Fenomena handpickers sebenarnya muncul karena ada permintaan

...coba anda bayangkan bila tidak ada user yang merengek rengek ingin menjadi overclocker yahud tanpa mau susah payah dan mau enaknya saja, tentu praktek handpicker tidak pernah terjadi. Ada asap ada api. Intinya, ada sebagaian user berpikiran picik sekali tentang overclocking dan ini yang dimanfaatkan orang orang tertentu.
Jujur saja, 10 - 12 tahun lalu saya menikmati menjadi seorang handpicker, jamannya pentium I 100 MHz yang bisa dioverclock dengan mudahnya ke 233 MHz

, juga termasuk jaman Duron 600 yang dapat dioverclock ke 1200 MHz...tapi ada perbedaan dengan sekarang. Waktu itu, pembeli bisa langsung melihat dengan mata kepala sendiri praktek handpick yang saya lakukan, dalam artian dia mendapatkan apa yang dijanjikan, dan dari segi bisnis, saya mendapatkan gaji dari jasa melakukan praktek overclocking yang saat itu sangat langka

.
Sekali lagi itu 10 -12 tahun yang lalu.
Kenapa sekarang saya beranggapan handpick tidak perlu ? Karena membuat banyak user menjadi overclocker instan, tidak mau belajar dasar dasar overclock bahkan pamer dengan barang barang handpick yang notabene bukan hasil pencapaiannya pribadi. Saya cuma concern dengan komunitas overclock karena saya punya andil dari sejak awalnya komunitas overclock ini muncul di Indonesia, jaman Overclockerindo a.k.a ocindo.
Klasifikasi korban handpickers
- Pembeli yang merasa dirugikan karena produk handpick yang dia beli tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. (seandainya saya balikkan, andaikan produk yang dia beli bahkan melebihi apa yang dijanjikan apakah itu juga korban ?

)
- Pembeli yang tidak tahu apa apa soal handpick, bahkan tidak ada niatan membeli produk handpick tapi kena getah produk yang sudah dihandpick dan tidak begitu bagus hasilnya dan akhirnya terjual sebagai produk biasa. Kalau ini, saya rasa moral penjual dan handpicker perlu diperbaiki bahkan harus kursus lebih intensif

.
- Pembeli kedua, ketiga dan seterusnya dimana produk handpick sudah mengalami degradasi alias "gejala impoten permanen". Yang harus dikursusin moralnya adalah pembeli pertama yang tidak terus terang.
Omong omong, ada yang pakai memory DDR3 yang kecepatannya sadis sadis ?? PC17600, PC16000 dengan timing super ketat ??

...itu juga produk handpick, sudah dibantai dan disiksa abis sama tester tester yang ada dipabrikan memory. Lalu apakah anda yang membelinya menjadi korban ? Toh warranty yang diberikan tetap utuh !
Kesimpulan saya : handpick dan handpicker tidak dapat dipersalahkan sepenuhnya, ada kesempatan dan bisa untung (dari sisi bisnis) pasti kejadian seperti ini terulang dan terulang lagi. As long as everyone happy, there's no problem.
Anda takut jadi korban handpickers ??? Dari sekarang jangan beli produk yang dijanjikan oleh penjual bisa berjalan bla bla bla bla.......
Anda mau jadi handpickers ? Jadilah handpicker yang jujur dan punya integritas, tidak ada yang salah dengan itu.
Anda jadi korban tanpa dosa si handpickers ? Berdoalah semoga Tuhan memberikan pengampunan kepada si handpicker yang sudah membohongi anda.