli yang dirubah. Saya berikan versi lain dari text asli dalam bahasa formal. Kalau terasa sedikit kaku dan seperti kutipan dari
text book atau artikel marketing mohon dimaklumi.
Versi Formal:
Saya ingin menyumbangkan sebuah ide yang manfaatnya sudah teruji. Bukan saja telah saya praktekkan dan rasakan sendiri selama belasan tahun tanpa pernah gagal sekalipun, namun ternyata juga menjadi senjata andalan beberapa
retailer ternama di berbagai bidang di belahan dunia lainnya. Dalam bahasa bagusnya banyak orang dan
text book menamainya dengan label "
Total Customer Satisfaction Guarantee".
Ide dasarnya didasarkan pada beberapa prinsip, diantaranya:
(hanya dicantumkan sebagian yang paling relevan)
- Mempertahankan/merebut/memenangkan kembali hati customer (yang sudah terlanjur kecewa karena suatu permasalahan, sengaja atau tidak) dengan berbuat ekstra tanpa diminta oleh yang bersangkutan. Extra action ini pada hakekatnya adalah perwujudan
goodwill dan/atau
token permintaan maaf telah membuat repot (minimal sudah sempat membuat kecewa) pengguna barang. Berbuat lebih di luar kewajiban telah dikenali di berbagai bidang sebagai
noble action. Adalah tindakan semacam itu yang turut berperan menciptakan fenomena lain yang kita kenal sebagai "
Brand Loyalty".
- Biaya implementasinya tidak
out-of-proportion. Syukur kalau dapat ditekan seminimal mungkin (kondisi ideal, misal customer berada di satu kota atau lokasi yang sama dengan seller).
- Karena tidak satupun pihak yang terlibat (dari Produsen, Distributor, Importir, Dealer, dan seterusnya sampai dengan Konsumen) dengan sengaja berbuat kesalahan, ada baiknya pihak paling powerful di local area distribution mengambil inisiatif, jika dirasa ide ini pantas/layak/dapat dilaksanakan. Namun pada prinsipnya pihak yang mana saja boleh mengambil inisiatif. Jika ada lebih dari satu pihak berminat, langkah mereka dapat dikoordinasikan bersama untuk mengefisiensikan penggunaan sumber daya terbatas.
Untuk cerita our case di sini, secara singkat pelaksanaan ide tersebut dapat diwujudkan dengan mengirimkan parts replacement ke alamat konsumen, melalui jasa kurir domestik atau dengan armada transpor miliki sendiri. Biaya transpor yang relatif rendah karena berada pada satu kota ditanggung pengirim.
Pada sisi lain, pihak kosumen yang telah mengekspose permasalahannya di forum publik, akan sangat dihargai (meski tidak ada paksaan untuk melakukannya) jika setelah menerima part pengganti nanti tidak lupa atau segan melaporkan hal tersebut di media yang sama.
Cocok atau tidak untuk dilaksanakan terserah masing² pihak.
Niat saya untuk memberikan suatu kontribusi positif semoga sudah kesampaian.
CATATAN PENUTUP (2009-11-29 05:55)
Semua Update & Edit 2009-11-29 05:55 saya lakukan atas kemauan sendiri tanpa ada yang meminta, apalagi menyuruh.
Sedapat²nya perubahan terhadap text asli dilakukan seminimal mungkin supaya bisa jadi contoh — terutama untuk saya sendiri — agar di kesempatan berikutnya bisa lebih baik dalam menulis.
Ijinkan saya memakai kesempatan ini untuk menyampaikan terima kasih kepada rekan
Ast-CS (moderator channel ini sekaligus
Formal Representative dari Astrindo Senayasa PT) dan rekan
Old_Face yang telah meluangkan waktu dan sumber daya lainnya (energi, bandwidth, dsb) memberikan masukan konstruktif via PM. Saya merasa beruntung berdiskusi pada thread yang memang sejak dari awalnya sudah baik, terutama tentu saja kalau dibandingkan beberapa thread lainnya yang kebetulan tidak sebaik ini. Lebih merasa beruntung lagi ternyata mendapat kawan diskusi yang baik juga. Semoga usaha memperbaiki/melengkapi posting sudah tercapai sesuai harapan bersama.
Wassalam,
System VAR 1001 macam produk Astrindo
Ĵæçķßзąй™®
========================================
ADD:
Quote:
Originally Posted by bronkie
Iya komunitas kyak gini penting ...
|
Penting?
Cuma "penting" aja, Bronk?

Bukannya kalau buat jaman sekarang tepatnya "super penting", yah?
Efeknya itu loh → [tak gendhong] kemana-mana

, dalam waktu singkat, tanpa nunggu harus dicetak di koran, majalah, di antar becak, dsb.

Celakanya kebanyakan (tidak semua) pembaca mau bersikap teliti, melihat dulu di mana duduk permasalahan sebenarnya. Apalagi mendengar dari semua pihak.
Quote:
Originally Posted by bronkie
... tp terpenting pula adalah responnya jg, termasuk solusi yg bisa diberikan ya gak?
|
Eh, iya donk, setuju 999,9999 24 carats kayak pure Bank of England
bullion gold deh ...
Ĵæçķßзąй™®